Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Perairan Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Sebagai Kandidat Industri Garam Baru Helena, Shifa; Finirsa, Maura Aulia; Rahmat, Muhammad Farhan; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2022): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v5i3.56935

Abstract

Salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan produksi garam nasional yang setiap tahun kian meningkat adalah dengan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR). Desa Sebubus juga memiliki potensi yang sangat besar sebagai kandidat industri garam baru karena memiliki kelompok masyarakat pesisir binaan dinas setempat yang bergerak di bidang industri garam. Akan tetapi, bidang industri garam di Desa Sebubus belum melalui uji kualitas perairan, sehingga hasil produksi garam beberapa kali mengalami kualitas yang buruk. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui kualitas dan kondisi perairan di kawasan pesisir Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas berdasarkan kelayakan sebagai kawasan produksi garam. Penelitian ini menggunakan metode observasi untuk data primer yaitu salinitas, suhu udara, dan jenis tanah. Sedangkan pada data sekunder menggunakan literasi website data yaitu pasang surut, salinitas, curah hujan, suhu udara, lama penyinaran matahari, kelembaban udara, kecepatan angin, serta evaporasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai salinitas berkisar 29-33 ppt, suhu udara 26,3 °C, curah hujan 12,8 mm, lama penyinaran matahari 5,66 jam, jenis tanah lempung berpasir, kecepatan angin 1,4 m/s, kelembaban udara 86,6%, evaporasi 1,5 mm/day, dan pasang surut bertipe campuran condong harian ganda. Berdasarkan skoring dengan tabel Indeks Kesesuaian Garam menunjukkan hasil 56,7% yang artinya tidak sesuai. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kondisi cuaca dan iklim.
Nilai Guna Langsung Perikanan Tangkap di Kawasan Mangrove Desa Sungai Nibung Yustina, Yustina; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Kushadiwijayanto, Arie Antasari
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i2.79743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis biota hasil perikanan tangkap, mengestimasi pemasukan nelayan, dan mengestimasi valuasi ekonomi perikanan tangkap secara langsung di kawasan mangrove. Metode yang digunakan pada penelitian adalah dengan melakukan penyebaran kuesioner berjumlah 43 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis aktivitas pemanfaat sumber daya pada kawasan mangrove dan analisis kuantitatif untuk menghitung valuasi ekonomi kawasan mangrove. Hasil yang didapat menunjukkan terdapat 8 jenis biota perikanan tangkap yaitu kepiting, ikan gulama, ikan sembilang, ikan teri, ikan samge, gurita, udang rebon, dan udang vannamei. Hasil estimasi pemasukan nelayan Desa Sungai Nibung Rp. 2.014.544.000. Luas kawasan mangrove 8000 ha maka nilai ekonomi setiap meter persegi area panen adalah Rp. 439.217.
Kandungan Makronutrien dan Mineral Esensial pada Gastropoda Nerita undulata Asal Pulau Lemukutan Lukas, Novan Luis Pernando; Warsidah, Warsidah; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i2.66261

Abstract

Banyaknya ragam jenis gastropoda (siput laut) membuat peranan dan manfaat dari gastropoda dapat berpotensi besar sebagai penelitian, kurangnya pengolahan dan pengetahuan tentang manfaat, kandungan makronutien dan mineral esensial pada gastropoda maka perlu adanya penelitian mengenai hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk   mengetahui apa saja kandungan makronutien yang terkandung dalam daging Nerita undulata dan mengetahui kandungan dan kadar mineral esensial dalam Nerita undulata yang berlokasi di Perairan Pulau Lemukutan, Teluk Cina, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.   Pengamatan dilakukan dengan metode hand sampling, yang mana dalam pengambilan sampel   menggunakan tangan yang dilengkapi glove.   Hasil penelitian yang didapatkan dari gastropoda N. undulata kandungan proksimat dari karakteristik kadar abu, protein dan lemak secara berturut sebesar 0,31%, 57,84% dan 1,44%.   Sedangkan hasil kandungan mineral esensial dengan karakteristik Cu, Fe, Zn dan Mn secara berturut sebesar 0,0895 mg/kg, 0,2738 mg/kg, 0,1608 mg/kg dan 0,0218 mg/kg.
PENINGKATAN MUTU PRODUK IKAN TONGKOL ASAP MELALUI SOSIALISASI TEKNIK PENGEMASAN PADA POKLASHAR MARNIATI DI WILAYAH DESA TRITIRO Yasnidar, Yasnidar; Hasan, Tahirah; Helena, Shifa; Warsidah, Warsidah; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Bina Bahari Vol 2, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v2i2.37

