Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Manajemen pendidikan anak usia dini: peluang dan tantangan masa depan Julianto, Alfin; Kurniah, Nina; Kristiawan, Muhammad; Risdianto, Eko; Siregar, Nelda Sari
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1131300

Abstract

Manajemen pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah proses penyelenggaraan PAUD untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu membantu anak berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memberikan kontribusi untuk mengeksplorasi praktik manajemen di PAUD IT Khalifah Tasyikuri, di Kabupaten Kaur, Bengkulu, Indonesia, dan tantangan masa depannya. Sumber data adalah kepala sekolah, pendidik, dan wali murid. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui penggalian data, reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PAUD telah sistematis, kurikulum mengakomodasi minat dan gaya belajar individu, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Penyelenggaraan PAUD menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan anak, termasuk pengaturan spasial yang menarik, merangsang, dan bervariasi untuk merangsang kreativitas anak. Pelaksanaan PAUD berfokus pada pembelajaran yang memungkinkan anak memilih kegiatan sesuai dengan minat dan kebutuhannya dan melibatkan kegiatan pengasuhan. Supervisi kolaboratif, sistem penilaian formatif dan autentik, berfokus pada proses pembelajaran dan perkembangan anak secara individu, dan pengamatan perilaku anak dalam berbagai situasi. Temuan tersebut memberikan kontribusi bahwa praktik manajemen PAUD yang dibutuhkan di masa depan harus memenuhi beberapa indikator, yaitu: perencanaan sistematis, kurikulum adaptif, organisasi yang merangsang kreativitas, implementasi kontekstual, pendekatan pengasuhan, penguatan pendidikan karakter, literasi digital, dan supervisi kolaboratif berkelanjutan.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BUAH SALAK (Salacca edulis var sumatrana) DI DESA AEK NABARA Siregar, Elda Sari; Harahap, Samsinar; Ritonga, Eka Nurwani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.691-695

Abstract

Program kemitraan masyarakat berupa pembuatan pupuk organik dengan pemanfaatan limbah buah salak (Salacca edulis var Sumatrana) dilaksanakan di Desa Aek Nabara Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan. Kelompok Tani Martunas perlu mendapat bantuan pendampingan karena keterbatasan pengetahuan tentang pemanfaatan dan pengolahan limbah dari sumber daya alam lokal, khususnya limbah buah salak dimana limbah tersebut diolah menjadi pupuk organic cair. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana proses pembuatan pupuk organic cair dan mendorong serta menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah limbah salak yang tidak dimanfaatkan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang potensi limbah salak yang tidak dimanfaatkan serta pelatihan pembuatan pupuk limbah buah salak. Hasil dari kegiatan ini, diperoleh bahwa kelompok tani mempunyai ketertarikan dalam hal membuat pupuk organik cair dari limbah salak untuk kegiatan usaha taninya, sehingga dapat memberikan tambahan kebutuhan sehari-hari mereka. Dari kegiatan ini juga membuat kegiatan pelatihan dan fasilitas menjadi lebih dinamis, mereka lebih aktif mempelajari proses pembuatan pupuk organik cair agar bisa mereka terapkan dalam usaha tani mereka.
Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Sandi, Andre Taulani; Siregar, Nelda Sari; Seles, Susi; Astuti, Dina Putri Juni
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memetakan wujud kesantunan berbahasa yang digunakan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBI) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu selama proses pembelajaran. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan pragmatik, berfokus pada analisis Maksim Kesantunan Leech pada tuturan verbal dan nonverbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ditemukan total 444 tuturan kesantunan, terdiri dari 321 tuturan interaksi horizontal (mahasiswa-mahasiswa) dan 123 tuturan interaksi vertikal (mahasiswa-dosen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa didominasi oleh penerapan Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Kerendahan Hati. Dominasi ini mengindikasikan adanya penggunaan strategi kesantunan negatif (menjaga jarak hormat) dalam interaksi vertikal, serta internalisasi nilai tawadhu (kerendahan hati) sebagai manifestasi etika keilmuan Islam. Inovasi yang ditemukan adalah bahwa Maksim Kebijaksanaan menjadi ciri khas yang menonjol dan signifikan dalam konteks institusi keagamaan, menunjukkan bahwa Maksim Kesantunan dimodifikasi oleh faktor sosio-religius.
Exploration of Salam Leaf Extract (Syzygium polyanthum) as a Natural Indicator for Acid-Base Titration: Color Stability and Endpoint Accuracy Nasirsah, Nasirsah; Fatma, Fatma Suryani Harahap; Siregar, Rabiyatul Adawiyah; Siregar, Elda Sari; Tuah, Sahlan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.10547

