Claim Missing Document
Check
Articles

Problem-Based Audio-Visual Animation Media for Indonesian Language Learning in Elementary Schools Suhanda, Faris Deniarrais; Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v12i1.69114

Abstract

Learning media that utilizes digital technology has not been fully utilized optimally so that students feel bored and less enthusiastic about using learning media that only relies on books, especially when learning Indonesian. Based on these problems, it is necessary to develop animated learning media that can accommodate students to be more active and enthusiastic in learning. This research aims to develop a learning media in the form of problem-based audio-visual animations on the sub-theme of togetherness in elementary school Indonesian language content houses. The development of problem-based audio-visual animation refers to the procedures contained in the ADDIE model, namely: analysis, design, development, implementation and evaluation. However, the stages carried out in this research only reached the development stage. The subjects in this research were audio-visual animations which were assessed by 2 material experts, 2 media experts, 2 design experts, 1 teacher and 12 students. The object of this research is the validity of audio-visual animation. The data collection process was carried out using a questionnaire method using a Likert scale. Data analysis was carried out using a percentage formula. The percentage results obtained from material expert, media expert, design expert, teacher and student responses were respectively 95.83%, 93.74%, 88.54%, 92.21% and 93.74% with very good qualifications. Thus, it can be concluded that this problem-based audio-visual animation is feasible and valid for use in the learning process.
Peer-Tutor Assisted Problem-Based Learning Model on Mathematics Critical Thinking Ximenes, Elsa Natalia; Suarjana, I Made; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v11i2.61390

Abstract

The mid-semester summative mathematics results stated that grade IV students needed remedial because the ability to solve problems was still low, indicating low critical thinking skills. Based on observations, this occurs because of the need for more interaction that activates students, and the learning process does not invite students to solve problems. The application of learning models affects the improvement of critical thinking skills and being able to activate learning. This study aimed to analyze the significant effect of the Peer Tutor assisted model on the Ability to Think Critical Mathematics in Grade IV Elementary School. This type of research used quasi-experimental (quasi-experimental) with a nonequivalent posttest-only control group design. The research population was ten groups of class IV elementary schools in Cluster IV. Determination of the sample using a random sampling technique with 2 groups, namely experimental and control. The data collection method is a description test method of 6 items. Data analysis was carried out descriptively and inferentially. This study's results are the experimental group's average posttest score, 90.20, and the average posttest score of the control group, 52.94. So, the average post-test score of the experimental group is greater than the control group. The results of the hypothesis show a significant effect of the peer tutor-assisted model on the critical thinking skills of students in grade IV elementary school. It was concluded that the peer tutor-assisted model significantly improves critical thinking skills in mathematics.
Aplikasi Android Belajar Membaca (KEJARBACA): Minat Membaca Siswa Kelas III Sekolah Dasar Luh Lista Santi Widiani; Putu Nanci Riastini; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i3.52568

Abstract

Permasalahan saat ini yaitu minat membaca siswa yang sangat rendah.  Beberapa siswa menganggap kegiatan membaca sangat membosankan. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan aplikasi android belajar membaca (KEJARBACA) yang dapat meningkatkan minat membaca pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu research and development menggunakan model ADDIE. Aplikasi KEJARBACA yang telah dikembangkan kemudian dilakukan uji validasi oleh 2 para ahli. Populasi penelitian berjumlah 6 orang, dan sampel penelitian berjumlah 6 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembar rating scale. Teknik yang diguakan dalam menganalisis data yaitu deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistic inferensial. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian dari ahli isi produk mendapatkan validitas sangat tinggi. Hasil penilaian dari guru sangat tinggi, dan siswa validitas sangat tinggi. Hasil uji efektifitas menunjukan terdapat hasil yang signifikan peningkatan minat membaca siswa. Disimpulkan bahwa aplikasi android belajar membaca (KEJARBACA) dapat meningkatkan minat membaca pada siswa sekolah dasar.
Media Pembelajaran Kincir Pintar (KINTAR) terhadap Keterampilan Membaca Nyaring Siswa Kelas II Sekolah Dasar Ketut Ninda Putri Ayuni; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.80040

Abstract

Permasalahan yang terjadi di sekolah dasar yaitu minat siswa dalam mmebaca masih rendah. Hal ini terlihat dari siswa yang masih takut, ragu-ragu, serta kurang percaya diri dalam membaca nyaring. Melihat hal tersebut perlu adanya inovasi yang mampu meningkatkan minat membaca siswa salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran untuk membantu siswa dalam belajar. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran kincir pintar terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas II SD. Rancangan yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 135 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik Random Sampling kemudian dilakukan post-test untuk kelas eksperimen yaitu siswa kelas II berjumlah 17 siswa dan kelas berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes unjuk kerja. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan membaca nyaring kelas II SD berupa tes unjuk kerja yang digunakan untuk mengukur aspek psikomotorik sebanyak 1 paragraf cerita dan 1 syair lagu.  Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif yang dilakukan dengan mencari rerata skor, median, dan modus. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian adalah teknik analisis independent t-test. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan mengenai media pembelajaran kincir pintar terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas II SD. Implikasi dari penelitian ini yakni diharapkan mampu membantu siswa dan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan.
A situational analysis of model holistic-comprehensive and integrated approaches to handling stunting in Buleleng Regency, Bali, Indonesia Setiawan, Komang Hendra; Hartono, Made Sugi; Budiarta, I Wayan; Wirabrata, Dewa Gede Firstia; Sekarini, Ni Nyoman Ayu Desy
MEDISAINS Vol 22, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v22i2.23375

