Claim Missing Document
Check
Articles

Daya Dukung Kawasan Ekowisata Mangrove Equator Park Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap Kubu Raya Anyim, Martien; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Nurrahman, Yusuf Arief
Oseanologia Vol 2, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i2.64580

Abstract

Ekowisata merupakan kegiatan wisata yang mengedepankan aspek lingkungan. Ekosistem yang berpotensi utuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata adalah ekosistem mangrove, salah satunya kawasan ekowisata Equator Park Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap Kubu Raya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Daya Dukung Kawasan (DDK) ekowisata Equator Park Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap Kubu Raya. Penelitian dilakukan di kawasan ekowisata Equator Park Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap Kubu Raya. Data primer diambil menggunakan kuesioner pada 95 orang responden yang ditentukan berdasarkan metode sampling jenuh. Data sekunder diperoleh melalui wawancara langsung kepada pengelola kawasan ekowisata. Hasil penelitian mendapatkan bahwa kunjungan harian pada kawasan ekowisata Equator Park sejumlah 16 orang/hari, yang sebagian besar berasal dari Kota Pontianak (53%), dengan rentang umur 20 - 23 tahun (40%), jenis kelamin laki - laki (52%) dan jumlah kunjungan rata-rata 1-3 jam. Unit area yang disediakan pada kawasan ekowisata tersebut antara lain pendopo (120,12 m2), tracking dari beton (65 m), area photografi (15,12 m2) dan waktu pelayanan selama 8 jam. Hasil analisa mendapatkan Daya Dukung Kawasan (DDK) Equator Park adalah 103 orang/hari. Nilai tersebut masih mencukupi untuk mendukung kunjungan harian pada saat (16 orang/hari) sehingga aktivitas wisata di kawasan tersebut belum beresiko bagi ekosistem mangrove.
Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Ekstrak Etanol Teripang Acaudina molpadioides Perairan Paloh Sambas Sakina, Haiwatus; Sofiana, Mega Sari Juane; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Warsidah, Warsidah; Safitri, Ikha; Helena, Shifa
Oseanologia Vol 2, No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i1.59168

Abstract

Acaudina molpadioides pernah ditemukan terdampar di Paloh, Sambas pada Juli dan September 2021. Teripang ini diketahui memiliki potensi sebagai aktivitas antioksidan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis metabolit sekunder, aktivitas antioksidan dan toksisitas dari ekstrak etanol teripang A. molpadioides asal Paloh, Sambas. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazi). Senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol A. molpadioides mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin. Ekstrak memiliki aktivitas antioksidan dengan   inhibisi sebesar 32,55% pada konsentrasi 300 ppm. Toksisitas (LC50) ekstrak sebesar 171,22 ppm, yang tergolong dalam kategori sebagai toksik sedang dan dapat berpotensi sebagai antibakteri.
Karakteristik Morfologi dan Komposisi Ukuran Gastropoda Littorinidae di Wisata Hutan Mangrove Desa Sutera Kabupaten Kayong Utara Dwiastuti, Indah; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Safitri, Ikha
Oseanologia Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i1.92597

Abstract

Desa Sutera terletak di wilayah Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, memiliki kawasan mangrove seluas 17.780 Ha yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk gastropoda Littorinidae. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik morfologi dan komposisi ukuran gastropoda Littorinidae di kawasan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode survey dan untuk penentuan stasiun sampling menggunakan metode purposive sampling yang dilaksanakan pada September 2024. Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat empat spesies Gatsropoda dari famili Littorinidae di kawasan wisata hutan mangrove Desa Sutera, Kabupaten Kayong Utara, yaitu Littoraria scabra, L. carinifera, L. melanostoma, dan L. angulifera. L. melanostoma merupakan spesies terbesar (panjang 2,2 cm; lebar 1 cm), dicirikan oleh cangkang kekuningan meruncing dan aperture oval, sedangkan L. carinifera (panjang 1,5 cm; lebar 1,2 cm) memiliki cangkang kerucut kasar dengan putaran dekstral. L. scabra (panjang 1 cm; lebar 0,4 cm) berwarna cokelat gelap dengan aperture lingkaran, sementara L. angulifera (panjang 1,3 cm; lebar 1 cm) memiliki cangkang lonjong licin dan operculum keemasan. Distribusi spesies juga bervariasi, dengan L. carinifera, L. scabra, dan L. melanostoma banyak ditemukan di batang mangrove (treefauna), sedangkan L. angulifera lebih dominan di daun. Keberadaan gastropoda ini menunjukkan peran pentingnya dalam ekosistem mangrove sebagai dekomposer dan indikator kesehatan lingkungan. Temuan ini memberikan dasar penting untuk pengelolaan berkelanjutan kawasan wisata mangrove Desa Sutera.
Inventory Of Gastropods In The Coastal Area Of Desa Sungai Nibung West Kalimantan Safitri, Ikha; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Sofiana, Mega Sari Juane; Apriansyah, Apriansyah; Nurrahman, Yusuf Arief; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Enjella, Enjella; Ginting, Madi Juna Permalem
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5 No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v5i1.333

