Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Marketing Communications Strategy In The Process Of Commercialization Of Innovative Products Start-Up Company "Mobilmantan.id” Sary, Kezia Arum; Achmad, Gusti Noorlitaria; Yuni, Yuni; Leilani, Adelia; Warohma, Syaqinah Shiva
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 2 (2024): IJHESS OCTOBER 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i2.1333

Abstract

The start-up company mobilmantan.id’s marketing communications strategy for bringing innovative products to market is the subject of this study. The company wants to effectively engage investors, and customers, and conduct market research by utilizing channels like crowdsourcing, pitching, networking, and social media. The research employs a literature review method with a qualitative approach to explore the complexities of innovation commercialization, which involves transforming innovations into marketable products through substantial financial investment and risk. Drawing from a comprehensive analysis of 194 articles across 62 journals, a framework outlining the innovation commercialization process has been developed, highlighting three main phases: discovery, development, and implementation. Analyzing the company's approach to marketing communications and its effect on the commercialization process were the initial methods. According to the findings, using digital channels and third-party collaborations significantly increased sales and customer engagement. Throughout the process, difficulties like establishing credibility, acquiring patents, and running out of funds were identified and addressed. The study concludes that during the commercialization process, effective marketing communications are crucial in increasing product awareness and sales. While impediments in example size and generalizability exist, the exploration offers important bits of knowledge for new businesses exploring the intricacies of development commercialization.
Analisis Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV Mata Pelajaran IPAS di SDN 07 Pontianak Kota Yuni, Yuni; Setyowati, Dessy; Nurdiana, Riyanti
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Edukasi
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/edu.v3i1.399

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang kurang mampu memahami materi perkembangbiakan tumbuhan yaitu perkembangbiakan generatif dan perkembangbiakan vegetatif sehingga siswa kesulitan menerangkan kembali mengenai pembelajaran yang sudah disampaikan. Hasil di lapangan dari 20 siswa hanya 6 siswa yang mampu menjawab. Siswa juga mengalami kesulitan dalam memahami soal sehingga tidak dapat menjawab soal dengan benar. Penelitian ini berfokus pada analisis pemahaman konsep siswa kelas IV mata pelajaran IPAS di SDN 07 Pontianak Kota, materi perkembangbiakan tumbuhan yang berfokus pada enam indikator pemahaman konsep yaitu menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, menyimpulkan, membandingkan, dan mencontohkan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes. Data dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa kelas IV mata pelajaran IPAS di SDN 07 Pontianak Kota dalam kategori tinggi dengan persentase 61,25%. Pada indikator pemahaman konsep yaitu menafsirkan 60%, mencontohkan 80%, mengklasifikasikan 65%, menyimpulkan 47,5%, membandingkan 67.5%, dan menjelaskan 47,5%.
Strategi Orang Tua Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Spiritual Anak Usia Dini Dalam Keluarga di Kelurahan Tanjung Merdeka Kecamatan Tamalate Kota Makassar Pewangi, Mawardi; Yuni, Yuni
PILAR Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gy7gxz92

Abstract

Anak-anak usia dini pada umumnya suka dengan dunia permainan, dimasa anak usia dini mereka akan lebih aktif, lincah dan energik sebab ini adalah fitrah yang ada pada anak. Strategi yang dilakukan oleh orang tua dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual anaknya ialah yang pertama fokus pada memahami sifat dan karakter anak sehingga penanaman kecerdasan spiritual dapat melekat pada dirinya, kemudian strategi selanjutnya ialah hal pertama yang harus dimiliki orang tua dalam mendidik anak ialah kesabaran. Untuk bisa meningkatkan nilai-nilai spiritual anak maka perlu memahami sifat dan karakter yang dimiliki oleh anak, penting untuk mengetahui kemauan anak. Contohnya ketika anak-anak suka menonton, maka sebagai orang tua kita bisa mengarahkan ke tontonan yang mendidik. Faktor penghambat orang tua dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual anak adalah kurangnya waktu kebersamaan dengan anak, penggunaan Handphone yang berlebihan serta faktor dari lingkungan di luar rumah.Kata Kunci: Strategi Orang Tua, Nilai-Nilai Spiritual, Anak Usia
The impact of work commitment and motivation on the performance of nurses at Muyang Kute Hospital, Bener Meriah Regency Jumiati, Jumiati; Hartono, Hartono; Ginting, Rapael; Wilvia, Wilvia; Setiawan, Linda Novelgia; Chiuman, Veranyca; Yuni, Yuni; Pratiwi, Tari Dwi
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 4 No. 1 (2025): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v4i1.6678