Abstract

Background: Policies and strategies for handling stunting cases effectively and efficiently vary in different regions, depending on their situation and conditions. There has yet to be an empirical study of stunting management with a holistic-comprehensive and integrated approach in Indonesia, especially in Buleleng Regency, Bali. Thus, conducting initial research to analyze the policy and determine the right stunting management strategy to implement is essential.Purpose: This study aims to map stunting cases, explore their causal factors, analyze the suitable policy model for overcoming stunting and describe the effective and efficient stunting management strategy in Buleleng Regency based on a holistic, comprehensive, and integrated approach.Methods: This is a situation analysis case study. Respondents were stunted children and related governmental agencies in Buleleng Regency, Bali. The incidence of stunting, risk factors suspected as the cause, policy models and appropriate stunting handling strategies were analyzed in depth using qualitative and quantitative methods.Results: There were 1040 cases of stunting in the regency, with the highest cases in Banjar District. Significant risk factors influencing the stunting incidence in the region include the lack of good complementary feeding (OR: 2.6722; p <0.05) and low family income (OR: 7.6667; p <0.0001). The results of the analysis of stunting handling policies, based on a holistic-comprehensive and integrated approach model by regional needs, are categorized into two policy areas: Policies in the Medical and Non-Medical fields. In contrast, the handling strategy is divided into two stages: the screening and the handling stages.Conclusion: Poor-quality complementary foods and low family income are the main risk factors for high stunting rates in Buleleng Regency, Bali. These factors must be considered in an effective and efficient policy and strategy model for handling stunting cases in the regency.
Pengaruh Resiliensi Terhadap Kesehatan Mental Masyarakat “Kolok” Bengkala Dewa Gede Firstia Wirabrata; Riastini Putu Nanci; Dharmayanti Putu Ari; Suryawan Putu Pasek; Utami Anak Agung Istri Dewi Adhi; Wisudariani Ni Made Rai
Journal of Psychology and Instruction Vol. 8 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpai.v8i3.84845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resiliensi terhadap kesehatan mental masyarakat “Kolok” Bengkala. Jenis penelitian ini adalah korelasi dengan teknik regresi linear sederhana. Teknik pengumpulan data resiliensi dengan kuesioner dan kesehatan mental dengan kuesioner. Teknik analisis data dengan deskriptif kuantitatif. Uji prasyarat analisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Uji hipotesis dengan regresi linear sederhana. Hasil Penelitian menunjukan bahwa hasil korelasi pearson adalah 0,716 yang artinya hubungan antara resiliensi dan kesehatan mental berada pada kategori kuat dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 artinya terdapat pengaruh yang signifikan resiliensi terhadap kesehatan mental. Persamaan garis regresi berdasarkan tabel koefisien korelasi adalah yang artinya setiap 1% penambahan variabel kesehatan mental maka resiliensi meningkat sebesar 3,429, nilai koefisien bernilai (+) maka resiliensi berpengaruh positif terhadap kesehatan mental. Simpulan terdapat pengaruh yang signifikan resiliensi terhadap kesehatan mental. Saran untuk pemerintah, praktisi pendidikan, dan sukarelawan sosial dapat memberikan berbagai pelatihan diantaranya; mindfulness, yoga, cognitive reappraisal, humor, afirmasi positif, teknik-teknik relaksasi, meditasi, mengembangkan life skills, dan mengembangkan rasa bersyukur. Kata kunci: resiliensi, kesehatan mental, kolok, Bengkala
PROGRAM PENANGANAN POSITIVE RELATIONSHIP MELALUI STEM BERBASIS ETNOPEDAGOGI Suryawan, I Putu Pasek; Riastini, Putu Nanci; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v5i2.9903

