Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Utilization of the Chronic Disease Management Program (Prolanis) at Suak Ribee Primary Health Center, Indonesia Darmayanti, Osaria; Darmawan, Darmawan; Kusumawardani, Eva Flourentina; Safrizal, Safrizal; Siregar, Siti Maisyaroh Fitri
An Idea Health Journal Vol 5 No 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i03.504

Abstract

Background: The Prolanis Program at the Suak Ribee Health Center includes monthly health education, biannual supporting examinations, pharmaceutical services (DRR), group exercise sessions, and home visit activities. This study aimed to identify the determinants influencing the utilization of the BPJS Health Prolanis program at the Suak Ribee Health Center.Method: The research was conducted from January 7 to February 7, 2025, involving 66 randomly selected participants using a quantitative cross-sectional design. Data were analyzed through univariate and bivariate analyses using the chi-square test, and multivariate analysis using logistic regression..Result: The results revealed that age (p = 0.048), gender (p = 0.003, OR = 6.167), knowledge (p = 0.042, OR = 3.630), the role of health workers (p = 0.015, OR = 4.750), and family support (p = 0.045, OR = 3.600) were significantly associated with the utilization of Prolanis. Education level, however, showed no significant effect (p = 0.374, OR = 1.875). Gender emerged as the most dominant factor (p = 0.002, OR = 8.930).Conclusion: n conclusion, age, gender, knowledge, the role of health workers, and family support influence the utilization of the Prolanis program, whereas education does not. It is recommended that the Suak Ribee Health Center increase male participation in Prolanis, for example by organizing exercise sessions on weekends or in the afternoon, and by conducting home visits as a separate program to better target less active participants
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KONSUMSI SUPLEMEN DALAM UPAYA MENCEGAH TERPAPAR COVID- 19 PADA MAHASISWA AKADEMI KESEHATAN SUMENEP TAHUN 2022 Syam, Nasrianti; Saputra, Firman Firdauz; Paradhiba, Meutia; Kusumawardani, Eva Flourentina; Harahap, Laila Apriani Hasanah; Pratama, Rifaldi Aditiya
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.4826