Abstract

Desa Sungai Nibung is a village located in Teluk Pakedai District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. This village is one of the conservation areas established by the Regional Government of West Kalimantan Province in 2020. Desa Sungai Nibung has a high diversity of natural resources, one of which is gastropods. Gastropods are organisms that act as grazers, scavengers, and predators. These organisms can live in waters, coastal and terrestrial. Its diversity has been reported to be more than 75,000 species. Several gastropods have been used by the local community as food with a high protein source. Gastropods found on the coast of Sungai Nibung Village are Ellobium, Cassidula, Nerita, Neritina, Chicoreus, Cerithidea, Littoria, Potamopyrgus, and Onchidium.
SOSIALISASI PENGOLAHAN MAKANAN SEHAT HASIL PERIKANAN LAUT DALAM USAHA PENINGKATAN KESEHATAN KELUARGA Nurdiansyah, Syarif Irwan; Warsidah, Warsidah
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 2 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i2.6792

Abstract

Sosialisasi pengolahan pangan dari hasil perikanan dan menjadikannya sebagai menu konsumsi keluarga diharapkan dapat menjadikan motivasi dan stimulan bagi masyarakat Desa Mekar Baru dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara mandiri ini merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi, yang diharapkan dapat menjadi jembatan informasi antara dunia akademis dengan masyarakat sekitarnya dalam usaha menyelesaikan persoalan yang terjadi dalam kehidupan bermasyaarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan ibu rumah tangga dalam mengolah ikan tongkol menjadi ikan asap dan abon ikan, serta menjadi makan ikan dan olahannya sebagai kegemaran yang dapat berdampak positif terhadap peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Sosialisasi ini diikuti oleh 15 orang peserta, terdiri dari ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah dan demonstrasi, dimana dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam memahami manfaat penting mengkonsumsi ikan dan mengolah ikan tongkol menjadi produk ikan asap dan abon ikan.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA BERSAMA MASYARAKAT DALAM KEGIATAN POROK BEACH CLEAN UP Nurdiansyah, Syarif Irwan; Helena, Shifa
Bina Bahari Vol 2, No 3 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v2i3.38

Abstract

Porok beach clean up is a voluntary effort to clean Porok Beach and marine waters so that the continuity of the marine ecosystem can continue. This activity involves students and the local community. The empowerment of Tanjungpura University marine science students together with the community in the Porok Beach Clean Up activity is to increase student and community awareness in maintaining the sustainable management of Porok beaches and waters as one of the tourist destinations on Lemukutan Island. The activity was attended by 40 students and 10 members of the public, who were actively involved in cleaning directly at the beaches and waters and continued with processing the collected waste and educational lectures by the implementing team. Based on the evaluation after the end of the activity, it showed that there was an increase in participants' awareness and enthusiasm in maintaining the cleanliness of the beaches and waters.Porok, beach clean up, ecosystem, lemukutan
Karakteristik Sifat Fisika Kimia dan Aktivitas Antioksidan dari Masker Gel Peel Off Berbasis Eucheuma Cottoni dan Sargassum Polycystum Putri, Kristina Meissy Andini; Warsidah, Warsidah; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Sihotang, Nesya Lia
Oseanologia Vol 4, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i2.93465

