Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

IMPLEMENTASI SITEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DI RSUD PROF. DR. H. M. ANWAR MAKKATUTU KABUPATEN BANTAENG [IMPLEMENTATION OF THE HOSPITAL MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM AT RSUD PROF. DR. H. M. ANWAR MAKKATUTU BANTAENG REGENCY] Ardyansyah, Mukhlas; Sikki, Nurhaeni; Syahidin, Rukhiyat; Yuliaty, Farida; Paramarta, Vip
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1059

Abstract

This study analyzes the implementation of the Hospital Management Information System (SIMRS) at Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Regional Hospital, Bantaeng Regency, South Sulawesi, focusing on infrastructure, human resources (HR), and operational procedures. SIMRS is designed to integrate hospital services, administration, and management to improve efficiency and healthcare quality. Using a descriptive qualitative method with a case study approach, data were collected through in-depth interviews and direct observation of hospital management, SIMRS staff, and service users. Thematic analysis was conducted to identify obstacles, supporting factors, and the role of management. The findings show that SIMRS implementation remains suboptimal. Key obstacles include internet and server disruptions, limited computer facilities, and inadequate number and competence of HR. Technical training is infrequent, and SOP application is inconsistent due to technical issues and system incompatibility. Supporting factors include management support, system integration between units, and basic operator understanding of the Kanza application. In conclusion, SIMRS success depends on infrastructure readiness, HR capacity, and procedural consistency. A sustainable integration strategy is required to overcome these barriers and strengthen the hospital information system for optimal service delivery.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN KESEHATAN, FASILITAS KESEHATAN, DAN LAYANAN PERAWAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS RANTAU PANJANG, MERANGIN, JAMBI [THE INFLUENCE OF HEALTHCARE SERVICE QUALITY, HEALTH FACILITIES, AND NURSES' SERVICES ON THE SATISFACTION OF OUTPATIENTS AT PUSKESMAS RANTAU PANJANG, MERANGIN, JAMBI] Mayrawati, Nora; Saepudin, Didin; Syahidin, Rukhiyat
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1052

Abstract

This study aims to examine the influence of healthcare service quality, healthcare facilities, and nursing care on outpatient satisfaction at Puskesmas Rantau Panjang, Merangin, Jambi. A quantitative approach was employed using Partial Least Squares (PLS) to analyze the relationships among the variables. The sample consisted of 98 respondents selected through purposive sampling, with questionnaires distributed to outpatients based on inclusion criteria. The results indicate that healthcare service quality is perceived as fairly good, healthcare facilities are categorized as good, and nursing care is considered fairly good. Partially, healthcare service quality and healthcare facilities significantly affect patient satisfaction, whereas nursing care does not show a significant effect. However, when examined simultaneously, the three exogenous variables collectively demonstrate a significant impact on outpatient satisfaction, with an R-square value of 0.62, suggesting that 62% of the variation in patient satisfaction can be explained by these variables. The study concludes that enhancing healthcare service quality and providing adequate facilities are key determinants of patient satisfaction. The findings carry managerial implications, emphasizing that Puskesmas management should prioritize improving service quality and upgrading facilities to enhance overall patient satisfaction
Manajemen Laktasi sebagai Mediasi Pengaruh Breastfeeding Self Efficacy dan Dukungan Keluarga Implikasinya terhadap Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif (Studi Survey di UPTD Puskesmas Munjul Kabupaten Majalengka) Nandita, Nandita; Mulyani, Sri Rochani; Syahidin, Rukhiyat; Paramarta, Vip; Malik, Rahadian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2928