Abstract

Smoked cob fish is one of the processed marine fisheries commodities which is much loved by the community, both local people and outside the Tritiro village area. The marketing of this smoked fish product reaches outside the Tritiro village area, which causes the need for packaging that can maintain the quality of the fish until it reaches the customer. This independent community service activity (PKM) aims to improve the quality of smoked fish products produced by smoked fish processing groups through socialization of packaging techniques using a vacuum sealer so as to extend the shelf life of smoked fish, especially in distribution outside the region. The activity was attended by smoked fish processor Poklashar Marniati in the South Kalumpang sub-village, with lecture and practice methods or demonstrations in using a vacuum sealer. The results of the activity show that packaging with a vacuum sealer can increase the durability of smoked tuna so that the risk of damage when shipping out of the area can be minimized. Monitoring and evaluation of packaging socialization activities with this technique is carried out during the PKM activity and up to 3 months after the completion of the activity. The monitoring and evaluation results show that this packaging socialization can increase the productivity of processed smoked fish in the village.Keywords : smoking, vacuum, sealer, smoked cob fish, Tritiro village
Sebaran Sarang Penyu Hijau (Chelonia mydas) Di Kawasan Konservasi Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil (Kkp3k) Paloh Desa Sebubus Kabupaten Sambas Romiyansah, Romiyansah; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Apriansyah, Apriansyah; Risko, Risko
Oseanologia Vol 3, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v3i2.83280

Abstract

This research aims to determine the distribution pattern of green turtle nests (Chelonia mydas) in the KKP3K Paloh area, Sebubus Village, Sambas Regency. This research was carried out in October 2021 in the Paloh Conservation, Coastal and Small Islands Conservation Area (KKP3K), Sebubus Village, Sambas Regency. The method used in this research is the purposive sampling method (Indriyanto, 2006). The sampling location was determined based on the landing location of the turtles to lay their eggs, then the results of the field survey were obtained in two segments, namely segment 2A and segment 3A which consisted of 15 sectors. Based on the results of 14 days of research, the total number of green turtles that came ashore and made nests in two segments was 234 green turtles. The number of green turtles that came ashore and made nests in segment 2A was 153 green turtles, the number of green turtles with egg-laying status was 108 nests and the number of green turtles with non-laying status was 45 nests. Meanwhile, the number of green turtles that came ashore and made nests in segment 3A was 81 green turtles and the total number of green turtles found in nesting status was 50 nests and the total number of green turtles found in non-nesting status was 31 nests. Sector 8 is a place where many turtles lay their eggs with an average nest temperature of 290C in 27 nests. The morisita index (distribution) of egg-laying and non-laying green turtles (Chelonia mydas) in segment 2A totaled 156 nests and in segment 3A totaled 78 nests, the morisita index Id was 1, so the population distribution was in the uniform category. Based on direct observations in the field, there are several factors that influence green turtles to lay eggs and not lay eggs. Factors influencing green turtles in the process of making egg nests are the temperature conditions of the nest that allow it and the conditions of the surrounding environment such as rubbish and the slope of the beach which is not in the form of a cliff or steep.
Komposisi Gastropoda Littorinidae Di Ekosistem Mangrove Desa Sutera Kayong Utara Ayzah, Dzul Khoidzah All; Safitri, Ikha; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Handayani, Creani
Oseanologia Vol 3, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v3i2.82612

Abstract

Desa Sutera merupakan salah satu Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) di Kalimantan Barat yang kaya akan sumber daya hayati laut dan ekosistem penting. Mangrove memiliki peran signifikan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi gastropoda di ekosistem mangrove Desa Sutera, Kayong Utara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2024 dengan menggunakan metode eksploratif. Gastropoda yang ditemukan diidentifikasi jenisnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga spesies gastropoda, yaitu spesies L. melanostoma memiliki panjang rata-rata 1,7 cm dan lebar 1,00 cm. Sementara itu, L. scabra memiliki panjang rata-rata 1,73 cm dan lebar 1,1 cm. Sedangkan L. carinifera memiliki ukuran yang sedikit lebih besar, dengan panjang rata-rata 1,8 cm dan lebar 1,3 cm.
Daya Dukung Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah Kalimantan Barat Laksmitandari, Gania Ahlul Jannah; Warsidah, Warsidah; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Haq, Izhar Amirul
Oseanologia Vol 3, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v3i2.84043

Abstract

Ekowisata yang merupakan segala aktivitas yang terkait dengan alam. Ekosistem yang dapat dijadikan kawasan ekowisata adalah ekosistem mangrove, salah satunya adalah kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Daya Dukung Kawasan (DDK) ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah. Penelitian dilakukan di kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah Kelurahan Tanjung Kabupaten Mempawah. Data primer diambil menggunakan kusioner dengan 80 orang responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Data sekunder diperoleh melalui wawancara langsung bersama pengelola kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah. Hasil penelitian   mendapatkan kunjungan harian pada kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah   sejumlah 8 orang/hari, sebagian besar berasal dari Kabupaten Mempawah (63%) dengan rentang umur 21-30 tahun (46%), jenis kelamin perempuan (54%), dan jumlah kunjungan rata- rata 1-3 jam. Unit area yang tersedia di kawasan ekowisata tersebut antara lain pendopo (16 m ²), tracking (68 m), photografi (20   m ²), outbound (120 m ²) dan waktu pelayanan selama 8 jam. Hasil analisa mendapatkan Daya Dukung Kawasan (DDK) Pantai Tanjung Burung Mempawah adalah 145 orang. Nilai tersebut masih mencukupi untuk mendukung kunjungan harian pada saat ini (8 orang) sehingga aktivitas wisata di kawasan tersebut belum beresiko bagi ekosistem mangrove.  
Fraksinasi dan Potensi Antioksidan dari Ekstrak Protein Kasar dari Spons Haliclona sp Asal Perairan Spermonde Sulawesi Selatan Warsidah, Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane; Safitri, Ikha; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 15 No. 2 (2023): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v15i2.25557

