Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pandangan Hukum Islam terhadap Perempuan yang Berkarir Dalam Masa Iddah Bagus Pribadi; Sutisna Sutisna; Kamalludin Kamalludin
As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Vol 5 No 1 (2023): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.277 KB) | DOI: 10.47467/as.v5i1.2434

Abstract

This thesis disscuss “Islamic Law Perspectives On Women Who Run Career In The Iddah Period”. This study examines the perspectives of islamic law in regard of women who have careers during the iddah period. More detail is the problem of women who runs her career during the iddah period. This study aims to analyze how islamic law views women who careers during the iddah periode. This research that uses a qualitative describe method, which describes the perspectives of islamic law. The result of this study are women who have a career in legal iddah period are allowed, as long as it do not violate the rules of islamic law and is urgent to fulfill their needs. Women who have career during the iddah period are allowed on condition that they do not cross the boundaries, such as going out in clothes that provoke men’s eyes, wearing fragrances that attract men’s desire. Key word: Islamic Law, Career Women ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang “Pandangan Hukum Islam Terhadap Perempuan Yang Berkarir Dalam Masa Iddah”. Penelitian ini mengkaji tentang pandangan hukum Islam terkait perempuan yang berkarir dalam masa iddah. Lebih rinci yaitu masalah seorang perempuan yang menjalankan karirnya dalam masa iddah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pandangan hukum Islam tentang perempuan yang berkarir dalam masa iddah. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan pandangan hukum Islam. Hasil dari penelitian ini yaitu wanita berkarir dalam masa iddah hukumnya dibolehkan, selama hal tersebut tidak melanggar aturan-aturan syariat Islam dan merupakan suatu keperluan yang mendesak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Wanita berkarir dalam masa iddah dibolehkan dengan ketentuan tidak melewati batas seperti keluar dengan pakaian yang memicu pandangan laki-laki, memakai wewangian yang menimbulkan perhatian para laki-laki. Kata Kunci: Hukum Islam. Wanita karir
PENGARUH KEPERCAYAAN TAHUN ALIF TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS KECAMATAN JONGGOL KABUPATEN BOGOR TIMUR) Alif Fajar As-Shiddiqy; M Kholil Nawawi; Kamalludin
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.532 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.129

Abstract

Belief in the Year of Alif is a myth that spreads in the community of Jonggol District, East Bogor Regency, where people believe that if you do big events such as weddings, circumcision, thanksgiving and others in that year it will bring disaster. This study is to determine the effect of the belief in the Year of Alif on family harmony in the perspective of the people of the District of Jonggol and to determine the perspective of Islamic law regarding the belief of the Year of Alif on family harmony. The type or method used is descriptive qualitative, with data collection techniques used are interview and documentation methods. The results of the study conclude that the influence of belief in the Year of Alif on family harmony does not affect family harmony but belief in the Year of Alif causes shirk so that it cannot be an excuse for not doing big events, especially holding weddings in the year of Alif. Based on the conclusion above, people should not believe in the myth of the Year of Alif which is contrary to the teachings of Islam. And prevent the occurrence of acts of shirk by believing in the year of Alif subtly without violence so that people do not carry out traditional practices that are not sourced from Islamic law. Keywords: Alif Year, Family Harmony, Islamic Law
STRATEGI MEDIA RELATIONS HUMAS UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR DALAM MENINGKATKAN CITRA POSITIF LEMBAGA Zahara Aulia Rahmah; Kamalludin; Retno Triwoelandari
KOLONI Vol. 1 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.044 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i4.262

Abstract

In the reformation era, mass media has become one of the most effective tools to convey information to a wide audience. So Public Relations, which functions as a bridge of information between institutions and the community, uses the media as a tool to disseminate information and improve a positive image for the institution, this is done through media relations. This study aims to determine the media relations of Ibn Khaldun University Bogor Public Relations in increasing the positive image of the institution. This study uses descriptive qualitative methods, and data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results show that the Public Relations of Ibn Khaldun University Bogor in implementing the media relations has implemented five strategies, namely, 1) providing service to the media according to what is needed, 2) building a reputation so that it can be trusted by providing information from experts or sources who can be trusted and in accordance with their fields, 3) provide good information scripts, and are supported by photos and videos to complement the information provided to media partners, 4) cooperate in providing the information needed by media partners, 5) provide verification facilities to meet the satisfaction of the media partners. media partners to the information they want to know. Keywords: Strategy Media Relations, Public Relations of Ibn Khaldun University Bogor, Positive Image.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HAFALAN Al-QUR'AN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN DAARUL RIYADHOH AR-ROSYADY Nunik Syifa Fauziah; Fahmi Irfani; Kamalludin Kamalludin
KOLONI Vol. 1 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.317 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i4.274

