Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Adaptasi Authentic Leadership Inventory (ALI) versi Indonesia Malau, Lidya; Widyastuti, Tria
Acta Psychologia Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v6i2.72100

Abstract

Kepemimpinan otentik merupakan kepemimpinan yang mempromosikan cara kerja sehat secara psikologis dalam membangun iklim kerja positif. Persepsi terhadap kepemimpinan otentik di berbagai budaya dapat berbeda sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Akan tetapi, masih terdapat keterbatasan dalam mengakses instrumen kepemimpinan otentik di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan instrumen melalui adaptasi salah satu alat ukur kepemimpinan otentik yaitu Authentic Leadership Inventory (ALI). Proses adaptasi melalui beberapa tahapan yaitu permohonan izin forward translation, sintesis, back translation, back translation review, pilot test, dan field test. Uji lapangan dilakukan secara online menggunakan google form. Partisipan yang terlibat adalah 119 karyawan dengan rentang usia 18-58 tahun. Hasil analisis CFA menunjukkan bahwa ALI dengan model 4 faktor memiliki indeks yang mendekati fit. Reliabilitas ALI versi bahasa Indonesia 0,640-0,738. Perlu adanya uji psikometrik dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat properti psikometri dari ALI versi Indonesia.
Adaptasi Inventori Kesadaran Metakognitif (MAI) versi Indonesia: Instrumen Pengukuran Baru bagi Mahasiswa di Era Digital Nur Amin Barokah Asfari; Tria Widyastuti; Hanggara Budi Utomo; Resi Shaumia Ratu Eka Permata; Faliha Muthmainah; Clay Alcander Marcelius Teguh; Cornellia Vasthi Damaris
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1347

Abstract

Kemampuan metakognitif dibutuhkan oleh mahasiswa, khusunya di era digital ini. Metakognitif membantu mahasiswa untuk mengelola, mengolah, hingga mengevaluasi pengetahuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi Inventory Kesadaran Metakognitif (Metacognitive Awareness Inventory/MAI) versi bahasa Indonesia yang terdiri dari 52 item. Proses adaptasi dilakukan dengan mengikuti panduan Beaton et al. (2000) dengan tahapan translasi, sintesi, back translation, review ahli, dan uji coba. Partisipan dalam uji coba MAI terdiri dari 52 mahasiswa S1 dengan karakteristik berasal dari angkatan 2022, 2023, dan 2024. Uji daya diskriminasi item didapatkan bahwa semua item dapat dipertahankan dengan rentang indeks daya diskriminasi item 0,36 – 0,74 meskipun 4 item dengan indeks yang lebih rendah (i1, i31, i39, dan i46) sebaiknya direvisi. Evidensi terkait isi tes ditunjukkan melalui analisis CVI oleh empat ahli dan didapatkan nilai S-CVI sebesar 0,973. Hal ini mengindikasikan tingginya tingkat kesepakatan ahli terkait dengan kecukupan, kejelasan, dan relevansi instrumen. Reliabilitas dengan menggunakan koefisien Cronbach’s alpha didaptkan reliabilitas instrumen sebesar 0,952 serta setiap dimensi memiliki reliabilitas yang memadai (Knowledge of Cognition = 0,874; Regulation of Cognition = 0,927). Hasil ini membuktikan bahwa MAI versi bahasa Indonesia dapat digunakan untuk menilai kesadaran metakognitif mahasiswa. Penelitian lanjutan disarankan untuk dilakukan uji CFA untuk memastikan kesesuaian model pengukuran dengan konteks di Indonesia.
Pengembangan Aplikasi Pengisian dan Skoring Self-Reporting Questionnaire (SRQ) 29 Berbasis Windows untuk Skrining Kesehatan Mental di Rumah Tahanan Yogyakarta Widyastuti, Tria; Pambudi, Briyan; Setiawati, Farida Agus; Darojat, A'yunin Akrimni; Pratiwi, Ika Wahyu; Rochmani, Kumala Windya; Utomo, Rizqy Cahyo
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i1.5258

Abstract

Kesehatan mental merupakan isu penting sehingga skrining untuk mendeteksi gangguan psikologis perlu dilakukan. Self-reporting questionnaire (SRQ) 29 merupakan skrining kesehatan mental yang banyak digunakan di Indonesia, salah satunya di Rumah Tahanan (Rutan) Yogyakarta. Namun karena kurangnya tenaga ahli, hasil pengisian SRQ 29 di Rutan Yogyakarta kurang ditindaklanjuti. Tujuan dari pengabdian yaitu untuk mengembangkan aplikasi pengisian dan skoring SRQ 29 sehingga mempermudah tindak lanjut hasil skrining mental yang telah ada. Metode yang digunakan meliputi: (1) pengembangan aplikasi; (2) validasi ahli dengan penghitungan indeks Aiken; (3) sosialiasi dan praktik aplikasi; dan (4) implementasi pada penghuni rutan. Bukti validitas berdasar konten tes berdasar validasi ahlli memiliki indeks Aiken’s V yang tinggi. Dari aspek tampilan, pengoperasian, kebermanfaatan, dan penyajian hasil aplikasi dinilai sudah sangat baik. Berdasarkan implementasi pada penghuni rutan ditemukan sebanyak 82,61% penghuni rutan terindikasi cemas/depresi, gangguan psikotik, dan gangguan pasca trauma. Aplikasi pengisian dan skoring SRQ 29 berbasis Windows dapat digunakan untuk skrining kesehatan mental melalui komputer dan dapat melakukan skoring serta pelaporan otomatis. Implementasi pada poopulasi yang lebih beragam perlu dilakukan untuk pengembangan mendatang.
Problematic Internet Use Questionnaire-Revised (PIUQ-R) versi Indonesia: Pengembangan dan analisis properti psikometri Mardika Ayu Agriyani; Tria Widyastuti
Acta Psychologia Vol. 7 No. 1 (2025): Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v7i1.87680

Abstract

Prevalensi penggunaan internet yang bermasalah atau disebut sebagai problematic internet use (PIU) mengalami peningkatkan dari tahun ke tahun sehingga diperlukan sebuah alat ukur guna mendeteksi perilaku tersebut. Di Indonesia, sudah dikembangkan Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) berbahasa Indonesia, namun beberapa item dinilai masih membingungkan dan sampel terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merevisi item dan menguji ulang analisis properti psikometri dengan melibatkan subjek dengan karakteristik yang lebih luas. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 301 orang yang berdomisili di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) versi Indonesia dan Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan bukti validitas dan estimasi reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa PIUQ versi revisi memiliki struktur faktor yang sesuai dan menunjukkan reliabilitas yang baik. Dengan demikian, PIUQ versi revisi dapat digunakan sebagai alat skrining yang valid dan reliabel untuk mendeteksi kecenderungan penggunaan internet yang bermasalah di Indonesia, khususnya dalam konteks penelitian, namun, belum direkomendasikan untuk tujuan diagnosis klinis.