Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Metode Ummi Dalam Membentuk Generasi Qur'ani Di SMA Al-Furqan Jember Sofyan Rofi; Hairul Huda; Afifatul Karimah
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 3 No 2 (2021): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi metode Ummi yang di gunakan dalam proses pembelajaran Al-Qur’an di SMA Al-Furqan Jember.dengan pendekatan deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dimana penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan data dan untuk pengumpulan datanya melalui observasi,wawancara dan dokumentasi.serta untuk analisis data dilakukan dengan mereduksi data,menyajikan data dan disimpulkan. untuk penguji keabsahan data meliputi : kredibilitas (kepercayaan) dan konfirmabilitas (kepastian).hasil temuan menunjukan bahwasanya proses pembelajaran Al-Qur’an metode ummi memiliki empat model pembelajaran yaitu privat individual,klasikal individual,klasikal baca simak dan klasikal baca simak murni. dalam pembelajrannya model pembelajaran metode ummi yang sering digunakan yaitu klasikal baca simak dan klasikal baca simak murni.dalam proses pembelajarannya terdapat evaluasi diantaranya yaitu ujian lisan dan ujian tulis.selain itu untuk mencetak generasi qur’ani di SMA Al-Furqan Jember bekerja sama dengan Ummi Faondation Pusat untuk mengadakan sertifikasi guru ummi dengan syarat mutlak yaitu lulus tashih,tahsin dan supervise guru. Dan dalam proses pembelajarannya ada faktor pendukung yaitu : kedislipinan guru, semangat siswa, fasilitas,sumber media yang memadai serta jurnal penilaian yang lengkap.faktor penghambat yaitu : kemalasan siswa dan hubungan “segitiga emas”(hubungan keluarga,guru dan lingkungan siswa) yang kurang mendukung, serta kemampuan siswa yang bervariasi dalam membaca Al-Qur’an.
IMPLEMENTASI TASAWUF DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: INDEPENDENSI, DIALOG DAN INTEGRASI Benny Prasetiya; Bahar Agus Setiawan; Sofyan Rofi
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 5, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v5i1.6553

Abstract

This paper aims to put forward the implementation of sufism (tasawuf) in the learning of Islamic education which is analyzed by the approach of independence, dialogue, and integration. This discussion finds that Islamic education in the era of globalization is momentum in developing and building competitive Islamic education. Islamic education must be able to face all forms of globalization challenges with their various impacts. The presence of Sufism is the antidote to the problem of the Islamic education being faced. The formation of our human beings from the process of Islamic education made Sufism a method and learning strategy.
The Electability of Islamic Educational Institutions Bahar Agus Setiawan; Hairul Huda; Sofyan Rofi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v6i1.6443

Abstract

Islamic schools have participated in Indonesian educational market and they have shown significant developments both in their achievement and their images. Their competitiveness is reflected in the level of their electability which can be investigated from the survey. This study was aimed at investigating the principal component that influenced the electability of Islamic schools with the formulation of any variable problems that contributed significantly to the electability of Islamic schools. This research applied Principal Component Analysis (PCA) with a questionnaire instrument using nine variables with 72 measuring statements. There were 204 respondents took a part from MTsN (Madrasah Tsanawiyyah Negeri/State Islamic Junior High School) 5 Jember and SMPIT (Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu/Integrated Islamic Junior High School) Al-Ghazali Jember. The results of this study showed the principal component in each Islamic school amounted to one with an eigen value of 6.3081 and 6.1140. Based on the result of this study, some variables contributed significantly to the school electability and this was done by continuing the analysis until the proportion value was greater than 80 percent. The variables of principal, teachers and learning atmosphere influenced school electability at MTs Negeri 5 Jember and variables of school principals, teachers and infrastructure influenced significantly school electability at SMPIT Al-Ghazali.
Antara Recognisi, Rekonstruksi dan Kekhawatiran Hilangnya Indigenousity Pondok Pesantren Bahar Agus Setiawan; Sofyan Rofi
Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2020): Evaluasi- edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/evaluasi.v4i1.308

Abstract

The Pesantren are Islamic educational institutions that were born before Indonesian independence. Despite having a long history, skepticism always accompanies the output of pesantren in connection with its recognition. The independence and existence of Islamic boarding schools throughout their history has not yet become a consideration in terms of legality. The issuance of PMA policy number 18 of 2014 concerning the Mu'addalah education unit at Islamic Boarding School gives new hope to the recognition of graduates of pesantren. Changes that are a requirement for the legality of Pesantren Muddalah, provide its own problems and do not rule out reducing the indigenousity of the pesantren itself. This paper aims to analyze the Pesantren Mu'addalah policy based on literature review. The results of the study of this policy, first, the Muaddalah pesantren is a form of recognition (equalization / equality) for pesantren institutions, second, the policy requires curriculum changes to include general subjects, and third, the implementation of the policy must be understood in full so that recognition does not threaten indigenousity pesantren itself.Keyword : Policy, Muaddalah, pesantren.
UPAYA GURU PAI DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA DI SMP NEGERI 3 PURWOHARJO fararida herrin; Hairul Huda; Sofyan Rofi
AT-TAJDID Vol 4, No 02 (2020): JULI-DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v4i02.1244

