Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Perencanaan Ulang Bangunan Pelimpah (Spillway)Bendungan Tiu Suntuk Kabupaten Sumbawa Barat Diah Palupi, Budi Rahayu; Titin Sundari; Meriana Wahyu Nugroho; Rahma Ramadhani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.063

Abstract

Perencanaaan bangunan pelimpah bendungan Tiu Suntuk melalui tahapan analisis hidrologi, hidrolika dan stabilitas. Analisis hidrologi dilakukan untuk mendapatkan besaran debit banjir rencana yang digunakan untuk mendesain dimensi pelimpah yang efektif. Analisis hidrolika dilakukan untuk mendapatkan desain hidrolis bangunan pelimpah dan kolam olak. Analisis stabilitas bertujuan untuk mengetahui kontrol keamanan konstruksi bendungan terhadap gaya-gaya yang bekerja. Hasil perhitungan hidrologi didapatkan debit banjir rancangan metode Nakayasu kala ulang 1000 tahun sebesar 986,8 m3/dtk. Hasil perhitungan hidrolika didapatkan lebar pelimpah efektif sebesar 39,17 m dengan tinggi muka air diatas mercu (H) = 3,05 m. Tipe kolam olak yang cocok untuk meredam energi airl impasan dari pelimpah yakni kolam olak USBR Type III dengan panjang kolam olak = 26 m, lebar 20 m dan tinggi jagaan kolam olak = 10,60 m. Setelah dilakukan analisis stabilitas pada tubuh pelimpah terhadap gaya guling dan geser dapat di nyatakan bahwa bangunan pelimpah Bendungan Tiu Suntuk aman terhadap gaya-gaya tersebut dalam keadaan kosong maupun terisi air.
Manajemen Kualitas Pekerjaan Proyek Jaringan Irigasi (Studi Kasus : Daerah Irigasi Mrican Kabupaten Jombang Tahap3) Pranayudha, Agusti Samsu Pranayudha; Meriana Wahyu Nugroho; Titin Sundari; Rahma Ramadhani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.043

Abstract

Penelitian ini melakukan evaluasi kualitas daya dukung tanah, kualitas tanah, dan kualitas beton pada proyek rehabiltas jaringan daerah irigasi Mrican Kabupaten Jombang tahap 3, Berdasarkan pengujian sondir dengan alat sondir diperoleh tekanan konus 24516,5 Kn/m2 yang artinya terdapat tanah keras. Diperoleh nilai daya dukung tanah (Q ijin) diambil nilai yang terkecil dari 5 titik yaitu 2964,22 Kn/m2 > 498,5 Kn/m2 (Qu) daya dukung aksial ultimite. yang berarti memenuhi dari beban yang bekerja pada pondasi dalam. Berdasarkan nilai pengujian sondir laboratorium nilai daya dukung tanah (Q ijin), yaitu 162,98 Kn/m2, > 140,991 Kn/m2 (Qu) daya dukung Ultimite yang artinya memenuhi dari beban yang berkerja pondasi dangkal pada kedalaman 1 m. Pada kontrol kualitas pekerjaan beton yaitu pengujian beton segar (Slump) didapatkan rata – rata 8,2 cm < ± 10 cm toleransi 2 cm SNI 7656 2012 yang artinya memenuhi, Untuk hasil pengujian kuat tekan dengan alat Hammer test didapatkan rata – rata 22,78 Mpa > 18,68 Mpa yang artinya telah memenuhi kualitas yang direncanakan, pada saat beton sudah berumur 28 hari
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang Dasega Arya Eka Cipta; Rahma Ramadhani; Meriana Wahyu Nugroho; Titin Sundari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.044