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease-19 (Covid-19) disebabkan oleh virus Corona yang penyebarannya meluas keseluruh penjuru dunia dengan kasus terkonfirmasi mencapai > 507 juta jiwa. Kasus Covid-19 di Indonesia mencapai > 6 juta kasus dan kasus di Provinsi Jawa Timur cukup tinggi yaitu hampir 400 ribu jiwa, diantaranya Kabupaten Sumenep dengan jumlah kasus 6386 jiwa. Salah satu upaya untuk mencegah terpapar atau terinfeksinya Covid-19 dapat mengkonsumsi suplemen kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap konsumsi Suplemen pada mahasiswa Akademi Kesehatan Sumenep. Metode penelitian yaitu menggunakan kuantitatif analitik, studi cross sectional. Populasi mahasiswa Akademi Kesehatan Sumenep, sampel penelitian sebanyak 37 mahasiswa. Variabel independen  yaitu pengetahuan tentang suplemen sedangkan variabel dependen perilaku konsumsi suplemen dianalisis dengan uji Chi Square. Terdapat 12 mahasiswa (32.4 %) yang memiliki pengetahuan cukup akan fungsi Suplemen dan 25 mahasiswa (67.6 %) yang memiliki tingkat pengetahuan baik akan fungsi suplemen. Sedangkan mahasiswa yang mengkonsumsi Suplemen 23 mahasiswa (62.2 %) dan 14 mahasiswa (37.8 %) tidak mengkonsumsi Suplemen. Hasil uji statistik menunjukan ? = 0,012 atau < 0,10. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap konsumsi suplemen. Instansi terkait diharapkan dapat membuat program-program penyuluhan kepada masyarakat luas sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan fungsi suplemen terhadap pencegahan Covid-19
Faktor Risiko Kejadian Arthralgia (Nyeri Sendi) pada Karyawan Departemen Proses dan Maintenance di PT. X Kabupaten Aceh Singkil Hanifah, Uli; Is, Jun Musnadi; Fitriani; Safrizal; Kusumawardani, Eva Flourentina; Saputra, Firman Firdauz; Serino
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pekerjaan di pabrik sawit berpotensi menimbulkan kejadian nyeri sendi yang dapat mengakibatkan kerugian sehingga pekerjaan harus dilakukan secara hati-hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang mempengaruhi kejadian nyeri sendi di PT. X Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Besar sampel pada penelitian ini adalah 43 sampel. Variabel dependent pada penelitian ini adalah nyeri sendi dan variabel independent aktivitas fisik, beban kerja, repetisi, waktu istirahat, ergonomi, masa kerja serta perilaku merokok. Analisis pada penelitian ini menggunakan table Distribusi Frequensi, Analisis Bivariat dan Analisis Multivariat. Teknik pengambilan data pada penelitian ini memakai data pimer yang diperoleh dari instrument penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi, data sekunder menggunakan instrument berupa jumlah data karyawan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara lingkungan kerja aman dengan kejadian nyeri sendi (0,000; PR 29,000), dan Frequensi merokok (0,032; PR 0,893). Penting bagi perusahaan untuk menerapkan program peregangan, olahraga, rotasi pekerjaan, waktu istirahat yang cukup, memperhatikan ergonomi, relokasi pekerjaan serta memberikan pelatihan postur tubuh ergonomi untuk mencegah cedera.   Kata kunci: Arthralgia, Nyeri Sendi, Pekerja Pabrik Sawit, Risiko Kerja.             ABSTRACT Work in palm oil factories has the potential to cause joint pain, which can lead to losses; therefore, tasks must be carried out carefully. This study aims to identify the risk factors that influence the incidence of joint pain at PT. X in Aceh Singkil Regency. This research uses a quantitative analytic method with a cross-sectional design. The sample size for this study is 43 respondents. The dependent variable is joint pain, while the independent variables include physical activity, workload, repetition, rest time, ergonomics, length of service, and smoking behavior. Data analysis in this study includes Frequency Distribution Tables, Bivariate Analysis, and Multivariate Analysis. The data collection technique used primary data obtained through research instruments such as questionnaires and observation sheets, while secondary data were gathered using instruments related to employee data. The results of the multivariate analysis show a significant relationship between a safe work environment and the incidence of joint pain (p = 0.000; PR = 29.000), and also with smoking frequency (p = 0.032; PR = 0.893). It is important for the company to implement programs such as stretching, exercise, job rotation, sufficient rest periods, attention to ergonomics, job relocation, and training on ergonomic body posture to prevent injuries   Keywords: Arthralgia, Joint Pain, Palm Oil Factory Workers, Occupational Risk.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Pekerja Di Pabrik Sawit PT. X Kabupaten Aceh Singkil Jumara, Aldona; Safrizal; Saputra, Firman Firdauz; kusumawardani, Eva Flourentina; Putra, Onetusfifsi; Serino
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dampak dari penyakit hipertensi pada pekerja diantaranya yaitu pusing, sakit kepala, dan gangguan penglihatan, yang dapat memicu kecelakaan kerja. Hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti didapatkan hasil bahwa terdapat 45% pekerja dari 20 pekerja yang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang mempengaruhi kejadian hipertensi di PT. X Kabupaten Aceh Singkil. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan desain Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan PT. X berjumlah 90 pekerja. Dari hasil penghitungan Sampel didapatkan sampel sejumlah 78 pekerja dibulatkan menjadi 80 pekerja. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah Hipertensi pada pekerja sedangkan variabel independent meliputi aktivitas fisik, stres kerja, indeks massa tubuh (IMT), waktu istirahat, riwayat penyakit ginjal, pola konsumsi makanan dan perilaku merokok. Analisis pada penelitian ini menggunakan Regresi Logistik. Hasil analisis Multivariat yang dilakukan menunjukkan bahwa, IMT (0,011 ; PR 7,826), stres kerja (0,000 ; PR 13,798), frekuensi konsumsi makanan tinggi garam (0,009 ; PR 17,088) berhubungan dengan kejadian hipertensi pada responden. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penting bagi perusahaan untuk menerapkan program penyuluhan pola makan gizi seimbang pada pekerja, menerapkan program olahraga lebih rutin 2 kali seminggu, memberlakukan aturan peregangan disela-sela bekerja minimal selama 3 menit dengan memberikan gambar instruksi, dan melaksanakan family gathering.   Kata Kunci : Faktor risiko, Hipertensi, Pekerja Sawit     ABSTRACT The impact of hypertension on workers includes dizziness, headaches, and visual disturbances, which can trigger work accidents. The results of initial observations made by researchers found that 45% of workers out of 20 workers experienced hypertension. The purpose of this study was to determine what risk factors influence the incidence of hypertension at PT X Aceh Singkil Regency. The type of research used is quantitative analytic using a cross-sectional design. The population in this study were employees of PT. X totaling 90 workers. From the results of the sample calculation, a sample of 78 workers was rounded up to 80 workers. The dependent variable in this study is hypertension in workers while the independent variables include physical activity, work stress, body mass index (BMI), rest time, history of kidney disease, food consumption patterns and smoking behavior. The analysis in this study used Logistic Regression. Multivariate analysis results showed that BMI (0.011; PR 7.826), work stress (0.000; PR 13.798), frequency of consumption of high-salt foods (0.009; PR 17.088) were associated with the incidence of hypertension in respondents. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that it is important for companies to implement a balanced nutrition diet counseling program for workers, implement a more routine exercise program 2 times a week, enforce stretching rules between work for at least 3 minutes by providing instruction pictures, and carry out family gatherings.   Keywords : Hypertension, Oil Palm Workers, Risk factors
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASI DIRI, DUKUNGAN KELUARGA, DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN PRB DM TIPE II Rahmazani, Rati; Is, Jun Musnadi; Kusumawardani, Eva Flourentina; Wintah, Wintah; Zakiyuddin, Zakiyuddin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Rujuk Balik (PRB) merupakan program dari BPJS Kesehatan yang bertujuan meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi pasien penyakit kronis, termasuk Diabetes Mellitus (DM) Tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden serta menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, motivasi diri, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien DM Tipe II peserta PRB di Puskesmas Suak Ribee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 44 responden, yaitu seluruh pasien DM Tipe II peserta PRB yang dipilih menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data mencakup uji univariat untuk mengetahui karakteristik responden (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan lama menderita DM), serta uji bivariat untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (pengetahuan, sikap, motivasi diri, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan) dengan variabel dependen (kepatuhan minum obat). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p<0,05), sikap (p<0,05), motivasi diri (p<0,05), dan dukungan keluarga (p<0,05) dengan kepatuhan minum obat. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara dukungan tenaga kesehatan dan kepatuhan minum obat (p>0,05).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU HAMIL TERHADAP PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI DI PUSKESMAS SUAK RIBE Alya, Mimi; Farisnih, Teuku Nih; Kusumawardani, Eva Flourentina; Fera, Dian; Paradhiba, Meutia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47735