Abstract

Sponge Haliclona Sp is a member of the phylum porifera class Demospongia which is found living in the waters of the spermonde coral reefs of South Sulawesi. Its interaction with various microorganisms that live in the waters causes the formation of various kinds of active compounds and biological activities that are important in the world of health. The purpose of this study was to extract and fractionate protein from the Haliclona Sp sponge from Spermonde waters through confirmation using ammonium sulfate at various antioxidant levels, and to determine the content and activity of the protein in each fraction. The results showed that the protein content and antioxidant activity (IC50) of each fraction were, among others, in fraction 1 (0-30%) of 0.143 mg/L and 78.11 mg/L, fraction 2 (31-50%) 0.045 mg/L and 153.55 mg/L, fraction 3 (51–70%) of 0.020 and 161.12 mg/L, and fraction 4 (71–90%) of 0.112 and 104.71 mg/L, while crude protein of 0.277 mg/L and 115.22 mg/L. Ascorbic acid as a positive antioxidant control in this study resulted in an antioxidant activity of 2.74 mg/L.
Morfometri dan Karakteristik Reproduksi (Rasio Kelamin dan Indeks Kematangan Gonad) Kerang Darah (Anadara granosa) di Perairan Pemangkat Kota Kalimantan Barat Trisnadi, Yogi Septia; Muliadi, Muliadi; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2024): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i3.71417

Abstract

Anadara granosa, yang dikenal sebagai kerang darah, merupakan spesies bivalvia dengan potensi dan nilai ekonomi yang signifikan, menjadikannya sebagai sumber protein dan mineral penting bagi konsumsi manusia. Selain itu, sebagai organisme penyaring (filter feeder), A. granosa berperan sebagai bioindikator untuk mendeteksi pencemaran air laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik morfometrik, rasio jenis kelamin, dan indeks kematangan gonad A. granosa, serta mengevaluasi kondisi lingkungan yang memengaruhi populasinya di perairan pesisir Pemangkat, Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan di dua stasiun yang berbeda menggunakan metode belt transect, dimana pada setiap stasiun dibuat dua transek dengan jarak antar transek sejauh 10 m dan panjang transek 25 m yang tegak lurus terhadap garis pantai. Pengukuran morfometrik menunjukkan bahwa panjang cangkang jantan berkisar antara 2,3-5,5 cm, dengan lebar cangkang 1,8-4,2 cm dan tinggi cangkang 1,6-4,0 cm. Cangkang betina memiliki panjang antara 2,2-5,6 cm, lebar cangkang 1,7-4,0 cm, dan tinggi cangkang 1,5-4,0 cm. Rasio jenis kelamin yang diamati adalah 2:1 (jantan dan betina), dengan indeks kematangan gonad pada jantan berkisar antara 28,93-40,28%, dan pada betina antara 0,00-26,98%. Parameter lingkungan di daerah penelitian umumnya tidak optimal bagi spesies ini, kecuali pH yang berada dalam kisaran yang mendukung.
Nutritional value of mangrove snails Littoraria melanostoma from Desa Bakau West Kalimantan Sofiana, Mega Sari Juane; Safitri, Ikha; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Oktavia, Oktavia
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 6 No 1: May 2024
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v6i1.2500

Abstract

Desa Bakau Village is a coastal area in Sambas Regency, West Kalimantan, which has the potential for mangrove forests with a high level of diversity. The mangrove ecosystem is a habitat for various types of biota, such as gastropods, generally known as snails. People often consume multiple gastropods using different processing methods. The nutritional content of the gastropods consumed by the people of Desa Bakau is not yet known. Therefore, this study aims to determine the nutritional composition of a gastropod from Desa Bakau (Littoraria melanostoma), including carbohydrates, protein, fat, ash content, water content, and minerals. Sampling was carried out in August 2022 in the mangrove area of Desa Bakau using the exploration method. Determination of nutritional content is carried out by referring to AOAC (2005). Proteins were analyzed by the Kjeldahl method. Fat was analyzed using the Soxhlet method. Macrominerals (Na, K, Mg, Ca, and P) were determined using an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The nutritional content of Littoraria melanostoma is water content (1.51%), ash content (22.81%), protein (49,00 %), fat (3.60%), and carbohydrates (23.08%). The highest macromineral in Littoraria melanostoma is calcium at 71.38%. Thus, this mangrove snail can be used as a good alternative source of animal protein for human consumption at a relatively affordable price.