Abstract

SMP Negeri 3 Purwoharjo adalah sekolah dengan kondisi dimana siswanya masih belum bisa menerapkan nilai-nilai akhlak yang baik misalnya siswa belum bisa menerapkan sikap sopan santun terhadap guru serta belum mampu untuk menegakkan sholat berjamaah tepat waktu. Penelitian ini menggunakan”penelitian kualitatif yang dalam proses pengumpulan datanya menggunakan wawancara dan dokumentasi. Setelah dilaksanakan penelitian, maka peneliti menyimpulkan bahwa; (1) upaya guru PAI dalam membentuk akhlak siswa di SMP Negeri 3 Purwoharjo ini adalah bentuk pembiasaan yang antara lain adalah pembiasan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Salim), Pembiasaan melaksanakan shalat dhuha dan shalat dzuhur berjamaah, Melaksanakan kegiatan mengaji bersama setiap satu minggu satu kali, dan membentuk tim rohani untuk memonitoring segala kegiatan pembentukan akhlak siswa yang dilaksanakan di sekolah. (2) faktor penunjang”upaya guru PAI dalam membentuk”akhlak siswa di SMP Negeri 3 Purwoharjo adalah dengan adanya dukungan fasilitas yang diberikan oleh pihak SDN 3 Grajagan dan adanya bentuk kerjasama antara pihak SMP Negeri 3 Purwoharjo dengan tokoh masyarakat yang ada di lingkungan sekolah. Sedangkan faktor penghambat upaya guru PAI dalam membentuk akhlak siswa adalah belum adanya fasilitas ibadah yang dimiliki oleh SMP Negeri 3 Purwoharjo serta kurang adanya kepedulian dari orang tua siswa terhadap akhlak pada anak.
Peran Orang Tua Teradap Prestasi Belajar Siswa Sd Al-Furqan Jember Sofyan Rofi
FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Vol 7 No 1 (2016): MARET
Publisher : STAIFAS-Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.465 KB) | DOI: 10.36835/falasifa.v7i1.8

Abstract

Objective of the study : (1) to know how far parents’ role student learning achievement at Al-furqan Jember, (2) how to correlation between parent of student and school at SD Al-Furqan Jember. This study was done at SD Al-Furqan Jember, by using qualitative approach. Data collecting technique was done by : (1) deep interview, (2) documentation. While checking up data validity was done by cross check with triangulation technique and colleagues discussion. Data analysis was done by (1) data reduction, (2) data presentation, (3) withdrawal of conclusion. From data analysis was found that parent has so central to student learning achievement, because education in school is still not enough increase student learning achievement. With the parents’ role so not just teacher wo strive to increase student learning achievement however parent does advising to their child by join the course. While relation between student old fellow with school intertwin intensive communications with meeting of pupil sponsor mothers in majelis ta’lim that conducted by institution of Al-Furqan Jember. From all data and the result of research finding is found that parents’ role is so necessary to student learning achievement of SD Al-Furqan Jember and relation among student old fellow with school is very good and communicative. As for researcher suggestion is school have to be more improve role of old fellow to student learning process, in order to student achievement progressively mount.     Key word : Parent, learning achievement
PENGUATAN NILAI KETAUHIDAN DALAM PRAKSIS PENDIDIKAN ISLAM Benny Prasetiya; Sofyan Rofi; Bahar Agus Setiawan
JIE (Journal of Islamic Education) Vol 3 No 1 (2018): JIE (Journal of Islamic Education) Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bangil in collaboration with Association of Muslim Community in ASEAN (AMCA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.717 KB)

Abstract

Tawhid value is the most essential thing in internalizing the values of Islamic education in aspects of life. Tawhid is a fundamental thing to determine determination and confidence in the implementation of the values of Islamic teachings. The value of monotheism is not only used as "subject matter" but rather as a system pengutan and concepts that underlie the entire Islamic education system. In other words tauhid will be the basis for the overall activity of the Islamic education process.
Kesadaran Beragama Ritual dan Verbal Pada Anak Sebagai Perwujudan Pilar Belajar Untuk Mempercayai Dan Meyakini Tuhan Yang Maha Esa Tri Endang Jatmikowati; Bahar Agus Setiawan; Sofyan Rofi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.1874

