This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pelangi Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan BIOMA Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pendidikan IPA Veteran SEJ (Science Education Journal) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Journal of English Education, Literature and Linguistics PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Biogenerasi RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI INTELEKTIUM Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pijar MIPA Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Biological Science and Education Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa (Jurnal PKM BATASA) Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA TANAM ANGGREK DENGAN MENGGUNAKAN “TEKNOLOGI HIDROPONIK” Deni Nasir Ahmad; Luluk Setyowati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 3, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.444 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v3i2.2109

Abstract

ABSTRAKPermasalahan dari mitra pengabdi kami adalah a. bagaimana mahasiswa binaan mitra khususnya mahasiswa pembudidayaan bisa mengembangkan kultur tanaman budaya Indonesia dikenal masyarakat umum khususnya negara lain, bahwa jenis anggrek di Indonesia memiliki keunikan anggrek yang berbeda dengan negara lain. b. anggrek juga memiliki perawatan yang ekstra sehingga di perlukan media tanam anggrek supaya tidak merawatnya ekstra dan bisa dikmati penyuka tanaman bunga. Dari permasalahan mitra tersebut tim pengabdi menggunakan metode pengabdian masyarakat yakni melakukan pemaparan materi dan pelatihan teknologi hidroponik sebagai media tanaman anggrek dan memberikan pengalaman serta pengetahuan kepada mitra pengabdi bahwa anggrek bisa menjadi nilai ekonomis. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yakni mitra memperoleh banyak informasi mengenai jenis anggrek dan dapat menyimpulkan sendiri bahwa perlunya jenis anggrek di budidayakan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat yakni 1. Memanfaatkan teknologi hidroponik sebagai media tanam anggrek sangatlah diperlukan guna membudidayakan jenis anggrek tertentu agar tidak mengalami kepunahan. 2. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini mitra dalam hal ini para mahasiswa memperoleh masukan dan ide kreatif dalam meningkatakan nilai ekonomis daerah pada masing-masing tempat tinggalnya di wilayah asal mahasiswa. 3. Memberikan pemahaman baru bahwa biasanya anggrek tidak dapat digunakan untuk tanaman hidroponik ternyata sudah bisa digunakan dengan persyaratan tertentu. Kata Kunci : hidroponik; anggrek; teknologi. ABSTRACTThe problems of our service partners are a. how partner-assisted students, especially cultivating students, can develop Indonesian cultural plant culture known to the general public, especially other countries, that the type of orchid in Indonesia has a unique orchid that is different from other countries. b. orchids also have extra care so that the orchid growing media is needed so as not to care for them extra and can be loved by those who like flowers. From the problems of the partners, the service team used community service methods, namely the presentation of materials and training in hydroponic technology as a medium for orchid plants and provided experience and knowledge to service partners that orchids could be of economic value. As a result of community service activities, partners get a lot of information about the types of orchids and can conclude for themselves that the need for orchids is cultivated. Conclusions from community service activities namely 1. Utilizing hydroponic technology as an orchid growing media is needed to cultivate certain types of orchids so they do not experience extinction. 2. In this community service activity partners in this case the students get creative input and ideas in increasing the economic value of the area in each place of residence in the student's home region. 3. Gives a new understanding that normally orchids cannot be used for hydroponic plants but can already be used with certain requirements. Keywords: hydroponics; orchid; technology.
PEMBINAAN KEPEDULIAN PESERTA DIDIK PADA LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN MEMBERIKAN PELATIHAN MENANAM HIDROPONIK TEKNIK VERTICAL GARDEN Deni Nasir Ahmad
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.291 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.424

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penanaman tanaman hidroponik dengan teknik vertical garden di SMPN 1 Cijeruk, Bogor, Jawa Barat. Tujuan kegiatan ini  adalah memberikan penyuluhan ke peserta didik betapa pentingnya keasrian, kenyamanan dan keindahan pada lingkungan sekolah. Kedua, memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk membuat teknologi hidroponik dengan teknik “vertical garden”. Tujuan selanjutnya adalah memberikan alat peraga tekhnologi hirdoponik teknik “vertical garden” ke sekolah sebagai media pembelajaran cinta dan perduli lingkungan. Hasil dari kegiatan tersebut adalah tim pengabdian masyarakat mampu menumbuhkan antusiasme peserta didik dalam menerima materi dan pelatihan. Kedua, peserta didik dan guru sekolah memiliki pengetahuan baru tentang teknologi rekayasa vertikal. Ketiga, pengetahuan yang didapat dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan membuat lingkungan sekolah menjadi indah dan nyaman dalam kegiatan pembelajaran. Keempat, pemberian alat praga kepada sekolah sebagai hasil dari kegiatan pelatihan. Kesimpulan bahwa pelatihan tanam hidroponik mampu menanamkan sifat peduli lingkungan dari peserta didik.
Interferensi Bahasa Betawi dalam Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Depok Aster Pujaning Ati; Deni Nasir Ahmad
INTELEKTIUM Vol 2 No 1 (2021): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v2i1.241

