Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : ProNers

PERAN KOPING DAN ADAPTASI TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI PUSAT KESEHATAN : A LITERATURE REVIEW Larasati, Anggelisa; Yulanda, Nita Arisanti; Budiharto, Ichsan
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.766 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.44443

Abstract

Background: Tuberculosis patients have a process of controlling stimuli such as emotional distress due to disease diagnosis, anger, and self-isolation, this behavior can lead to non-compliance in the treatment. Patients with tuberculosis can have a disability in adaptation both at home and the environment in which they live. So that tuberculosis patients need the right coping assistance and the adjustment or adaptation in tuberculosis patients. Objective: To find out the role of coping and adaptation to the compliance of the treatment of pulmonary tuberculosis patients in the Health Service Center. Methods: Literature review of the role of coping and adaptation to the treatment compliance of tuberculosis patients. The sources obtained through search using Google Scholar, Researchget, Pubmed, and Garuda Portal, using theanalysis method SPIDER. Results: There were 9 articles related to the role of coping and adaptation to the treatment compliance of tuberculosis patients. A good coping process can trigger a response in the face of stimulus so that it will produce an adaptation function. Coping and adaptation are a unity so that the creation of adherence to the treatment of tuberculosis. Conclusion: There is a coping and adaptation assessment of the treatment compliance of tuberculosis patients in the health care center. The better the coping, the better the adaptation in tuberculosis patients so that the higher the rate of treatment adherence. Keywords: Coping, adaptation, compliance and tuberculosis.
LITERATURE REVIEW: KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA Asmalia, Nur; Yulanda, Nita Arisanti; Maulana, M. Ali
ProNers Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.54 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v6i1.47048

Abstract

Seseorang dengan asma akan mengalami penurunan kondisi fisik diakibatkan gejala asma yang sering datang, perubahan emosional seperti frustasi, ketakutan, gelisah, cemas, perubahan aktivitas seperti sering terbangun dimalam hari, ketidakhadiran dalam bekerja atau sekolah, faktor lingkungan seperti udara dingin dan kering dapat memicu atau memperburuk gejala sehingga memengaruhi kualitas hidup pasien asma. Metode: Jenis penelitian Narrative review dengan teknik analisa isi data, artikel diperoleh dari database Google Schoolar, ProQuest, sciendirect, ResearchGate dan Ebsco. Hasil: Dari 7 artikel yang dianalisis diperoleh domain gejala-gejala merupakan domain yang sangat memengaruhi kualitas hidup daripada domain lainnya, sedangkan domain rangsangan lingkungan merupakan domain yang sedikit memengaruhi kualitas hidup daripada domain lainnya. Kesimpulan: Domain gejala-gejala dan domain rangsangan lingkungan merupakan domain yang memengaruhi kualitas hidup pasien asma. Kata Kunci: kualitas hidup, asma
LITERATURE REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPONSE TIME PERAWAT PADA PENANGANAN IGD Hania, Uray Putri; Budiharto, Ichsan; Yulanda, Nita Arisanti
ProNers Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.13 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i2.46168

Abstract

Latar Belakang: Penanganan IGD memerlukan response time yang cepat sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien. Ada banyak faktor yang mempengaruhi response time yaitu ketersediaan alat dan obat, sarana prasarana, fasilitas, dan stretcher, kondisi gawat darurat, pelatihan gawat darurat, dan pendidikan, kehadiran petugas, dan beban kerja.Tujuan: Menganalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Response Time Perawat pada Penanganan IGD.Metode: Tinjauan literature mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi response time perawat. Adapun sumbernya melalui pencaharian menggunakan Google Scholar, Researchget.Net, dan Science Direct. Analisis menggunakan teknik PICO.Hasil: Ditermukan 7 artikel   ditemukan dua faktor yang mempengaruhi response time yaitu faktor eksternal lebih mempengaruhi response time dengan didukung faktor internal. Faktor eksternal terdiri dari ketersediaan alat dan obat, sarana prasarana, fasilitas, stretcher, kehadiran petugas, dan beban kerja. Faktor internal terdiri dari kondisi gawat darurat, pelatihan gawat darurat, masa kerja dan pendidikan.Kesimpulan:   Faktor-faktor yang mempengaruhi response time yaitu ketersediaan alat dan obat, sarana prasarana, fasilitas, stretcher, masa kerja, kondisi gawat darurat, pelatihan gawat darurat, pendidikan, kehadiran petugas, dan beban kerja.  Kata kunci: Response Time Perawat, Waktu Tanggap Perawat, Faktor-Faktor Response Time.Referensi: 56 (2004-2020)
PENERAPAN METODE SERVICE EXELLENT DAN SERVICE QUALITY UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT: LITERATURE REVIEW Agustian, Ardi; Mita, Mita; Yulanda, Nita Arisanti
ProNers Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i1.48056

