Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN BIOPORI SEBAGAI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI DESA MADIOPURO KABUPATEN JOMBANG Andhika Mayasari; Titin Sundari; Rahma Ramadhani
ABIDUMASY Vol 4 No 1 (2023): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v4i1.3894

Abstract

Abstrak: Pemerintah Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang merupakan sebuah desa dengan jumlah dusun 4, jumlah RW 5 dan jumlah RT 15. Ketinggian < 500 m, dan luas daerah 1,88 km2. Salah satu permasalahan penting adalah saat musim hujan terjadi banjir dan air genangan tidak meresap ke dalam tanah. Tujuan dari penyuluhan ini adalah menyampaikan informasi kepada warga untuk menjadikan pemukiman yang ramah lingkungan, sampah dan air menjadi tanggungjawab setiap warga, serta masyarakat peduli lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dan edukasi penggalian sumur resapan (saluran biopori). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencapai hasil bahwa masyarakat Desa Madiopuro peduli dan memahami akan pentingnya sumber daya air dan pengelolaan sampah, serta mampu mempraktekkan cara pembuatan lubang resapan (biopori), baik disaat musim kemarau maupun musim hujan.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Gaya Belajar Kinestetik dalam Menyelesaikan Soal Barisan dan Deret Aritmetika hikamulfadlillah; Ramadhani, Rahma
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): Cartesian Vol. 5 No. 1 November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/cartesian.v5i1.9715

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa abad ke-21, terutama dalam pembelajaran matematika yang menuntut logika, analisis, dan penyelesaian masalah. Gaya belajar menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi bagaimana siswa memahami dan merespon permasalahan, termasuk gaya belajar kinestetik dimana siswa cenderung belajar melalui pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dengan gaya belajar kinestetik dalam menyelesaikan soal barisan dan deret aritmetika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri Ngoro Jombang pada kelas X-7. Subjek penelitian adalah dua siswa yang dikategorikan memiliki gaya belajar kinestetik berdasarkan hasil angket gaya belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi angket gaya belajar, tes tertulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu menyelesaikan seluruh soal barisan dan deret aritmetika dengan baik. Mereka mampu memenuhi semua indikator pada kriteria berpikir kritis menurut Ennis, yaitu: focus, reason, inference, situation, clarify, dan overview.
Edukasi Makanan Sehat malalui Pembuatan Es Krim dalam Pendampingan P5 di Siswa SDI Al-Fattah Wati, Dian Anisa Rokhmah; Pramitasari, Retno Eka; Nugroho, Meriana Wahyu; Yuni K, Kusnul Ciptanila; Wijanarko, Nadia Parwaty; Basuki, Basuki; Ramadhani, Rahma
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20735

Abstract

Background: Latar belakang dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah pentingnya menanamkan pemahaman tentang makanan sehat sejak dini, khususnya di tingkat Sekolah Dasar. Siswa seringkali tertarik pada jajanan manis seperti es krim yang belum tentu memenuhi standar gizi seimbang. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi dengan pendekatan yang menyenangkan dan praktis. Tujuan PKM ini adalah untuk mengedukasi siswa SDI Al-Fattah tentang prinsip-prinsip makanan sehat melalui aktivitas pembuatan es krim bergizi serta untuk mengukur tingkat kepuasan mitra terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Metode: Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap utama: (1) penyampaian materi edukatif mengenai gizi dan bahan-bahan sehat, (2) demonstrasi dan praktik pembuatan es krim yang menyehatkan dengan memanfaatkan bahan bergizi seperti susu dan buah, dan (3) evaluasi melalui angket kepuasan mitra yang menggunakan skala Likert. Angket tersebut mencakup aspek kejelasan materi, kesenangan kegiatan, pemahaman gizi, manfaat, dan keinginan untuk keberlanjutan. Hasil: Kepuasan mitra (guru dan siswa) mencapai 95% hingga 100% pada semua indikator yang diukur. Rata-rata skor untuk semua pernyataan berada pada kisaran 3,4 hingga 3,95 dari skala 4. Kesimpulan: Tingkat kepuasan yang sangat tinggi membuktikan bahwa kegiatan ini relevan dan bermanfaat. Untuk itu, disarankan agar sekolah dapat mengadopsi dan mengembangkan kegiatan serupa dengan variasi tema lain untuk terus memperkuat pemahaman siswa tentang gaya hidup sehat.
Implementation of Project-Based Learning: Impact on Metacognitive Awareness and Student Learning Outcomes on Corrosion Materials Dian Anisa Rokhmah Wati; Retno Eka Pramitasari; Noer Af’idah; Roudhoutul Aulia Rochim; Rahma Ramadhani; Fajar Satriya Hadi; Ahmad Bashri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.12906

