Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pendidikan Karakter Santri Berbasis Pesantren Tahfidzul Qur’an di Desa Jabon Kertosono Nganjuk Saini, Mukhamat; Latipah, Siti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 03 (2021): Artikel Riset Edisi Desember 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v1i3.1337

Abstract

Era globalisasi yang dihadapi saat ini menawarkan suatu nilai yang baik, juga nilai yang tidak baik, seperti: konsumerisme, seks bebas, narkoba, pelampiasan nafsu manusiawi dengan melupakan hidup imani dan rohani. Fenomena ini menyebabkan kemerosotan karakter, sering terjadinya konflik antarsuku, agama, ras, kepentingan kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sedangkan teknik pengumpulan datanya adalah wawancara terstruktur, observasi partisipasi, dan dokumentas. Hasil penelitian menunjukan: Pertama, pendidikan karakter berbasis tahfidz Al-Qur’an di PPTQ Babussalam merupakan tujuan utama dari program pesantren. Nilai karakter yang dikembangkan meliputi karakter ikhlas, disiplin, sederhana, mandiri, istiqamah, kerja keras, sabar, tekun, teliti, dan tanggung jawab. Kedua, pendidikan karakter berbasis tahfidz Al-Qur’an diimplementasikan dengan menggunakan dua metode, yaitu pembiasaan dan keteladanan dalam seluruh kegiatan yang ada di Pesantren. Ketiga, solusi dalam menangani kendala implementasi pendidikan karakter santri di Dusun Jabon Drenges Kertosono Nganjuk adalah (1) menyelenggarakan kegiatan yang variatif, (2) mengadakan kegiatan rihlah secara rutin, (3) memberikan metode atau tips manajemen diri dan waktu, (4) Muraja’ah, khotmil Quran, dan mengevaluasi hafalan santri, (5) mengikutkan santri pada MHQ, (6) Membantu Biaya Santri dari keluarga yang tidak mampu, (7) pembatasan pergaulan santri, (8) pembatasan penggunaan gadget oleh santri.
Penggunaan Media Audio Visual Berbasis YouTube untuk Meningkatkan Minat Belajar Daring Siswa pada Mata Pelajaran Fiqih: Studi pada Bab Kaidah Amar dan Nahi Saini, Mukhamat; Fauzi, Muhammad Umar; Sujoko, Sujoko
IERA, Islamic Education and Research Academy Vol 1 No 2 (2020): July 2020
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/iera.v1i2.1052

Abstract

This study aims to improve students' online learning interest in the subject of Fiqh on the topic of Kaidah Amar and Nahi in class XII-MIA MA Al Khidmah Ngronggot in the academic year 2020/2021 through the use of YouTube-based audiovisual media. The research method used was classroom action research with two cycles and four stages: planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 30 students of class XII-MIA MA Al Khidmah Ngronggot. Data were collected through tests and learning interest questionnaires and analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the use of YouTube-based audiovisual media is effective in improving students' online learning interest in the subject of Fiqh on the topic of Kaidah Amar and Nahi in class XII-MIA MA Al Khidmah Ngronggot in the academic year 2020/2021. In Cycle I, there was a 26.67% increase in learning interest with a percentage of student learning mastery of 70%. Meanwhile, in Cycle II, there was a 23.33% increase in learning interest with a percentage of student learning mastery of 86.67%. These results indicate that the use of YouTube-based audiovisual media is effective in improving students' online learning interest in the subject of Fiqh on the topic of Kaidah Amar and Nahi in class XII-MIA MA Al Khidmah Ngronggot in the academic year 2020/2021. Therefore, it is recommended that teachers use YouTube-based audiovisual media in online learning to improve students' learning interest.
Harmoni Pendidikan Islam Nusantara : (Studi Resolusi Konflik Keagamaan di Kabupaten Nganjuk) Saini, Mukhamat
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 26 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/tasyri.v26i2.73