Abstract

Acid-base indicators play an important role in titration, but the use of synthetic indicators such as phenolphthalein is increasingly criticized for being toxic, carcinogenic, and environmentally unfriendly. Therefore, this study was conducted with the aim of developing bay leaf extract (Syzygium polyanthum) as a safer, natural indicator, thereby supporting the concept of green chemistry. The study was carried out in four stages, namely first, extraction with ethanol: water solvent (70:30 and 50:50), second, color change test in pH 4, 7, and 10 buffer solutions using visual documentation and UV-Vis spectrophotometry. Third, validation of effectiveness in HCl–NaOH titration with phenolphthalein as a comparator. Additionally, stability and reproducibility tests were conducted over a 7-day storage period. The results showed that bay leaf extract remained stable for at least seven days, exhibiting a significant λmax change profile at 405–425 nm, which varied according to pH changes. This indicates the sensitivity of phenolic pigments to acidic, neutral, and basic conditions. In titration validation, the extract with 50/50 solvent showed an identical titrant volume to phenolphthalein (25.0 mL; deviation 0%), while the 70/30 solvent showed a deviation of -14.6%. Stability tests showed that the extract was relatively stable for up to 7 days in dark conditions with a decrease in absorbance <10%, while reproducibility tests produced inter-user variations <5%. These findings suggest that bay leaf extract has strong potential as a reliable, stable, and consistent natural indicator, making it a worthy alternative to synthetic indicators in environmentally sustainable chemistry education and research laboratories.
Pendampingan Budidaya Padi Gogo Beras Merah Pada Lahan Pekarangan Di Desa Aek Nabara Samsinar Harahap; Elda Sari Siregar; Eka Nurwani Ritongan; Erti Kumala Indah; Amir Mahmud
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JTPI - Januari
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/40rnwj27

Abstract

The community partnership program in the form of assistance in cultivating red rice on yard land was implemented in Aek Nabara Village, West Angkola District, South Tapanuli Regency. The Martunas Farmer Group needs assistance due to limited knowledge about the use of yard land and the cultivation of red rice. This program aims to provide knowledge on how to cultivate red rice on yard land and encourage and foster community interest in cultivating red rice. The method used is Pre-implementation, in the form of socialization, counseling and training, implementation, and Post-implementation. The results of this activity showed that the farmer group has an interest in cultivating red rice on yard land, so that it can provide additional daily needs. This activity also makes training activities and facilities more dynamic, the community is more active in learning and can be applied properly and correctly, which can be done in farmer’s yard land.Keywords : Dryland Rice, Yard Land
ANALISIS KUALITAS GIZI MAKANAN PAUD: KAJIAN KANDUNGAN KALORI DAN NATRIUM DI KOTA MEDAN Syari Batubara, Melvariani; Sari Siregar, Elda; Sri Rezeki Purba, Happy; Aulina Rahim, Ilmi
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.23112

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kalori dan takaran sodium pada makanan anak usia dini di PAUD Kota Medan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah termasuk dalam penelitian eksperimen dengan metode signifikan korelasi untuk mengetahui jumlah kalori dan takaran sodium pada makanan anak usia dini di PAUD Kota Medan. Pengukuran dilakukan satu kali dalam waktu yang bersamaan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pengukuran jumlah kalori dan takaran sodium pada makanan anak usia dini di PAUD Kota Medan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RA. Isnainy adalah PAUD yang mengkonsumsi kalori paling banyak dengan rata-rata 51,25 kcal/kg/hari. RA. Isnainy adalah PAUD yang mengkonsumsi sodium paling banyak dengan rata-rata 0,855 g/hari (atau 855 mg/hari). RA. Isnainy menempati peringkat tertinggi untuk kedua parameter (kalori dan sodium), yang menunjukkan pola pemberian makanan yang cenderung lebih tinggi kandungan gizinya namun juga perlu diwaspadai terkait asupan sodium yang tinggi untuk anak usia dini.
Shaping the Quranic Generation from an Early Age (Study of Imtaq Programme Management in PAUD Akbar, Kaur Regency, Bengkulu) Julianto, Alfin; Siregar, Nelda Sari
PPSDP International Journal of Education Vol. 3 No. 2 (2024): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v3i2.293

Abstract

This study discusses the management of the imtaq program at PAUD Akbar. The problems discussed in this study are planning, implementation, and assessment of the imtaq program at PAUD Akbar. This study uses descriptive qualitative research. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation studies. Data analysis techniques using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research are: First, Akbar PAUD has formulated imtaq program planning. The imtaq program is a flagship program because it is in accordance with the need to obtain religious education in line with the vision and mission of PAUD Akbar. Program planning consists of daily, weekly, and annual programs. Secondly, the implementers of the imtaq program include the principal, teachers, parents, and the community who work together in implementing the program. Teachers apply four learning methods, namely, the play method, the storytelling method, the singing method, and the demonstration method. Third, teacher assessment is carried out in the form of assessments on aspects of child development and cognitive, affective, and psychomotor aspects. The assessment is carried out by teachers by conducting observations, children’s self-assessment, and portfolio assessment. The results of the follow-up of the program are still continued, but there are some improvements in improving facilities and infrastructure, teacher competence, and variations in learning models.
RESPON PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK POS DAN PUPUK GANDASIL Siregar, Elda Sari; Nasution, Fery Endang
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i2.17139