Abstract

Pelayanan keperawatan yang berkualitas menjadi salah faktor penentu tingkat kepuasan pasien. Pelayanan keperawatan yang diberikan semakin baik maka akan meningkatkan kepuasan pasien. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian literatur review dengan metode pencarian artikel menggunakan SPIDER. Database yang digunakan yaitu PubMed, Science Direct, Neliti, Portal Garuda dan Google Scholar dengan artikel penelitian yang diterbitkan mulai dari tahun 2014 - 2020. Hasil: Tujuh artikel dipakai dalam review. Seluruhnya menunjukkan hasil yang efektif di sebagian besar rumah sakit penerapan metode service excellent dan service quality untuk meningkatkan kepuasan pasien terhapat pelayanan keperawatan di ruang rawat inap rumah sakit. Kesimpulan: Pelayanan prima atau Service Exellent dan pelayanan jasa atau Service Quality adalah pelayanan yang sangat baik dan melampaui harapan pasien. Bagi rumah sakit terutama di pelayanan keperawatan, Service Exellent dan Service Quality penting untuk mempertahankan tingkat kepuasan pasien dan dapat membantu perkembangan rumah sakit sehingga pasien akan loyalitas terhadap rumah sakit karena pelayanan yang diberikan sangat baik. Kata Kunci: Kepuasan pasien, mutu pelayanan kesehatan, pelayanan prima, pelayanan jasa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP VAKSINASI COVID-19 RARASARI, DHITIA; Budiharto, Ichsan; Yulanda, Nita Arisanti
ProNers Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v8i2.56967

Abstract

Latar belakang : Coronavirus Disease 2019 merupakan penyakit menular yang menyebar dengan cepat dan menjadi masalah kesehatan dunia. Pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19 di setiap wilayah berbeda-beda, banyak informasi dan persepsi masyarakat yang salah tentang vaksin COVID-19. Rendahnya minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19, karena kurang pengetahuan dan banyak opini tentang vaksin COVID-19 yang tidak diketahui kebenarannya. Tujuan : Menganalisis hubungan pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19.Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 96 responden yang dilakukan di Dusun Bunga Raya dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Spearman rho.Hasil : Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19 sebanyak 8,3% memiliki pengetahuan yang baik, 66,7% cukup, dan 2,5% kurang. Persepsi masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19 sebanyak 10,4% memiliki persepsi positif dan 89,6% memiliki persepsi negatif. Uji spearman rho menunjukkan nilai 0,176 dengan koefisien korelasi sebesar 0,139.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19.
KEBUTUHAN SPIRITUAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIV/AIDS: LITERATURE REVIEW Ramadani, Siska Putri; Hastuti, Maria Fudji; Yulanda, Nita Arisanti
ProNers Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.762 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i2.46092

