Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Self-Efficacy dan Self-Esteem terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Zaskiya, Zaskiya; Mahfudy, Sofyan; Nasrullah, Ahmad
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3279

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika karena merepresentasikan keterampilan siswa dalam mengemukakan gagasan, memahami argumen, serta menggunakan simbol dan representasi matematis secara tepat. Meskipun demikian, masih banyak siswa yang mengalami hambatan dalam mencapai kompetensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy dan self-esteem terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa sekolah menengah pertama. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengaruh simultan self-efficacy dan self-esteem terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, khususnya pada jenjang SMP dalam konteks pendidikan Islam yang masih jarang diteliti. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain ex post facto.Sampel penelitian terdiri dari 73 siswa kelas VIII SMP yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian mencakup angket untuk mengukur self-efficacy dan self-esteem, serta tes tertulis untuk menilai kemampuan komunikasi matematis. Proses analisis data diawali dengan uji asumsi klasik, kemudian dilanjutkan dengan uji regresi untuk mengetahui kontribusi masing-masing variabel bebas secara parsial maupun simultan terhadap variabel terikat. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik self-efficacy maupun self-esteem berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini masih terbatas pada faktor internal, sehingga disarankan studi lanjutan yang mencakup faktor eksternal. Penelitian lanjutan perlu mempertimbangkan variabel eksternal guna melengkapi temuan ini
Analisis Pertumbuhan Ekonomi di Nusa Tenggara Barat dengan Regresi Panel Dinamis Nurul Azmia Dwi Shandy; Astuti, Alfira Mulya; Mahfudy, Sofyan
VARIANSI: Journal of Statistics and Its application on Teaching and Research Vol. 7 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Statistika Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/variansiunm297

Abstract

Keberhasilan perekonomian suatu negara atau wilayah dapat dinilai melalui pertumbuhan ekonomi berdasar pada produk domestik regional bruto (PDRB). Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan pertumbuhan ekonomi di NTB dengan regresi panel dinamis. Metode estimasi yang digunakan adalah generalized method of moment (GMM), baik untuk first difference GMM maupun System GMM. Variabel independen yang digunakan adalah indeks pembangunan manusia, jumlah penduduk, jumlah penduduk miskin, pengeluaran perkapita disesuaikan, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan tingkat pengangguran terbuka. Data bersumber dari BPS NTB dan berbentuk data panel dengan unit pengamatan terdiri dari 10 kabupaten/kota di provinsi NTB selama periode 2019-2023. Pemilihan model terbaik berdasarkan kriteria ketakbiasan, instrumen valid, dan konsisten. Hasil analisis menunjukkan bahwa system GMM menghasilkan model terbaik untuk memodelkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTB. PDRB tahun sebelumnya dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi NTB.
PROSES BERFIKIR ANALITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ILMU WARIS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Dewi, Septia; Mulhamah, Mulhamah; Mahfudy, Sofyan
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6942

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peneliti melihat terdapat beberapa kendala yang dihadapi siswa dalam mempelajari ilmu waris, salah satunya adalah penggunaan konsep matematika. Kemampuan berfikir analitis siswa dalam menyelesaikan masalah dapat dipengaruhi oleh gaya kognitif yang dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses berfikir analitis siswa dalam menyelesaikan masalah ilmu waris berdasarkan gaya kognitif Field Dependent dan gaya kognitif Field Independent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan design penelitian studi kasus yang fokus pada pemahaman mendalam dan komprehensif tentang suatu kasus atau masalah dalam konteks nyata. Studi kasus ini menggunakan berbagai teknik pengumpulan data seperti tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam kemampuan berpikir analitis antara siswa dengan gaya kognitif FI (Field Independent) dan FD (Field Dependent). Siswa yang memiliki gaya kognitif FI menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyelesaikan masalah, sementara siswa dengan gaya kognitif FD belum mampu menyelesaikan masalah.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa Madrasah Aliyah pada Materi Barisan Ditinjau Dari Self Resilience Naras; Nur Hardiani; Sofyan Mahfudy
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.1979

