Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi di Wilayah Kota Depok: Analysis of Risk Factors for Hypertension in the Depok City Area Asri, Intan Puspita; Pitriani Salamah, Nurul; Maryanah Putri, Anna; Putri Nabila E, Shofia; Khairunnisa, Aisyah; Afifah, Faidah; Kusumastuti, Istiana
Journal of Public Health Education Vol. 1 No. 3 (2022): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v1i3.51

Abstract

Introduction: Hypertension is a non-communicable disease which is often called "the silent killer" because it often occurs without complaint so that sufferers are not aware of it, and then find themselves having a disease or complications from hypertension. Hypertension cases according to WHO 2015 data show that there are around 1.13 billion people in the world and it is estimated that by 2025 there will be 1.5 billion people affected by hypertension and every year 9.4 million people will die from hypertension. Objective: This research was conducted to analyze the risk factors for hypertension in the Depok City area. Methods: This research uses qualitative methods which are carried out online through Google form observations (questionnaires). Data processing was carried out from secondary data (Depok City Health Profile 2019 and other supporting journals) and primary data (questionnaire – Google Form) using Microsoft Excel. Results: The results of this study show that genetic factors, behavioral factors, and health service factors are risk factors for the incidence of hypertension in the Depok City area. The coverage of informants who experienced hypertension was 98 (9.6%) out of 207 (21%) who had a risk of genetic disease. Conclusion: The biggest factors associated with the incidence of hypertension in Depok City were lack of physical activity for 54 people out of 98 hypertension incidents and not having regular health checks for 59 people out of 98 hypertension incidents. To increase physical activity and regular health checks, provide education about good healthy lifestyles so that people want to improve their lifestyles and avoid the risk of hypertension.
Analisis Faktor Penyebab Kejadian Hipertensi di Wilayah Puskesmas Beji Depok: Analysis of factors causing the incidence of hypertension in the Beji Depok Community Health Center area Asri, Intan Puspita; Putri, Anna Maryanah; Afifah, Faidah; Khairunnisa, Aisyah; Salamah, Nurul Pitriani; Putri Nabila, Shofia; Kusumastuti, Istiana
Journal of Public Health Education Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v2i2.112

Abstract

Background: Hypertension is one of the non-communicable diseases often referred to as "the silent killer" because it frequently occurs without symptoms, leaving the affected individuals unaware of their hypertension. Subsequently, they may discover complications or complications arising from hypertension. Objective: To analyze the factors causing hypertension in the Beji Primary Health Care (Puskesmas) area, Depok. Method: This research utilizes a descriptive-analytic research method aimed at identifying health problems, determining the causes of health problems, and providing alternative solutions to health problems or the suboptimal implementation of Health Service Programs in a health service institution. It also considers the health profile of Depok City and several previous journal studies. Results: The study indicates that genetic factors (heritage), behavioral factors (physical activity, food and beverage consumption, and the use of antihypertensive drugs) influence the occurrence of hypertension. Conclusion: Factors related to the occurrence of hypertension in the Beji Depok Health Center from 60 respondents show that community health behavior in daily life is still inadequate in 42 individuals (70%), knowledge about hypertension is insufficient in 36 individuals (60%), and irregular consumption of antihypertensive drugs is noted in 42 individuals (70%).
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN, PENGETAHUAN, SIKAP, PERSEPSI, DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MENGKONSUMSI OBAT PADA PASIEN PROLANIS DIABETES MELITUS TIPE 2 Yunita, Melva; Kusumastuti, Istiana; Nina, Nina
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1875

Abstract

Diabetes tercatat sebagai salah satu penyebab kematian dini di seluruh dunia, selain juga menjadi penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Salah satu aspek terpenting peserta prolanis diabetes melitus tipe 2 untuk berkunjung ke Faskes Tingkat Pertama dan kepatuhan dalam penanganan terapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung antara promosi kesehatan, pengetahuan, sikap, persepsi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan mengkonsumsi obat pada pasien prolanis diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kelurahan Kayu Putih Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian Survey Analitik. Hasil penelitian ditemukan ada pengaruh Promosi Kesehatan kepada Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Pengetahuan terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Sikap terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Persepsi terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat sebesar 83,2% dan pengaruh tidak langsung 0.000% serta signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Persepsi terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%. Diharapkan adanya upaya dari pihak pemerintah atau pihak terkait tentang pentingnya partisipasi dan dukungan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan pasien diabetes mellitus dalam mengkonsumsi obat.
Hubungan Sumber Informasi, Asupan Gizi, dan Dukungan Keluarga Terhadap Tumbuh Kembang Bayi 0-12 Bulan di Puskesmas Maripari Tahun 2023 Winarti, Winda; Hayatullah, Madinah Munawaroh; Kusumastuti, Istiana
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 9 (2024): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883505