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik dan satu-satunya makanan yang dibutuhkan bayi selama enam bulan pertama. Keberhasilan pemberian ASI membutuhkan dukungan keluarga agar ibu termotivasi untuk memberikan ASI eksklusif. Selain itu, penyebab kegagalan pemberian ASI eksklusif adalah efikasi diri ibu dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi manajemen laktasi terhadap pengaruh Breastfeeding Self-Efficacy dan dukungan keluarga pada keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di UPTD Puskesmas Munjul, Kabupaten Majalengka. Metode penelitian ini adalah deskriptif verifikatif. Sampel penelitian adalah ibu dengan bayi berusia 7-12 bulan sebanyak 206 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis verifikatif dengan Path Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Breastfeeding Self-Efficacy, dukungan keluarga, manajemen laktasi dan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif dalam kategori baik. Terdapat pengaruh positif dan signifikan breastfeeding self-efficacy (pvalue=0,000) dan dukungan keluarga (pvalue=0,019) terhadap manajemen laktasi, manajemen laktasi terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif (pvalue=0,000), pengaruh langsung breastfeeding self-efficacy (pvalue=0,000) dan dukungan keluarga (pvalue=0,000) terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif, breastfeeding self-efficacy dan dukungan keluarga secara simultan terhadap manajemen laktasi (pvalue=0,000), pengaruh tidak langsung breastfeeding self-efficacy (pvalue-0,001) dan dukungan keluarga (pvalue=0,025) terhadap keberhasilan pemberian ASI ekslusif melalui manajemen laktasi. UPTD Puskesmas Munjul dapat melakukan promosi, edukasi, dan dukungan konseling bagi ibu menyusui dalam meningkatkan efikasi diri, dukungan keluarga, pemberian ASI "on-demand" dan bekerja sama dengan tenaga kesehatan lain dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemberian ASI.
Kepuasan Pelayanan sebagai Jembatan antara Kualitas Fasilitas dan Waktu Tunggu terhadap Loyalitas Pasien Rumah Sakit Putri, Annisha Dwi; Saepudin, Didin; Syahidin, Rukhiyat
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 1, December 2025 (Accepted)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i1.262

Abstract

Penelitian ini menelaah hubungan antara waktu tunggu, fasilitas rumah sakit, dan loyalitas pasien dengan kepuasan pelayanan sebagai variabel mediasi pada pasien Poli Gigi RSUD Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Dengan pendekatan kuantitatif dan analisis jalur berbasis SmartPLS, sebanyak 77 responden dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas rumah sakit memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelayanan dan loyalitas pasien, menegaskan pentingnya aspek kenyamanan dan kelengkapan fasilitas dalam membangun kepercayaan pasien. Sebaliknya, waktu tunggu tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan maupun loyalitas, menunjukkan bahwa toleransi pasien terhadap durasi pelayanan masih relatif tinggi selama mutu layanan tetap terjaga. Kepuasan pelayanan berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien, meskipun pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Uji mediasi juga memperlihatkan bahwa kepuasan pelayanan belum mampu menjadi jembatan antara waktu tunggu dan fasilitas terhadap loyalitas pasien. Namun, secara simultan seluruh variabel menunjukkan kontribusi bersama yang signifikan terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan fasilitas dan pengalaman layanan yang konsisten menjadi strategi kunci dalam memperkuat loyalitas pasien, lebih dari sekadar efisiensi waktu tunggu.
Pengaruh Beban Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Mutiasari Duri Riau Pertiwi, Amelia Suci; Suharsono, Teguh Nurhadi; Syahidin, Rukhiyat; Malik , Rahdian; Paramata, Vip
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50386

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi layanan kesehatan yang dituntut untuk menjaga kualitas pelayanan melalui kinerja perawat. Faktor beban kerja dan stres kerja menjadi aspek penting yang dapat memengaruhi kinerja perawat. Beban kerja yang berlebihan tanpa diimbangi dengan sumber daya yang memadai berpotensi menurunkan kualitas layanan, sedangkan tingkat stres kerja yang tinggi dapat berdampak pada kesehatan mental serta menurunkan produktivitas perawat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja (X1) dan stres kerja (X2) terhadap kinerja perawat (Y) di RS Umum Mutiasari Duri Riau. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen skala Likert dikonversi ke skala interval dengan MSI sebelum analisis. Uji asumsi klasik terpenuhi. Hasil regresi linier berganda menunjukkan model: Ŷ = 0,594 + 0,033X1 + 0,743X2 + ε. Secara parsial, X1 tidak berpengaruh signifikan terhadap Y (α=0,05), sedangkan X2 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y (α=0,05). Secara simultan, X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap Y (uji F). R² = 0,680 menunjukkan 68% variasi kinerja perawat dijelaskan oleh kedua prediktor; SEE = 0,261Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja yang proporsional serta strategi manajemen stres yang efektif guna meningkatkan kinerja perawat di rumah sakit. Kata kunci: Beban kerja, stres kerja, kinerja perawat, regresi linier berganda, Rumah Sakit Umum Mutiasari Duri
Analisis Komunikasi, Motivasi, dan Lingkungan Kerja Melalui Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Instalasi Pelayanan Private Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar Subeno, Fransiska Carmelia; Aripin, Zaenal; Syahidin, Rukhiyat; Kosasih, Kosasih; Paramarta, Vip; Yuliaty, Farida
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50577

