Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Adaptasi Authentic Leadership Inventory (ALI) versi Indonesia Malau, Lidya; Widyastuti, Tria
Acta Psychologia Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v6i2.72100

Abstract

Kepemimpinan otentik merupakan kepemimpinan yang mempromosikan cara kerja sehat secara psikologis dalam membangun iklim kerja positif. Persepsi terhadap kepemimpinan otentik di berbagai budaya dapat berbeda sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Akan tetapi, masih terdapat keterbatasan dalam mengakses instrumen kepemimpinan otentik di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan instrumen melalui adaptasi salah satu alat ukur kepemimpinan otentik yaitu Authentic Leadership Inventory (ALI). Proses adaptasi melalui beberapa tahapan yaitu permohonan izin forward translation, sintesis, back translation, back translation review, pilot test, dan field test. Uji lapangan dilakukan secara online menggunakan google form. Partisipan yang terlibat adalah 119 karyawan dengan rentang usia 18-58 tahun. Hasil analisis CFA menunjukkan bahwa ALI dengan model 4 faktor memiliki indeks yang mendekati fit. Reliabilitas ALI versi bahasa Indonesia 0,640-0,738. Perlu adanya uji psikometrik dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat properti psikometri dari ALI versi Indonesia.
Adaptasi Inventori Kesadaran Metakognitif (MAI) versi Indonesia: Instrumen Pengukuran Baru bagi Mahasiswa di Era Digital Nur Amin Barokah Asfari; Tria Widyastuti; Hanggara Budi Utomo; Resi Shaumia Ratu Eka Permata; Faliha Muthmainah; Clay Alcander Marcelius Teguh; Cornellia Vasthi Damaris
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1347

Abstract

Kemampuan metakognitif dibutuhkan oleh mahasiswa, khusunya di era digital ini. Metakognitif membantu mahasiswa untuk mengelola, mengolah, hingga mengevaluasi pengetahuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi Inventory Kesadaran Metakognitif (Metacognitive Awareness Inventory/MAI) versi bahasa Indonesia yang terdiri dari 52 item. Proses adaptasi dilakukan dengan mengikuti panduan Beaton et al. (2000) dengan tahapan translasi, sintesi, back translation, review ahli, dan uji coba. Partisipan dalam uji coba MAI terdiri dari 52 mahasiswa S1 dengan karakteristik berasal dari angkatan 2022, 2023, dan 2024. Uji daya diskriminasi item didapatkan bahwa semua item dapat dipertahankan dengan rentang indeks daya diskriminasi item 0,36 – 0,74 meskipun 4 item dengan indeks yang lebih rendah (i1, i31, i39, dan i46) sebaiknya direvisi. Evidensi terkait isi tes ditunjukkan melalui analisis CVI oleh empat ahli dan didapatkan nilai S-CVI sebesar 0,973. Hal ini mengindikasikan tingginya tingkat kesepakatan ahli terkait dengan kecukupan, kejelasan, dan relevansi instrumen. Reliabilitas dengan menggunakan koefisien Cronbach’s alpha didaptkan reliabilitas instrumen sebesar 0,952 serta setiap dimensi memiliki reliabilitas yang memadai (Knowledge of Cognition = 0,874; Regulation of Cognition = 0,927). Hasil ini membuktikan bahwa MAI versi bahasa Indonesia dapat digunakan untuk menilai kesadaran metakognitif mahasiswa. Penelitian lanjutan disarankan untuk dilakukan uji CFA untuk memastikan kesesuaian model pengukuran dengan konteks di Indonesia.
Pengembangan Aplikasi Pengisian dan Skoring Self-Reporting Questionnaire (SRQ) 29 Berbasis Windows untuk Skrining Kesehatan Mental di Rumah Tahanan Yogyakarta Widyastuti, Tria; Pambudi, Briyan; Setiawati, Farida Agus; Darojat, A'yunin Akrimni; Pratiwi, Ika Wahyu; Rochmani, Kumala Windya; Utomo, Rizqy Cahyo
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i1.5258

Abstract

Kesehatan mental merupakan isu penting sehingga skrining untuk mendeteksi gangguan psikologis perlu dilakukan. Self-reporting questionnaire (SRQ) 29 merupakan skrining kesehatan mental yang banyak digunakan di Indonesia, salah satunya di Rumah Tahanan (Rutan) Yogyakarta. Namun karena kurangnya tenaga ahli, hasil pengisian SRQ 29 di Rutan Yogyakarta kurang ditindaklanjuti. Tujuan dari pengabdian yaitu untuk mengembangkan aplikasi pengisian dan skoring SRQ 29 sehingga mempermudah tindak lanjut hasil skrining mental yang telah ada. Metode yang digunakan meliputi: (1) pengembangan aplikasi; (2) validasi ahli dengan penghitungan indeks Aiken; (3) sosialiasi dan praktik aplikasi; dan (4) implementasi pada penghuni rutan. Bukti validitas berdasar konten tes berdasar validasi ahlli memiliki indeks Aiken’s V yang tinggi. Dari aspek tampilan, pengoperasian, kebermanfaatan, dan penyajian hasil aplikasi dinilai sudah sangat baik. Berdasarkan implementasi pada penghuni rutan ditemukan sebanyak 82,61% penghuni rutan terindikasi cemas/depresi, gangguan psikotik, dan gangguan pasca trauma. Aplikasi pengisian dan skoring SRQ 29 berbasis Windows dapat digunakan untuk skrining kesehatan mental melalui komputer dan dapat melakukan skoring serta pelaporan otomatis. Implementasi pada poopulasi yang lebih beragam perlu dilakukan untuk pengembangan mendatang.
Teachers' Perception of Learning Strategies for Students with Special Needs Adi Suseno; Wening Prabawati; Pujaningsih Pujaningsih; Tria Widyastuti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v11i1.39084