Abstract

The research problem is that students often memorize science concepts without deep understanding, leading to low metacognitive awareness and an inability to solve new problems like corrosion topics. This study aims to measure improvement in metacognitive awareness and cognitive learning outcomes through Project-Based Learning (PjBL). The research method is that a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design was employed. The participants were fourth-semester mechanical engineering students at UNHASY. Data were collected using a metacognitive awareness questionnaire and a cognitive learning test, administered before and after the PjBL intervention. The data were analyzed quantitatively using a Paired Sample T-Test to determine the significance of the differences between the pretest and posttest scores for both metacognitive awareness and learning outcomes. The research results showed significant improvement in both metacognitive awareness (t=4.70, p<0.05) and learning outcomes (t=4.87, p<0.05). It is concluded that Project-Based Learning is an effective instructional model for fostering metacognitive awareness and improving academic achievement in science education. Its implementation is highly recommended to develop higher-order thinking skills and deeper conceptual understanding.
Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Melalui Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality dan Video Digital Ahmad Heru Mujianto; Hadi Sucipto; Rahma Ramadhani
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i2.10702

Abstract

Augmented Reality (AR) technology is a technology that helps visualize objects in a more real form (3 dimensions). The concept of AR technology is not only applied to games but can also be applied to the field of education to provide understanding and learning motivation for students. The problem that occurs in elementary school students is the lack of interest and motivation to learn mathematics, especially about geometric figures, which has an impact on reducing the final mathematics score. It is hoped that the implementation of training in making AR and learning videos can be used by teachers to provide learning innovation and increase student motivation. Community service activities are carried out in the Megaluh District elementary school teacher working group, totaling 17 elementary schools. The final results of this PKM activity received a positive response from the training participants, with a satisfaction level of above 70%, and they hope that activities like this can be carried out regularly to provide knowledge updates in the field of technology for education.
Analysis of Students’ Errors in Solving Mathematical Proof Problems on Real Numbers Rahma Ramadhani; Iftitaahul Mufarrihah; Nihayatus Sa’adah
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 9 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v9i1.13682

Abstract

The aim of this study is to analyze students’ errors in solving mathematical proof problems on real numbers using Kastolan’s Theory. This study used a qualitative descriptive approach with third-semester students, who have taken the Real Analysis course, as the subjects. Data was collected through validated written tests consisting of three proof questions and interviews. Data analysis used the Miles and Huberman model with criterion sampling for subject selection. The results of the study showed three types of errors, namely conceptual, procedural, and technical errors. The conceptual errors found were errors in using definitions and errors in using arguments caused by a lack of understanding of deductive proofs. The procedural errors found were errors in writing systematic steps and errors caused by answers that did not return to the conclusion due to difficulties in constructing arguments systematically. Meanwhile, the technical errors found were errors in writing notation and errors in copying simple expressions due to carelessness. The most dominant errors were technical errors, especially in writing mathematical notation or symbols and copying or simplifying expressions. Further research is recommended to develop and test effective learning strategies or models to minimise conceptual, procedural, and technical errors.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Berbasis STEM Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Kesebangunan Intan Rosdiana Arinda; Rahma Ramadhani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM terhadap hasil belajar siswa pada materi kesebangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan PjBL berbasis STEM dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes pretest dan posttest berbentuk soal uraian. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent samples t-test, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan (2-tailed) sebesar < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 0,49 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,25 dengan kategori rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL berbasis STEM berpengaruh signifikan dan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
Evaluasi Kuat Tekan Beton Berbahan Pasir Sungai Konto Kabupaten Kediri Di Aplikasikan Untuk Balok Dan Kolom Rumah Alwi Sihab; Rahma Ramadhani
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i1.1033