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk interferensi bahasa Betawi pada tataran morfologi dalam karangan eksposisi bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 17 di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena penelitian kualitatif merupakan penelitian yang paling cocok untuk menganalisis kebahasaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Tekniknya yang digunakan yaitu metode pustaka dengan membagi wacana menjadi beberapa kalimat untuk dikelompokkan dan dianalisis berdasarkan unsur pembentuknya kemudian diteruskan menggunakan teknik dasar sadap dan teknik lanjutannya teknik catat.Pada penelitian ini jumlah sampel sepertiga jumlah karangan dari satu sekolah Unsur interferensi morfologi ditemukan terdapat di 84 kalimat dari 260 kalimat atau dapat di persentasekan sebesar 32.3%. Berdasarkan analisis aspek morfologi yang sering muncul adalah perubahan vokal dan konsonan digunakan oleh peserta didik sebanyak 18 kali atau 6.9%. Penghilangan vokal dan konsonan yang digunakan peserta didik sebanyak 10 kalimat atau 3.8%. Sedangkan yang paling jarang muncul adalah penggunaan reduplikasi dan diftong dimana masing-masing hanya terjadi 6 kali atau 2.3%.
Analysis of SAVI Learning Model with the Task of Observation of Video on Science Learning in Producing Analytical Thinking and Critical Thinking Abilities Deni Nasir Ahmad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v7i1.543

Abstract

The aim of the researcher is to find out how much change in learning outcomes (analytical thinking and critical thinking skills) by using the SAVI learning model with the assignment learning method using the learning media of science learning video recordings that have been prepared by the researcher. The method used in this research is quantitative research with quasi-experimental research methods in managing research data using the t-test and to see if there is a linear relationship, the researcher tests the hypothetical pre-test before testing the hypothesis or t-test. The results of the study were that there was no indirect relationship between the SAVI learning model and the science learning video observation task on analytical thinking skills and there was a relationship between the SAVI learning model and the science learning video observation task on critical thinking skills. It can be concluded that the Somatic, Audiotorist, Visual and Intelligence (SAVI) learning model can improve and help develop critical thinking skills while improving and developing analytical thinking skills requires learning stages that emphasize an initial or previous learning experience in learning when using the model SAVI learning
Pengedukasian Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Kejahatan Seksual Online dalam Upaya Sekolah Membentuk Karakter Remaja Bertanggungjawab Deni Nasir Ahmad
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.197 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v3i2.2795

Abstract

The purpose of this extension activity is so that students gain knowledge about their reproductive health and how to use social media online wisely. This activity is carried out so that students in this case the age of adolescents approaching adults gain knowledge and the foundation of the character of responsibility to themselves so that teenagers can fortify themselves through knowledge that has been given thoroughly and build self-confidence through character building material for students. In carrying out the community service activities, the servant performs an approach or method of dedication in the form of counseling with material exposure activities, giving questionnaires and interactive discussions between devotees and students. From the results of community service activities that have been carried out, it can be concluded that the service participants obtain new knowledge about reproductive health and efforts to prevent sexual violence on social media online and for servants to gain new knowledge and experience on how to approach character education after adolescence in the age of globalization.
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PROSES MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED INSTRUCTION DAN STUDI KASUS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Deni Nasir Ahmad; Mal Alfahnum; Sepni Yanti
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 9 No 1 (2021): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem-based Instruction (PBI) adalah bentuk pengembangan pengetahuan siswa melalui pengajuan pertanyaan yang penuh dengan makna, mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti yang terkait dengan permasalahan yang dihadapi, mengusulkan suatu penjelasan tentang masalah yang dihadapi, dan pengambilan tindakan yang dibenarkan untuk memecahkan masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu: a) untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan metode pembelajaran keterampilan proses melalui metode pembelajaran PBI pada mata pelajaran Biologi; b) untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi; c) untuk mengetahui seberapa besar perbedaan antara pendekatan pembelajaran keterampilan proses melalui metode pembelajaran PBI dengan metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi. Metode penelitian yang dgunakan yaitu quasi eksperimen. Uji stastistik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji-t. Adapun hasil dari penelitian sebagai berikut:  a) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan pendekatan pembelajaran keterampilan proses melalui metode pembelajaran PBI pada mata pelajaran Biologi; b) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi; c) terjadi perbedaan hasil pembelajaran dimana metode atau model pembelajaran PBI lebih tinggi atau lebih baik dari pada metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Biologi.
MENANAMKAN NEW ENVIROMENTAL PARADIGMA (NEP) DALAM PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS MASALAH Deni Nasir Ahmad; Kasih Haryo Basuki
Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pena Volume 13 Nomor 1 Mei 2022
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54776/jip.v13i1.320

