Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PERSEPSI DAN KENDALA GURU DALAM MENERAPKAN E-LEARNING SELAMA PANDEMI COVID-19 DI GUGUS 1 KECAMATAN SUSUT Ni Made Ayu Purnami; Ida Bagus Arya Lawa Manuaba
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.669 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3131

Abstract

Dampak pandemi covid-19 terhadap sistem pendidikan di Indonesia mengakibatkan terganggunya sistem pembelajaran disertai dengan beralihnya pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menjelaskan bagaimana persepsi dan hambatan guru dalam melakukan e-learning pada saat pandemi virus corona di gugus 1 yang terdiri dari enam sekolah negeri tingkat sekolah dasar di Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali. Enam sekolah dasar negeri tersebut diantaranya SDN 1 Tiga, SDN 2 Tiga, SDN 3 Tiga, SDN 4 Tiga, SDN 5 Tiga, dan SDN 6 Tiga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Kelemahan pembelajaran online yakni pembelajaran online tidak berjalan efektif disebabkan banyaknya siswa yang tidak memiliki perangkat seperti handphone, ketergantungan akan kuota internet, ketersediaan jaringan yang memadai, kesulitan guru dalam mendampingi siswa belajar, dan guru sulit dalam memantau perilaku dan disiplin siswa. Implementasi kurikulum dalam masa pandemi covid-19 terlaksana dengan cukup baik melalui diberlakukannya kurikulum darurat. Rancangan guru dalam memberikan penilaian akhir hasil belajar bagi peserta didik melalui pengumpulan tugas, penilaian ulangan harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester dan fortofolio. Saran bagi para guru dan siswa agar proses belajar mengajar secara online menjadi lebih menyenangkan melalui penggunaan metode yang bervariasi, seperti penggunaan media pembelajaran yang inovatif.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN HOMESCHOOLING BERBANTUAN METODE MONTESSORI UNTUK PENGENALAN BAHASA INGGRIS DASAR PADA ANAK Luh Made Dwi Wedayanthi; Ni Made Ayu Purnami
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.552 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3161

Abstract

Pandemi covid-19 yang berimbas juga kepada dunia pendidikan yang harus melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh menyebabkan juga permasalahan baru mengenai pendampingan belajar siswa khususnya siswa usia TK dalam melaksanakan pembelajaran secara daring dengan pendampingan orang tua di rumah. Berangkat dari permasalahan awal ini, penulis mengadakan penelitian pengembangan buku panduan homeschooling berbantuan metode Montessori untuk pengenalan bahasa Inggris dasar untuk siswa TK B di Kiddos Preschool Gianyar. Kiddos Preschool dipilih sebagai lokasi karena siswa TK B di sekolah tersebut menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris dalam pembelajarannya baik online maupun saat kelas offline. Jumlah subjek yang dipergunakan untuk uji produk kelompok kecil adalah sejumlah 15 orang tua beserta anaknya sebagai siswa TK B. Dari hasil penelitian pengembangan tersebut didapatkan hasil bahwa buku panduan ini sangat baik dipergunakan untuk mengenalkan bahasa Inggris dasar pada anak usia TK B. Ditambah lagi ketika uji kelompok kecil didapatkan hasil keefektifan yang sangat efektif buku ini dipergunakan sebagai panduan homeschooling oleh orang tua kepada anaknya dalam pengenalan bahasa Inggris dasar.
EFEKTIVITAS PENERAPANBLENDED LEARNINGPADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMKN 2 BANGLI Ni Putu Sri Galuh Lestari; Ni Made Ayu Purnami; I Ketut Dedi Agung Susanto Putra
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7046.732 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.3563

