Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PELATIHAN DAI MUHAMMADIYAH DI DAERAH MINORITAS (PIMPINAN DAERAH PEMUDA MUHAMMADIYAH KARO DAN DAIRI ) Pasaribu, Munawir; Nasution, Salman; Ginting, Nurman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.230-240

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi yang terbesar di Indonesia, bahkan Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang paling eksis di dunia ini. Muhammadiyah mempunyai amal usaha yang begitu banyak, mulai dari Sekolah, Panti Asuhan, dan juga tempat peribadahan seperti Masjid dan Musholla. Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang tersebar hampir seluruh wilayah Indonesia, peran aktifnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang ada di daerah, jangkauan dakwah muhammadiyah tidak ada batasannya, Muhammadiyah mempunyai peranan dakwah baik di daerah perkotaan maupun di pedesaan. Kendala yang terjadi terkadang di daerah pedesaan tingkat pemahaman dainya kurang bagus atau tidak terlalu berani dalam berdakwah padahal, di sana ada sarana dakwah yang harus diurus oleh seluruh kalangan anggota Muhammadiyah yang berada didaerah tersebut. Salah satu kasus yang ada sekarang ini adalah di beberapa daerah minoritas yang ada di Sumatera Utara ini yaitu daerah Karo dan Dairi. Di daerah ini sarana dakwah Muhammadiyah seperti Masjid dan Musholla ada namun para pengisinya untuk menjadi dai ataupun penceramah yang tidak mencukupi. Oleh sebab itu diadakanlah pelatihan dai yang berada di daerah ini supaya mereka di daerah ini mampu melaksanakan ceramah di berbagai kegiatan yang di butuhkan seperti, Khutbah Jumat, Ceramah Ramadhan, mengisi pengajian dalam takziah, dan juga ceramah ketika pernikahan. Dalam kegiatan ini dilaksanakan pelatihan Dai kepada kader-kader muda Muhammadiyah yaitu mereka yang masuk di Pemuda Muhammadiyah di daerah karo dan Dairi. Mitra dalam pengabdian ini adalah Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara yang mana mitra ini memberikan solusi bagaimana cara pelaksanaan Dai di daerah miboritas dan juga Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara yang mana mitra ini menyiapkan peserta kegiatan yang langsung dilatih dari tiap daerah yaitu Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Karo dan Pimpinan Daerah Dairi. Dalam program kemitraan ini   di harapkan ada generasi pelanjut untuk meneruskan dakwah amar makruf nahi mungkar di daerah minorotas ini. 
Analysis of the Al-Islam and Kemuhammadiyahan Curriculum Design Ginting, Nurman; Amini, Amini; Lubis, Faizal
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 14 No. 3 (2025): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) STIT Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v14i3.2645

Abstract

This study examines the implementation of the Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) curriculum at SMP Muhammadiyah 01 Medan, focusing on its relevance, pedagogical practices, assessment systems, and supporting institutional factors. Using a qualitative case-study design, data were collected through interviews, classroom observations, and document analysis involving teachers, students, parents, and school documents. The findings reveal that the AIK curriculum is perceived as normatively strong, emphasising akhlaq, ibadah, and Qur’anic understanding, yet remains limited in addressing contemporary issues, particularly digital ethics and media-literacy challenges commonly experienced by adolescents. Classroom practices were dominated by lecture-based instruction, although discussion and project-based learning were present in several sessions. Parental involvement in religious activities was relatively high, but communication regarding students’ behavioural development was inconsistent. Assessment practices largely relied on written examinations, with minimal use of authentic or performance-based evaluations. Structural constraints including outdated textbooks, limited teacher professional development, and low technological integration, further hindered optimal curriculum enactment. Overall, the study concludes that while the AIK curriculum provides a solid normative foundation, its effectiveness is constrained by pedagogical, structural, and contextual limitations. The study recommends enriching the curriculum with contemporary Islamic digital-ethics content, strengthening teachers’ capacities in student-centred and technology-supported pedagogies, improving communication systems with parents, and expanding authentic assessment methods. These improvements are expected to enhance the curriculum’s relevance and its capacity to cultivate holistic Islamic character development aligned with the demands of the digital era.
Development of Islamic-Based Vitruvius Design Learning Media to Improve Early Childhood Development in Kindergarten Sitepu, Juli Maini; Masitah, Widya; Ginting, Nurman
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.8013

Abstract

This study aims to improve all aspects of early childhood development. The study employs a modified Research and Development (R&D) model based on Borg and Gall’s framework, comprising six stages: identifying potential and problems, collecting initial data, designing media, validating media, revising the design, and conducting product trials. Media developed using Adobe Illustrator software that can create custom letters, gradient effects, and textures. Was tested on 56 children at TK ABA Medan Helvetia District. Data collection involved two types of questionnaires: media validation and children's comprehension assessment. Validators and teachers evaluated each questionnaire using a checklist scale. Data analysis employed qualitative and quantitative methods to assess the effectiveness of educational media. Data analysis employed qualitative and quantitative methods to assess the effectiveness of educational media. Results demonstrated a significant improvement in children’s development with pre-test scores averaging 25,6 and post-test scores at 33,6. This shows that the Islamic-based Vitruvius design learning media can improve child development. This research can also be a reference for early childhood education teachers to use interesting learning media according to the child's developmental stage.