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi internal, motivasi, serta lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, dengan menempatkan kepuasan kerja sebagai variabel antara. Latar belakang masalahnya adalah Instalasi Pelayanan Private RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, yang seharusnya menjadi layanan unggulan untuk meningkatkan reputasi dan pendapatan, justru belum mencapai target kontribusi keuangan dan tingkat kepuasan pasien, suatu kesenjangan yang perlu dikaji dari perspektif faktor internal SDM. Data berupa kuesioner yang dikumpulkan dengan menggunakan skala likert yang diberikan kepada 70 pegawai dari berbagai level jabatan, ditambah wawancara terbatas dan kajian dokumen laporan kinerja. Metode analisis jalur digunakan untuk menginvestigasi pengaruh langsung dan tidak langsung dari komunikasi internal, motivasi, lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pegawai yang memiliki motivasi kuat dan berada dalam lingkungan kerja yang nyaman menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan, yang terlihat dari produktivitas, mutu layanan, serta rasa puas dalam bekerja. Sebaliknya, komunikasi internal belum berdampak substansial terhadap peningkatan tersebut. Berdasarkan temuan itu, rekomendasi praktis yang paling prioritas adalah fokus pada dua hal peningkatan motivasi pegawai lewat program pengakuan dan pelatihan, serta penciptaan lingkungan kerja yang lebih produktif. Sistem komunikasi internal yang masih belum optimal juga harus diperbaiki, karena mustahil mengharapkan peningkatan kinerja layanan premium di instalasi ini tanpa pembenahan ketiga aspek tersebut.
ANALISIS REPUTASI RUMAH SAKIT MELALUI KUALITAS PELAYANAN DENGAN PENDEKATAN TERRA DAN KEPUASAN PASIEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI SURVEI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING) Biantara, Irgi; Mulyani, Sri Rochani; Syahidin, Rukhiyat; Paramarta, Vip; Wirawan, Chevie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27841