Abstract

Desa Kademangan yakni salah satu desa yang terletak di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba. Untuk menanggulangi kasus di atas dibutuhkan metode infiltrasi dengan meresapkan air ke dalam pori- pori ataupun rongga tanah lebih cepat. Implementasi drainase ramah lingkungan dapat berupa pemanfaatan lubang resapan biopori. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efektifitas Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi untuk mengatasi banjir. Metode penelitian yang dipergunakan ialah deskriptif kuantitatif, yaitu dengan mendeskripsikan kondisi lokasi penelitian. Data primer yang dipergunakan yakni data infiltrasi tanah dan data uji tanah labolatorium, sedangkan data sekunder adalah data curah hujan dan data daerah lokasi. Analisis intensitas curah hujan menggunakan metode Normal, Log Normal, Log Person Tipe III dan Gumbel. Setelah itu peneliti melakukan analisis keefektifitas Lubang Resapan Biopori. Hasil perhitungan intensitas hujan yang digunakan merupakan intensitas maksimum dari rata –rata kala ulang adalah 346,44 mm/jam. Biopori diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm pada TKP 1 dengan luas daerah 700 m2 dibutuhkan jumlah 939 buah biopori dengan besar persentase efektifitas Sebesar 70,40 % sedangkan pada TKP 2 dengan luas daerah 650 m2 dibutuhkan jumlah 775 buah biopori dengan besar persentase efektifitas sebesar 91,79%.
ANALISIS PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN PELABUHAN PATIMBAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE Anita Anjani; Meriana Wahyu Nugroho; Titin Sundari; Rahma Ramadhani
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6488

Abstract

Abstrak: Pembangunan jembatan penghubung di Pelabuhan Patimban menjadi salah satu alternatif mobilitas yang penting karena pembangunan jembatan penghubung ini ditargetkan untuk memperbesar pasar ekspor dengan mengurangi lalu lintas yang ada di Pelabuhan Priok. Metode Earned Value dalam penelitian ini digunakan untuk menentukan estimasi biaya dan waktu penyelesaian proyek. Dari hasil analisis metode Earned Value diperoleh nilai BCWS sebesar Rp. 53.292.804.315, nilai BCWP sebesar Rp. 81.032.611.919, nilai ACWP Rp. 73.665.101.745 pada minggu ke 21 sampai minggu ke 30 dengan nilai cost variance (CV) negatif dan nilai schedule variance (SV) serta nilai cost performance index (CPI) dan nilai schedule performance index (SPI) kurang dari 1 menunjukkan bahwa pekerjaan mengalami penambahan biaya dan keterlambatan waktu dari perencanaan.  Kata kunci:  Earned Value, BCWS, BCWP, ACWP, Analisis Varian.  Abstract: The construction of a connecting bridge at Patimban Port is one of the essential mobility alternatives because the construction of this connecting bridge is targeted to enlarge the export market by reducing the existing traffic at Priok Port. The Earned Value method in this study is used to determine the estimated cost and time to complete the project. From the results of the analysis of the earned value method, the BCWS value is Rp. 53,292,804,315, the BCWP value is Rp. 81,032,611,919, ACWP value Rp. 73,665,101,745 at week 21 to week 30 with a negative cost variance (CV) value and schedule variance (SV) value as well as a cost performance index (CPI) value and a schedule performance index (SPI) value of less than 1, indicating that the work has experienced additional costs and time delays from planning. Keywords: Earned Value, BCWS, BCWP, ACWP, Analysis of Varians.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG SABILILLAH BLIMBING – KOTA MALANG Candra Prasetyo; Titin Sundari; Rahma Ramadhani; Meriana Wahyu Nugroho
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i3.42498

