Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Arsitektur Tropis pada Perancangan Botanical Bliss di Kota Makassar Idrus, Irnawaty; Amin, Siti Faudillah Alhumairah; Paddiyatu, Nurhikmah; Amal, Citra Amalia; Latif, Sahabuddin; sari, nirma mawar
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/phmp4063

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pendekatan arsitektur tropis pada perancangan Botanical Bliss di Kota Makassar sebagai upaya mewujudkan kawasan wisata yang selaras dengan iklim tropis lembap dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan rancangan yang mampu menghadirkan kenyamanan termal, efisiensi energi, serta memperkuat karakter lokal Makassar. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis tapak, dan kajian prinsip arsitektur tropis yang relevan dengan konteks wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen arsitektur tropis seperti ventilasi silang, orientasi bangunan, penggunaan material alami, serta pengintegrasian ruang terbuka hijau mampu menciptakan lingkungan yang nyaman dan hemat energi. Kesimpulan menyatakan bahwa pendekatan arsitektur tropis berperan penting dalam menciptakan desain berkelanjutan. Implikasinya, konsep ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan kawasan wisata tropis yang ramah lingkungan di wilayah pesisir Indonesia.  Kata Kunci   Botanical bliss, arsitektur tropis, desain berkelanjutan, ekowisata
Pendekatan Arsitektur Biomimikri pada Perancangan Pusat Pengolahan Sampah Plastik di Kota Samarinda Syahruddin, Andi Syahriyunita; Idrus, Irnawaty; Syarif, Muhammad; Paddiyatu, Nurhikmah; Rohana; Alni, Annisa Maulidina
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/mhtj4053

Abstract

Kota Samarinda menghadapi peningkatan volume sampah plastik akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri yang pesat. Kondisi ini menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan memerlukan solusi arsitektur yang berkelanjutan serta inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan arsitektur biomimikri dalam perancangan Pusat Pengolahan Sampah Plastik di Kota Samarinda sebagai strategi desain yang efisien dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, observasi tapak, serta analisis bentuk dan sistem alami yang relevan dengan fungsi pengolahan limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip biomimikri pada aspek bentuk, struktur, dan sistem bangunan dapat meningkatkan efisiensi energi, sirkulasi udara, serta mendukung sistem daur ulang terpadu. Kesimpulannya, pendekatan biomimikri mampu menghasilkan desain bangunan yang fungsional, estetis, dan adaptif terhadap lingkungan. Implikasinya, konsep ini dapat menjadi referensi pengembangan arsitektur berkelanjutan di kawasan perkotaan Indonesia.
Pendekatan Arsitektur Neo Vernakuler pada Perancangan Villa Resort di Pantai Marina Kabupaten Bantaeng Abdillah, Muhammad; Yusri, Andi; Paddiyatu, Nurhikmah; Rohana, Rohana; Syarif, Muhammad; Idrus, Irnawaty; abdillah, muh
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/0cz74t57

Abstract

Kabupaten Bantaeng memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata pesisir, khususnya di kawasan Pantai Marina yang memiliki panorama laut menawan serta nilai budaya masyarakat pesisir yang khas. Namun, potensi ini belum diimbangi dengan penyediaan fasilitas akomodasi wisata yang merepresentasikan identitas arsitektur lokal secara kontekstual dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan arsitektur neovernakular pada perancangan Villa Resort di Pantai Marina, Kabupaten Bantaeng, sebagai upaya mengintegrasikan kearifan lokal dengan kebutuhan wisata modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis elemen arsitektur tradisional yang disesuaikan dengan kondisi iklim serta karakter kawasan pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bentuk atap pelana, penggunaan material lokal seperti kayu dan bambu, serta tata ruang terbuka yang menyatu dengan lanskap alam meningkatkan nilai estetika dan kenyamanan bangunan. Kesimpulannya, pendekatan arsitektur neovernakular berimplikasi pada terciptanya Villa Resort yang kontekstual, ramah lingkungan, dan memperkuat identitas arsitektur daerah pesisir Bantaeng.   KATA KUNCI Arsitektur neovernakular, villa resort, Pantai Marina, Bantaeng, identitas lokal.
Pendekatan Smart Building Pada Perancangan Makassar Concert Hall di Kota Makassar Yusri, Andi; Syaharuddin, A. Syahriyunita; Latif, Sahabuddin; Abdullah, Ashari; Paddiyatu, Nurhikmah; Tajuddin, Hafizh
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ckbwnb45