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan ini menjadi faktor penting dan menjadi salah satu kunci keunggulan kompetitif dalam peningkatan mutu pelayanan serta kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit pada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis verifikatif menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian analisis deskriptif terhadap kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit, responden memberikan penilaian baik menuju sangat baik, masih ditemukan beberapa kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian verifikatif, model analisis jalur menunjukkan nilai koefisien jalur antar variabel bernilai positif dan nilai koefisien jalur pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (60,6%>41,4%), artinya variabel kepuasan pasien sebagai variabel intervening mampu memediasi kualitas pelayanan dengan reputasi Rumah Sakit. Hasil   hipotesis statistik untuk uji-t (parsial), kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, kualitas pelayanan  berpengaruh positif terhadap reputasi Rumah Sakit, secara langsung kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap reputasi Rumah Sakit,  dan secara tidak langsung kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap reputasi Rumah Sakit melalui kepuasan pasien, hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya implikasi variabel kualitas pelayanan dan variabel kepuasan pasien terhadap reputasi Rumah Sakit.
Analisis Mutu Pelayanan Melalui Keselamatan Pasien Dan Kepuasan Pasien Sebagai Variabel Intervening (Studi Survei di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu-Lampung) Dianvayani, Giska; Aripin, Zaenal; Syahidin, Rukhiyat; Mariati Asnar, Etty Sofia; Paramarta, Vip
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselamatan pasien, kepuasan pasien dan mutu pelayanan pada Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu-Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis verifikatif menggunakan analisis jalur (path analysis). Analisis deskriptif terhadap keselamatan pasien, kepuasan pasien dan mutu pelayanan responden memberikan penilaian baik menuju sangat baik namun, masih ditemukan beberapa kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian verifikatif, model analisis jalur menunjukkan nilai koefisien jalur antar variabel bernilai positif dan nilai koefisien jalur pengaruh langsung lebih besar dari pengaruh tidak langsung (76,2%>71,3%), artinya variabel kepuasan pasien sebagai variabel intervening mampu memediasi antara hubungan antara keselamatan pasien dengan mutu pelayanan. Nilai koefisien korelasi 0,940 menunjukan adanya hubungan yang kuat antar variabel dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 88,3%, menunjukan variasi pengaruh variabel keselamatan pasien dan variabel terhadap kepuasan pasien variabel mutu pelayanan cukup besar. Hasil hipotesis statistik untuk uji-t (parsial), variabel keselamatan pasien berpengaruh positif kepuasan pasien, variabel keselamatan pasien berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel mutu pelayanan, secara langsung variabel kepuasan pasien berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel mutu peyanan dan secara tidak langsung variabel keselamatan pasien berpengaruh positif terhadap mutu pelayanan melalui variabel kepuasan pasien. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya implikasi variabel keselamatan pasien dan variabel kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan.
Analisis Kepuasan Pegawai Terhadap Motivasi Kerja Dan Implikasinya Pada Mutu Pelayanan Kesehatan (Studi Survey Di Rsud Kota Manado) Budiman, Rocky Fransiskus; Mulyani, Sri Rochani; Syahidin, Rukhiyat; Utoyo, Widjajanti; Yuliaty, Farida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih mendalam tentang kepuasan pegawai terhadap motivasi kerja dan implikasinya pada mutu pelayanan kesehatan di RSUD Kota Manado. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur, koefiesien korelasi dan koefisien determinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitaif dengan melakukan survey melalui penyebaran kuesioner kepada 153 responden yang merupakan pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pegawai berpengaruh signifikan terhadap motivasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado, motivasi berpengaruh signifikan terhadap variable mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado selain itu Kepuasan Pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap variable mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado dan secara tidak langsung Kepuasan Pegawai tidak berpengaruh secara signifikan terhadap mutu pelayanan Kesehatan melalui motivasi kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya meningkatkan kepuasan pegawai melalui motivasi kerja pegawai itu sendiri, yang akan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado.
Analisis Medication Error Fase Prescribing Dan Dispensing Untuk Meningkatkan Patient Safety Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Pratama Warmare Manokwari, Papua Barat Kumorowani, Riyan Putri; Yuliaty, Farida; Syahidin, Rukhiyat; Rulia, Rulia; Kosasih, Kosasih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15335

Abstract

Medication Error adalah setiap kejadian yang dapat dihindari yang dapat menyebabkan atau berakibat pada pelayanan obat yang tidak tepat atau membahayakan pasien sementara obat berada dalam pengaasan tenaga Kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui persentase Medication Error yang terjadi pada fase prescribing dan fase dispensing pasien rawat jalan di Rumah Sakit Pratama Warmare. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif dengan pengumpulan data secara kualitatif. Terhadap 300 resep pasien rawat jalan yang masuk di instalasi farmasi Rumah Sakit Pratama Warmare, pada bulan Desember 2023 dan bulan Januari sampai April 2024. Peneliti menggunakan rumus Slovin sehingga mendapatkan 75 sampel resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi Medication Error pada kedua fase tersebut. Medication error yang terjadi pada fase prescribing meliputi: tidak ada nomor rekam medik 61,3%, tidak ada umur pasien 13,3%, tidak ada jenis kelamin pasien 6,67%, tidak ada berat badan pasien 77,3%, tidak ada tanggal resep 5,3%, tidak ada alamt pasien 61,3%, tidak ada nama dokter 26,67%, tidak ada SIP dokter 100%, tidak ada paraf dokter 52%, tidaka ada satuan dosis obat 42,67%. Medication Error yang terjadi pada fase dispensing meliputi: ada obat yang diserahkan kurang 8%. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa masih terjadi Medication Error pada fase prescribing dan dispensing di Rumah Sakit Pratama Warmare, Manokwari, Papua Barat. Kata kunci : Medication Error, Prescribing, Dispensing, Rumah Sakit Pratama Warmare, Manokwari, Papua Barat