Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa pada Materi Ketimpangan Sosial Melalui Model Problem Based Learning di Kelas XII IPS 2 SMA Pertiwi 1 Padang A, Atika; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 2 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i2.65

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir analitis siswa melalui model pembelajaran sosiologi problem based learning pada siswa kelas XII-IPS 2 SMA Pertiwi 1 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian perilaku kelas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruktivisme. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII-IPS 2 SMA Pertiwi 1 Padang yang berjumlah 33 siswa. Pengumpulan data kemampuan berpikir analitis siswa dilakukan melalui tes dan non tes, tes dilakukan dengan menggunakan LKS atau lembar diskusi dan lembar skor, dan non tes menggunakan lembar observasi aktivitas siswa sebagai penunjang. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diketahui bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir analitis siswa pada tindakan siklus I mencapai 76 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 61%. Setelah tindakan siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 79 dengan ketuntasan belajar klasikal 81%. Selain itu, keaktifan siswa dalam pembelajaran pada tindakan siklus I mencapai 71,78% dengan kriteria baik. Pada siklus II keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat menjadi 80,71% dengan kriteria sangat baik. Dari hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa dalam proses pembelajaran sehingga akan mempengaruhi hasil belajar siswa juga.
Faktor Penyebab Rendahnya Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Daring Kelas XI Sosiologi SMAN 1 Ampek Nagari Handayani, Putri; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 1 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.993 KB) | DOI: 10.24036/nara.v2i1.80

Abstract

Penelitian ini dilatar belankangi oleh ketertarikan peneliti dalam mengetahui faktor penyebab rendah hasil belajar siswa pada pembelajaran daring kelas XI sosiologi SMAN 1 Ampek Nagari. Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dilihat bahwa dengan adanya pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Ampek Nagari berdampak kepada turunnya hasil belajar siswa. Sehingga dengan hasil belajar siswa turun maka mempengaruhi nilai siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI tepatnya pada nilai rata-rata ujian akhir semester ganjil pada tahun 2021/2022, terutama pada mata pelajaran sosiologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran daring. Untuk menjelaskan permasalahan penelitian ini teori yang digunakan adalah teori struktural fungsuional oleh Talcott parson. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 46 siswa dan 4 guru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumen. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan secara sistematis. Adapun temuan penelitian yang mana diperoleh bahwa faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa adalah faktor internal dan faktor eksternal, di mana yang dimaksud dengan faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri individu, dan adapun faktor eksternal faktor yang berasal dari luar individu. Jadi faktor internal dilihat dari hasil belajar, bahwasanya hasil belajar siswa rendah karena banyak siswa yang tidak ikut dalam pembelajaran daring, banyak siswa yang tidak membuat tugas oleh dari itu, hasil belajar siswa rendah. Dan adapun faktor dari eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar diri siswa yaitu proses pembelajaran, dilihat dari proses pembelajaran bahwa terkendala oleh jaringan, tidak memiliki android dan tidak minat dalam pembelajaran daring oleh dari itu dengan adanya berbagai kendala yang dialami siswa maka sistem pembelajaran tidak berjalan dengan baik.
Strategi Ibu Rumah Tangga dalam Menanamkan Karakter Religius Kepada Anak Safitri, Salmi; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.147