Abstract

Growth and development can be influenced by good nutritional intake, parenting patterns, sources of information and also family support, most of which nutritional intake has a very significant effect on the growth and development of babies 0-12 months. The aim of this research is to determine the relationship between sources of information, nutritional intake and family support on the growth and development of babies 0-12 months at the Maripari Community Health Center in 2023 using quantitative research methods, and the research design used is analytical descriptive with a sample size of 54 respondents. The results of the Chie Square test, there is a significant relationship between the source of information on the growth and development of babies 0-12 months with a p value of 0.027, there is a significant relationship between nutritional intake and the growth and development of babies 0-12 months with a p value of 0.0000, and there is a There is a significant relationship between family support and the growth and development of babies 0-12 months with a p value of 0.014. Conclusion: Nutritional intake has the greatest influence on the growth and development of babies 0-12 months, it is recommended for mothers or respondents to be smarter in processing food or give food to the baby.
PENGARUH FASILITAS KESEHATAN, PELATIHAN, SUPERVISI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PERILAKU BIDAN DALAM DETEKSI DINI RESIKO TINGGI IBU HAMIL Octaviani, Nurul Dwi Putri; Kusumastuti, Istiana; Darmaja, Sobar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35803

Abstract

Perilaku Bidan dalam deteksi dini resiko tinggi ibu hamil adalah semua tindakan yang dilakukan oleh bidan dalam upaya penjaringan dan penyaringan yang dilaksanakan untuk menemukan gejala kehamilan risiko tinggi sejak awal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaran antara fasilitas kesehatan, pelatihan, supervisi, dan disiplin kerja, terhadap perilaku bidan dalam deteksi dini resiko tinggi ibu hamil. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu Bidan yang bekerja di UPTD Puskesmas Rawat Inap Sukaresmi. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam pennelitian ini sebanyak 45 responden. Pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakan kuesioner atau angket. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan Smart PLS 3.0 dan SPSS. Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM) dengan metode Smart PLS didapat temuan bahwa variabel perilaku bidan dalam deteksi dini resiko tinggi ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Sukaresmi Kabupaten Cianjur dipengaruhi oleh fasilitas kesehatan yang dimediasi pelatihan dan disiplin (1,38%), pelatihan (36,04%), supervisi (25,23%), dan disiplin kerja (27,29%). Pengaruh langsung perilaku bidan dalam deteksi dini resiko tinggi ibu hamil sebesar 88,56% dan pengaruh tidak langsungnya sebesar 2,28%. Kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi perilaku bidan dalam deteksi dini resiko tinggi ibu hamil adalah pelatihan
STRATEGI PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT HIV/AIDS DI KABUPATEN SERANG TAHUN 2024 Yuningsih, Yayah; Kusumastuti, Istiana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37044

