Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Yoga Prenatal dan Hypnobirthing terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester 3 Fatimah, Eneng Siti; Hartono, Risky Kusuma; Kusumastuti, Istiana
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i03.2940

Abstract

Perubahan psikologis yang terjadi pada ibu hamil antara lain disebabkan karena rasa cemas menjelang kelahiran. Tingkat kecemasan sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan ibu hamil maupun janin yang didalam kandungan. Tingkat kecemasan yang rendah pada ibu hamil dapat mengurangi komplikasi yang ditimbulkan sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi Angka kematian ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Untuk itu kecemasan harus di tangani dengan baik yaitu dengan adanya Yoga Prenatal dan Hypnobirthing. Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Yoga Prenatal dan Hypnobirthing Terhadap Tingkat Kecemasan ibu Hamil Trimester 3 Di BPM Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasy experimental. Populasi sebanyak 40 ibu hamil. Subjek dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok eksperimen : 10 ibu hamil yang diberikan perlakuan Yoga, kelompok 10 ibu hamil yang diberikan perlakuan Hypnobirthing, kelompok 10 ibu hamil yang diberikan perlakuan yoga & Hypnobirthing dan kelompok kontrol (10 ibu hamil tidak diberikan perlakuan apapun). Analisa data dengan uji analisis statistik menggunakan analisis parametrik dengan Paired T-Test. Hasil penelitian adanya pengaruh Yoga Prenatal untuk mengurangi kecemasan ibu hamil Trimester 3 dengan nilai p value 0,001, Adanya pengaruh Hypnobirthing untuk mengurangi kecemasan ibu hamil Trimester 3 dengan nilai p value 0,000, Adanya pengaruh Yoga Prenatal dan Hypnobirthing untuk mengurangi kecemasan ibu hamil Trimester 3 dengan nilai p value 0,000, Tidak Adanya pengaruhnya pada kelompok kontrol tidak melakukan Yoga Prenatal dan Hypnobirthing untuk mengurangi kecemasan ibu hamil Trimester 3 dengan nilai p value 0,106. Kesimpulan ada Pengaruh Yoga Prenatal dan Hypnobirthing Terhadap Tingkat Kecemasan ibu Hamil Trimester 3 Di BPM Kota Tarakan dan Tidak Adanya pengaruhnya pada kelompok kontrol tidak melakukan Yoga Prenatal dan Hypnobirthing untuk mengurangi kecemasan ibu hamil Trimester 3 di BPM Kota Tarakan.
Penelitian Efektivitas Media Fasilitasi “Tangga Manis” terhadap Perilaku Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Anak Usia Sekolah Dasar Nina, Nina; Kusumastuti, Istiana; Alfiah, Ratu
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.3012

Abstract

Anak obesitas memiliki risiko 10,25 kali lebih besar mempunyai kadar gula darah tinggi dibandingkan anak dengan status gizi normal, diketahui rata-rata konsumsi gula pada anak usai 5-12 tahun adalah 16,85 gula/orang/hari yang didapatkan dari asupan seperti gula pasir, gula merah, selai, permen, sirup, coklat, jelly/gelatin, madu dan pemanis. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas media edukasi “Tangga Manis” terhadap perilaku pencegahan diabetes melitus Tipe 2 pada anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Tapos dengan pendekatan rancangan desain one group pretest-posttest design dengan sampel penelitian berjumlah 30 orang anak di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Tapos-Depok. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai mean selisih antara mean pretest dengan mean posttest pada output pertama yaitu 38.0000-61.3333 = -23.33333 selisih perbedaan tersebut antara -27.04587 sampai dengan -19.62079, dengan nilai signifikansi pada ouput ke 3 sebesar 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil pretest anak anak sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media edukasi “Tangga Manis”. Media edukasi “Tangga Manis” dapat menjadi alternatif alat bantu sederhana dan dapat diterima untuk edukasi perilaku pencegahan DM tipe 2 dimana komputer atau alat pengajaran berteknologi tinggi lainnya belum tersedia.
Studi Literatur: Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Daeli, David Setiawan; Rum, Malihah Ramadhani; Tambunan, Novrida; Kusumastuti, Istiana; Yaser, Mohamad
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2022): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i2.2837

