Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Application of Exponential Comparison Method in Designing Decision Support Systems For Performance and Promotions Assessment in Banking Industry Launtu, Ansir; Rahayu, Betty; Dharmawan, Donny; Fahrizal; Mertua Agung Durya, Ngurah Pandji
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 4
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60083/jidt.v5i4.446

Abstract

This research aims to find out how to design a decision support system for evaluating employee performance as a promotion. Data collection in this research used observation, interviews, and a literature study. The population in this study were employees. Rapid Application Development (RAD) is the system development method that the author used to create this application. The tools that the author uses in system design are UML (Unified Model Language) diagrams to show the process and data flow to be designed; Adobe Dreamweaver CS6 is used to design applications; Wamp Server is used as a webserver; and Diaportable is used to illustrate UML diagrams. Based on the results of the discussion, the following were obtained: The decision support system with MPE analysis (Exponential Comparison Method) aims to find employees who are worthy of promotion. The assessment system consists of seven, including education, work performance, discipline, communicativeness, cooperation, reasoning, encouragement of achievement, and responsibility for self-assessment, which are carried out by HRD staff and supervisors, while the HRD manager is only responsible for the decision-making process. The results of this research are in the form of graphs and accumulated MPE assessments, which show the ranking order of each candidate employee.
Upaya Upaya Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Bangkinang Kabupaten Kampar 2021 Fahrizal
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 4 No 2 (2022): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) Edisi Agustus 2022
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeits.v4i2.4157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Bangkinang. Metode penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu : (1) Untuk Mengetahui Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesioanalisme Guru di SMA Negeri 1 Bangkinang , (2) Untuk Mengetahui Langkah-langkah Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Bangkinang , (3) Untuk Mengetahui Kendala-kendala Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Bangkinang. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru, Kepala Sekolah melakukan Kelompok Kerja Guru (KKG), mengadakan pelatihan (Diklat), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan mengikut sertakan para guru dalam Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme guru Di SMA Negeri 1 Bangkinang.
Sosialisasi Model Latihan Skifa Untuk Pengurus IPSI Polewali Mandar Fahrizal; Ikadarny; M. Imran Hasanuddin; Achmad Karim; La Kamadi
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3398

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan model latihan SKIFA (Sistem Komprehensif Instrumen dan Formasi Aksi) kepada pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Polewali Mandar. Model ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan tendangan pesilat melalui pendekatan yang terstruktur dan terukur. Kegiatan pengabdian berlangsung selama empat bulan, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri dari pengurus IPSI dan pelatih pencak silat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah, demonstrasi, diskusi, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk mengukur peningkatan akurasi tendangan, keseimbangan, dan kecepatan reaksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta berhasil meningkatkan akurasi tendangan, terutama dalam latihan tendangan pada sasaran (Kick On Target Train). Selain itu, 75% peserta mengalami peningkatan dalam keseimbangan dan kelincahan setelah menjalani latihan tendangan bayangan (Kick Shadow Train). Sebanyak 70% peserta menunjukkan peningkatan kecepatan reaksi terhadap serangan lawan melalui latihan berpasangan (Sparring Partner). Model latihan SKIFA terbukti efektif dalam membantu peserta menguasai teknik tendangan secara sistematis, serta meningkatkan keterampilan fisik dan mental mereka.
Elektromiogram Dalam Sports Science: Teknologi Baru Di Balik Rehabilitasi Cedera Olahraga Rusli; Sarifin; Ruslan; Fahrizal
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektromiogram (EMG) adalah teknologi yang merekam aktivitas listrik otot dan semakin banyak digunakan dalam bidang Sports Science, terutama untuk rehabilitasi cedera olahraga. Artikel ini membahas peran EMG dalam membantu pemulihan cedera atlet melalui pemantauan aktivitas otot secara real-time. Dengan kemampuan untuk mendiagnosis cedera otot dan saraf, memberikan biofeedback, serta menilai teknik latihan, EMG memungkinkan proses rehabilitasi yang lebih akurat dan cepat. Selain itu, EMG berperan penting dalam mencegah cedera ulang dan meningkatkan performa atlet. Penggunaan EMG dalam rehabilitasi cedera seperti ACL telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam mempercepat pemulihan dan memperbaiki stabilitas otot. Teknologi ini diharapkan terus menjadi elemen kunci dalam pemulihan cedera dan peningkatan performa olahraga di masa depan.
Kajian Literatur : Pentingnya Pemahaman Farmakologi Terhadap Penanganan Cedera dan Kelelahan Pada Atlet Bela Diri Pencak Silat Chaerul Fadly Mochtar; Fahrizal; Irfan Yunus
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bela diri pencak silat menjadi suatu cabang olahraga yang digemari hingga seluruh penjuru dunia, namun aktivitas fisik yang berlebihan akan menyebabkan para atlet mengalami terjadinya kondisi cedera seperti memar, sprain, strain, dislokasi, fraktur, gegar otak, hematoma, muscle soreness, abrasi, epistaksis, dan torsion dan juga kondisi kelelahan. Penanganan kondisi tersebut seringkali diberikan dengan tindakan terapi farmakologi dalam hal ini penggunaan obat-obatan. Penanganan yang tepat akan memberikan terapi yang optimal dan baik terhadap kondisi cedera dan kelelahan, tetapi hal ini harus adanya pemahaman farmakologi yang baik terhadap seorang atlet agar dapat terhindar dalam penggunaan obat yang termasuk daftar terlarang World Anti-Doping Agency (WADA)
Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Pada Skripsi Mahasiswa FIK Universitas Negeri Medan Syahfrizal, Arya; Siallagan, Lasenna; Fahrizal; Lumban Batu, Friskila Aryanti; Abdillah Sijabat, Mhd Togu; Syam Lubis, Putri Nayla; Firmansyah, Sandy
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 2,No 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/g72sbm54

