Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA HOT WORK DI PERUSAHAAN KONSTRUKSI BAJA Nanda, Gisella Mega; Handoko, lukman; Rachmat, Aulia Nadia
The Health Researcher's Journal Vol. 3 No. 1 (2026): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/jb5wry41

Abstract

Pada tahun 2024 sektor konstruksi tercatat sebagai penyumbang lebih dari 4000 kasus kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja dapat disebabkan berbagai faktor salah satunya kelelahan kerja. Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja fisik %CVL), stres kerja (PSS), masa kerja, dan waktu kerja terhadap kelelahan kerja (FAS) pekerja hot work pada sektor konstruksi baja. Pendekatan dalam penelitian menggunakan metode cross sectional study dan penelitian bersifat kuantitatif, dengan jumlah sampel seluruh pekerja hot work 40 orang (total sampling). Uji statistik terhadap data dilakukan menggunakan software SPSS dan metode uji regresi logistik ordinal untuk mengetahui pengaruh antara tiap variabel indepenen terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian adalah variabel independen tidak berpengaruh secara serentak terhadap variabel dependen. Untuk uji pengaruh secara individu diketahui bahwa beban kerja fisik (p-value 0,000) dan stres kerja (p-value 0,001) berpengaruh terhadap kelelahan kerja. Disarankan untuk melakukan pengaturan waktu kerja melalu program coffee break, penjadwalan libur dan lembur, serta pembagian tugas sesuai dengan kompetensi pekerja.
PENINGKATAN KAPASITAS MITIGASI BENCANA KEBAKARAN KOMUNITAS MELALUI SOSIALISASI, EDUKASI DAN PELATIHAN PRAKTIS PENGGUNAAN APAR Khairansyah, Mades Darul; Arninputranto, Wibowo; Ashari, Moch. Luqman; Subekti, Arief; Mahfudzi, Imam; Rachmat, Aulia Nadia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38003

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerentanan bencana tinggi, di mana kebakaran hutan, lahan, dan permukiman sering terjadi, diperparah oleh tata letak permukiman yang tidak terencana di banyak wilayah. Kurangnya kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor yang memperbesar dampak kerugian. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan bersama Mahasiswa Program Studi D4 Teknik Keselamatan dan Kesetan Kerja Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunitas dalam mitigasi bencana kebakaran melalui pendekatan holistik yang mencakup sosialisasi, edukasi dan pelatihan praktis yang didukung oleh Pemerintah Desa Mojorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Fokus utama adalah pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan kebakaran, serta pembekalan keterampilan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan untuk respons awal yang efektif. Hasil evaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada 95% peserta. Selain itu, kegiatan ini dinilai terlaksana dengan sangat baik, di mana 73,3% responden menyatakan sangat setuju dan 26,7% menyatakan setuju terhadap kualitas penyelenggaraan program. Efektivitas program ini membuktikan bahwa sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang aman serta memiliki ketahanan tinggi terhadap risiko kebakaran.Abstract: Indonesia is a country with high disaster vulnerability, where forest, land, and residential fires frequently occur, exacerbated by unplanned residential layouts in many regions. A lack of community preparedness remains a factor that amplifies the impact of losses. This community service activity, conducted in collaboration with the Student of the Occupational Health and Safety Engineering Study Program at the Shipbuilding Institute of Polytechnic Surabaya, aims to enhance community capacity in fire disaster mitigation. The program employs a holistic approach encompassing socialization, education, and practical training, supported by the Mojorejo Village Government, Gondang District, Mojokerto Regency. The primary focus is on increasing public awareness of fire prevention and providing technical skills in using Fire Extinguishers for effective initial response. Evaluation results using pre-test and post-test instruments indicated a 95% increase in participants' understanding. Furthermore, the program was highly well-received, with 73.3% of respondents strongly agreeing and 26.7% agreeing that the community service activity was well-implemented. The effectiveness of this program underscores that multi-stakeholder synergy is key to creating a safe environment with high resilience against fire risks.
Edukasi Dini Potensi Bahaya Kebakaran pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Mojorejo Mojokerto Dhani, Mey Rohma; Santoso, Mochamad Yusuf; Rachmat, Aulia Nadia; Amrullah, Haidar Natsir; Khairiansyah, Mades Darul; Subekti, Arief; Sulistiya, Yossa Mahendra
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v8i2.1818

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana kebakaran merupakan aspek krusial yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya bagi anak usia sekolah dasar yang tergolong dalam kelompok rentan. Kurangnya pemahaman mengenai risiko api dan prosedur keselamatan dapat meningkatkan dampak negatif baik secara fisik maupun mental ketika terjadi keadaan darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa kelas empat SDN Mojorejo, Mojokerto, mengenai potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah dan sekolah. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan klasifikasi penyebab kebakaran, identifikasi benda pemicu api, teknik pencegahan, serta praktik pemadaman api menggunakan alat tradisional maupun Alat Pemadam Api Ringan. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi kelompok kecil, dan simulasi evakuasi mandiri. Evaluasi efektivitas kegiatan diukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test yang diikuti oleh 54 siswa. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata yang semula 66,11 pada pre-test meningkat menjadi 79,07 pada post-test, mencerminkan kenaikan sebesar 20%. Partisipasi aktif dan antusiasme tinggi terlihat selama sesi tanya jawab dan pemberian apresiasi bagi siswa. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukasi partisipatif berbasis visual efektif dalam memperkuat kapasitas mitigasi bencana pada anak-anak. Program ini diharapkan dapat membentuk fondasi budaya keselamatan yang kokoh, sehingga siswa mampu bertindak sigap dan tepat dalam meminimalisir risiko kebakaran di kehidupan sehari-hari. Keberlanjutan edukasi ini memerlukan dukungan pihak sekolah dan orang tua agar kesiapsiagaan tetap terjaga secara konsisten di lingkungan masyarakat.