Abstract

Konflik yang terjadi pada masyarakat Kabupaten Nganjuk berawal dari perbedaan tentang aqidah. Misalnya, pada tahun 2017 adanya penyebab konflik antara Islam mainstream dengan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur bermula dari aspek teologis. Kemudian, berkembang menjadi aspek politik, ekonomi, eksklusivitas tidak ada tokoh pemersatu dari kedua belah pihak. Persoalannya adalah bagaimana mendorong agar masyarakat tetap menjadikan aksi damai sebagai opsi utama mereka dalam merespon berbagai isu konflik keagamaan yang berkembang di masyarakat. Studi ini juga memperlihatkan temuan menarik menyangkut perkembangan konflik keagamaan yang terjadi di Kabupaten Nganjuk. Dari latar belakang masalah tersebut di atas, maka tujuan penelitian ini adalah Pertama, untuk menjelaskan dan mendeskripsikan konflik keagamaan di Kabupaten Nganjuk. Kedua, untuk mendeskripsikan pengembangan pendidikan Islam Nusantara, dalam mewujudkan resolusi konflik keagamaan di Kabupaten Nganjuk. Ketiga, untuk mengevaluasi, menganalisis dan merubah arah sosial keagamaan di Kabupaten Nganjuk. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif. Maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologis-fenomenologis. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah prosedur interview, observasi dan dokumentasi. Dengan demikian sumber data primer penelitian ini adalah: (1). Para pimpinan Ormas Keagamaan (Ketua PC Nahdlatul ‘Ulama, Ketua PC Muhammadiyah, Ketua PC HTI, Ketua PC Jama’ah Tabligh dan Ketua PC LDII Kabupaten Nganjuk); (2) Sejumlah Warga; (3). Serta sejumlah tokoh masyarakat sekitar Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian ini adalah pertama, Jumlah insiden kekerasan sebanyak 35,4%, didominasi oleh orang/ kelompok orang tidak dikenal. Adapun kelompok keagamaan terlihat mendominasi 10,6% insiden kekerasan keagamaan. Sisanya, pelaku kekerasan melibatkan kelompok pemuda/ perguruan pencak silat (2,6%), kelompok kemasyarakatan (2,2%), aparat keamanan (1,1%) dan kader partai politik (0,4%). Kedua, ormas Islam Kabupaten Nganjuk butuh pendampingan dalam menyatukan persepsi tentang keberadaan Islam Nusantara dan pengendalian potensi klonflik keagamaan di kota Nganjuk yang masih belum tergali dengan maksimal. Ketiga, pentingnya peran pemangku kebijakan yaitu Ormas/ pemerintah dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kehidupan yang harmoni itu yang menjadi tolak ukur. Karena, harus disadari bahwa keberagamaan masyarakat Kabupaten Nganjuk itu sangat komplek dan bervariatif.
Diseminasi Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Islam pada Ekstrakurikuler Sie Kerohanian Islam (ROHIS) di SMAN 1 Kertosono Kabupaten Nganjuk Saini, Mukhamat
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 01 (2021): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i01.124

Abstract

In some areas it has been found that Islamic spiritual organizations have been contaminated by radical ideas that oppose state ideology. Not infrequently some of the material delivered through political orientation to attitudes towards religious organizations or other religions. Islamic Spirituality (ROHIS) is a strategic organization to instill and foster the values ​​of moderation. The Islamic spirituality (ROHIS) activity at SMAN 1 Kertosono has contents that become certain characteristics of religious character. ROHIS activities at SMAN 1 Kertosono are related to the content of studying religion, namely developing noble character, and also developing students' religious knowledge more deeply. Dissemination of religious moderation can be viewed in terms of the material presented, several things can shape students' religious moderation attitudes, including; manners, morals and mutual respect for each other. The objectives of this study are, first, to describe the role of extracurricular Islamic spirituality (ROHIS) at SMAN 1 Kertosono. Second, describe the formation of religious character through ROHIS at SMAN 1 Kertosono. Third, actualizing religious moderation through Islamic Religious Education (PAI) in Islamic spirituality extracurricular (ROHIS) at SMAN 1 Kertosono. This research uses qualitative research with case study type, data collection methods used are observation, interviews and documentation. Data analysis techniques in this study are data collection, data reduction, data presentation, conclusion and verification. Checking the validity of the data using credibility, transferability, dependability and confirmability. The conclusion from the results of this study is that first, the role of ROHIS extracurricular activities at SMAN 1 Kertosono can shape the religious character of students through several activities. Namely, ramadhon cottage activities, tahfidz activities, routine studies and congregational prayer activities. Second, the character building of ROHIS extracurricular activities at SMAN 1 Kertosono also emphasizes tolerant and moderate Islam. Where students when they have received lessons from ROHIS extracurriculars through Islamic religious education teachers (PAI), then students are more confident and able to practice the teachings of Islam. Third, the actualization of religious moderation shows that the management of ROHIS SMAN 1 Kertosono has a passive tolerance category. The indicator that is fulfilled is that the ROHIS SMAN 1 Kertosono management accepts and respects the differences shown by various moderate attitudes towards followers of other religions.
Optimalisasi Pojok Baca: Strategi Efektif Meningkatkan Minat Baca Siswa di MI Darul Muta'allimin Patianrowo Nganjuk Moh. Ali Fauzi; Saini, Mukhamat
Postmodernism: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2025): Postmodernism_September_2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ula (STAIM) Kabupaten Nganjuk, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the optimization strategies of reading corners in increasing students' reading interest at MI Darul Muta'allimin Patianrowo Nganjuk. The research utilizes a descriptive qualitative method, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. Results indicate that the active role of teachers in motivating and guiding students effectively enhances reading interest. However, limited access to relevant and engaging books presents a primary challenge in managing the reading corner. Support from parents and literacy communities also plays a crucial role in enriching reading materials. Additionally, a comfortable and attractive reading corner environment, along with structured and regular literacy programs, positively influences students' interest in reading activities. Optimizing the reading corner through increased teacher involvement, appealing reading spaces, and parental engagement is expected to sustainably improve students' reading interest and literacy skills. This study concludes that reading corner optimization with collective support from various parties can be an effective strategy for fostering a culture of literacy among students at MI Darul Muta'allimin