Abstract

Triple eliminasi adalah program nasional yang bertujuan untuk menghentikan penyebaran HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari ibu ke anak di Puskesmas Suak Ribee. Namun, jumlah pemeriksaan yang telah dilakukan masih tergolong rendah. Pada tahun 2024, hanya 80 dari 272 ibu hamil yang menjalani pemeriksaan triple eliminasi, atau sekitar 29%. Hal ini menunjukkan adanya masalah terkait kepatuhan para wanita hamil untuk melakukan pemeriksaan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menilai berbagai faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Suak Ribee. Metode yang digunakan dalam Teks ini merujuk pada penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survei analitik dan memiliki desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 272 wanita hamil yang mengunjungi Puskesmas Suak Ribee untuk pemeriksaan kehamilan, sebanyak 73 responden dipilih menggunakan metode accidental sampling. Variabel yang diteliti mencakup pengetahuan, pendidikan, sikap, dukungan keluarga, dukungan dari tenaga kesehatan, dan jarak ke puskesmas. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini telah diuji untuk mengecek keandalan dan keabsahannya. Dalam analisis data, telah dipakai metode univariat, bivariat (tes chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan, pendidikan, sikap, dan dukungan dari petugas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pemeriksaan triple eliminasi.Peran tenaga kesehatan menjadi faktor yang paling berpengaruh (OR = 12,937; p = 0,002). Oleh karena itu, partisipasi aktif tenaga kesehatan sangat penting untuk meningkatkan jumlah pemeriksaan triple eliminasi di kalangan ibu hamil.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASI DIRI, DUKUNGAN KELUARGA, DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN PRB DM TIPE II Rahmazani, Rati; Is, Jun Musnadi; Kusumawardani, Eva Flourentina; Wintah, Wintah; Zakiyuddin, Zakiyuddin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Rujuk Balik (PRB) merupakan program dari BPJS Kesehatan yang bertujuan meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi pasien penyakit kronis, termasuk Diabetes Mellitus (DM) Tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden serta menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, motivasi diri, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien DM Tipe II peserta PRB di Puskesmas Suak Ribee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 44 responden, yaitu seluruh pasien DM Tipe II peserta PRB yang dipilih menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data mencakup uji univariat untuk mengetahui karakteristik responden (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan lama menderita DM), serta uji bivariat untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (pengetahuan, sikap, motivasi diri, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan) dengan variabel dependen (kepatuhan minum obat). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p<0,05), sikap (p<0,05), motivasi diri (p<0,05), dan dukungan keluarga (p<0,05) dengan kepatuhan minum obat. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara dukungan tenaga kesehatan dan kepatuhan minum obat (p>0,05).
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN MASYARAKAT MEMBUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI DESA AMABAAN KECAMATAN SIMEULUE BARAT KABUPATEN SIMEULUE amanda, fia; Fera, Dian; Jihad, Fikri Faidul; Fitriani, Fitriani; Kusumawardani, Eva Flourentina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48347

