Claim Missing Document
Check
Articles

How Parents' Academic Background Can Affect Parental Involvement in Preschooler's Education Handayani, Dewa Ayu Puteri; Magta, Mutiara; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 8, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i1.24560

Abstract

Parental involvement in children education has been acknowledged to bring about many advantages to children education, especially in boosting children’s academic performance at school. This study is aimed at revealing the effect of parents’ educational level on parental efforts to facilitate the learning of their children. It is a quantitative research in which the samples were 230 parents whom their children were admitted in fifteen early childhood education institutions in Buleleng Regency, Bali Indonesia. Data were collected using Family Involvement Questionnaires-Short Form (FIQ-SF) developed by Fantuzzo et al. (2013) which had been translated and adapted to Indonesian context. Data were analyzed using Independent Sample T-test technique. The results demonstrated that parents who are well educated exhibit higher level of involvement in their children education compared to less educated parents, especially in home-based involvement and home-school conferencing, but not in school-based involvement. The reasons of this result and the direction for future research were discussed in this study.    Keywords: parental involvement, early childhood education, education, preschooler 
MENAKAR MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA: DISKURSUS PEMBELAJARAN ABAD XXI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KARAKTER Dewa Bagus Sanjaya; Dewa Gede Firstia Wirabrata; Dewa Ayu Puteri Handayani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v9i3.40342

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. Pembelajaran abad ke-21 mendorong dan  menyiapkan mahasiswa yang mampu berpikir kritis, kolaboratif, komunikatif, dan kreatif. Merdeka belajar kampus merdeka menyeimbangkan cipta, rasa, dan karsa serta menambah pengalaman lapangan untuk merespon tuntutan pekerjaan dan tuntutan global. Merdeka belajar kampus merdeka dan pembelajaran abad ke-21 sama-sama mempunyai relevansi dengan pengembangan pendidikan karakter yang berbasis pada lima nilai karakter utama yaitu: religius, nasionalis, integritas, gotong royong, dan mandiri. Selain berdasarkan pada lima nilai karakter utama juga berdasarkan pada delapan belah nilai karakter yaitu: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Media Visualisasi Auditori Kinestetik (Vak) Terpadu Untuk Stimulasi Keaksaraan Awal Anak Nunuk Trisukma Aceh; Putu Aditya Antara; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i3.1440

Abstract

This study aims to develsop an Integrated Kinesthetic Auditory Visualization (VAK) media for early literacy stimulation of children in Kamila Kindergarten, Kajanan Village, Buleleng District. In this study, the MDLC (Multimedia Development Life Circle) model is used. The subjects in this study used two media experts. The data collection in this study used a questionnaire method which was then analyzed using data analysis, namely quantitative data and qualitative data. The Integrated Kinesthetic Auditory Visualization Media (VAK) was declared valid with very good qualifications from the experts with the percentage of learning media expert validity results obtained a score of 95%. From these results, it can be concluded that the development of Integrated Kinesthetic Auditory Visualization (VAK) media for early literacy stimulation of children in Kamila Kindergarten has very high validity so that Integrated Kinesthetic Auditory Visualization (VAK) media for early literacy stimulation of children in Kamila Kindergarten is feasible to use. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu untuk stimulasi keaksaraan awal anak di TK Kamila, Kampung Kajanan Kecamatan Buleleng. Dalam penelitian ini menggunkan Model MDLC (Multimedia Development Life Circle). Subjek dalam penelitian ini menggunakan dua orang ahli media. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan metode angket yang kemudian dianalisis menggunkan analisis data yaitu data kuantitatif dan data kualitataif. Media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu dinyatakan valid dengan kualifikasi sangat baik dari para ahli dengan persentase hasil validitas ahli media pembelajaran diperoleh skor 95%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu untuk stimulasi keaksaraan awal anak di TK Kamila mendapatkan validitas sangat tinggi sehingga media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu untuk stimulasi keaksaraan awal anak di TK Kamila layak digunakan.
Pengembangan Instrumen Digital Learning Pada Anak Usia Dini Idam Cholik; Putu Aditya Antara; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i3.1539