Abstract

This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on students’ mathematical literacy skills in the topic of sequences, viewed from self-resilience. This research employed a quasi-experimental method with a pretest–posttest nonequivalent control group design using a 2×3 factorial arrangement. The research sample consisted of an experimental class and a control class at MA Plus Nurul Islam Sekarbela. The research instruments included a mathematical literacy test, a self-resilience questionnaire, and observation sheets. Data were analyzed using the Independent Sample t-test and two-way ANOVA. The results showed that the Problem Based Learning (PBL) model had a significant effect on students’ mathematical literacy skills. The mean posttest score of the experimental class was higher than that of the control class. Meanwhile, self-resilience did not have a significant effect on mathematical literacy skills. Similarly, there was no significant interaction between the learning model and self-resilience. However, descriptively, students who learned through the Problem Based Learning (PBL) model showed higher mathematical literacy skills across all self-resilience categories compared to those in conventional learning. Based on the findings, it can be concluded that the Problem Based Learning (PBL) model effectively improves students’ mathematical literacy skills on sequences material, while self-resilience and its interaction with the learning model do not have a significant effect.
Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Koin Positif Negatif Terhadap Kemampuan Learning Engagement Matematika Siswa Berkebutuhan Khusus Emiliana Putri; Sofyan Mahfudy; Lalu Sucipto
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4694

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan belajar (learning engagement) siswa berkebutuhan khusus kategori slow learner dalam pembelajaran matematika pada materi bilangan bulat yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga koin positif negatif terhadap learning engagement siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Single Subject Research (SSR) dengan desain A – B – A yang melibatkan tiga siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrument lembar pengamatan learning engagement dan dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga koin positif negatif mampu meningkatkan learning engagement siswa secara signifikan pada fase intervensi dibandingkan dengan baseline pertama, serta peningkatan masih bertahan walaupun intervensi dihentikan. Secara spesifik, ketiga subjek (AF, SR, dan MJ) menunjukkan pola peningkatan yang konsisten. Pada baseline pertama keterlibatan belajar masih rendah dan belum stabil. Selama intervensi AF dan SR menunjukkan peningkatan yang jelas dan stabil dalam keaktifan serta partisipasi belajar, sedangkan MJ mengalami peningkatan secara bertahap dari keterlibatan yang pasif menjadi lebih aktif. Pada fase baseline kedua ketiga subjek tetap mempertahankan keterlibatan yang lebih baik dibandingkan kondisi awal. Temuan ini menunjukkan bahwa alat peraga koin positif negatif efektif digunakan sebagai media pembelajaran konkret untuk meningkatkan keterlibatan belajar matematika siswa slow learner. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penggunaan alat peraga konkret yang sesuai dengan karakteristik siswa berkebutuhan khusus untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih aktif, menarik, menyenangkan, dan bermakna.
Enhancing undergraduates’ academic writing skills through a clinical coaching program: A service-learning approach Muhammad Muhammad; Nurul Imtihan; Sofyan Mahfudy
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2025): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v21i2.14528