Abstract

Perencanaan sumber daya manusia (SDM) digunakan untuk memastikan sebuah organisasi memiliki SDM dengan jumlah yang tepat, jenis orang yang tepat di tempat dan waktu yang tepat. Tujuan penulisan artikel review ini bertujuan untuk memberikan gambaran perencanaan kebutuhan sumber daya manusia. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu literature review.  Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dan situs jurnal (Pubmed). Hasil dari total temuan artikel 20, namun hanya 2 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan 20 artikel yang dianalisis hanya 2 artikel yang sesuai 4 indikator. Berdasarkan kegiatan perencanaan kebutuhan sumber daya manusia 4 Indikator, menurut Grace A. Salamate, et. Al, didapatkan Tidak ada pemerataan dalam pengadaan SDM, adanya pengembangan SDM kesehatan, Terdapat Pemeliharaan SDM kesehatan, Terdapat penggunaan SDM kesehatan. Menurut Benhard R. L. Paruntu, et. al, pengadaan sumber daya manusia kesehatan baik dinas kesehaatan maupun puskesmas tidak ada kesamaan persepsi tentang metode atau alat ukur, Pengembangan sumber daya manusia kesehatan tidak pernah direncanakan, pemeliharaan sumber daya manusia kesehatan tidak direncanakan setiap bulan atau tahun dan penggunaan sumber daya manusia kesehatan dalam pengembangan karir tidak pernah dibuat.
Pengaruh Pola Makan, Tingkat Pendidikan, Paritas, Jarak Kehamilan, Konsumsi Tablet Fe dan Status Gizi terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Retnowati, Kartika; Nina; Kusumastuti, Istiana
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 04 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i04.50

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Anemia pada kehamilan merupakan penyebab utama beban kematian ibu dan hasil kelahiran yang buruk secara global. Dampak anemia yaitu keguguran, perdarahan selama kehamilan, persalinan premature, gangguan janin dan gangguan persalinan dan masa nifas. Tujuan penelitian, mengetahui ada tidaknya Pengaru Pola makan,Tingkat Pendidikan, Paritas, Jarak Kehamilan, Konsumsi Tablet FE Dan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa Tahun 2023. Survey analitik mengunakan desain cross sectional yaitu dalam rangka pelajari antara ke 2 hubungan dependen dan independen pengambilan data bersama.. Populasi seluruh ibu hamil dengan T1 T2 T3 yang jumlahnya 80. Hasil uji stastistik pola makan P Valeu 0,027, FE P Valeu 0,008, status gizi p value 0,0257. Maka dapat disimpulkan ada hubungan pola makan, tablet FE, status gizi terhadap kejadian anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa Tahun 2023.
EVALUATION OF THE IRON AND FOLIC ACID SUPPLEMENTATION PROGRAM AMONG ADOLESCENT GIRLS IN KARAWANG REGENCY, 2025 Sugiharti, Eti; Kusumastuti, Istiana
HEARTY Vol 14 No 1 (2026): FEBARURI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v14i1.21377

Abstract

Brief background: Anemia remains a major public health issue among adolescent girls in Indonesia, including in Karawang Regency. To address this, the government implemented the Iron Supplementation Program (Tablet Tambah Darah/IFA) in schools through cross-sector collaboration between the Health Office and the Education Office. However, the rate of IFA consumption and reduction in anemia cases remain suboptimal. Research objectives: This study aims to evaluate the implementation of the IFA program for adolescent girls in Karawang based on the components of input, process, and output using SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis. Methods used: This is a qualitative study with a descriptive evaluative approach. Informants consisted of representatives from the Health and Education Offices, health center heads, nutrition officers, school principals, and school health teachers (UKS). Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed thematically with SWOT analysis. Summary of results: The findings show that the strengths of the program include policy support, availability of nutrition officers, and integration into the school health program (UKS). Weaknesses include low adherence among students, limited UKS facilities, and inconsistent reporting. Opportunities include national policy support, potential for cross-sector collaboration, and technological advances. Conclusion: Threats include negative stigma toward IFA, dependency on health personnel, and lack of support from some school principals. In conclusion, the IFA program in Karawang is supported structurally, but still faces challenges in implementation and adolescent participation. Strengthening cross-sector coordination and behavior change communication strategies is needed to improve program effectiveness.
Pengaruh Teman Sebaya, Peran Orang Tua, Peran Sekolah, Pengetahuan dan Peran Penyuluhan terhadap Pernikahan Dini Suciani Suciani; Rindu Rindu; Kusumastuti, Istiana
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i2.6420

Abstract

Early marriage is a marriage that is carried out at a young age, namely under the age of 18 years. Early marriage can be caused by lack of economy from the family, reproductive health, namely where it is seen from reproductive health such as the uterus where the age of the uterus is not mature enough for fertilization. The purpose of this study was to determine the direct and indirect influence between peers, the role of parents, the role of schools, knowledge, and health counseling on early marriage in the SMPN 1 Kopang area, NTB in 2023. The method used in this study is a quantitative approach using a cross-sectional design. The sample used was 84 female students as respondents. The analysis method used is the Structural Equation Model (SEM) using SmartPLS 3.3 and SPSS 20. The results of hypothesis testing with the Structural Equation Model (SEM) with the smart PLS method found that the variable of early marriage is influenced by peers (31.3%), the role of parents (4.63%), the role of schools (9.64%), knowledge (2.04%), counseling (39.48%). The conclusion obtained in this study is that the role of counseling is a dominant factor that greatly influences early marriage. The more often one receives counseling, the more open one's mindset is in carrying out early marriage. It is expected that the schools in this study will provide more counseling, especially health counseling evenly in each class to add information and knowledge to students who attend school there.