Abstract

Dinas Kesehatan Simelue menyatakan bahwa masih terdapat sebanyak 84% rumah tangga yang masih melakukan buang air besar sembarangan dan risiko meningkatnya penyakit menular berbasis lingkungan termasuk diare. Desa Amaban, yang terletak di Kecamatan Simeulue Barat, memiliki tingkat kepatuhan terendah terhadap praktik STOP buang air besar sembarangan pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku buang air besar masyarakat disebabkan oleh faktor-faktor seperti pengetahuan, pendapatan, sarana fasilitas, dan kepemilikan jamban. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain cross sectional dengan total 71 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yang dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reabilitas.  Teknik analisi data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Penelitian ini menemukan bahwa perilaku buang air besar sembarangan berhubungan dengan pengetahuan (nilai-P = 0,048) dan sarana fasilitas (nilai-P = 0,032).  Selain itu juga diketahui bahwa, tidak ada hubungan antara pendapatan (nilai-P = 1,0) dan kepemilikan jamban (nilai-P = 0,632) di Desa Amabaan. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan fasilitas terkait dengan perilaku buang air besar sembarangan, sedangkan pendapatan dan kepemilikan jamban tidak terkait.  
The Relationship Between Sitting Posture When Using Digital Devices and the Risk of Low Back Pain in Final Year Students Sari, Novita; Nursiah N, Lili Eky; Kusumawardani, Eva Flourentina; Is, Jun Musnadi; Fera, Dian
Epidemiology and Society Health Review (ESHR) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/eshr.v7i2.13897

Abstract

Background: Low Back Pain (LBP) refers to discomfort in the lower back and is recognized as the leading cause of global disability, with 619 million cases reported in 2020. This number is expected to rise as students become increasingly dependent on digital devices due to technological advancements. Non-ergonomic sitting postures while using laptops or smartphones may increase spinal pressure and contribute to functional impairments. This study aims to examine the relationship between sitting posture when using digital devices and the risk of LBP among final-year Public Health students. Method: A cross-sectional analytical study was conducted with 117 respondents selected through simple random sampling from a population of 168 students. Sitting posture was assessed using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method, and the risk of LBP was measured using the Oswestry Disability Index (ODI) questionnaire. Results: The results showed that most students adopted non-ergonomic sitting postures (60.7%), with the highest proportion experiencing moderate disability (41.9%). Statistical analysis revealed a significant association between sitting posture and LBP risk (P = 0.00). Conclusion: There is a significant relationship between sitting posture and the risk of LBP among students. Poor posture increases the likelihood of functional limitations due to back pain. It is recommended that students adopt ergonomic sitting habits and perform regular stretching to reduce LBP risk. These findings may serve as a reference for developing targeted health promotion and prevention strategies within the university setting.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA DI DESA KUTA BARO KECAMATAN MEUKEK Anisa, Elvi; Alamsyah, T.; Fera, Dian; Fitri Siregar, Siti Maisyaroh; Kusumawardani, Eva Flourentina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.4972

Abstract

Meningkatkan kesadaran dan memahami perilaku masyarakat terhadap pencegahan malaria merupakan hal krusial. Pengetahuan, sikap, tindakan masyarakat merupakan faktor kunci dalam memutus rantai penularan. Desa Kuta Baro adalah desa dengan jumlah kasus malaria yaitu sebanyak 4 orang positif. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, tindakan masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit malaria didesa kuta baro. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelatif. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan sampel sebanyak 123 responden. Hasil ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan upaya pencegahan penyakit malaria. Masyarakat perlunya meningkatkan kesadaran dan melakukan tindakan, baik didalam rumah maupun diluar rumah sebagai pencegahan malaria.