Abstract

Masalah positive relationship menjadi salah satu aspek yang menjadi sorotan dewasa ini. Salah satu masalah yang terjadi adalah masih lemahnya hubungan antar siswa, termasuk siswa dan guru, terutama siswa Kolok, di SD inklusi N 2 Bengkala. Penyebabnya adalah belum pahamnya guru membina Kesehatan mental siswa dalam pembelajaran. Pengabdian kepada Masyarakat yang berlokasi di SD inklusi N 2 Bengkala melibatkan 12 orang guru. Kegiatan ini mengangkat topik penanganan positive relationship melalui STEM berbasis Etnopedagogi sesuai kesepakatan tim, kepala sekolah, dan guru. Tahapan pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan tahapan Joyce & Shower (1980), yang terdiri dari presentasi teori, pemodelan, praktik, dan pemberian umpan balik. Berdasarkan hasil tes sebelum dan setelah pelatihan, didapatkan peningkatan pengetahuan STEM guru sebesar 28%. Guru juga telah mampu mengimplementasikan STEM di kelas pada topik rangka manusia dengan menyajikan masalah siswa yang tidak bisa berjalan karena patah kaki. Disamping itu, behavioral engagement, cognitive engangement, dan emotional engagement siswa menjadi lebih baik.
Pendidikan Seksual Sejak Dini Bagi Orang Tua Siswa Terhadap Kemampuan Menjaga Diri Pada Anak Usia Dini Yuni Husniati; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i3.82297

Abstract

Pendidikan seksual sering dianggap tabu untuk dibahas bersama anak. Orang tua dan siswa cenderung malu untuk membahas pendidikan seksual. Padahal pendidikan seksual sangat penting dibelajarkan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan seksual sejak dini bagi orang tua siswa terhadap kemampuan menjaga diri pada anak usia dini. Jenis penelitian ini yakni penelitian ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh orang tua pada siswa-siswi di TK. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini yakni berjumlah 102. Sampel pada penelitian ini yakni orang tua siswa dari kelas kelompok B. dengan jumlah sampel 59.  Metode dan instrument pengumpulan data yang dilakukan di penelitian ini adalah non tes yakni dengan kuesioner (angket). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik deskriptif dan data analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi antara Pendidikan seksual sejak dini bagi orang tua siswa dengan kemampuan menjaga diri pada anak usia dini. Implikasi penelitian ini diharapkan mampu memotivasi orang tua terkait pentingnya pendidikan seksual bagi anak di taman kanak-kanak.
How Parents' Academic Background Can Affect Parental Involvement in Preschooler's Education Handayani, Dewa Ayu Puteri; Magta, Mutiara; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i1.24560

Abstract

Parental involvement in children education has been acknowledged to bring about many advantages to children education, especially in boosting children’s academic performance at school. This study is aimed at revealing the effect of parents’ educational level on parental efforts to facilitate the learning of their children. It is a quantitative research in which the samples were 230 parents whom their children were admitted in fifteen early childhood education institutions in Buleleng Regency, Bali Indonesia. Data were collected using Family Involvement Questionnaires-Short Form (FIQ-SF) developed by Fantuzzo et al. (2013) which had been translated and adapted to Indonesian context. Data were analyzed using Independent Sample T-test technique. The results demonstrated that parents who are well educated exhibit higher level of involvement in their children education compared to less educated parents, especially in home-based involvement and home-school conferencing, but not in school-based involvement. The reasons of this result and the direction for future research were discussed in this study.    Keywords: parental involvement, early childhood education, education, preschooler 
Spiritual Bonding Anak Usia Dini Wirabrata, Dewa Gede Firstia; Marhaeni, Anak Agung Istri Ngurah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.26194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran spiritual bonding anak usia dini di Bali. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan penggambaran data dilakukan secara deskriptif. Partisipan dari penelitian ini adalah siswa TK Lab Undiksha Singaraja (1 kelas) dan siswa TK Harapan Denpasar (1 kelas). Penelitian ini melibatkan satu variabel yaitu spiritual bonding dan data penelitian diperoleh melalui metode survey. Spiritual bonding didefiniskan sebagai sebuah semangat anggota komunitas dalam menciptakan kohesivitas sosial antar anggota komunitas atas dasar nilai-nilai spiritual yang ada di Bali yaitu nilai filosofis Tri Hita Karana. Instrumen penelitian ini menggunakan instrumen yang sudah tervalidasi dalam (Wirabrata, 2016). Sebagai penyesuaian untuk kepentingan penelitian ini, maka instrumen yang sudah tervalidasi tersebut dicek kembali keterbacaannya oleh dua orang pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritual bonding anak usia dini di Bali secara umum masih rendah. Spiritual bonding terendah terutama pada aspek Palemahan baik dari segi kognitif, afektif maupun konatif. Dengan kata lain, data ini menunjukkan bahwa anak usia dini belum memiliki pemahaman bahwa menjaga lingkungan bisa memberikan dampak yang besar tidak hanya bagi diri sendiri namun juga bagi kenyamanan orang lain. Ranah afektif pun juga masih tergolong rendah khususnya pada aspek Palemahan yang dimana rendahnya kedua ranah ini akan memengaruhi ranah konatif yang termanifestasi ke dalam perilaku mereka. Kata-kata Kunci: anak usia dini, spiritual bonding, Tri Hita Karana