Abstract

[Bahasa]: Keterampilan menulis karya ilmiah merupakan kompetensi krusial yang mendukung mahasiswa tingkat akhir dalam menyusun skripsi atau artikel yang memenuhi standar akademik yang baik. Namun, mahasiswa sering kali menghadapi tantangan dalam menulis karya ilmiah karena adanya kesenjangan antara teori akademik dan keterampilan teknis yang sesungguhnya dibutuhkan di lapangan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan teknis mahasiswa tingkat akhir dalam dalam menyiapkan naskah untuk submission pada jurnal. Program pengabdian ini menggunakan pendekatan Service Learning (SL) dengan melibatkan 49 mahasiswa semester akhir Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri Mataram. Metode pelaksanaan mengikuti empat tahapan SL yang secara sistematis meliputi: investigation, planning, action, dan reflection & demonstration. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya transformasi kapasitas akademik yang signifikan pada tiga variabel utama, yaitu: 1) Peningkatan pemahaman terhadap sistematika manuskrip standar IMRAD beserta pergeseran perilaku penggunaan AI secara bijak; 2) Penguasaan keterampilan manajemen referensi digital berbasis aplikasi Zotero dan Mendeley untuk standardisasi sitasi otomatis; dan 3) Kesiapan keterampilan teknis dalam mengoperasikan sistem Open Journal System (OJS), mulai dari registrasi hingga submit manuskrip. Integrasi ketiga aspek ini berdampak konkret pada dihasilkannya produk nyata berupa konversi draf skripsi mentah, dimana dua artikel ilmiah mahasiswa berhasil sampai pada tahap submit di jurnal nasional terakreditasi. Melalui program ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan penulisan artikel tidak hanya cukup dengan transfer pengetahuan (kognitif) saja, melainkan juga melalui pembentukan ekosistem sosial (afektif) dan praktik berkelanjutan (psikomotorik) melalui pelembagaan "klinik manuskrip" secara struktural di program studi. Kata Kunci: keterampilan menulis akademis, service learning, struktur IMRAD, publikasi ilmiah. [English]: Academic writing skills are a pivotal competence that supports final-year students in preparing their theses or articles that fulfil scholarly standards. However, undergraduate students often struggle to write academic papers due to a gap between theory and the practical technical skills required. This community engagement programme aims to enhance final-year students’ conceptual understanding and academic writing skills as they prepare their manuscripts for journal submission. Utilizing a Service-Learning (SL) approach, the program involved 49 final-semester students from the Islamic Education Study Department (PAI) at UIN Mataram. The implementation followed four systematic SL stages: investigation, planning, action, and reflection & demonstration. The outcomes demonstrate a significant transformation in academic capacity across three core variables: 1) enhanced comprehension of the standard IMRAD manuscript structure alongside a behavioural shift towards the ethical use of AI tools; 2) mastery of digital reference management skills utilizing Zotero and Mendeley for automated citation standardization; and 3) technical readiness in navigating the Open Journal Systems (OJS) platform, spanning from registration to submission. The integration of these three dimensions yielded concrete results: the conversion of raw thesis drafts, culminating in the successful submission of two student articles to accredited national journals. This programme concludes that academic writing workshops must transcend mere cognitive knowledge transfer; rather, they necessitate the cultivation of a social ecosystem (affective) and sustained practice (psychomotor) through the structural institutionalization of a "Clinic of Manuscript" at the department. Keywords: academic writing skills, service-learning, IMRAD structure, academic publication
Pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Geogebra Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Transformasi geometri Ditinjau dari Kemampuan Spasial Nisa, Baiq Yunita Khaerul; Putrawangsa, Susilahudin; Mahfudy, Sofyan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/hbn58k83

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi geometri transformasi, khususnya rotasi, masih menjadi masalah dalam pembelajaran matematika di tingkat SMP. Pembelajaran cenderung bersifat prosedural dan belum memanfaatkan media visual interaktif secara optimal, sementara siswa juga memiliki kemampuan spasial yang beragam yang diduga mempengaruhi pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep transformasi geometri antara siswa yang mengikuti pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan GeoGebra dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, serta perbedaan berdasarkan tingkat kemampuan spasial. Penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain pretest-posttest control group design ini melibatkan 83 siswa kelas IX dari 199 populasi di MTs.N 3 Mataram. Instrumen berupa tes uraian pemahaman konsep (4 soal) dan tes pilihan ganda kemampuan spasial (10 soal). Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pemahaman konsep antara kedua kelompok pembelajaran (Mann-Whitney U = 543,5; p = 0,003 < 0,05). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan berdasarkan kemampuan spasial (Kruskal-Wallis H = 19,56; p = 0,000 < 0,05). Siswa dengan kemampuan spasial tinggi dan sedang (mean rank = 73,17 dan 63,79) menunjukkan pemahaman konsep lebih baik daripada siswa dengan spasial rendah (mean rank = 37,15). Dengan demikian, pembelajaran PBL berbantuan GeoGebra berpotensi meningkatkan pemahaman konsep geometri, terutama jika didukung kemampuan spasial yang memadai. Implikasi praktisnya, guru disarankan mengintegrasikan GeoGebra dalam PBL serta melakukan asesmen awal kemampuan spasial siswa.