Abstract

Berdasarkan statistic yang ada, terdapat 107 warga Kabupaten Serang yang terkena HIV/ AIDS. Bahkan bias jadi lebih banyak Penderita tersebut karena banyak yang tidak tahu atau bahkan malu melaporkan penyakit ke Puskesmas terdekat. Tujuan dari adanya penelitan ini untuk mengetahui serta menganalisis faktor internal dan eksternal dalam merumuskan strategi alternatif serta program prioritas agar optimalnya program pengendalian penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Serang. Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini melalui penggunaan metode wawancara dan observasi. Evaluasi Faktor Internal (EFI) dan Evaluasi Faktor Eksternal (EFE) digunakan untuk merumuskan strategi, sementara pemilihan strategi alternatif dilakukan melalui analisis Analisis Strength, Weakness, Opportunities and Threats (SWOT) dan penentuan prioritas strategis melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis dilakukan melalui pendekatan IFE dan EFE analisis SWOT dan dilanjutkan oleh AHP. Hasil penelitian.  Strategi WO yaitu perlunya Perencanaan SDM kesehatan, manfaatkan teknologi, dan efisiensi dengan bobot 3,32. Perlu menjadi hal yang diperhatikan dalam pembuatan strategi, sehingga diharapkan bahwa keputusan yang dilakukan menjadi optimal. Diagram Kuadran SWOT dalam hal ini kuadran 1 yaitu organisasi mempunyai peluang dan kekuatan. Strategi yang harus diambil dalam kondisi seperti ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif atau growth oriented strategy dengan memanfaatkan peluang yang ada serta kekuatan internal yang dimiliki organisasi Dinas Kesehatan. Adapun analisis AHP kriteria SDM merupakan kriteria yang paling penting bagi Dinkes dengan nilai bobot 0,412 atau 41,2 Dalam hal ini kriteria SDM menjadi kriteria yang penting baik dilihat dari segi kuantitas yaitu jumlahnya mencukupi, maupun kualitas segi pendidikan dan pelatihan
EVALUASI PEMERIKSAAN VIRAL LOAD PADA ORANG DENGAN HIV DI UPTD PUSKESMAS TANGERANG Nada, Qotrun; Kusumastuti, Istiana; Darmayanti, Etta
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37457

Abstract

HIV merupakan faktor yang berperan dalam timbulnya infeksi oportunistik (IO) akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh. Tujuan penelitian Merumuskan strategi pemeriksaan viral load pada orang dengan HIV, untuk mendeskripsikan input, proses dan output; merumuskan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pemeriksaan viral load pada orang dengan HIV yang mendapatkan layanan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Curug. Metode menggunakan evaluatif kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan total 6 informan. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dengan informan terpilih dan observasi. Data sekunder dikumpulkan melalui telaah dokumen. Pemeriksaan viral load berguna untuk memantau keberhasilan pengobatan ODHIV. Komponen input mendorong pemeriksaan viral load berjalan dengan baik, di mana SDM dan anggaran tercukupi dengan adanya kemitraan. Komponen proses berjalan dengan sistematis mulai dari koordinasi dengan pendamping dan ODHIV, pengambilan sampel darah hingga penyampaian hasil viral load. Keberhasihan output terlihat dari capaian ODHIV on ART yang telah dilakukan pemeriksaan viral load dengan hasil viral load tersupresiViral load penting untuk mengukur jumlah virus dalam darah dengan memantau tingkat replikasi virus dan efektivitas pengobatan. Komponen input seperti SDM, pendanaan, dan sarana prasarana. Komponen proses hingga output menjadi hal yang penting dalam mendukung pemeriksaan viral load agar berjalan dengan baik.  
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SMP 2 PABUARAN SUBANG 2024 Nurhayati, Rika; Kusumastuti, Istiana; Rindu, Rindu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36003

Abstract

Masalah kesehatan remaja di lingkungan sekolah memiliki hubungan erat dengan prestasi akademik dan kondisi kesehatan mereka. Prevalensi masalah kesehatan seperti diare (33%), cacingan (15%), dan pneumonia (13%) menunjukkan pentingnya keterlibatan remaja dalam Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi promosi kesehatan yang efektif guna meningkatkan pelaksanaan program PHBS di SMPN 2 Pabuaran, Subang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi, melibatkan 10 informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah menerapkan tiga strategi promosi kesehatan utama, program khusus yang mendukung advokasi, dukungan sosial, dan pemberdayaan masyarakat belum dioptimalkan. Fasilitas sanitasi dan edukasi kesehatan telah tersedia, namun belum cukup mendukung perubahan perilaku secara menyeluruh di kalangan siswa. Selain itu, keterlibatan siswa sebagai kader kesehatan masih perlu dikembangkan agar lebih terintegrasi dengan upaya promosi kesehatan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan edukasi kesehatan yang terjadwal dan menyeluruh untuk seluruh warga sekolah. Kerja sama antara guru dan siswa dalam pembentukan kader remaja melalui pelatihan dan edukasi kesehatan yang konsisten diperlukan untuk mengembangkan program promosi kesehatan yang lebih komprehensif. Koordinasi yang tepat memberikan implementasi yang berguna bagi setiap elemen. Keterlibatan seluruh pemangku kepentingan juga diperlukan guna mendukung keberlanjutan program PHBS di sekolah secara efektif.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI CAMPAK DI PUSKESMAS X TAHUN 2024 Nurhayati, Fitria; Rindu, Rindu; Kusumastuti, Istiana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36272