Abstract

Kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19 menimbulkan masalah baru bagi pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran telah mengalami perubahan yang drastis. Pembelajaran tidak lagi menggunakan pertemuan konvensional tatap muka, tetapi mulai diintegrasikan dengan pembelajaran online. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keefektifan penerapan blended learning pada pembelajaran bahasa Inggris di SMK Negeri 2 Bangli. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Inggris kelas X,XI,XII SMK Negeri 2 Bangli yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan metode blended learning. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara guru, siswa, dan orang tua dapat mengatasi masalah dalam mengadaptasi metode blended learning pada saat pandemi. Penerapan metode blended learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris menuntut guru untuk kreatif dalam menyediakan platform pembelajaran Bahasa Inggris berupa link YouTube, video atau powerpoint. Keaktifan siswa di dalam pertemuan viaGoogle Meet dan orang tua yang mendukung siswa selama pembelajaran online sangat membantu kemajuan siswa.
ANALISIS SIKAP SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI KELAS X PH1 DI SMK N 2 BANGLI Ni Luh Ratna Rapiasih; Ni Made Ayu Purnami
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.041 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.3567

Abstract

Penerapan pembelajaran daring tentunya diiringi oleh permasalahan baru dalam proses pembelajaran maupun dalam mengevaluasi peserta didik. Dalam penerapan pembelajaran daring terdapat permasalahan terkait kesulitan guru dalam mengevaluasi sikap peserta didik terutama dalam menilai sikap siswa selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap peserta didik selama mengikuti pembelajaran daring selama masa pandemi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner terkait mengenai analisis teknik penilaian sikap siswa selama pembelajaran daring pada masa pandemi yang diisi oleh responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa penilaian sikap dalam pembelajaran daring sulit dilakukan dan hasilnya kurang akurat. Penilaian sikap selama pembelajaran daring masih sebatas guru melihat respon peserta didik dalam hal mengerjakan tugas yang diberikan dan penilaian sikap menjadi hal yang perlu untuk dibenahi selama pembelajaran daring di era new normal dari segi kesiapan guru menyiapkan instrumen dan mengkondisikan siswa agar mengembangkan karakter selama pembelajaran daring.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI METODE FLIPPED CLASSROOM DI KELAS XII TBSM 1 DI SMK N 3 BANGLI Ni Made Ayu Purnami; Yolin Tresa Berhitu; Ni Made Ernila Junipisa
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i2.5644

Abstract

Pembelajaran merupakan suatu proses internalisasi ilmu pengetahuan ke dalam skemata pelajar, yang mana pada proses ini terdapat aktivitas siswa sebagai pelajar dan aktivitas guru sebagai pembelajar. Tak dapat dipungkiri bahwa pembelajaran bahasa Inggris merupakan pembelajaran yang sangat penting dan sangat bermanfaat bagi peserta didik. Subjek penelitian ini adalah para siswa kelas XII Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) 1 di SMKN 3 Bangli. Penelitian ini tidak lain yakni bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana analisis keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui model pembelajaran flipped classroom di kelas XII di SMKN 3 Bangli. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran bahasa Inggris khususnya dalam kemampuan berbicara bahasa Inggris merupakan suatu proses yang penting bagi orang banyak. Tanpa disadari bahwa terdapat juga penyebab yang menjadi masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris sehingga menghambat proses belajar dikarenakan kurangnya buku paket bahasa Inggris yang tidak dimiliki oleh semua siswa dan itu yang membuat mereka enggan dalam mengikuti pelajaran bahasa Inggris. Selaku para guru mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk bagaimana menciptakan suasana belajar yang efektif dan efisien dalam mengupayakan kualitas berbicara bahasa Inggris secara fasih.
NILAI KARAKTER KERJA SAMA DALAM PERMAINAN MENYUSUN HURUF SEBAGAI MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS 1B SD BALIBILINGUAL SCHOOL Purnami, Ni Made Ayu; K., Putu Agung Diah Ary Santhi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6560

