Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Manajemen pendidikan anak usia dini: peluang dan tantangan masa depan Julianto, Alfin; Kurniah, Nina; Kristiawan, Muhammad; Risdianto, Eko; Siregar, Nelda Sari
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1131300

Abstract

Manajemen pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah proses penyelenggaraan PAUD untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu membantu anak berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memberikan kontribusi untuk mengeksplorasi praktik manajemen di PAUD IT Khalifah Tasyikuri, di Kabupaten Kaur, Bengkulu, Indonesia, dan tantangan masa depannya. Sumber data adalah kepala sekolah, pendidik, dan wali murid. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui penggalian data, reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PAUD telah sistematis, kurikulum mengakomodasi minat dan gaya belajar individu, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Penyelenggaraan PAUD menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan anak, termasuk pengaturan spasial yang menarik, merangsang, dan bervariasi untuk merangsang kreativitas anak. Pelaksanaan PAUD berfokus pada pembelajaran yang memungkinkan anak memilih kegiatan sesuai dengan minat dan kebutuhannya dan melibatkan kegiatan pengasuhan. Supervisi kolaboratif, sistem penilaian formatif dan autentik, berfokus pada proses pembelajaran dan perkembangan anak secara individu, dan pengamatan perilaku anak dalam berbagai situasi. Temuan tersebut memberikan kontribusi bahwa praktik manajemen PAUD yang dibutuhkan di masa depan harus memenuhi beberapa indikator, yaitu: perencanaan sistematis, kurikulum adaptif, organisasi yang merangsang kreativitas, implementasi kontekstual, pendekatan pengasuhan, penguatan pendidikan karakter, literasi digital, dan supervisi kolaboratif berkelanjutan.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BUAH SALAK (Salacca edulis var sumatrana) DI DESA AEK NABARA Siregar, Elda Sari; Harahap, Samsinar; Ritonga, Eka Nurwani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.691-695

Abstract

Program kemitraan masyarakat berupa pembuatan pupuk organik dengan pemanfaatan limbah buah salak (Salacca edulis var Sumatrana) dilaksanakan di Desa Aek Nabara Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan. Kelompok Tani Martunas perlu mendapat bantuan pendampingan karena keterbatasan pengetahuan tentang pemanfaatan dan pengolahan limbah dari sumber daya alam lokal, khususnya limbah buah salak dimana limbah tersebut diolah menjadi pupuk organic cair. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana proses pembuatan pupuk organic cair dan mendorong serta menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah limbah salak yang tidak dimanfaatkan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang potensi limbah salak yang tidak dimanfaatkan serta pelatihan pembuatan pupuk limbah buah salak. Hasil dari kegiatan ini, diperoleh bahwa kelompok tani mempunyai ketertarikan dalam hal membuat pupuk organik cair dari limbah salak untuk kegiatan usaha taninya, sehingga dapat memberikan tambahan kebutuhan sehari-hari mereka. Dari kegiatan ini juga membuat kegiatan pelatihan dan fasilitas menjadi lebih dinamis, mereka lebih aktif mempelajari proses pembuatan pupuk organik cair agar bisa mereka terapkan dalam usaha tani mereka.
Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Sandi, Andre Taulani; Siregar, Nelda Sari; Seles, Susi; Astuti, Dina Putri Juni
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memetakan wujud kesantunan berbahasa yang digunakan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBI) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu selama proses pembelajaran. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan pragmatik, berfokus pada analisis Maksim Kesantunan Leech pada tuturan verbal dan nonverbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ditemukan total 444 tuturan kesantunan, terdiri dari 321 tuturan interaksi horizontal (mahasiswa-mahasiswa) dan 123 tuturan interaksi vertikal (mahasiswa-dosen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa didominasi oleh penerapan Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Kerendahan Hati. Dominasi ini mengindikasikan adanya penggunaan strategi kesantunan negatif (menjaga jarak hormat) dalam interaksi vertikal, serta internalisasi nilai tawadhu (kerendahan hati) sebagai manifestasi etika keilmuan Islam. Inovasi yang ditemukan adalah bahwa Maksim Kebijaksanaan menjadi ciri khas yang menonjol dan signifikan dalam konteks institusi keagamaan, menunjukkan bahwa Maksim Kesantunan dimodifikasi oleh faktor sosio-religius.
Exploration of Salam Leaf Extract (Syzygium polyanthum) as a Natural Indicator for Acid-Base Titration: Color Stability and Endpoint Accuracy Nasirsah, Nasirsah; Fatma, Fatma Suryani Harahap; Siregar, Rabiyatul Adawiyah; Siregar, Elda Sari; Tuah, Sahlan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.10547