Abstract

Dijaman yang semakin modern seperti ini perkembangan teknologi serta ditambah dengan pertumbuhan masyarakat yang semakin menikat membuat pertumbuhan kendaraan juga semakin menikat pesat khususnya dikota Malang. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian jalan raya tentang persimpangan terutama di Jl. A. Yani dan Borobudur, dengan lokasi penelitian di persimpangan sabilillah blimbing kota malang. Peneliti ingin memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan dan meningkatkan kinerja persimpangan, sehingga mencapai kinerja yang lebih baik. Metode dalam penelitian ini yaitu menganalisis data yang diperoleh dengan metode ManualKapasitasJalanIndonesia (MKJI)1997 serta Analisa kinerja Alat PemberiIsyarat LaluLintas (APILL). Berdasarkan hasil penelitian ini, nilai total tundaan masing-masing 42,76 detik dipuncak pagi, 39,7 detik di puncak siang, dan 406,76 detik dipuncak sore hari. Tingkat pelayanan adalah E untuk jam puncak pagi serta siang, dan F untuk puncak sore hari. Analisis kinerja simpang Jl. A. Yani - Jl. Borobudur Blimbing menggunakan resetting multi program dengan 7 siklus, terjadi penurunan nilai tundaan. Pada rentang waktu 06.00 - 18.00, simpang ini mencapai tingkat pelayanan E. Kata kunci: Persimpangan, Fase sinyal, Tundaan, ManualKapasitas JalanIndonesia(MKJI)1997, Alat Pemberi Isyarat LaluLintas (APILL), resetting multiprogram dengan 7 sirklus,
PENINGKATAN JALAN MENGGUNAKAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN NGLAJER BERBEK KABUPATEN NGANJUK Heri Prawoto; Meriana Wahyu Nugroho; Titin Sundari; Rahma Ramadhani
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i3.43117

Abstract

Rencana teknis pengamanan badan jalan yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran lalu lintas jalan di Kabupaten Nganjuk. Melalui identifikasi potensi risiko dan masalah di badan jalan tikungan berbahaya, daerah rawan kecelakaan, atau kelainan geometri lainnya. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui tebal perkerasan kaku (rigid pavement) yang dihasilkan oleh Metode AASHTO (1993) dan menentukan hasil perhitungan mencapai tebal perkerasan yang efisien dan ekonomis. Metode nya adalah AASHTO tahun 1993. Hasil dari penelitian adalah perkerasan kaku, tebalnya 32 cm, selain itu, terdapat lapisan lain dalam perkerasan yaitu lean concrete dengan tebal 15 cm, serta base A dengan tebal 15 cm. Metode perencanaan perkerasan AASHTO menunjukkan tebal pelat perkerasan akan meningkat seiring dengan pertumbuhan lalu lintas ekivalen pada masa pakai rencana tersebut. Namun, tebal pelat berkurang jika volume lalu lintas ekivalen menurun. Metode AASHTO 1993 dapat digunakan dalam perencanaan perkerasan jalan di Indonesia karena perhitungannya sudah sesuai atau mendekati kondisi di Indonesia.
Evaluasi Kuat Tekan Beton Berbahan Pasir Sungai Konto Kabupaten Kediri Di Aplikasikan Untuk Balok Dan Kolom Rumah Alwi Sihab; Rahma Ramadhani
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 1 (2023): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i1.1033

Abstract

Pembuatan beton menggunakan bahan agregat halus yang berasal dari Sungai Konto Kediri menjadi hal yang secara umum diaplikasikan dalam kaitannya dengan pekerjaan beton untuk pembangunan di wilayah Kabupaten Kediri khususnya di Desa Kunjang. Meski pemakaian pasir Sungai Konto Kediri belum diketahui kualitas agregat halusnya, namun banyak masyarakat menggunakan pasir tersebut sebagai alternatif utama sebagai bahan bangunan. Dari hal tersebut maka perlu dilakukanya penelitian lanjut mengenai uji kuat tekan beton terhadap pasir Sungai Konto Kediri sebagai bahan campuran beton. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode eksperimental menggunakan kuat tekan yang diinginkan yaitu sebesar 15 MPa, dengan menggunakan desain campuran berdasarkan SNI 03-2834-2000. Pada hasil pemeriksan gradasi pasir Sungai Konto Kediri dengan MHB 3.0 termasuk dalam zona pasir "Agak Halus" (Area III). Kandungan lumpur pada pasir Sungai Konto Kediri sebesar 2,1% memenuhi syarat maksimal. Adapun agregat kasar yang diperoleh dari Kediri memiliki kadar lumpur 0,2% yang memenuhi syarat yang diinginkan karena berada di bawah batas maksimum kadar lumpur 1%, dan hasil keausan agregat kasar sebesar 21,8%. Dengan hasil uji material tersebut maka didapatkan adalah pada umur 28 hari rata-rata kuat tekan beton sebesar 125,76 kg/cm² atau 12,32 MPa belum melampaui kuat tekan yang telah ditetapkan.
ANALYSIS OF TRANSPORTATION MODE CHOICE IN MALANG CITY USING MULTINOMIAL LOGISTICS METHOD Madu Sonia; Meriana Wahyu Nugroho; Titin Sundari; Rahma Ramadhani
Journal Innovation of Civil Engineering (JICE) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jice.v5i1.21348