Abstract

Belajar untuk mempercayai dan meyakini Tuhan yang Maha Esa (learning to believe and convince almighty of god), menjadi paradigma baru terkait dengan pilar pendidikan dalam konteks ke-Indonesiaan. Corak pilar ini selaras dengan dasar filosofi yaitu ketuhanan yang maha Esa, sila pertama Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Perwujudan pilar tersebut dapat didorong dari bidang pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini pada jenjang umur 5-6 tahun. Salah satu kesadaran beragama yang dapat disenergikan dengan konsep pilar yaitu kesadaran beragama secara verbal dan ritual. Kesadaran beragama secara verbal dapat hubungkan dengan hafalan do’a-doa, surat-surat pendek dan kemampuan dalam membaca al-qur’an. Adapun untuk kesadaran ritual disandarkan pada praktek ibadah sholat dan puasa. Penelitian dengan tujuan mengetahui tingkat kesadaran beragama baik secara verbal dan ritual, menggunakan 11 sekolah jenajang TK/PAUD sebagai tempat penelitian. Kuantiatif dengan corak analisis data kuantitatif deskriptif menjadi basis metode penelitian yang digunakan. Hasil penelitian menguraikan bahwa perkembangan kesadaran beragama baik secara verbal dan ritual pada tingkatan baik, dengan pembiasaan sebagai metode pembelajaran pilihan yang digunakan guru maupun orang tua
The Representation of Prophetic Intelligence in The Learning Outcomes of Al-Islam and Kemuhammadiyahan Bahar Agus Setiawan; Sofyan Rofi; Tri Endang Jatmikowati
Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Vol 18, No 2: December 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/afkaruna.v18i2.14564

Abstract

This study examines the learning outcomes of Al-Islam and Kemuhammadiyah in students, which can be related to the image of prophetic intelligence as an indicator. The paradigm of prophetic intelligence is closely related to the dimensions of intelligence. It can be understood as a continuation of the meaning of intelligence initially based on intellectual, emotional, spiritual, and collaboration into ESQ to prophetic intelligence. This perspective is closely related to the ideal desire that the purpose of education is not only intellectually intelligent but also emotional and spiritual and is currently popular with the term prophetic intelligence as an identity attached to the output produced. The balance of human/social dimensions with divine/religious dimensions is an inherent characteristic of the terminology of prophetic intelligence. This study aims to link the learning outcomes of Al-Islam and Muhammadiyah as an image of prophetic intelligence to students as ordinary people. The basis of the research method used refers to a qualitative approach with research instruments in the form of a questionnaire with structured answer options. The study found that Al-Islam and Kemuhammadiyahan learning can develop and improve on the human/social dimension, which includes tolerance, critical and creative attitudes, maturity in attitude, and communicativeness as an indicator of the image of prophetic intelligence that can be relied on several events in the life of the Prophet Muhammad such as Hudaibiyah agreement, laying of the Black Stone, and leadership in the state of Medina. As for the divine/religious dimension, the learning outcomes of Al-Islam and Muhammadiyah, such as faith, understanding of the Qur'an, and the totality of implementation of the halal-haram aspects, although they have improvements and results, cannot be pinned on the dimensions of prophetic intelligence, due to differences in the position of students as ordinary people.
Peningkatan Publikasi Guru MIN 2 Jember melalui Pelatihan Penulisan Karya dan Artikel Ilmiah Bahar Agus Setiawan; Sofyan Rofi
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.416 KB) | DOI: 10.32528/mujtama'.v2i1.7437

Abstract

publikasi karya dan artikel ilmiah menjadi keniscayaan bagi pendidik sebagai bagian yang tak terpisahkan dari tugas pokok dan fungsinya. Publikasi karya dan artikel ilmiah khususnya pada jurnal terakreditasi menjadi sarana guru untuk pengusulan kanaikan kepangkatan, apalagi bagi guru MIN 2 Jember, yang sebagain besar merupakan tenaga pendidik berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Berdasarkan hasil observasi pra kegiatan pengabdian, tingkat publikasi khususnya pada jurnal terakreditasi masih perlu peningkatan, hal ini dapat dirujuk dari pengetahuan guru tentang publikasi pada jurnal terakreditasi masih minim. Mayoritas dokumen kenaikan kepangkatan masih berbentuk konvensional yaitu laporan kegiatan pada ranah penelitian tindakan kelas. Disisi lain pengetahuan tentang perkembangan teknis penulisan, seperti penggunaan aplikasi mendeley, masih belum diketahui dan dikuasai. Tujuan kegiatan disamping untuk peningkatan kapasitas ketrampilan dalam penulisan karya dan artikel ilmiah, dimaksudkan untuk menjalin kerjasama guru MIN 2 Jember sebagai kontributor pada jurnal terakreditasi yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Jember. Pelaksanaan kegiatan pelatihan penulisan karya dan artikel ilmiah ini dihadiri 78.2 persen atau 18 dari jumlah guru MIN 2 Jember. Hasil proses pelatihan dengan dua model kegiatan yaitu workshop dan klinik penulisan, ada lima guru (27,7%) MIN 2 Jember sampai pada taraf persiapan publikasi pada jurnal terakreditasi.