Articles
Sosialisasi Dan Pelatihan Pemasaran Digital Berbasis Teknologi Informasi Untuk Memperluas Jangkauan Pemasaran Produk UMKM Serta Meningkatkan Daya Saing Di Era Ekonomi Digital
Mahmuddin, Yuliarman;
Nofritar;
Dharma, Robby
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): JURMAS BANGSA
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/jurmas.v4i1.919
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk mereka dan meningkatkan daya saing di era ekonomi digital. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, praktik langsung pemasaran digital, penggunaan media sosial, marketplace, serta alat digital marketing lainnya. Metode pelatihan mencakup pre-test untuk mengukur pemahaman awal, penyampaian materi tatap muka, praktik penerapan strategi pemasaran digital, pendampingan individu, dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan kompetensi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, termasuk kemampuan membuat konten promosi, mengelola toko online, dan memanfaatkan analytics untuk strategi pemasaran. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan untuk mendukung pengembangan literasi digital UMKM lokal.
Pengaruh Job Insecurity Dan Stress Kerja Terhadap Turnover Intention Melalui Lingkungan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Karyawan Dapoer Enha
Candana, Dori Mittra;
Dharma, Robby;
M. Afuan
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 1 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/joseamb.v5i1.972
Meningkatnya turnover intention pada karyawan pada Dapoer Enha ditengah status hubungan kerja yang sudah pasti dengan semua fasilittas yang sudah didapatkan, masih saja ada karyawan yang ingin melakukan turnover intention dengan alasan merasakan ketidakamanan kerja, stres kerja yang berat serta lingkungan kerja yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh job insecurity dan stres kerja terhadap turnover intenton melalui lingkungan kerja sebagai variabel intervening pada karyawan Dapoer Enha. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan metode Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squre. Dengan mengedarkan kuesioner kepada 40 responden. Dari hasil penelitian ini menunjukkan job insecurity berpengaruh positif dan signifikan terhadap lingkunga kerja, sedangkan stress kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap lingkungan kerja, job insecurity, stress kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, job insecurity dan stress kerja berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention melalui lingkungan kerja.
Penggunaan Teknologi, Motivasi Kerja, Pelatihan, produktivitas kerja, Kepuasan Kerja Pada Bank Nagari Cabang Utama Padang
Putri, Ezi Rizki Aullia;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4203
This study aims to analyze the effect of technology usage, work motivation, and job training on employee productivity through job satisfaction as an intervening variable at Bank Nagari Main Branch Padang. This research is motivated by the phenomenon of several job positions not achieving performance targets and the existence of work facility constraints, internet access limitations, and adaptation difficulties affecting employee satisfaction and productivity. This research uses a quantitative approach with a survey method. The population consists of all employees of Bank Nagari Main Branch Padang. The sampling technique used is a census/saturated sampling method, where all employees are taken as respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using path analysis with statistical software.The results indicate that technology usage and work motivation influence job satisfaction and employee productivity, while job training does not fully improve productivity directly. Job satisfaction acts as an intervening variable in the relationship between technology usage and work motivation on employee productivity. This shows that improving employee productivity is not only influenced by technical and training factors but also by the level of job satisfaction experienced by employees.The study concludes that employee productivity improvement can be achieved through optimizing technology usage and enhancing work motivation accompanied by increased job satisfaction
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Di PT Haleyora Power Area Padang
Yasma, Nadia Putri;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4206
This study aims to analyze the effect of transformational leadership and work motivation on employee performance with job satisfaction as an intervening variable at PT. Haleyora Power Area Padang. This research employs a quantitative approach using a survey method. The population of this study consists of all employees of PT. Haleyora Power Area Padang, with a census sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Partial Least Squares (PLS) method. The results indicate that transformational leadership and work motivation have a positive and significant effect on employee performance. Furthermore, transformational leadership and work motivation also have a positive and significant effect on job satisfaction. Job satisfaction has a positive and significant effect on employee performance and is proven to mediate the effect of transformational leadership and work motivation on employee performance. These findings imply that improving employee performance can be achieved through effective transformational leadership, enhanced work motivation, and increased job satisfaction.
Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Solok
Alea, Keisya;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4207
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening pada Dinas Kabupaten Solok. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kinerja pegawai belum sepenuhnya optimal, dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh kompensasi yang belum sesuai dengan beban kerja serta motivasi kerja yang masih rendah. Kondisi tersebut berdampak pada kepuasan kerja pegawai yang memngaruhi pencapaian kinerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja pada Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, dengan jumlah responden sebanyak 43 orang. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang ditentukan berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menyebarkan kuesioner kepada pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Solok sebagai responden, menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja pegawai. Motivasi Kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Kompensasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai, sedangkan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selanjutnya, Kepuasan Kerja memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selain itu, hasil pengujian variabel intervening menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja tidak mampu memediasi pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat
Aroza, Siska;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4208
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening pada Dinas Kabupaten Solok. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kinerja pegawai belum sepenuhnya optimal, dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh kompensasi yang belum sesuai dengan beban kerja serta motivasi kerja yang masih rendah. Kondisi tersebut berdampak pada kepuasan kerja pegawai yang memngaruhi pencapaian kinerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja pada Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, dengan jumlah responden sebanyak 43 orang. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang ditentukan berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menyebarkan kuesioner kepada pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Solok sebagai responden, menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja pegawai. Motivasi Kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Kompensasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai, sedangkan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selanjutnya, Kepuasan Kerja memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selain itu, hasil pengujian variabel intervening menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja tidak mampu memediasi pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Kantor Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi
Indriani , Selvia;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4209
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja organisasi sektor publik, khususnya pada instansi pelayanan publik yang menuntut kinerja pegawai yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai, di antaranya gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Kantor Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, dengan jumlah sampel yang ditentukan berdasarkan kriteria penelitian. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS, yang dipilih karena mampu mengolah data dengan jumlah sampel relatif kecil serta tidak menuntut asumsi distribusi normal secara ketat. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting, yaitu: (1) gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai; (2) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai; (3) gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (4) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (5) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (6) secara tidak langsung kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai; dan (7) secara tidak langsung kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai melalui penerapan gaya kepemimpinan yang efektif, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, serta peningkatan kepuasan kerja
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Penggunaan Teknologi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada PT. Nawakara Di Kota Padang
M, Arib Aufaa;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4220
This study aims to determine and try to analyze the Influence of Leadership Style and Use of Technology on Employee Performance with Job Satisfaction as an Intervening Variable at PT. Nawakara in Padang City. This study is a Structural Equation Modeling (SEM) model with SmartPLS 3.0 analysis tools. The population and sample of this study are employees of PT. Nawakara in Padang City. The results of the study found that there is a positive and significant influence between leadership style on job satisfaction. There is a positive and significant influence between the use of technology on job satisfaction. There is a positive and significant influence between leadership style on employee performance. There is a positive and significant influence between the use of technology on employee performance. There is a positive and significant influence between job satisfaction and employee performance. Job satisfaction mediates the influence of leadership style on employee performance. Job satisfaction mediates the influence of technology use on employee performance.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Kantor Kejaksaan Negeri Kab. Agam
Putri N, Syifa Asyilla;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4223
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi dan loyalitas kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja organisasi publik, khususnya pada instansi penegak hukum, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam, dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden yang dipilih sesuai dengan kriteria penelitian. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS, yang dipilih karena mampu mengolah data dengan jumlah sampel relatif kecil dan tidak menuntut asumsi distribusi normal secara ketat. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam. Loyalitas kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Budaya organisasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara tidak langsung kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Secara tidak langsung kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui penguatan budaya organisasi, loyalitas kerja, dan kepuasan kerja
Pengaruh Budaya Organisasi dan Pemanfaatan Teknologi Tehadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Karyawan Sebagai Variabel Intervening Pada PT. Semen Padang
Pertiwi, Rana;
Dharma, Robby;
Crefioza, Omia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62379/jebd.v3i3.4237
This study aims to identify and analyze the influence of organizational culture and technology utilization on employee performance through employee job satisfaction as an intervening variable at PT Semen Padang. This research uses the Structural Equation Modeling (SEM) approach with SmartPLS 3.0 as the analytical tool. The population and sample of this study are the employees of PT Semen Padang. The results show that there is a positive and insignificant effect of organizational culture on employee job satisfaction, a positive and significant effect of technology utilization on employee job satisfaction, a positive and significant effect of organizational culture on employee performance, a positive and significant effect of technology utilization on employee performance, a positive and insignificant effect of employee job satisfaction on employee performance. Furthermore, employee job satisfaction is not able to mediate the effect of organizational culture on employee performance and is not able to mediate the effect of technology utilization on employee performance