Abstract

Acid-base indicators play an important role in titration, but the use of synthetic indicators such as phenolphthalein is increasingly criticized for being toxic, carcinogenic, and environmentally unfriendly. Therefore, this study was conducted with the aim of developing bay leaf extract (Syzygium polyanthum) as a safer, natural indicator, thereby supporting the concept of green chemistry. The study was carried out in four stages, namely first, extraction with ethanol: water solvent (70:30 and 50:50), second, color change test in pH 4, 7, and 10 buffer solutions using visual documentation and UV-Vis spectrophotometry. Third, validation of effectiveness in HCl–NaOH titration with phenolphthalein as a comparator. Additionally, stability and reproducibility tests were conducted over a 7-day storage period. The results showed that bay leaf extract remained stable for at least seven days, exhibiting a significant λmax change profile at 405–425 nm, which varied according to pH changes. This indicates the sensitivity of phenolic pigments to acidic, neutral, and basic conditions. In titration validation, the extract with 50/50 solvent showed an identical titrant volume to phenolphthalein (25.0 mL; deviation 0%), while the 70/30 solvent showed a deviation of -14.6%. Stability tests showed that the extract was relatively stable for up to 7 days in dark conditions with a decrease in absorbance <10%, while reproducibility tests produced inter-user variations <5%. These findings suggest that bay leaf extract has strong potential as a reliable, stable, and consistent natural indicator, making it a worthy alternative to synthetic indicators in environmentally sustainable chemistry education and research laboratories.
Pendampingan Budidaya Padi Gogo Beras Merah Pada Lahan Pekarangan Di Desa Aek Nabara Samsinar Harahap; Elda Sari Siregar; Eka Nurwani Ritongan; Erti Kumala Indah; Amir Mahmud
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JTPI - Januari
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/40rnwj27

Abstract

The community partnership program in the form of assistance in cultivating red rice on yard land was implemented in Aek Nabara Village, West Angkola District, South Tapanuli Regency. The Martunas Farmer Group needs assistance due to limited knowledge about the use of yard land and the cultivation of red rice. This program aims to provide knowledge on how to cultivate red rice on yard land and encourage and foster community interest in cultivating red rice. The method used is Pre-implementation, in the form of socialization, counseling and training, implementation, and Post-implementation. The results of this activity showed that the farmer group has an interest in cultivating red rice on yard land, so that it can provide additional daily needs. This activity also makes training activities and facilities more dynamic, the community is more active in learning and can be applied properly and correctly, which can be done in farmer’s yard land.Keywords : Dryland Rice, Yard Land
ANALISIS KUALITAS GIZI MAKANAN PAUD: KAJIAN KANDUNGAN KALORI DAN NATRIUM DI KOTA MEDAN Syari Batubara, Melvariani; Sari Siregar, Elda; Sri Rezeki Purba, Happy; Aulina Rahim, Ilmi
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.23112

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kalori dan takaran sodium pada makanan anak usia dini di PAUD Kota Medan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah termasuk dalam penelitian eksperimen dengan metode signifikan korelasi untuk mengetahui jumlah kalori dan takaran sodium pada makanan anak usia dini di PAUD Kota Medan. Pengukuran dilakukan satu kali dalam waktu yang bersamaan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pengukuran jumlah kalori dan takaran sodium pada makanan anak usia dini di PAUD Kota Medan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RA. Isnainy adalah PAUD yang mengkonsumsi kalori paling banyak dengan rata-rata 51,25 kcal/kg/hari. RA. Isnainy adalah PAUD yang mengkonsumsi sodium paling banyak dengan rata-rata 0,855 g/hari (atau 855 mg/hari). RA. Isnainy menempati peringkat tertinggi untuk kedua parameter (kalori dan sodium), yang menunjukkan pola pemberian makanan yang cenderung lebih tinggi kandungan gizinya namun juga perlu diwaspadai terkait asupan sodium yang tinggi untuk anak usia dini.
Shaping the Quranic Generation from an Early Age (Study of Imtaq Programme Management in PAUD Akbar, Kaur Regency, Bengkulu) Julianto, Alfin; Siregar, Nelda Sari
PPSDP International Journal of Education Vol. 3 No. 2 (2024): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v3i2.293

