Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Religion, Leadership and School Principals; Symbolic Interactionism Perspective Asmuri, Asmuri; Zakaria, Gamal Abdul Nasir; Palawa, Alimuddin Hassan; Rahman, Rahman
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i4.3823

Abstract

This study aims to analyze the leadership behavior of the madrasa principal in internalizing the religious values of the symbolic interactionalism perspective in the madrasa. This research was conducted using a phenomenological type of qualitative approach, in which researchers used interviews, observations, and documentation to obtain data in the field. The data analysis was carried out circularly through data presentation, data reduction, and concluding. The results showed that the leadership behavior of the madrasa principal in internalizing religious values from the symbolic interactionalism perspective was reflected in ritual practices as religious symbols that were displayed personally and collegially. In addition, sincerity is used as the basis for his perpetuation at the madrasa. This study implies that religious values must be internalized in every managerial activity in the madrasa to achieve the desired goals.
PENDIDIKAN ISLAM DI ERA ORDE LAMA: KEBIJAKAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT Nirmala, Atika; Jelita , Priti Ike; Asmuri, Asmuri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39565

Abstract

Artikel ini membahas kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama di Indonesia, serta dampaknya terhadap masyarakat. Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, pendidikan Islam mengalami berbagai perubahan signifikan, baik dalam hal kebijakan maupun implementasinya di lapangan. Kebijakan tersebut berfokus pada upaya untuk mengintegrasikan pendidikan agama dalam sistem pendidikan nasional, yang didorong oleh semangat nasionalisme dan kebutuhan untuk membentuk karakter bangsa yang berlandaskan pada nilai-nilai agama. Meskipun demikian, kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama juga menghadapi tantangan, seperti ketidaksetaraan dalam distribusi sumber daya dan perbedaan antara pendidikan agama tradisional dan pendidikan umum. Dampak dari kebijakan ini terlihat dalam perkembangan lembaga pendidikan Islam, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan agama, serta pembentukan identitas nasional yang lebih kuat. Artikel ini juga menganalisis bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi struktur sosial dan hubungan antara umat Islam dengan negara, serta bagaimana warisan kebijakan tersebut masih memengaruhi pendidikan Islam di Indonesia hingga saat ini.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA ORDE BARU Qadri, Wil; Asmuri, Asmuri; Muhammad, Ilham
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.39718

Abstract

Artikel ini membahas tentang kebijakan-kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library research). Metode kepustakaan (Library research) merupakan jenis penelitian yang data utamanya bersumber dari buku, jurnal, atau artikel. Penelitian ini menyoroti timbulnya berbagai permasalah seiring perkembangan zaman yang penyelesaiannya dapat mengunakan berbagai pendekatan yang berbeda dalam hal ini membahas mengenai kebijakan-kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Baru. Hasil dari penelitian ini ialah pada akhir pemerintahan orde lama yakni pada tahun 1965 baru muncul kesadaran terhadap masalah Pendidikan Islam. Kebijakan baru dicanangkan oleh kementrian agama yaitu dengan melaksanakan jenis Pendidikan serta pengajaran Islam dalam bentuk Pesantren Indonesia Klasik, Madrasah Diniyah, Madrasah Swasta, Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Pengakuan penuh orde baru mengenai madrasah merupakan bagian penting dari Sistem Pendidikan Nasional terjadi pada tahun 80-90an. Dalam hal ini madrasah mulai menggunakan kurikulum nasional seperti sekolah pada umumnya.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI SEKOLAH Asmuri, Asmuri; Panggabean, Witari Triarni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39960

Abstract

Artikel ini membahas mengenai kebijakan pendidikan Islam yang diterapkan di sekolah-sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari jurnal akademik, buku referensi, serta dokumen kebijakan pendidikan Islam di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif-analitis untuk memahami sejarah, implementasi, dan tantangan yang dihadapi dalam kebijakan pendidikan Islam di sekolah. Keberadaan pendidikan Islam di lembaga pendidikan, baik di sekolah umum maupun madrasah, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Kebijakan pendidikan Islam merupakan kebijakan publik di sektor pendidikan Islam. Seiring dengan perkembangan sejarah, kebijakan pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami berbagai perubahan, terutama setelah era Reformasi. Perubahan kebijakan yang signifikan telah dilakukan untuk menyesuaikan sistem pendidikan dengan tuntutan globalisasi dan modernitas, sembari tetap memperhatikan nilai-nilai agama. Namun, pelaksanaan kebijakan pendidikan Islam di sekolah-sekolah masih menghadapi berbagai kendala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia telah melalui rangkaian proses sejarah yang panjang. Pada awalnya, pendidikan agama tidak dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah umum. Kebijakan mengenai pendidikan agama yang diatur dalam Peraturan Pemerintah No 55 Tahun 2007 bertujuan untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan di Indonesia.
ANALISIS KEBIJAKAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DAN MADRASAH Pengelola, Pengelola; Akbar, Ridho; Syaifuddin, Muhammad; Asmuri, Asmuri
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 02 (2025): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/w1mxtf06

Abstract

This study examines the Indonesian government's policies regarding the funding standards for Islamic religious education in schools and madrasahs. Islamic religious education plays a strategic role in shaping students’ character and moral values. However, its implementation faces various challenges, particularly in terms of financial support. Using a literature review approach, this research evaluates key regulations such as Minister of Religious Affairs Decree (KMA) No. 211 of 2011, KMA No. 165 of 2014, and KMA No. 183 of 2019, and analyzes their implementation effectiveness in practice. The findings reveal ongoing disparities in fund allocation, delays in budget disbursement, and insufficient managerial capacity within Islamic educational institutions. Therefore, a comprehensive strategy is needed—encompassing budget transparency, financial management training, community involvement, and collaboration between the government and educational institutions—to ensure a more effective, accountable, and sustainable financing system for Islamic religious education.