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menganalisis strategi ibu rumah tangga dalam menanamkan karakter religius kepada anak di jorong koto tinggi nagari pandai sikek. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini karena dengan berbagai tugas sehari-hari yang harus dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga dan juga ikut bekerja membantu perekonomian keluarga, menenun, bertani, berdagang, tetapi hal ini tidak menghambat seorang ibu dalam memperhatikan pendidikan anak- anaknya. Salah satu dari pendidikan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga yaitu menanamkan karakter religius kepada anak. Dalam menanamkan karakter religius kepada anak, seorang ibu tentu memiliki strategi tersendiri yang akan berbeda-beda setiap ibu rumah tangga. Penelitian ini memiliki pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling pada kriteria tertentu yaitu pada 8 orang ibu rumah tangga, 8 orang informan kedua, dan 4 orang anak dari ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan secara observasi partisipatisi dimana peneliti melakukan penelitian secara langsung dilapangan agar data yang didapatkan oleh peneliti secara akurat, wawancara mendalam dilakukan oleh peneliti kepada informan. Wawancara yang dilakukan terkait dengan strategi ibu dalam menanamkan karakter religius kepada anak dengan beberapa pertanyaan yang mendalam sehingga dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam penelitian. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui pemikiran Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang dilakukan dengan 2 triangulasi yaitu, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori structural fungsional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan berbagai strategi ibu rumah tangga dalam menanamkan karakter religius yang meliputi; Hubungan individu dengan Allah SWT dengan mengajarkan untuk melaksanakan ibadah seperti sholat, puasa, zakat dan lainnya. Kedua Hubungan dengan sesame manusia dengan cara menanamkan nilai cinta damai dan saling menyayangi pada anak antar sesama manusia. Ketiga, hubungan dengan alam semesta dengan upaya mengajarkan kepada anak saling menyayangi dan menjaga lingkungan hidup yang ada disekitar.
Studi Evaluasi Penerapan Sistem Poin dalam Mendisiplinkan Siswa di SMAN 2 Bukik Barisan Lima Puluh Kota Fadil Firmansyah; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.149

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan siswa setiap semester di SMAN 2 Bukik Barisan, khususnya setelah penerapan sistem poin dilaksanakan. Pada semester Januari-Juni 2022 total ada 219 pelanggaran kedisiplinan dan pelanggaran itu meningkat pada semester Juli-Desember 2022 menjadi 282 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem poin dalam mendisiplinkan siswa di SMAN 2 Bukik Barisan. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan Teori Behavioristik yang dikemukakan Edward Lee Thorndike. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Bukik Barisan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan model evaluasi CIPP. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan analisis dokumen dalam pengumpulan data. Pemeriksaan keabsahan data penulis menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa penerapan sistem poin dalam mendisiplinkan siswa belum sesuai dengan ketentuan dan teori yang ada. Pencatatan yang dilakukan hanya formalitas, belum ada tindak lanjut yang dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling di sekolah. Penerapan sistem poin hanya berlaku pada awal semester Januari-Juni 2021, setelah itu tidak lagi dijalankan, hanya melakukan penerapan sanksi langsung kepada siswa berupa membaca Al-qur’an dan membersihkan pekarangan sekolah.
Pengendalian Sekolah Terhadap Siswa Yang Berperilaku Bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok Suryani, Irma; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.162

