Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal PGSD

Sekolah Ramah Anak Sebagai Upaya Pencegahan Bullying dan Kekerasan Pada Peserta Didik Faiz, Aiman; Kurniawaty, Imas; Purwati, Purwati
Jurnal PGSD Vol. 9 No. 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v9i2.4978

Abstract

Sekolah Ramah Anak merupakan program yang sangat baik yang diperlukan untuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli dan memenuhi hak dan perlindungan anak dari berbagai kekerasan dan bullying baik secara verbal maupun non verbal. Tidak hanya itu, siswa juga mendapat hak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seperti perencanaan dan penentuan kebijakan agar lebih demokratis. Faktor utama yang dapat mendukung Sekolah Ramah Anak diantaranya peran keteladanan guru yang demokratis, kepedulian orang tua dan kontrol eksternal dari masyarakat. Ketiga faktor tersebut menjadi tri pusat pendidikan yang harus terintregrasi demi mewujudlkann pendidikan yang lebih baik lagi para program Sekolah Ramah Anak.
ANALISIS KARAKTER TANGGUNG PADA SISWA INTROVERT DI SDIT MUHAMMADIYAH KOTA CIREBON Andini, Rea Dwi; Dewi, Novianti Kartika; Faiz, Aiman
Jurnal PGSD Vol. 9 No. 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v9i2.5080

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai karakter tanggung jawab siswa yang sulit dalam bersosialisasi (introvert). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengapa siswa sulit dalam bersosialisasi (introvert) terutama dalam rasa tanggung jawab sebagai siswa dan untuk mendeskripsikan apa saja indikator tanggung jawab yang harus dimiliki siswa. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Dengan sample salah satu siswa dan satu walikelas. Data diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa anak sulit bersosialisasi (introvert) karena kurangnya rasa percaya diri dan kurangnya perhatian dari orang tua sehingga diperlukan dukungan lebih dari orang tua dan keluarga, karena keluarga merupakan tempat pertama pembentukan karakter anak. Pendidikan yang diterima di keluarga sebagai dasar untuk bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat terutama di lingkungan sekolah. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa dari 4 indikator karakter tanggung jawab, siswa yang mengalami kesulitan bersosialisasi (introvert) hanya bisa mencapai 2 indikator diantaranya : (1) melaksanakan proses diskusi , dan (2) melakukan persiapan sebelum pembelajaran.