Abstract

Abstrak: Penelitianinibertujuanuntukmengetahuikelayakaninstrumenpenilaian matematika awal pada anak Taman Kanak-kanak, yang dilakukandi TK Tunas Harapan dilihat dari validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian yangdigunakanyaitupenelitianpengembangan(ResearchandDevelopment)yangdilakukan dengan model RDR (Research, Development, Research). Subjek penelitianadalah instrument digital matematika awal pada anak dan 15 siswa kelompokB TK Tunas Harapan. Instrumen digital matematika awal pada anakkelompokBinitelahdiujiolehduaorangahliataupakaruntukmengukurvaliditasdandua orang guru yang diuji coba pada anak untuk mengetahui tingkat reliabilitas. Hasilanalisis data berdasarkan uji ahli atau pakar, pernyataan yang valid sebanyak 10 butiryang dihitung menggunakan rumus Gregory. Hasil perhitungan validitas instrumenmatematika awalpadaanaksebesar1dengankriteriavaliditassangattinggi,danuji validitas butir yang dihasilkan adalah 10 butir pernyataan dinyatakan valid. Hasiluji reliabilitas instrumen pada anak kelompok B sebanyak 15 siswa, yang dihitungmenggunakan rumus Alpha Cronbach sebesar 1,08 dengan kriteria reliabilitas tinggi.Maka dapat disimpulkan, instrumen yang telah diuji berdasarkan tingkat validitas danreliabilitasnya dapat digunakan sebagai alat penilaian yang akurat untuk mengukurtingkatkemampuan
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Permainan Edukasi Question Board Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ida Ayu Gde Sutha Maharani; I Gede Astawan; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan permainan edukasi papan pertanyaan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VII Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2022/2023. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 210 siswa. Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, dengan 34 siswa kelas V SD Negeri 2 Banyuning ditempatkan pada kelas eksperimen, dan 34 siswa kelas V SD Negeri 6 Banyuning ditempatkan pada kelas kontrol. Analisis statistik inferensial menghasilkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000, yang menunjukkan signifikansinya lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan permainan edukasi papan pertanyaan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VII Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2022/2023.
Hubungan Antara Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua Kelas IV Sekolah Dasar Putu Fitri Handayani; I Gede Astawan; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kemandirian belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa dengan mengamati pola pengasuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eks post-facto dengan populasi sebanyak 273 siswa. Sampel sebanyak 111 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 42 siswa dengan pola pengasuhan otoriter, 35 siswa dengan pola pengasuhan demokratis, dan 34 siswa dengan pola pengasuhan permisif. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji prasyarat untuk analisis normalitas dan linearitas. Uji hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara kemandirian belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa yang terlihat dari pola pengasuhan otoriter (rxy = 0,330, kontribusi 10,9%), demokratis (rxy = 0,429, kontribusi 18,4%), dan permisif (rxy = 0,335, kontribusi 12,6%). Hal ini menunjukkan bahwa nilai rcount > rtable pada tingkat signifikansi 5% (0,176). Oleh karena itu, H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kemandirian belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia berdasarkan pola pengasuhan orang tua pada siswa kelas empat di SD Gugus IV Kabupaten Buleleng pada tahun ajaran 2022/2023.
Pengaruh Storytelling Bermuatan Nilai Nilai Pancasila Terhadap Kemampuan Berperilaku Sosial Anak Usia Dini Kelompok Usia 4-5 Tahung Murni Nawarsih Putri Zalukhu; I Gede Astawan; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v11i1.63385

Abstract

Rendahnya kemampuan sosial yang dimiliki oleh anak usia dini disebabkan karena pendidik terlalu memfokuskan pada tuntutan hasil belajar, namun kurang memperhatikan perilaku anak. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh storytelling bermuatan nilai-nilai Pancasila terhadap kemampuan berperilaku sosial anak usia dini. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian Pre-eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelompok A yang berjumlah 30 anak. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode observasi dengan instrument penelitian berupa pedoman observasi. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan dua tahap yaitu dengan statistik analisis statistik inferensial melalui dan uji prasyarat analisis (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil kemampuan berperilaku sosial sebelum dibelajarkan menggunakan storytelling bermuatan nilai-nilai Pancasila yaitu 17.83 sedangkan nilai mean atau rerata nilai anak yang dibelajarkan sesudah menngunakan storytelling bermuatan nilai-nilai Pancasila memiliki rata-rata yaitu 34.67. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai sig lebih besar dari 0,05. Disimpulkan bahwa storytelling bermuatan nilai-nilai Pancasila berpengaruh terhadap kemampuan berperilaku sosial anak usia dini.
Kegiatan Seni Tari Kreasi Terhadap Kepercayaan Diri Anak Kelompok Usia 5-6 Tahun Ni kadek ayu Damayanti; Nice Maylani Asril; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v11i1.63471