Abstract

The process of implementing memorizing the Qur'an by students in Islamic boarding schools includes several methods of memorizing. The guidance of a teacher is also very important in the process of memorizing the Al-Qur'an to correct and straighten the recitation of the Al-Qur'an both in terms of makhraj, as well as the length of the short reading. Al-Qur'an memorization lessons at Daarul Riyadhoh Ar-Rosyady Islamic Boarding School, Cimanggu Pabuaran, Bogor City, are an additional program that is carried out at salafiyah Islamic boarding schools. The purpose of this study is to find out the efforts and methods used by the teacher to improve the quality of memorizing the Qur'an as well as the supporting and inhibiting factors in the process of memorizing the Qur'an for students at Daarul Riyadhoh Ar-Rosyady Islamic Boarding School. The method used in this research is descriptive qualitative, the steps in this research are collecting data, analyzing and developing conceptual. Collecting data in this descriptive qualitative research using observation, interview, and documentation methods. The conclusion from this study is that the efforts made by the teacher in improving the quality of memorizing the Qur'an consist of: Providing motivation, correcting readings, creating a pleasant learning atmosphere, providing rewards and punishments, guiding muraja'ah and using various methods, different methods. teachers apply in improving the quality of Al-Qur'an memorization, namely: the wahdah method, the kitabah method, the jama' method, the talaqqi method, and sima'an Al-Qur'an, supporting factors in improving the quality of Al-Qur'an memorization: emotional students, the appropriate method, and the motivation given by the teacher, as for the obstacles in memorizing the Qur'an, namely: There are students who have not been able to read the Al-Qur'an, lack of motivation, and a feeling of laziness. Keywords: teacher's efforts, quality of memorizing the Qur'an.
Peran Guru Mengaji Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Iqro di TPA Mina Sawangan Depok Ifma Rihhadatul Aisy; Salati Asmahasanah; Kamalludin
Rayah Al-Islam Vol 6 No 2 (2022): Rayah Al Islam Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v6i2.606

Abstract

Peran guru merupakan orang yang berprofesi sebagai pengajar dan memiliki tanggung jawab untuk memberikan ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuan dan membimbing peserta didik menuju kedewasaan serta membentuk moral yang baik. Peran guru juga memiliki sebuah peran penting dalam pembelajaran kepada peserta didik di lembaga TPA. TPA merupakan salah satu kegiatan pendidikan non formal yang berada ditengah-tengah masyarakat seperti mengaji. Sebagai langkah awal mengaji Iqro peserta didik harus mengenal huruf-huruf hijaiyyah. Peserta didik mengaji menggunakan buku Iqro karena Iqro dalam prakteknya tidak menggunakan alat yang maca-macam, Iqro lebih menekankan pada bacaan langsung yang tanpa dieja kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatnya kemampuan membaca Iqro dalam mengaji di TPA Mina Sawangan Depok. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif study kasus, dilakukan di TPA Mina Sawangan Depok sejak April sampai Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru mengaji dalam meningkatkan kemampuan membaca Iqro dilakukan dalam proses pelaksanaan dengan penerapan metode dalam meningkatkan kemampuan membaca Iqro, guru melaksanakan pembelajaran Iqro sambil bernyanyi dan mengadakan evaluasi membaca Iqro. The role of the teacher is a person who works as a teacher and has the responsibility to provide knowledge, develop abilities and guide students towards maturity and form good morals. The role of the teacher also has an important role in learning to students in TPA institutions. TPA is one of the non-formal education activities that are in the midst of society such as reciting the Al-Quran. As a first step in reciting Iqro, students must know the hijaiyyah letters. Students recite the Al-Quran using the Iqro book because Iqro in practice does not use various tools, Iqro emphasizes direct reading without being re-spelled. This study aims to determine the increase in Iqro's reading ability in the Al-Quran at TPA Mina Sawangan Depok. The method used is a qualitative case study approach, carried out at the Mina Sawangan TPA Depok from April to June 2022. The results show that the role of the Al-Quran teacher in improving Iqro reading skills is carried out in the implementation process by applying methods to improve Iqro reading skills, the teacher carries out Iqro learning while singing and conducting an Iqro reading evaluation.
Konsep Tiga Pilar Dakwah Mohammad Natsir dan Relevansi Perkembangan Dakwah di UIKA Bogor Faizal Fahrul; Ibdalsyah; Kamalludin
Rayah Al-Islam Vol 6 No 2 (2022): Rayah Al Islam Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v6i2.614