Abstract

ABSTRAK Pada Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu pupuk Organik POS dan pupuk gandasil. Pada parameter tinggi tanaman umur 4, 6, 8, 10, 12 mst, parameter diameter batang pada umur 4, 6, 10 dan 12 mst, parameter jumlah daun pada umur 4, 6, 8, dan 10 mst, dan para meter luas daun pada umur 4, 8, 10 dan 12 mst menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap pemberian pupuk organik tetapi, pada parameter diameter batang saat umur tanaman 8 mst dan parameter luas daun pada umur 6 mst tidak menunjukkan pengaruh yang nyata. Pada parameter tinggi tanaman umur 4, 6, 8, 10, 12 mst, parameter diameter batang pada umur 4 dan 6 mst, parameter jumlah daun pada umur 6 dan 8 mst, dan parameter luas daun pada umur 8, 10 dan 12 mst menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap pemberian pupuk gandasil, tetapi pada pengamatan diameter batang pada umur 8, 10 dan 12 mst, pengamatan di jumlah daun di umur 4 juga 10 mst, pengamatan luas daun pada umur 4 dan 6 mst tidak menunjukkan pengaruh yang nyata dengan pemberian Gandasil. Tidak berpengaruh nyata terhadap interaksi pemberian Pupuk Organik dan pupuk gandasil terhadap parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun pada umur 4, 6, dan 8, tetapi pada pengamatan luas daun di umur 10 dan 12 mst berpengaruh nyata untuk interaksi kedua pupuk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pemberian pupuk organik POS dalam dosis 150 gr/polybag dan pemberian pupuk gandasil dalam dosis 6 gr/liter air memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman Kakao
IDENTIFIKASI MORFOLOGI TANAMAN SALAK SIDIMPUAN (Salacca sumatrana Becc) PADA ELEVASI YANG BERBEDA Siregar, Elda Sari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.14470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh ketinggian tempat terhadap terhadap Identifikasi morfologi Daun, dan Buah Tanaman Salak (Salacca sumatrana Becc) di dataran tinggi, ntuk mengetahui pengaruh ketinggian tempat terhadap terhadap Identifikasi morfologi Daun dan Buah Tanaman Salak (Salacca sumatrana Becc) didataran medium, Untuk mengetahui pengaruh ketinggian tempat terhadap terhadap Identifikasi morfologi Daun, dan Buah Tanaman Salak (Salacca sumatrana Becc) didataran sedang. Hasil penelitian ini adalah: Hasil penelitian tanaman salak pada 3 elevasi di tapanuli selatan dengan elevasi yang berbeda tidak berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian tempat tidak berpengaruh terhadap morfologi tanaman salak di buktikan dari dendogram yang telah di buat membuktikan bahwa tidak banyak didapatkan keragaman morfologi, yang membedakan hanya pada panjang pelepah,panjang tangkai daun, bentuk buah, dan rasa buah. Hasil penelitian di 3 elevasi terdapat beberapa aksesi yang memilki kemiripan AS1 dan AS2 semua morfologi mirip hanya saja yang membedakan pada bentuk buah, AB1 dan AB7 semua morfologi sama yang membedakan hanya pada warna buah, bentuk buah, dan warna biji, AB2 dan AT6 semua morfologi mirip tidak ada yang membedakan, dan AB2 dan AT5 memiliki kemiripan hanya saja yang membedakannya hanya bentuk buah dan rasa buah.
KEGIATAN PEMBUMBUNAN DAN PEMBERIAN PUPUK KANDANGKOTORAN LEMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMANWORTEL (Daucus carota L) DI DESA GUNUNG TUA PANYABUNGAN Erti Kumala Indah; Ritonga, Eka Nurwani; Siregar, Elda Sari; Harahap, Samsinar
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPI January
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/cwkc5j57

Abstract

The purpose of this community service is as a community training activity on how to hill up and provide cow dung fertilizer for the growth and production of carrot plants (Daucus carotaL). This community service was carried out in Gunung Tua Panyabungan village in collaboration with lecturers from the Muhammadiyah University of South Tapanuli. This activity involved the Dos Niroha Gunung Tua Panyabungan Farmers Group. Carrot planting is a community service carried out using the method of surveying the location of rice fields in the Gunung Tua Panyabungan village area. By providing seeds to be planted and earthing up, the land is processed first. The provision of cow dung manure is processed first. Community service through extension plays a very important role in maintaining environmental sustainability by providing manure. Farmers realize that providing manure can reduce chemical use and is environmentally friendly. This training can improve the welfare of farmers and help the local economy.