Abstract

This study aims to describe teachers' perceptions of learning strategies for students with special needs in inclusive schools and to identify factors related to these perceptions, including educational background, teaching experience, and professional training experience. The study uses a descriptive design with a quantitative approach. The research subjects consisted of 33 teachers from inclusive schools in Yogyakarta City with diverse demographic characteristics. Data were collected using a five-point Likert scale questionnaire measuring understanding of student’s characteristics, the ability to adapt learning strategies, and the ability to integrate strategies with other learning components. The data were analyzed descriptively using percentages to illustrate teachers' response trends, supported by statistical software. The research results show that teachers with a background in Special Education have a higher level of understanding and ability to adapt teaching strategies compared to teachers from other educational backgrounds or non-education backgrounds. Teaching experience of more than five years tends to be associated with more positive perceptions of competence, although this pattern is not entirely linear. Professional training shows mixed results, with some trained teachers demonstrating critical reflection on their abilities. Factors that support the implementation of teaching strategies include understanding student diversity, student engagement, collaboration, teacher commitment, and communication. Conversely, inhibiting factors include low student motivation, limited pedagogical understanding, and lack of family support. Overall, teachers' readiness for inclusive pedagogy is most strongly related to formal preparation in special education, while experience and training contribute contextually to perceptions of competence in inclusive education practice.
Problematic Internet Use Questionnaire-Revised (PIUQ-R) versi Indonesia: Pengembangan dan analisis properti psikometri Mardika Ayu Agriyani; Tria Widyastuti
Acta Psychologia Vol. 7 No.1 (2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v7i1.87680

Abstract

Prevalensi penggunaan internet yang bermasalah atau disebut sebagai problematic internet use (PIU) mengalami peningkatkan dari tahun ke tahun sehingga diperlukan sebuah alat ukur guna mendeteksi perilaku tersebut. Di Indonesia, sudah dikembangkan Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) berbahasa Indonesia, namun beberapa item dinilai masih membingungkan dan sampel terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merevisi item dan menguji ulang analisis properti psikometri dengan melibatkan subjek dengan karakteristik yang lebih luas. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 301 orang yang berdomisili di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) versi Indonesia dan Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan bukti validitas dan estimasi reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa PIUQ versi revisi memiliki struktur faktor yang sesuai dan menunjukkan reliabilitas yang baik. Dengan demikian, PIUQ versi revisi dapat digunakan sebagai alat skrining yang valid dan reliabel untuk mendeteksi kecenderungan penggunaan internet yang bermasalah di Indonesia, khususnya dalam konteks penelitian, namun, belum direkomendasikan untuk tujuan diagnosis klinis.
Adaptasi Social Safeness and Pleasure (SSPS) versi Bahasa Indonesia Bella Christina; Dewa Ayu Anita Cahyani Dewi; Nisrina Ula Athifah; I Gusti Ayu Agung Laksmi; Tria Widyastuti
Acta Psychologia Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v8i2.89260

Abstract

Social safeness and pleasure merupakan aspek penting dalam kesejahteraan psikologis karena berkaitan dengan rasa aman, kehangatan, dan kenyamanan ketika individu berelasi dengan orang lain. Meskipun konstruk ini telah banyak diteliti di berbagai negara, tetapi Indonesia belum memiliki instrumen baku untuk mengukur social safeness and pleasure secara valid dan reliabel. Penelitian ini bertujuan mengadaptasi Social Safeness and Pleasure Scale (SSPS) ke dalam bahasa Indonesia dan menguji kualitas psikometrisnya agar dapat digunakan pada konteks budaya Indonesia. Proses adaptasi dilakukan mengikuti delapan tahapan, meliputi forward translation, synthesis, back translation, harmonization, pre-testing, field testing, dan psychometric validation. Sebanyak 143 partisipan dengan usia 17 hingga 23 tahun terlibat dalam penelitian (Musia = 19.9; SDusia = 1.11). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item SSPS memiliki validitas isi yang sangat baik, struktur faktor yang konsisten dengan model unidimensional, serta reliabilitas tinggi. Korelasi dengan instrumen lain mendukung validitas konvergen dan diskriminan. Dengan demikian, SSPS versi Indonesia dinyatakan layak digunakan sebagai alat ukur social safeness and pleasure pada populasi mahasiswa. Adaptasi instrumen ini memberikan kontribusi penting bagi penelitian dan praktik psikologi di Indonesia, khususnya dalam pemahaman pengalaman aman, hangat, dan nyaman dalam hubungan sosial.