Abstract

Perkembangan industri musik di Kota Makassar belum diimbangi dengan fasilitas pertunjukan modern yang memenuhi standar akustik, pencahayaan, dan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan merancang Makassar Concert Hall dengan pendekatan Smart Building yang mengintegrasikan teknologi cerdas, efisiensi energi, dan keberlanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan analisis teknis lokasi terkait iklim, orientasi, kebisingan, dan potensi penerapan teknologi pintar. Hasil perancangan mencakup penerapan Building Energy Management System (BEMS), atap kaca surya laminasi, ruang multifungsi fleksibel, penghawaan dan pencahayaan adaptif, jalur evakuasi strategis, fasad bertema budaya, teknologi tinggi audio-visual, struktur tiang pancang dan baja WF, serta pengolahan grey water untuk irigasi. Kesimpulannya, pendekatan Smart Building pada Makassar Concert Hall mampu meningkatkan kualitas pertunjukan, kenyamanan pengguna, serta mendukung keberlanjutan lingkungan dan citra kota sebagai pusat seni dan budaya di Indonesia Timur.
Apartemen Millenial Dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic Di Makassar FAJAR, RIFKI SURYA; Amal, Citra Amalia; Abdullah, Ashari; Zainuddin, Salmiah; Syahriyunita, Andi; Paddiyatu, Nurhikmah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8593

Abstract

Jumlah generasi Millenial dikota makassar akan mengalami kenaikan selama 5-10 tahun kedepan sehingga dampak dari pertumbuhan penduduk mengakibatkan kebutuhan hunian semakin tinggi serta sulitnya lahan untuk hunian pada pusat kota yang strategis. Apartemen Millenial berlokasi di jl. Letjen hertasning makassar dengan luas lahan 9200 m2. lokasi tersebut berada di kecamatan rappocini pusat kota makassar yang strategis, seusai RT/RW, ketersediaan sarana, prasarana dan infrastruktur kota. Apartemen yang di rencanakan terdiri dari 3 fungsi utama yaitu sebagai hunian, pengelola dan pendukung dengan total luas 39.516 m2. Perancangan yang dibuat menggunakan pendekatan arsitektur biophilic. Arsitektur biophilic adalah tema pendekatan yang menyatukan bentuk dan unsur alam kedalam lingkungan hunian seperti menambahkan vegetasi, vertical garden, rooftop garden, elemen air dan sebagainya. Selain itu yang menjadi problem saat ini terhadap bangunan ialah isu lingkungan seperti, banjir, air bersih, sampah, dan kurangnya RTH. Tema Biophilic berkaitan dengan isu lingkungan sehingga mampu memberikan kontribusi untuk mengurangi isu-isu tersabut terhadapat bangunan.
Perancangan Pusat Kebudayaan Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Di Kota Timika - Papua Fath, Raja; Latif, Sahabuddin; Idrus, Irnawaty; Syarif, Muhammad; A. Amin, Siti Fuadillah; Paddiyatu, Nurhikmah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8654

Abstract

Gedung pusat kebudayaan di timika-papua dibutuhkan untuk sarana bagi budaya untuk memamerkan kebudayaan setiap budaya-budaya yang berada di timika-papua. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan gedung pusat kebudayaan di timika-papua. Untuk mendapatkan konsep yang ideal, maka dilakukan survey lokasi dan studi kasus bangunan sejenis di beberapa tempat. Hasil desain telah dilaksanakan dengan menghasilkan gambar desain dengan luas kurang lebih 3 ha, menerapkan konsep dengan pendekatan arsitektur neo vernakular yang dapat menampilkan aplikasi tradisional. Dengan adanya bangunan ini, maka kebutuhan sarana pusat kebudayaan di timika-papua terpenuhi.
Peracangan Galeri Seni Mural di Kota Makassar Dengan Pendekatan Arsitektur Organik Gazali, Wahyudi Rahmat; A. Amin, Siti Fuadillah; Paddiyatu, Nurhikmah; Dollah, Aris Sakkar; Abdullah, Ashari; Nur, Khilda Wildana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8665

Abstract

Di Kota Makassar kata mural masih terdengar asing bagi sebagian besar penduduk local dan mendapatkan izin untuk melukis mural di dinding itu sulit, harus mendapat izin dari pemilik tanah atau tembok pengelola. Tidak jarang seniman mural ini biasa disebut vandalisme oleh masyarakat. Para pencipta mural membutuhkan ruang yang dapat menampung berbagai karya seni agar dapat di apresiasi oleh public. Pendekatan   konseptual yang digunakan adalah pendekatan arsitektur organik yang dapat di gambarkan sebagai hasil dari emosi yang hidup, seperti integritas, kebebasan, persaudaraan, harmoni, keindahan kegembiraan dan hubungan antara lingkungan manusia dan alam. Objek rancangan yang ditawarkan yaitu Galeri Seni Mural sebagai wadah perkembanagan kreatifitas seniman mural yang dapat memfasilitasi berbagai macam prasarana penunjang seperti pameran seni, workshop, pertunjukan maupun pelatihan serta dapat memperkenalkan seni mural kepada masyarakat. 
Perancangan terminal bus tipe A di Kota Makassar dengan pendekatan arsitektur kontemporer ahyar, wirga sandy; Mustafa, Mursyid; Abdullah, Ashari; Yusri, Andi; Nur, Khilda Wildana; Paddiyatu, Nurhikmah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8705