Abstract

Konsep tiga pilar merupakan ide;gagasan yang dipelopori oleh Mohammad Natsir dengan tujuan mengintegrasikan masjid, pesantren, dan kampus sebagai sebuah metode dalam berdakwah. Universitas Ibn Khaldun Bogor (UIKA) merupakan salah satu kampus yang mengadopsi gagasan konsep tiga pilar dakwah di dalam kurikulum pendikannya dan gerakan dakwah kampus. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana isi dari konsep tiga pilar dakwah tersebut, dan bagaimana relevansinya terhadap perkembangan dakwah di UIKA Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah study pustaka (library research) untuk pemaparan konsep tiga pilar, serta wawancara terhadap petinggi kampus, pimpinan pesantren, dan DKM Masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program islamisasi sains dan kampus (ISK) yang sosialisasikan oleh A.M Saefuddin dalam pidato rektor pada tahun 1983 di UIKA Bogor merupakan turunan dari konsep tiga pilar, dan diketahui pula bahwa masih relevannya konsep tersebut diterapkan di UIKA Bogor ditandai dengan memaksimalkan konsep ISK dan kolaborasi dari UIKA, pondok pesantren Ulil Albaab, dan masjid Al-Hijri II. The concept of three pillars is an idea pioneered by Mohammad Natsir with the aim of integrating mosques, pesantren, and campuses as a method of preaching. Ibn Khaldun University Bogor (UIKA) is one of the campuses that adopts the concept of the three pillars of da'wah in its education curriculum and the campus da'wah movement. The purpose of this research is to find out how the content of the concept of the three pillars of da'wah, and how relevant it is to the development of da'wah at UIKA Bogor. The research method used islibrary research to explain the concept of the three pillars, as well as interviews with campus officials, pesantren leaders, and DKM mosques. The results showed that the Islamization of science and campus (ISK) program which was socialized by AM Saefuddin in the Chancellor's 1983 speech at UIKA Bogor was a derivative of the three pillars concept, and it is also known that the relevance of the concept being applied at UIKA Bogor is marked by maximizing the UIKA concept and collaboration from UIKA, Ulil Albaab Islamic Boarding School, and Al-Hijri II Mosque.
MENINGKATKAN KUALITAS BACAAN AL-QUR’AN MELALUI METODE TALAQQI SISWA/I MTs TAHFIDZUL QUR’AN DI CILENDEK BOGOR Siti Sumiati; H. Fahmi Irfani; H. Kamalludin
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 3 No. 2 (2023): Juni
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses to improve the quality of the Qur'an reading through the Talaqqi Method of Class VII and VIII Students in MTs Tahfidzul Quran Cilendek Bogor. Bogor City, West Java Province. The purpose of this study was to improve the quality of the Qur'anic reading through the Talaqqi Method of Class VII and VIII Students in MTs Tahfidzul Quran Cilendek Bogor. Bogor City, West Java Province. This research is a classroom action research. The subjects of this study were students of class VII and VIII in MTT Tahfidzul Quran Cilendek Bogor, while the object of research was the leading of the Talaqqi method in improving the quality of short surahs from the Qur'an of students/I class VII and VIII MTs Tahfidzul Qur'an Cilendek Bogor. The results of this study can be concluded that the reading activity of the Koran through the Talaqqi method can improve the quality of reading the Koran of students, this can be seen in each cycle. In the pre-cycle the average results of students' reading ability of the Koran of 61 with the incomplete category, and only 15 students out of 30 students reached an average score. After the action of the first cycle of the Quality of the Koran, students rose to 75 in this cycle, it was categorized as approaching complete but there were several students who had increased with the number of students complete as many as 20 students and 10 students were still incomplete. In cycle II the ability to read the Koran students experienced a significant increase with an average score of 85.02 with a complete category, with a total number of students who were complete as many as 24 students and 6 other students approached completeness.
Strategi Menumbuhkan Literasi Lingkungan Pada Siswa Maesaroh, Siti; Bahagia, Bahagia; Kamalludin, Kamalludin
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1048