Abstract

HIV/AIDS menyebabkan perubahan dari segi fisik psikologi, sosial, ekonomi dan spiritual yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien HIV/AIDS. Spiritual sangat penting bagi pasien HIV/AIDS karena dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gambaran kebutuhan spiritual dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS. Jenis penelitian ini menggunakan narrative review dengan teknik content analysis, artikel diperoleh dari mesin pencari google scholar dan pangkalan data (database) ProQuest, Science Direct dan PubMed, Menggunakan kata kunci: spiritual, kualitas hidup, HIV/AIDS, spirituality, quality of life, HIV/AIDS. Dari hasil literature review ditemukan 9 artikel yang sesuai dengan kriteria. Analisa menunjukan gambaran kebutuhan spiritual pasien HIV/AIDS yaitu mendekatkan diri kepada Tuhan, membutuhkan dukungan orang terdekat, dan harapan hidup yang lebih baik. Spiritual mempunyai nilai tertinggi pada domain kualitas hidup dimana pasien HIV/AIDS yang mempunyai tingkat spiritual yang baik akan mempunyai kualitas hidup yang baik juga sedangkan domain sosial dan lingkungan memiliki nilai terendah, hal ini dikarenakan tingginya stigma dan diskriminasi yang dirasakan pasien HIV/AIDS. Domain spiritual memiliki nilai tertinggi pada kualitas hidup pasien HIV/AIDS sedangkan domain sosial lingkungan memiliki nilai terendah. Spiritual berhubungan erat dengan kualitas hidup pada Pasien HIV/AIDS sebagai bentuk pertahanan. Kata Kunci: kebutuhan spiritual, kualitas hidup, HIV/AIDS
APPROPRIATE AND EFFECTIVE METHODS IN PROVIDING HEALTH EDUCATION ABOUT HYPERTENSION FOR THE ELDERLY: LITERATURE REVIEW Selviani, Selviani; Yulanda, Nita Arisanti; Fujiana, Fitri
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.50754

Abstract

Background: Hypertension is still a problem in of health that is often found in various parts of the world. One of the causes that make hypertension cases increase is the lack of public knowledge. The way that can be done to improve one's knowledge is health education by providing appropriate and effective methods so that the information conveyed can be applied properly. Methods: This type of research was is a literature review. Articles were obtained using a database with online searches downloaded on Google Scholar, Research Gate, Pubmed, Proquest, Science Direct, Garuda Portal and Neliti with analysis of the articles used the PICO technique. Results: Using 15 articles that have been analyzed with methods that can be used including the lecture method, guidance and counseling method, group discussion method and interview method. In addition, the combined methods include counseling and interview methods, lecture methods and group discussions, as well as counseling and counseling methods. Conclusion: Appropriate and effective methods in providing health education about hypertension for the elderly are very diverse and need to increasing public knowledge as early as possible to reduce the incidence of hypertension, especially in the elderly.
Self Efficacy dan Sikap terhadap Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis Paru : Literature Review Suptya, Adrian Putra; Yulanda, Nita Arisanti; Adiningsih, Berthy Sri Utami
ProNers Vol 7, No 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v7i1.55780

Abstract

Latar belakang : Tuberkulosis merupakan penyakit kronis dengan lama pengobatan selama 6 bulan atau lebih, self efficacy dan sikap dalam diri pasien yang baik diprediksi dapat meningkatkan angka kesembuhan dalam melakukan pengobatan dengan rutin minum obat agar dapat mencegah penularan penyakit. Tujuan: Memaparkan hubungan self efficacy dan sikap terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru. Metode: Jenis penelitian literature review dengan teknik analisis isi data, artikel diperoleh dari database dan search engine Google Scholar, CiteseerX, ScienceDirect, PubMed, dan Neliti dengan menggunakan kata kunci dalam bahasa Indonesia "efikasi diri", "sikap", dan "kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru" dan dalam bahasa Inggris "self efficacy", "attitude", "treatment adherence in pulmonary tuberculosis patients". Hasil: 13 artikel yang telah dianalisis diperoleh 6 artikel self-efficacy dan 7 artikel kepatuhan pengobatan. Self efficacy dan sikap merupakan variable yang memiliki skor lebih tinggi dari variable lainnya sehingga dapat memengaruhi tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru. Kesimpulan: Self efficacy dan sikap menjadi upaya yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru. Semakin tinggi tingkat self efficacy dan sikap maka akan semakin tinggi juga tingkat kepatuhan pasien. Serta adanya hubungan antara Self efficacy dan sikap yang mempengaruhi adanya kepatuhan dalam pengobatan.
Pengaruh Lidah Buaya (Aloe Vera) Terhadap Penyembuhan Luka : Literature Riview Anna, Theodora Elvia; sukarni, sukarni; Yulanda, Nita Arisanti
ProNers Vol 7, No 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v7i1.53570