Abstract

Karakter adalah serangkaian sifat, tingkah laku, serta kepribadian yang dimiliki oleh masing-masing orang. Nilai karakter memiliki hubungan yang cukup erat dengan kerja sama, khususnya dalam hal membangun rasa kebersamaan pada siswa. Kerja sama adalah suatu keterampilan yang penting dalam kehidupan siswa, baik di lingkungan sekolah ataupun di luar lingkungan sekolah. Salah satu permainan edukatif yang menyenangkan adalah permainan menyusun huruf. Aktivitas ini dapat dilakukan di kelas dan mampu mengajak siswa untuk mengembangkan kreativitas serta melatih kerja sama siswa melalui permainan secara berkelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai kerjasama dalam menyusun huruf sebagai motivasi belajar siswa kelas 1B di SD Bali Bilingual School. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara terhadap siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menyusun huruf secara berkelompok tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas dan tanggung jawab antar siswa. Setiap kali berhasil menyusun kata, ada rasa pencapaian yang menyenangkan, dan itu mendorong untuk terus berusaha lebih baik. Setelah melaksanakan permainan ini, siswa lebih bersemangat dan termotivasi untuk belajar lebih banyak, karena menyadari bahwa belajar bisa sangat menyenangkan. Dengan demikian, implementasi permainan ini bisa dijadikan sebagai metode alternatif untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan dan kolaboratif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS II SD BALI BILINGUAL SCHOOL Purnami, Ni Made Ayu; Febriani, Ni Kadek
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6627

Abstract

Literasi adalah kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi. Namun, arti literasi telah berubah seiring waktu. Sekarang, literasi meliputi tidak hanya keterampilan membaca dan menulis teks, tetapi juga kemampuan untuk menjelaskan, menilai, dan memanfaatkan informasi dalam berbagai tata cara dan media. Pembelajaran berbasis proyek adalah bentuk penerapan pembelajaran aktif. Secara sederhana, pembelajaran berbasis proyek didefinisikan sebagai metode pengajaran yang menghubungkan teknologi dengan masalah-masalah sehari-hari yang sering dihadapi siswa, atau dengan proyek-proyek yang terkait dengan sekolah. Salah satu pembelajaran berbasis proyek dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu membuat bunga literasi yang dimana materi membuat kalimat tanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa maupun meningkatkan literasi siswa kelas 2B di SD Bali Bilingual School. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membuat bunga literasi sangatlah menarik bagi siswa, selain itu proyek tersebut dapat meningkatkan rasa ingin tahu terhadap cara membuat kalimat tanya. Dengan demikian pembelajaran berbasis proyek ini sangat bisa dijadikan metode untuk mendukung kreativitas dan literasi siswa.
THE ANALYSIS OF THE STUDENTS ENGLISH SPEAKING ABILITY IN CLASS X AUTOMOTIVE ENGINEERING 1 AT SMK N 3 BANGLI Purnami, Ni Made Ayu; Juniartini, Ni Putu Ayu; Janawati, Desak Putu Anom
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7001

Abstract

Quintessentially, the process of interaction between student and educator, which is supported by learning resources in a particular learning environment is called the process of learning. Learning English brings crucial influence, furthermore it is ​​utilized widely in various fields including education, commerce, knowledge, legal system, tourism sector, international diplomacy, technology, and various other aspects it has been recognized. Thereupon, developing proficiency in speaking English and communicating effectively and efficiently are the main purpose of language learning. Furthermore, this research aimed to find out and explain how to analyze students' English-speaking skills in class X Automotive Engineering 1 at SMK N 3 Bangli. This study method used a qualitative research method. The subjects of this research were class X Automotive Engineering 1 students at SMKN 3 Bangli. In this research, the data collection methods used were interviews and questionnaires. Based on the results of research, there are several conclusions that can be obtained, namely that students show generally positive responses, students participate actively and express their enthusiasm in learning English. This research highlighted various factors that influence students' English learning experiences, including fear of assessment, the importance of positive feedback, and the impact of different teaching methods.