Abstract

Lingkungan hidup saat ini mengalami kerusakan diantaranya lingkungan air, tanah, sungai, kerusakan hutan, dan juga kepunahan hewan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui literasi lingkungan dan strategi literasi lingkungan kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, untuk hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghargaan tentang lingkungan hidup seperti adiwita yang didapatkan oleh sekolah sebagai bukti bahwa sekolah mengelola lingkungan sekolah berbasis pelestarian lingkungan. Penghargaan itu diberikan kepada sekolah yang berhasil mengelola lingkungan hidup terintegrasi dengan sekolah. Strategi yang lain yaitu sekolah tidak lagi menggunakan kertas dalam proses surat menyurat, tidak lagi mencetak dokumen sehingga mengurangi sampah kertas. Secara langsung siswa ikut menggunakan media digital untuk mengumpulkan tugas. Siswa juga diberikan training atau pelatihan tentang pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Literasi lingkungan tersebut terintegrasi dengan ajaran Islam. Siswa diberikan pemahaman berupa materi dikelas tentang Islam dan lingkungan. Akhirnya, siswa paham bahwa menanam pohon merupakan salah satu ibadah. Demikian hal dengan sampah, Islam mengajarkan tentang kebersihan dan Islam tidak suka dengan kerusakan pada permukaan bumi.
Analisis Pesan Dakwah Dalam Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Sirazy Nisa, Syarifatunn; Kamalludin, Kamalludin; Alfaien, Noor Isna
ARKANA: Jurnal Komunikasi dan Media Vol 3 No 01 (2024): Media dan Komunikasi Indonesia
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62022/arkana.v3i01.7228

Abstract

Aktivitas dakwah harus dilakukan oleh orang yang mempunyai rasa keterpanggilan dalam menyebarluaskan ajaran agama islam. Metode dakwah yang paling banyak digunakan bil qalam karena penulis dapat menyampikan ide maupun gagasannya kepada para pembaca. Novel sangat tepat dijadikan media dalam berdakwah sebagai tempat memperkenalkan keindahan islam dalam bahasa yang halus dan indah, dengan penggunaan metode dakwah yang khas oleh pengarang untuk disampaikan kepada pembaca. Dengan adanya hal tersebut membuat para da’i dituntut kreatif dalam memanfaatkan media dalam menunjang keberhasilan dakwah. Habiburrahman berhasil memadukan sastra ke dalam dakwah di dalam novel Bumi Cinta miliknya. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui apa saja pesan dakwah yang terkandung dalam novel Bumi Cinta. Pesan dakwah yang peneliti cari yaitu tentang ibadah dan muamalah. Dengan menggunakan metode penelitian Studi Pustaka melalui pendekatan Hermeneutik Paul Recouuer dengan menerapkan teori Distansi, Interpretasi dan Apropriasi. Adapun hasil penelitian yang penulis dapatkan bahwa novel Bumi Cinta mengandung dua unsur pesan dakwah yaitu ibadah dalam kategori Sholat, Beriman kepada Al-Quran, Dzikir serta doa dan muamalah yaitu saling tolong menolong dalam berbuat kebaikan. Walaupun tidak seluruh bab dalam novel Bumi Cinta mengandung dakwah akan tetapi setiap kalimat yang penulis sampaikan dalam novel tersebut mampu menyampaikan arti dalam kalimat kebaikan yang bisa dijadikan pedoman dalam kehidupan.
Strategi Menumbuhkan Literasi Lingkungan Pada Siswa Maesaroh, Siti; Bahagia, Bahagia; Kamalludin, Kamalludin
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1048

Abstract

Lingkungan hidup saat ini mengalami kerusakan diantaranya lingkungan air, tanah, sungai, kerusakan hutan, dan juga kepunahan hewan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui literasi lingkungan dan strategi literasi lingkungan kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, untuk hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghargaan tentang lingkungan hidup seperti adiwita yang didapatkan oleh sekolah sebagai bukti bahwa sekolah mengelola lingkungan sekolah berbasis pelestarian lingkungan. Penghargaan itu diberikan kepada sekolah yang berhasil mengelola lingkungan hidup terintegrasi dengan sekolah. Strategi yang lain yaitu sekolah tidak lagi menggunakan kertas dalam proses surat menyurat, tidak lagi mencetak dokumen sehingga mengurangi sampah kertas. Secara langsung siswa ikut menggunakan media digital untuk mengumpulkan tugas. Siswa juga diberikan training atau pelatihan tentang pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Literasi lingkungan tersebut terintegrasi dengan ajaran Islam. Siswa diberikan pemahaman berupa materi dikelas tentang Islam dan lingkungan. Akhirnya, siswa paham bahwa menanam pohon merupakan salah satu ibadah. Demikian hal dengan sampah, Islam mengajarkan tentang kebersihan dan Islam tidak suka dengan kerusakan pada permukaan bumi.