Abstract

Latar Belakang: Salah satu terapi yang digunakan dalam perawatan luka yaitu menggunakan lidah buaya untuk mempercepat penyembuhan luka, karena mengandung glutathione peroxidase dan superoksida dismutase dan berperan sebagai antiinflamasi, antiarthritis, antibakteri, antijamur, dan memiliki efek hipoglikemik. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis literature review. Penelusuran literatur tentang pengaruh lidah buaya terhadap penyembuhan luka menggunakan Google Scholar, Proquest, Science Direct, Neliti dan Pubmed. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapat sampel dalam penelitian berjumlah 7 artikel berbahasa Indonesia dan Inggris. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lidah buaya efektif untuk penyembuhan luka akut jenis luka bakar, luka insisi dan luka episiotomi serta luka kronik jenis luka diabetik dan luka dekubitus. Pemberian dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan waktu perawatan 1 sampai 3 minggu dan dilakukan evaluasi 3 kali selama intervensi. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan lidah buaya sebagai terapi alternatif sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan luka. Diharapkan penggunaan lidah buaya dapat dijadikan alternatif dalam perawatan luka dan bisa diterapkan oleh pasien dan keluarga.
Co-Authors Adiningsih, Berthy Sri Utami Agustian, Ardi Akhmad, Arif Nur Aliviah Anggelisa Larasati Anna, Theodora Elvia Annisa Mega Puspita Arief Andriyanto Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arina Nurfianti Arizki Rahman Hakim Asmalia, Nur Bahtiar Bahtiar Budiharto, Ichsan Cindiarty Kurnia Saputri Delia, Delia Dika Putri, Uray Weza Azalia Dinda Pratiwi Djoko Priyono Djoko Priyono Ericha Rizki Ridhowati Ervina Lili Neri Faisal Kholid Fahdi Fauzan, Suhaimi Fitri Fujiana Fitri, Tasya Aulia Fitriasari, Andikawati Fradianto, Ikbal Fujiana, Fitri Gabby Novikadarti Rahmah Ghifari, M. Ikhsan H Herman Hania, Uray Putri Hastuti, Maria Fudji Heriye Heriye Heriye Heriye, Heriye Herman . Ichsan Budiharto Ichsan Budiharto Jonatan, Pendri Karitas, Mirdayata Diana Keti Andriani Kharisma Aji Martadi Kharisma Aji Martadi Kharisma Aji Martadi Konyan, Riski Konyan, Rizki Kurniawan, Cahya Dwi Larasati, Anggelisa Litaqia, Wulida M. Ali Maulana M. Ikhsan Ghifari Maharani, Emalia Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Murtilita, Murtilita Nadia Rahmawati Nadia, Priska Liz Nur Akbar, Nur Pavita Arista Widya Pondi, Muhamad Pratiwi, Dinda Priyono, Djoko Puspita, Annisa Mega Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga M, Sigit Rahma W, Alvina Rahma, Alvina Rahmah, R. A. Gabby Novikadarti Rahmawati, Nadia Ramadani, Siska Putri RARASARI, DHITIA Rasyid, Agung Nur Ratih Sulistianingrum Raudhatul Jannah, Siti Riski Konyan Riszky Safitri Rosaldi Millenianto Selviani, Selviani Suhendri Suhendri Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sulistianingrum, Ratih Suptya, Adrian Putra Syafira, Kania Syifa Az-zahra Tari Dwi Sundari K Titan Ligita Triyana Harlia Putri Ucok Budiman Wibowo, Widya Astuti Widya, Pavita Arista Winarianti Winarianti Winarianti, Winarianti Wirdani Nurhidayati Yoga Pramana Zenita Indra Ramadhita