Abstract

This study investigates the influence of work commitment and motivation on nurse performance at Muyang Kute Regional General Hospital, Bener Meriah Regency, Indonesia, using an analytical survey with a cross-sectional design. A total sampling of 49 nurses from inpatient wards participated in the study. Data were collected via questionnaires measuring work commitment (Guttman scale), work motivation (Guttman scale), and nurse performance (Likert scale). Bivariate analysis using Fisher’s Exact Test revealed a significant association between both work commitment and nurse performance (p = 0.000) and work motivation and nurse performance (p = 0.003). Nurses with high commitment demonstrated significantly higher performance, with 81.8% exhibiting high performance compared to 25.9% of nurses with low commitment. Similarly, nurses with high work motivation showed significantly higher performance, with 70.4% categorized as high performers compared to 27.3% of those with low motivation. These findings highlight the critical role of work commitment and motivation in enhancing nurse performance, suggesting that interventions aimed at improving these factors could lead to significant improvements in healthcare delivery at Muyang Kute Hospital. The study underscores the importance of addressing factors that influence nurse commitment and motivation to optimize patient outcomes and organizational success.
PERAN MAHASISWA KKM TEMATIK STKIP BINA MUTIARA SUKABUMI DALAM MENINGKATKAN LITERASI TEKNOLOGI DI KAMPUNG CINILA Gunawan, Asep Sahrul; Hambali, Asep Hadi; Yuni, Yuni; Yulia, Yaya; Nurliah, Siti; Yuliyanti, Yuliyanti
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7162

Abstract

The 2025 community service program, conducted through the Thematic Student Creativity Program (KKM) at STKIP Bina Mutiara Sukabumi, had the theme "Empowering Sukabumi Regional Communities Through Strengthening Literacy in Welcoming the Society 5.0 Era." It was held in Cinila Hamlet, Mekarjaya Village, Ciemas District, with a focus on improving technological literacy among elementary school children. The main problem identified was the children's limited understanding of technology, as most only knew mobile phones as digital devices. The activity was conducted through participatory methods, socialization, hands-on practice, and mentoring, introducing laptops as a learning tool. The activity phases included planning, implementation, and evaluation. Children were given the opportunity to practice typing, drawing, and understanding the ethical use of digital devices. The results of the activity demonstrated an increase in knowledge, basic skills, and positive attitudes toward technology. The enthusiasm of the participants was a key strength, despite challenges such as limited devices, time, and internet access. Overall, this program made a significant contribution to building a foundation for technological literacy in rural communities, while also providing direction for further development through more focused, sustainable programs. ABSTRAKPengabdian masyarakat melalui KKM Tematik STKIP Bina Mutiara Sukabumi tahun 2025 mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Daerah Sukabumi Melalui Penguatan Literasi Menyongsong Era Society 5.0” yang dilaksanakan di Kampung Cinila, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, dengan fokus peningkatan literasi teknologi pada anak-anak sekolah dasar. Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan pemahaman anak mengenai teknologi, karena sebagian besar hanya mengenal telepon genggam sebagai perangkat digital. Kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif, sosialisasi, praktik langsung, dan pendampingan dengan memperkenalkan laptop sebagai sarana pembelajaran. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Anak-anak diberi kesempatan untuk berlatih mengetik, menggambar, serta memahami etika penggunaan perangkat digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan dasar, serta sikap positif terhadap teknologi. Antusiasme peserta menjadi kekuatan utama, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan perangkat, waktu, dan akses internet. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi penting dalam membangun fondasi literasi teknologi di masyarakat pedesaan, sekaligus memberikan arah bagi pengembangan lanjutan melalui program berkelanjutan yang lebih terfokus.