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri, kepercayaan diri yang dimaksud yaitu kesadaran diri anak, rasa tanggung jawab, dan perilaku prososial. Dari permasalahan tersebut perlu diberikan metode mengajar yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan tari kreasi terhadap kepercayaan diri anak kelompok B. Jenis penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian pretest-posttest control group design.  Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelompok B. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa dari kelompok B1 dan B2 dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang sebagai kelompok eksperimen dengan penerapan tari kreasi, sedangkan kelompok B5 dan B6 dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang digunakan sebagai kelompok kontrol. Data hasil kepercayaan diri anak dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Selanjutnya di analisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan kegiatan seni tari kreasi terhadap kepercayaan diri anak kelompok B. Selain itu, berdasarkan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata kelompok eksperiman lebih besar dari skor rata-rata kelompok control. Disimpulkan bahwa kegiatan seni tari kreasi dapat meningkatkan kepercayaan diri anak kelompok B.
Pengembangan Media Power Point Interaktif Berlandaskan Tri Hita Karana Muatan Ipas Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar I Gede Ferry Eka Putra; Kadek Yudiana; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2265

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam media pembelajaran masih belum optimal oleh para pendidik, sehingga seringkali siswa kurang antusias dalam menggunakan media pembelajaran yang hanya mengandalkan buku, terutama dalam muatan pembelajaran IPAS. Dalam menghadapi permasalahan tersebut, penting untuk mengembangkan media PowerPoint interaktif yang dapat meningkatkan keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. ADDIE adalah singkatan dari Analyze (Analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Model ini menjadi panduan dalam penelitian pengembangan media pembelajaran PowerPoint interaktif, Dalam penelitian pengembangan powerpoit interaktif, tahapan yang dilakukan hanya mencakup pengembangan saja. Dalam penelitian pengembangan powerpoit interaktif, subjek penelitian mencangkup 2 ahli materi dan 2 ahli media. Uji coba respons guru dan siswa dilakukan dengan melibatkan 1 guru dari SD Negeri 5 Banyuning dan 15 siswa dari kelas IV SD Negeri 5 Banyuning. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner yang menggunakan skala lima. Analisis data menggunakan metode perhitungan persentase.  Validitas materi media kualifikasi sangat baik. Persentase validitas media PowerPoint  kualifikasi sangat baik. Respon guru dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Banyuning terhadap media PowerPoint interaktif berlandaskan tri hita karana pada materi Cerita Tentang Daerahku Muatan IPAS kelas IV mendapatkan respon yang baik dari guru dan siswa. Hal ini berdasarkan hasil uji respon guru sebanyak 1 guru memperoleh kualifikasi sangat baik. Hasil uji respon 15 orang siswa dengan kualifikasi sangat baik. Dilihat dari hasil yang di dapat, disimpulkan bahwa media powerpoint interaktif ini cocok dan memiliki validitas yang baik untuk pakai pada saat proses pembelajaran berlangsung.
Animated Video-based E-Flashcard Learning Media for Early Childhood Pre-Reading Abilities Ni Komang Ayu Sari Kresnawati Rena; Made Suarjana; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v11i2.64862

Abstract

The implementation of flashcards is still focused on image recognition and has yet to go too deep into letter recognition. This research aims to analyse the effect of animated video-based e-flashcards on the pre-reading abilities of young children. This type of research is quantitative with a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design. The population of this study was early childhood children from group B class. The research sample consisted of two groups, namely group B1 as the control class and group B3 as the experimental class, totalling 38 children. Data collection methods use observation and documentation. Data analysis techniques use inferential statistics. The research results show the influence of the use of animated video-based e-flashcard learning media on the pre-reading abilities of early childhood. E-flashcard learning media can improve the pre-reading abilities of young children. Animated video-based e-flashcard learning media is equipped with additional features such as animation and sounds that can attract children's attention so that children can focus on the information presented.