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran di Penelitian ini menarik dilakukan karena adanya pengendalian sekolah terhadap siswa yang berperilaku bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengendalian sekolah terhadap siswa yang berperilaku bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok. Penelitian ini dianalisis dengan teori yang dikemukakan oleh Travis Hirschi tentang kontrol sosial. Dengan menggunakan teori ini kita dapat memahami ada empat fungsi untuk mengendalikan individu yaitu attachment atau kasih sayang, commitment atau tanggung jawab, inveloment atau keterlibatan, believe atau kepercayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini mennggunakan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kesiswaan, wali kelas, guru mata pelajaran, guru BK, satpam, dan siswa yang sering membolos. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta analis data dengan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian pada penelitian menunjukkan bahwa pengendalian sekolah terhadap siwa yang bolos di Madrasah Aliyah Negeri 2 Solok adalah adanya pengendalian preventif seperti sosialisasi aturan sekolah dan memberikan nasehat. Selanjutnya pengendalian represif seperti sekolah memberikan teguran, memanggil orang tua, bimbingan konseling, membuat surat perjanjian, skorsing, dan dikeluarkan dari sekolah.
Pelaksanaan Budaya Literasi di SMA Pertiwi 2 Padang Durra, Ayu Atha Al; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan budaya literasi di SMA Pertiwi 2 Padang. Pada penelitian ini, metode yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan ditentukan berdasarkan purposive sampling. Teknik analisis data adalah model Miles dan Huberman (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan). Teori yang digunakan untuk menganalisa permasalahan ini dengan menggunakan teori fungsionalisme struktural Talcot Parson, bahwa terdapat syarat-syarat fungsional, yaitu: adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, latensi. Hasil penelitian ini menunjukan pelaksanaan budaya literasi di SMA Pertiwi 2 Padang pelaksanaan budaya liteasi, terdiri dari bentuk kegiatan pelaksanaan, yaitu Perencanaan, membentuk tim literasi sekolah, menyediakan sarana dan prasarana, menyiapkan pendanaan serta membuat kurikulum atau silabus literasi. Pelaksanaan, program literasi yang dilakukan hari Senin, Rabu dan Jumat selama 45 menit (1 jam pelajaran) dimasukkan dalam pembelajaran sekolah. Evaluasi, evaluasi literasi diadakan setiap satu kali semester. Faktor pendukung pelaksanaan budaya literasi ini adalah sarana dan prasarana yang cukup memadai, kondisi lingkungan sekolah dan dukungan dari yayasan. Faktor penghambat adalah rendahnya minat dan kepedulian peserta didik terhadap pentingnya berliterasi.
Adaptasi Guru dalam Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kelas X di SMA Negeri 3 Padang Panjang Mardatillah SD, Nadya; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana adaptasi guru dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi. SMA Negeri 3 Padang Panjang sudah melakukan beberapa kesiapan untuk beradaptasi dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Dalam pelaksanaannya masih belum efektif dilakukan, hal ini disebabkan karena beban administrasi sekolah, media pembelajaran guru belum bervariasi, kebutuhan belajar peserta didik belum maksimal karena karakteristik yang berbeda-beda, dan penerapan modul ajar pembelajaran berdiferensiasi belum maksimal. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Teori Struktural Fungsional dari Talcott Persons dengan skema AGIL. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling, dengan jumlah informan 13 orang. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil temuan peneliti menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adaptasi guru dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi kelas X di SMA Negeri 3 Padang Panjang dilakukan dalam bentuk peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, merancang media pembelajaran yang adaptif, dan peran guru penggerak dalam komunitas belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Semen Padang Damanik, Widiya Violeta; Nora, Desri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.301

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe scramble dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kelas sosiologi 1 SMA Semen Padang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantiatif eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas XII SMA Semen Padang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling, dilakukan dengan mengambil undian kelas dan kelas yag terpilih menjadi sampel dari penelitian ini adalah kelas XII Sosiologi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konstruktivisme dengan tokoh Jerome Burnner. Teknik analisis data dengan menggunakan perhitungan uji paired sample dengan alat bantu software SPSS 25. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,005, dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima dan terdapat pengaruh dari model pembelajaran kooperatif tipe scramble terhadap hasil belajar peserta didik kelas XII sosiologi di SMA Semen Padang.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Nagari Tangguh Bencana Berbasis Modal Sosial dan Kearifan Lokal Syafrini, Delmira; Mardhiah, Desy; Ikhwan; Fahmi, Khairul; Hasmira, Mira Hasti; Nora, Desri; Saputra, Hanafi; Kartika, Rani; Deptiana Sari, Manya; Saputri, Fadilla; Arone, Chikita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1732

Abstract

Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, yang terletak di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, adalah sebuah wilayah yang diberkahi dengan kekayaan alam. Dengan ketinggian 900–1.200 meter di atas permukaan laut, nagari ini memiliki tanah yang subur, membuat sebagian besar penduduknya mengandalkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, dan perhutanan. Namun, di balik keindahan alamnya, nagari ini juga menyimpan potensi kerentanan bencana yang tinggi, seperti gempa bumi, erupsi gunung, longsor, dan banjir bandang. Sayangnya, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan dan mitigasi bencana masih sangat rendah. Permasalahan ini mendorong pentingnya pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan nagari tangguh bencana berbasis modal sosial dan kearifan lokal. Sebagai solusi, dilakukan serangkaian kegiatan pemberdayaan. Masyarakat diberikan edukasi mengenai jenis dan karakteristik bencana di wilayah perbukitan dan pegunungan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai gejala alam yang menjadi pertanda bencana, serta tindakan spontan yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Edukasi ini juga menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai panduan dalam memperkuat tindakan kolektif. Pengetahuan ini sangat krusial karena dapat memengaruhi keselamatan masyarakat. Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman warga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang potensi bencana, tanda-tanda alam, risiko, serta aspek kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Hal ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ketahanan masyarakat Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.