Abstract

This study discusses the management of the imtaq program at PAUD Akbar. The problems discussed in this study are planning, implementation, and assessment of the imtaq program at PAUD Akbar. This study uses descriptive qualitative research. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation studies. Data analysis techniques using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research are: First, Akbar PAUD has formulated imtaq program planning. The imtaq program is a flagship program because it is in accordance with the need to obtain religious education in line with the vision and mission of PAUD Akbar. Program planning consists of daily, weekly, and annual programs. Secondly, the implementers of the imtaq program include the principal, teachers, parents, and the community who work together in implementing the program. Teachers apply four learning methods, namely, the play method, the storytelling method, the singing method, and the demonstration method. Third, teacher assessment is carried out in the form of assessments on aspects of child development and cognitive, affective, and psychomotor aspects. The assessment is carried out by teachers by conducting observations, children’s self-assessment, and portfolio assessment. The results of the follow-up of the program are still continued, but there are some improvements in improving facilities and infrastructure, teacher competence, and variations in learning models.
IMPLEMENTATION OF LOCAL WISDOM-BASED BIOTECHNOLOGY TEXTBOOK FROM TABAGSEL REGION ON CREATIVITY AND CRITICAL THINKING SKILLS OF STUDENTS AT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Melvariani Syari Batubara; Rafiqah Amanda Lubis; Elda Sari Siregar; Happy Sri Rezeki Purba; Ilmi Aulina Rahim
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL PELITA PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/dmxre321

Abstract

The objective of this study is to determine the implementation of a Tabagsel local wisdom-based biotechnology textbook on the creativity and critical thinking abilities of students at UMTS in the biotechnology course. The method employed in this research is PTK to assess the creativity and critical thinking abilities of students at UMTS. This PTK was conducted in 2 cycles, each consisting of stages: Analysis, Fact Finding, Conceptualization, Planning, Implementation, Additional Fact Finding, and Evaluation. The results of this study indicate that the highest score on the student creativity test in cycle I was 85 and the lowest was 54. The highest score on the student creativity test in cycle II was 95 and the lowest was 75. The increase in student creativity test scores was 10 points. The number of students who achieved mastery on the creativity test in cycle I was 12 students and in cycle II was 17 students, with an increase of 5 students. The conclusions of this study are: The PKK on the student creativity test in cycle I was 50% and in cycle II was 70%, with an increase of 20%; The percentage of students who achieved mastery on the critical thinking test was 80%, while those who did not achieve mastery was 20%.
Literasi Kesehatan dalam Meningkatkan Peran Keluarga sebagai PMO dan Kepatuhan Pengobatan TBC Jalilah Azizah Lubis; Elda Sari Siregar; Khatib Lubis; Meliani Sari Siahaan; Ika Handayani Siregar; Aldi Syaputra Nasution
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.232-243

Abstract

This study aims to analyze the level of public understanding of TB and its relationship to family roles, treatment adherence, and socioeconomic support. The method used in this study was a quantitative descriptive design with a survey approach. Data were collected from 40 respondents through a questionnaire consisting of 25 indicators divided into four domains: knowledge about TB (5 indicators), the role of the family as a PMO (6 indicators), treatment adherence (5 indicators), and socioeconomic support (9 indicators). Data analysis was performed by calculating the total score per domain and the percentage of achievement. The results showed that the level of knowledge about TB was in the high category with an average achievement above 80%. The role of the family as a PMO showed a variation in achievement between 77.5% and 95%. Treatment adherence had the lowest achievement in several indicators (40–60%), while socioeconomic support showed a fairly wide variation between 27.5% and 87.5%. Public health literacy about TB is generally good, but there are challenges in aspects of treatment adherence and several components of socioeconomic support. Interventions involving strengthening the role of the family and increasing socioeconomic support are needed to improve the success of TB treatment.
Pengolahan Limbah Organik Jadi Pupuk Dan Bio-Pestisida Di Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan Elda Sari Siregar; Suryanto Suryanto; Fatma Suryani; Samsinar Harahap; Eka Nurwani Ritonga; Erti Kumala Indah; Jalilah Azizah Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/w84yx842

Abstract

Limbah bisa merusak lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. menanggulanginya yaitu mengolah limbah organik menjadi pupuk dan pestisida alami. Program kemitraan masyarakat berupa pembuatan pupuk organik dengan pemanfaatan limbah dilaksanakan di Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan. Kelompok Tani Pardomuan perlu mendapat bantuan pendampingan karena keterbatasan pengetahuan tentang pemanfaatan dan pengolahan limbah menjadi pupuk dan bi pestisida. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk Organik Cair dan pestisida alami Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana proses pembuatan pupuk organic cair dan mendorong serta menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah limbah yang tidak dimanfaatkan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang potensi limbah yang tidak dimanfaatkan serta pelatihan pembuatan pupuk limbah organik. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu menjalin kerja sama dengan kelompok tani setempat, uji pendahuluan pembuatan produk, Sosialisasi dan pendampingan pengolahan produk. Melalui kegiatan ini, diperoleh hasil bahwa kelompok tani memiliki ketertarikan untuk mencoba membuat pupuk organic cair dari limbah dalam kegiatan usaha taninya, tentunya dapat memberikan tambahan pendapatan bagi mereka. sebagai tindakan efisiensi masyarakat untuk mengurangi pencemaran lingkungan