Abstract

In every urban area, especially in the Malang area, modes of transportation are increasingly diverse, ranging from private vehicles, public transportation, to online-based transportation. This research aims to determine the choice of transportation mode using the multinominal logistics method. With this type of quantitative research and data sources through surveys conducted in 5 sub-districts of Malang City using the multinominal logistics method. The research results showed that 11% of respondents went from home to another place for work using private transportation, 3% of respondents were still students. 88% of working respondents and housewives chose public transportation, 97% of whom were still students. 9% of respondents who work and are housewives use online vehicles while 0% are still students. Keywords: Daily Activities; Household; Multinomial Logistic Regression; Mode Choice; Spatial.
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI PADA BETON f’c 18,68 MPa TERHADAP KUAT TEKAN Prastiyo, Muhammad; Ramadhani, Rahma; Nugroho, Meriana Wahyu; Sundari, Titin
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v12i2.48481

Abstract

Abu sekam padi memiliki unsur silika (SiO2) yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan tambah penyusun beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penambahan abu sekam padi pada beton. Perencanaan campuran beton penelitian ini mengambil referensi dari SNI 7656:2012 menggunakan proporsi perbandingan antara semen dan agregat halus, agregat kasar, abu sekam padi sebesar 1:3. Persentase penambahan abu sekam padi pada campuran beton sebesar 5%, 10%, 15% dari proposi agregat halus dan agregat kasar. Pengambilan sampel penelitian ini menurut Roscoe dimana ukuran sampel 10 buah per variabel, sehingga jumlah sampel keseluruhan dari 4 variabel yaitu 40 buah. Hasil penelitian ini kuat tekan dari kelompok BN nilai terendah 14,2 MPa, nilai tertinggi 35,6 MPa, dan rata-rata 23,78 MPa, kuat tekan dari kelompok BASP 5% nilai terendah 11,5 MPa, nilai tertinggi 23,5 MPa, dan rata-rata 18,44 MPa, kuat tekan dari kelompok BASP 10% nilai terendah 9,1 f’c, nilai tertinggi 24,4 MPa, dan rata-rata 15,56 MPa, kuat tekan dari kelompok BASP 15% nilai terendah 7,8 MPa, nilai tertinggi 25,3 MPa, dan rata-rata 14,73 MPa. Sedangkan hasil uji anova data kuat tekan beton didapat nilai Sig. 0,002; sehingga nilai Sig. 0,002 < 0,05 dapat dinyatakan terdapat pengaruh penggunaan abu sekam padi signifikan terhadap kuat tekan beton.
Evaluasi Kapasitas Tampung Sungai Konto Menggunakan Software HEC-RAS Abidin, Zainal; Nugroho, Meriana Wahyu; Ramadhani, Rahma
MEDIA KONSTRUKSI Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i4.47203

Abstract

The Konto River is an important river in East Java, Indonesia. It has its headwaters in the Argowayang-Anjasmoro Mountains in Malang District and flows northwest through Kediri District before emptying into the Brantas River in Jombang District. This river is a very important source of water, transportation, and agricultural land for the people of Jombang Regency and its surroundings. The purpose of this study is to determine the cross-sectional capacity of the downstream Konto River and reduce the impact of flooding on the surrounding community. The hydrological analysis used rainfall data from rain gauge stations STA Gudo, STA Bandar Kedungmulyo, and STA Perak to estimate the plan flood discharge. The results show that the Konto River embankment has an average area of 199.48 m² from STA 9+000 to 12+500, with a volume capacity of 718,138.00 m³.