Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IKRA-ITH ABDIMAS

PENGUATAN STRATEGI CITY BRANDING KOTA MALANG PASCA PENETAPAN UNESCO CREATIVE CITY BIDANG MEDIA ARTS Herinadharma, Vicky Arief; Prasatya, Andityas Bima; Taufik, Unirma M.; Lestari, Linda; Yusuf, Yusri; Hermansyah, Hermansyah; Nteseo, Rian Wahyudi Putra; Mihardja, Eli Jamilah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetapan Kota Malang sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Media Arts pada tahun 2025 merupakan capaian strategis dalam penguatan identitas kota berbasis kreativitas. Namun demikian, pengakuan internasional tersebut menuntut kesiapan ekosistem lokal agar status UNESCO tidak berhenti sebagai simbol prestise, melainkan menghasilkan dampak sosial, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan dan merefleksikan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang difokuskan pada penguatan kapasitas komunitas kreatif Kota Malang melalui kolaborasi dengan Malang Creative Fusion sebagai mitra utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan ekosistem kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunitas kreatif Kota Malang memiliki fondasi budaya dan sumber daya manusia yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam literasi media arts, konsistensi narasi city branding, serta pengelolaan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan PkM berkontribusi pada peningkatan pemahaman media arts sebagai identitas kota, penguatan jejaring kolaboratif, dan operasionalisasi kontribusi terhadap SDGs 4, 8, dan 11. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan city branding kota kreatif memerlukan pendampingan berbasis komunitas, pendekatan partisipatif, dan keberlanjutan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.
Komunikasi Digital sebagai Instrumen Pelestarian Cagar Budaya: Program Pengabdian Masyarakat di Kota Bandung Daragana, R. Subchan; Kencana, R. Femmy Diajeng; Alamsyah, Alamsyah; Akriadi, Akriadi; Lestari, Linda; Mihardja, Eli Jamilah; Wijaya, Bambang Sukma; Haeirina, Kurniati Putri
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6187

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah cara masyarakat memahami dan memaknai warisan budaya perkotaan. Di tengah dominasi konten instan dan visual di ruang digital, narasi cagar budaya kerap terpinggirkan dan berisiko direduksi menjadi sekadar objek estetika. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Bandung Heritage Seminar & Training yang diselenggarakan oleh mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie melalui mata kuliah Komunikasi Digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi komunikasi digital masyarakat dalam mendukung pelestarian dan promosi cagar budaya Kota Bandung. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui seminar, diskusi interaktif, dan pelatihan literasi komunikasi yang dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan pemerintah daerah dan komunitas budaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai cagar budaya serta kesadaran kritis terhadap peran media digital sebagai instrumen pelestarian non-fisik. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas dalam membangun narasi heritage berbasis komunikasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital memiliki peran strategis dalam pelestarian cagar budaya apabila digunakan secara kontekstual, reflektif, dan bertanggung jawab, serta dapat menjadi model pengabdian masyarakat berbasis komunikasi di era digital