Abstract

Imunisasi campak merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam rangka menurunkan angka kejadian penyakit menular pada anak. Namun, cakupan imunisasi campak di beberapa wilayah masih belum mencapai target yang ditetapkan. Faktor-faktor seperti pengetahuan ibu, pekerjaan, dan tingkat pendidikan ibu dapat mempengaruhi kelengkapan imunisasi anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 56 responden di Wilayah Kerja Puskesmas X. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya Analisis data menggunakan uji t-test dan uji regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 34 responden (60.7 %) memiiki imunisasi tidak lengkap, dalam hasil uji statitis menunjukan bahwa ada pengaruh pengetahuan (p=0,000; r=0,804), pekerjaan (p= 0,000; r=0,647), dan pendidikan (p=0,000; r=0,672) terhadap kelengkapan imunisasi campak dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori kuat. Berdasarkan uji regresi linier, diperoleh nilai F hitung > F tabel (31,778 > 3,180), maka terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan, dan pendidikan secara bersama-sama terhadap kelengkapan nimunisasi campak. Nilai koefisien (R2) sebesar 0,647 yang berarti pengetahuan, pekerjaan, dan pendidikan secara bersama-sama berpengaruh 64,7% terhadap kelengkapan imunisasi campak. Dan dapat diartikan pula bahwa ada 35,3% % variabel lainnya yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi campak yang tidak masuk dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini maka diharapkan pihak puskesmas agar dapat meningkatkan tingkat pengetahuan ibu  mengenai imunisasi dengan cara meningkatkan penyuluhan-penyuluhan.
PENGARUH TERAPI KOMBINASI PIJAT TUI NA DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI PUSKESMAS PEMBANGUNAN KABUPATEN GARUT TAHUN 2023 Putri, Fauzia Bhayunirza Riyandhini Munggaran; Susaldi, Susaldi; Kusumastuti, Istiana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2744

Abstract

Prevalensi balita yang mengalami gizi kurang di Puskesmas Pembangunan pada tahun 2023 sebanyak 20 balita (5,45%) dari 367 balita dan termasuk 5 besar pukesmas penyumbang prevalensi gizi kurang di Kabupaten Garut. Berdasarkan studi pendahuluan kepada 10 orang ibu yang memiliki balita dengan gizi kurang, ibu balita mengatakan balitanya mengalami gangguan nafsu makan dan tidak naik berat badan selama 2 bulan terakhir sehingga penulis tertarik untuk melakukan riset pembuktian tentang penerapan pijat tui na dan pemberian MP-ASI dengan cara mengkombinasikan keduanya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi pijat tui na dengan pemberian makanan tambahan terhadap peningkatan berat badan pada balita gizi kurang. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pretest posttest one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita dengan status gizi kurang di Puskesmas Pembangunan Kabupaten Garut sebanyak 20 orang pada bulan Oktober 2023. Sampel dalam penelitian menggunakan total sampling yaitu sebanyak 20 responden dan sesuai dengan kriteria dalam penelitian. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi, SOP pijat tuina, timbangan berat badan, makanan tambahan dan buku KIA. Analisis data menggunakan uji Paired Samples Test. Hasil penelitian didapatkan Rata-rata berat badan balita gizi kurang sebelum diberikan terapi kombinasi pijat tuina dengan PMT sebesar 9,010 kg dan sesudah diberikan terapi kombinasi pijat tuina dengan PMT sebesar 9,300 kg. Hasil bivariat menunjukkan p-value sebesar 0,000. Terdapat pengaruh terapi kombinasi pijat tui na dengan pemberian makanan tambahan terhadap peningkatan berat badan pada balita gizi kurang. Diharapakan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita gizi kurang dapat mengimplementasikan penggunaan terapi pijat Tui Na dan pemberian makanan tambahan sesuai aturan untuk membantu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan balita