Abstract

Terminal Bus tipe A adalah prasarana transportasi jalan yang digunakan untuk keperluan memuat dan menurunkan penumpang serta mengatur keberangkatan dan kedatangan, yang melayani angkutan antar kota antar provinsi, antar kota lintas batas negara, antar kota dalam provinsi dan angkutan desa. banyaknya masalah-masalah yang terjadi diterminal regional daya seperti kekurangan dari sarana maupun prasarana. Berdasarkan permasalahan yang ada maka perlu dirancang terminal bus tipe A dengan pendekatan arsitektur kontemporer. Metode yang di gunakan adalah pendekatan arsitektur kontemporer yang  menampilkan sesuatu yang berbeda yang menampilkan kualitas tertentu terutama dari segi penggunaan teknologi dan juga kebebasan dalam menampilkan suatu gaya arsitektur.Tujuan dari perancangan terminal bus tipe A ini adalah untuk mengatasi masalah-masalah yang telah dijelaskan diatas dan meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa yang meliputi angkutan  antar kota dalam propinsi (AKDP), angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), angkutan kota (AK), serta meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan  daerah. Hasil perancangan ini meliputi konsep tapak dengan luas 5,5 Ha yang terdiri dari ruang pengelola 420 m2 , ruang terminal 6.485 m2 dan ruang parkir 9.348 m2. Yang akan disajikan dalam bentuk gambar 2 dimensi yaitu analisis tapak, konsep bentuk, serta 3 dimensi dan animasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terminal bus tipe A dengan pendekatan arsitektur kontemporer ini di desain dengan memperhatikan kenyamanan dan keamanan pengguna.
Perancangan Convention Center Di Kota Makassar Dengan Pendekatan Arsitektur Modern Yulyadiputra, Imam Rusydi; Dollah, Aris Sakkar; Latif, Sahabuddin; Abdullah, Ashari; Paddiyatu, Nurhikmah; Zainuddin, Salmiah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8744

Abstract

Penyebaran dan pertukaran informasi di masa sekarang tidak hanya terjadi melalui media massa, penyebaran dan pertukaran informasi juga sering terjadi melalui kegiatan pertemuan atau konvensi baik bersifat regional, nasional, maupun internasional. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, kebutuhan akan fungsi baru untuk mewadahi kegiatan-kegiatan yang bersifat pertemuan, pameran dan hiburan baik di tingkat nasional maupun internasional juga akan terus meningkat. Pemerintah Indonesia saat ini sedang meningkatkan 16 kota tujuan MICE antara lain Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Medan, Lombok, Bali, dan Manado. Sebagai salah satu dari 16 kota tujuan MICE di Indonesia, Makassar harus siap untuk menyelenggarakan kegiatan MICE lokal, nasional, dan internasional yang akan terus meningkat di masa mendatang. Fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan MICE bermacam - macam, termasuk di dalamnya gedung konvensi.
Perancangan Futsal Center di Makassar dengan Pendekatan Konsep Arsitektur Kontemporer Sopianto, Rahmat; Latif, Sahabuddin; Paddiyatu, Nurhikmah; Syahriyunita, Andi; Amalia, Andi Annisa; Fuadillah, Siti
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8750

Abstract

Futsal Center Makassar muncul sebagai jawaban atas beberapa masalah yang ada dalam dunia futsal di Makassar. Permasalahannya dilihat dari banyaknya turnamen yang dapat menarik minat masyarakat pada olahraga ini tidak didukung oleh klasifikasi gedung olahraga tertutup di Sulawesi Selatan, khususnya di kota Makassar sebagai ibu kota provinsi. Fasilitas yang sudah ada tidak dapat menampung penonton yang melimpah saat diselenggarakannya pertandingan berskala regional, nasional dan bahkan internasional. Metode arsitektur yang digunakan dalam menjawab permasalahan tersebut adalah metode programming arsitektural dengan mengacu pada standarisasi ruang bangunan pada gedung olahraga yang meliputi ruang-ruang yang harus tersedia pada gedung olahraga beserta standar minimal ukuran ruangan. Pendekatan konsep Arsitekur Kontemporer juga digunakan untuk menarik perhatian masyarakat terhadap perancangan lapangan futsal berstandar internasional dan sekaligus pusat olahraga futsal di Makassar.Futsal Center Makassar muncul sebagai jawaban atas beberapa masalah yang ada dalam dunia futsal di Makassar. Permasalahannya dilihat dari banyaknya turnamen yang dapat menarik minat masyarakat pada olahraga ini tidak didukung oleh klasifikasi gedung olahraga tertutup di Sulawesi Selatan, khususnya di kota Makassar sebagai ibu kota provinsi. Fasilitas yang sudah ada tidak dapat menampung penonton yang melimpah saat diselenggarakannya pertandingan berskala regional, nasional dan bahkan internasional. Metode arsitektur yang digunakan dalam menjawab permasalahan tersebut adalah metode programming arsitektural dengan mengacu pada standarisasi ruang bangunan pada gedung olahraga yang meliputi ruang-ruang yang harus tersedia pada gedung olahraga beserta standar minimal ukuran ruangan. Pendekatan konsep Arsitekur Kontemporer juga digunakan untuk menarik perhatian masyarakat terhadap perancangan lapangan futsal berstandar internasional dan sekaligus pusat olahraga futsal di Makassar.