Abstract

Pembuatan beton menggunakan bahan agregat halus yang berasal dari Sungai Konto Kediri menjadi hal yang secara umum diaplikasikan dalam kaitannya dengan pekerjaan beton untuk pembangunan di wilayah Kabupaten Kediri khususnya di Desa Kunjang. Meski pemakaian pasir Sungai Konto Kediri belum diketahui kualitas agregat halusnya, namun banyak masyarakat menggunakan pasir tersebut sebagai alternatif utama sebagai bahan bangunan. Dari hal tersebut maka perlu dilakukanya penelitian lanjut mengenai uji kuat tekan beton terhadap pasir Sungai Konto Kediri sebagai bahan campuran beton. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode eksperimental menggunakan kuat tekan yang diinginkan yaitu sebesar 15 MPa, dengan menggunakan desain campuran berdasarkan SNI 03-2834-2000. Pada hasil pemeriksan gradasi pasir Sungai Konto Kediri dengan MHB 3.0 termasuk dalam zona pasir "Agak Halus" (Area III). Kandungan lumpur pada pasir Sungai Konto Kediri sebesar 2,1% memenuhi syarat maksimal. Adapun agregat kasar yang diperoleh dari Kediri memiliki kadar lumpur 0,2% yang memenuhi syarat yang diinginkan karena berada di bawah batas maksimum kadar lumpur 1%, dan hasil keausan agregat kasar sebesar 21,8%. Dengan hasil uji material tersebut maka didapatkan adalah pada umur 28 hari rata-rata kuat tekan beton sebesar 125,76 kg/cm² atau 12,32 MPa belum melampaui kuat tekan yang telah ditetapkan.
Analisis Berpikir Kritis Siswa SMA Tipe Visual dalam Menyelesaikan Masalah Barisan dan Deret Aritmetika Hikamul Fadlilah; Rahma Ramadhani
Jurnal Ilmu Pendidikan, Sains dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2. No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jipsara.v2i2.12477

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan utama yang harus dikembangkan siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi barisan dan deret aritmetika. Akan tetapi, kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis siswa SMA dengan gaya belajar visual dalam menyelesaikan permasalahan barisan dan deret aritmetika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian dua siswa tipe visual yang dipilih secara purposive dari 35 siswa kelas X-7 berdasarkan hasil angket gaya belajar VARK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan indikator FRISCO yaitu focus, reason, inference, situation, clarify, dan overview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek hanya mampu mengidentifikasi informasi awal pada soal, tetapi belum mampu menyelesaikan masalah secara sistematis. Kedua subjek juga belum memenuhi sebagian besar indikator berpikir kritis, khususnya dalam memberikan alasan, menarik kesimpulan, menggunakan strategi penyelesaian, serta memeriksa kembali jawaban. Kesimpulannya, tingkat berpikir kritis siswa SMA memiliki gaya belajar visual dalam memecahkan persoalan barisan dan deret aritmetika masih berada pada kategori rendah
Development of quizizz based interactive learning media using a contextual approach for ratio lesson Ummatul Arifah; Rahma Ramadhani
Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME) Vol 9, No 2 (2026): Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/hjrme.v9i2.5316

Abstract

Mathematics instruction requires innovative teaching materials to help students grasp concepts more easily and improve learning outcomes. However, the use of technology-based interactive learning media for ratio material at the junior high school/MTs level, particularly at MTsN 15 Jombang, is still not optimal, as evidenced by the results of observations and interviews conducted with seventh-grade mathematics teachers. Consequently, the learning process tends to be unengaging, student participation remains low, and learning outcomes are unsatisfactory. This issue is particularly urgent because ratio is a fundamental mathematical concept that serves as a prerequisite for learning more advanced topics, making students' conceptual understanding at this stage essential for their future mathematical achievement. Therefore, there is a need to develop engaging technology-based learning media that can enhance students' motivation, conceptual understanding, and learning outcomes. Therefore, this study aims to develop an interactive learning medium based on Quizizz for seventh-grade ratio material that meets the criteria of being valid, practical, and effective in improving student learning outcomes. This study employed the ADDIE research and development model, consisting of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study was conducted at MTsN 15 Jombang with seventh-grade Class B students as the participants. Product testing was carried out in two phases: a small-group trial involving 6 students and a large-group trial involving 29 students. Research data were collected through observations, questionnaires, and tests using media expert validation sheets, content expert validation sheets, student response questionnaires, and pretest–posttest instruments. Data were analyzed using validity and practicality percentages, as well as the N-Gain test to determine the effectiveness of the media. The results showed that the media obtained validity scores of 92.5% from media experts and 87.5% from content experts, both categorized as highly valid. Student responses reached 83.5%, indicating that the media was highly practical. Furthermore, the N-Gain score of 0.71 was classified as high, demonstrating that the developed media effectively improved students' learning outcomes. Thus, the Quizizz-based interactive learning media is valid, practical, and effective and can serve as an alternative learning medium for teaching ratio in junior high school mathematics.