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menerapkan perilaku ramah lingkungan kepada peserta didik melalui pembelajaran berbasis masalah guna menanamkan New Environmental Paradigm (NEP). Metode penelitian adalah kajian pustaka dimana peneliti mengambil beberapa sumber hasil penelitian dari jurnal ilmiah kemudian dilakukan observasi data dan hasilnya dilakukan pembahasan hasil penelitian. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa menanamkan New Environmental Paradigm (NEP) merupakan suatu keharuskan guna menciptakan kesadaran terhadap lingkungan terhadap masalah-masalah yang ada di lingkungan dimana pembelajaran ini mengharuskan peserta didik dapat mengembangkan kemampuannya dalam menyelesaikan masalah tersebut. Kesimpulan dalam penelitian adalah menanamkan  New Environmental Paradigm (NEP) dalam berprilaku ramah lingkungan  berbasis masalah sangatlah perlu dilakukan guna menghasilkan pengalaman dalam pembelajaran dimana peserta didik mampu menyelesaikan masalah dengan kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik
Membangun Kesadaran Masyarakat Melalui Program Kebersihan dan Penanaman Tumbuhan Pada Lingkungan Masyarakat di Sekitar Sungai Ciliwung, Kelurahan Tanjung Barat Deni Nasir Ahmad
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i1.2846

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pelayanan kepada lingkungan masyarakat mengenai perbaikan lingkungan serta menanamkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, kesehatan dan mencegah banjir atau longsor dengan akibat terkikisnya tanah di tepian sungai ciliwung dengan menanam tanaman anti longsor. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah a. Observasi langsung, b. Melakukan kegiatan perencanaan proyek perbaikan lingkungan dimana kami membagi tim dengan beberapa tugas dan kegiatan yakni, langkah pertama membersihkan aliran sungai ciliwung, langkah kedua penanaman tanaman anti longsor dan terakhir melakukan pemilahan dan pengolahan sampah anorganik. c. Melakukan evaluasi dan shering bersama untuk menemukan kesepakatan bersama dalam melakukan perbaikan lingkungan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi terdiri dari : a. peserta diberikan pengetahuan umum mengenai jenis tanaman tepian sungai dan diberikan bibit tanaman yang akan ditanam untuk tanaman pencegah longsor sekaligus untuk penghijauan sekitar tepian sungai kegiatan dilakukan bersama komunitas “ngumpal” (Ngumpul Anak Lintas Ciliwung). b. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tim pengabdi membagi 3 kelompok dengan lokasi tugas berbeda-beda dan dengan tugas kelompok yang sama. c. Setelah membagikan kelompok kerja maka tim pengabdi melakukan kegiatan membersihkan sekitar aliran sungai dan kegiatan penanaman pohon atau tanaman tahan longsor. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu : a. Masyarakat sangat menerima dan menyambut secara positif dari kegiatan yang tim pengabdi telah lakukan. b. Masyarakat mulai terlihat peduli dengan mau mendengar penyuluhan dan mengikuti seluruh kegiatan yang telah tim pengabdi rancang untuk kegiatan pengabdian.
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritik dan Konsep Diri terhadap Prestasi Belajar IPA Deni Nasir Ahmad
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.871 KB) | DOI: 10.30998/formatif.v5i1.162

Abstract

The aim of the research is to determine the direct effect of the ability to critical thinking the learning achievement of natural science. Knowing the direct influence of the self concept-learners to learning achievement of Natural Sciences. Knowing directly influence the ability to critical thinking of the self concept-learners. Knowing the indirect effect of the ability to critical thinking of the learning achievement of Natural Sciences through the concept of self-learners. The method used is a survey. Samples were obtained through the Multi Stage Random totaling 88 students from junior high schools throughout the subdistrict Sukmajaya is to SMPN 3 Depok and SMPN 4 Depok. Data collection was conducted by administering questionnaires and by conducting tests of learning achievement. The data were analyzed through descriptive statistics, Pearson's correlation coefficient double, determination coefficient and regression analysis. The statistical test used was t-test and F-test. The experiment was conducted on 6th May 2013 to 7 May 2013. The results showed the effect of the ability to critical thinking and self-concept of students towards science learning outcomes in Junior High School eighth grade se-kecamatan Sukmajaya Depok, that is 1) The ability to critical thinking of the learning achievement of Natural Sciences are indirectly influence significant is tcount < ttable or 1,539 < 2,000, 2) The concept of self-learners to learning achievement are indirect effect is significant, is tcount < ttable or 1,414 < 2,000, 3 ) The ability to critical hinking of the concept of self-learners there is a significant direct effect is tcount > ttable or 2.522 > 2.000, 4) The ability to critical thinking of the learning achievement of Natural Sciences through self concept there is a significant indirect effect is tcount < ttable or 0.383 < 2.000. Keywords: thinking Criticism, Self Concept, Science Learning Achievement.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN IQRA DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS DAN PEDULI LINGKUNGAN Deni Nasir Ahmad; Luluk Setyowati
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5806/jh.v2i4.40

Abstract

The purpose of this study was to find out the use of the Iqra' learning model in developing religious and environmental character. Literature review method where researchers take several research articles that have been published in national journals and national proceedings. The results of the research, namely from the two characters, namely religious characters and caring for the environment, provide an explanation that the Iqra learning model is very suitable to be used in character cultivation because it emphasizes learning experiences and solutions in solving problems that exist in the environment. It can be concluded that learning with the Iqra 'model is very suitable for inculcating characters, namely religious characters and caring for the environment because learning activities are in the form of inviting students to participate in all learning activities.