Abstract

Masker gel peel off adalah sediaan kosmetik praktis yang mudah digunakan dan dilepaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi bubur rumput laut Eucheuma cottonii dan Sargassum sp. terhadap karakteristik fisik, aktivitas antioksidan, dan homogenitas masker. Empat formula masker dibuat, yaitu F0 (tanpa bubur rumput laut), F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%). Evaluasi meliputi uji organoleptik, pH, viskositas, waktu pengeringan, aktivitas antioksidan (metode DPPH), dan homogenitas. Hasil menunjukkan pH masker antara 4,7"“5,4, sesuai dengan pH kulit. Viskositas meningkat dengan penambahan bubur rumput laut (F0: 12.100 cps, F3: 15.895 cps), serta waktu pengeringan yang lebih lama. Aktivitas antioksidan F3 (IC50 = 129,72 µg/mL) tergolong sedang dan mendekati efektivitas vitamin C (IC50 = 50 µg/mL), lebih tinggi dibandingkan formula lainnya (F1: 492,26 µg/mL, F2: 142,9 µg/mL). Uji homogenitas menunjukkan bahwa F0 dan F3 homogen sempurna, F1 tidak homogen, dan F2 cukup homogen. Kesimpulannya, penambahan bubur rumput laut mempengaruhi karakteristik fisik, aktivitas antioksidan, dan homogenitas masker, dengan F3 menunjukkan hasil terbaik.
Struktur Komunitas Kepiting Biola (Uca spp.) di Kawasan Mangrove Desa Jeruju Besar Kubu Raya Kalimantan Barat Jevriono, Jevriono; Nurrahman, Yusuf Arief; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Oseanologia Vol 4, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i2.95621

Abstract

Hutan mangrove berfungsi sebagai tempat hidup yang esensial bagi berbagai jenis makhluk hidup, termasuk kepiting biola (Uca spp.) yang memiliki peran ekologis signifikan sebagai pemakan detritus, pengolah sedimen, serta indikator kualitas lingkungan. Namun, tekanan antropogenik seperti alih fungsi lahan dan aktivitas masyarakat mengancam keseimbangan komunitas fauna tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur komunitas kepiting biola (Uca spp.) di kawasan ekosistem mangrove di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan di tiga stasiun dengan dominasi vegetasi mangrove berbeda. Data dikumpulkan melalui metode sampling secara purposif, dengan penangkapan kepiting menggunakan bubu payung saat air surut. Kepiting diidentifikasi hingga tingkat spesies di laboratorium. Parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, pH, serta oksigen terlarut diukur langsung di lapangan (in situ), sedangkan analisis substrat dilakukan di laboratorium (ex situ). Enam spesies Uca yang ditemukan adalah U. dussumieri, U. forcipata, U. rosea, U. tetragonon, U. coarctata, dan U. vocans. Nilai indeks keanekaragaman (H"™) tercatat pada kisaran 0,897"“1,511, dengan nilai keseragaman (E) cukup tinggi 0,817"“0,946, dan dominansi (C) rendah 0,264"“0,46, menunjukkan komunitas yang stabil tanpa spesies dominan. Kondisi lingkungan mendukung kelangsungan hidup Uca spp. Penelitian ini memberikan data awal penting untuk mendukung pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove berbasis fauna bentik.
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Pulau Karimata dalam Kegiatan Monitoring Terumbu Karang Kurniadi, Bambang; Minsas, Sukal; Helena, Shifa; Nurdiansyah, syarif Irwan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coral reefs are the main ecosystem of marine waters, having an ecological function as a habitat for most marine biota. Apart from that, it also functions as a sea wave defense in the first phase, so it can protect coastal areas including mangroves and settlements from wave abrasion. The fertility of coral reefs is an indicator of the fertility of the waters, and the abundance of potential biota for food such as fish and mollusks and other phyla. The aim of this PKM activity is to provide outreach and assistance to the Karimata coastal fishing community in an effort to monitor the health of coral reefs in the waters with Line Intercept Transect method of Karimata Island. The partners for this activity were the Betok Jaya village community consisting of teenagers and parents including housewives, totaling 25 participants and carried out for 7 days. The results of the activity evaluation show that partners in this activity have a good understanding of the importance of monitoring coral reef growth, and have skills in carrying out coral reef monitoring techniques and reporting accompanied by supporting data.
Sosialisasi dan Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) pada Praktikum Lapangan Nurdiansyah, syarif Irwan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Field practicum is one of the project-based learning activities (Project Base Learning), which makes students independent by learning directly from nature, in the field or in the community. The high risk of accidents and exposure to disease due to activities in the field has given rise to a control system, namely standard operating procedures (SOP) for occupational safety and health (K3), which are important to apply in every activity, especially in the laboratory or in the field. This community service activity (PKM) is to socialize and implement K3 SOPs in field practicum activities, to minimize risks during the activity, so that the learning process can run smoothly and achieve its goals. The activity was attended by 50 students participating in a combination of project-based courses in the Marine Science study program, with the delivery of material in lectures followed by practice in implementing K3 SOPs. Based on evaluations carried out before and after activities in the field, it shows an increase in the ability to understand K3 SOPs and all the impacts they cause.