Abstract

Tanda baca adalah simbol yang digunakan dalam sistem ejaan untuk menunjukkan struktur tulisan, intonasi, dan jeda saat pembacaan yang membantu pembaca memahami makna tulisan dari sipenulis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan Tanda baca adalah simbol yang digunakan dalam sistem ejaan untuk menunjukkan struktur tulisan, intonasi, dan jeda saat pembacaan yang membantu pembaca memahami makna tulisan dari sipenulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan penggunaan tanda baca pada skripsi Mahasiswa Pendidikan Jasmani,Kesehatan dan Rekreasi dan Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuensioner ,observasi dan dokumentasi dengan cara menganalisis,mengamati. Hasil penelitian: Kesalahan penggunaan tanda baca pada skiripsi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan, berjumlah 65 kesalahan, di antaranya kesalahan tanda titik (.) berjumlah 63, kesalahan tanda baca (,) berjumlah 1, kesalahan tanda hubungan (-) berjumlah 1. Kesimpulan: Kesalahan penggunaan tanda baca lebih banyak ditemukan pada skripsi mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) disbanding skirpsi mahasiswa Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO).  
Klasifikasi Kanker Paru-Paru berdasarkan Data Citra CT-Scan: Berbasis Gray Level Co-Occurrence Matrix dan Extreme Learning Machine M Ikhsan; Dila Marta Putri; Siti Nurjanah; Asde Rahmawati; Fahrizal
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 17, No. 02, Juni 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, dengan 1,796,144 jiwa meninggal akibat kanker paru-paru pada tahun 2020, menjadikannya jenis kanker dengan tingkat kematian tertinggi, yaitu 18% dari total kematian akibat kanker. Mengingat pentingnya diagnosis akurat, klasifikasi kanker paru-paru memerlukan konfirmasi histologi dari kondisi pasien. Penelitian ini memanfaatkan 1097 citra CT-Scan paru-paru manusia dari 110 kasus, yang dikumpulkan oleh spesialis IQ-OTH/NCCD dan diunggah oleh Aditya Mahimkar. Untuk mengklasifikasikan kondisi paru-paru menjadi normal, jinak (benign), dan ganas (malignant) , digunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) untuk ekstraksi fitur tekstur citra CT-Scan. Selanjutnya, Extreme Learning Machine (ELM) diterapkan untuk klasifikasi. Model yang dikembangkan berhasil mencapai akurasi tertinggi sebesar 79% saat diuji dengan dataset citra CT-Scan
Gerakan Kampus Sehat: Edukasi Gaya Hidup Aktif Melalui Senam Aerobik untuk Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIKK UNM Muh. Adnan Hudain; Sudirman; Irfan; Fahrizal; Muhammad Qasash Hasyim
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i2.4120

Abstract

Edukasi gaya hidup aktif melalui senam aerobik bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kebiasaan hidup sehat di kalangan mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM. Kegiatan ini meliputi penyuluhan tentang pola hidup sehat dan praktik senam aerobik yang dapat meningkatkan kebugaran fisik serta kesehatan mental. Metode yang digunakan adalah sesi edukasi, diikuti dengan pelaksanaan senam aerobik secara rutin. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman tentang pentingnya pola hidup sehat. Melalui survei sebelum dan sesudah kegiatan, mahasiswa menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait gaya hidup sehat, serta kesadaran akan pentingnya olahraga dan pola makan yang sehat. Tingkat partisipasi dalam kegiatan senam aerobik sangat tinggi, dengan lebih dari 90% peserta aktif terlibat. Selain itu, senam aerobik terbukti meningkatkan kebugaran fisik, memperlancar peredaran darah, serta mengurangi tingkat stres dan kecemasan di kalangan peserta. Program ini juga memperlihatkan dampak positif terhadap kesehatan mental, di mana mahasiswa merasa lebih percaya diri dan segar setelah mengikuti senam. Meskipun demikian, tantangan tetap ada dalam mempertahankan kebiasaan sehat setelah kegiatan berakhir, yang menunjukkan perlunya program berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan gaya hidup aktif. Secara keseluruhan, program ini berhasil mendorong mahasiswa untuk menjalani gaya hidup aktif yang dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan fisik dan mental mereka.
Analisa Kualitas Aplikasi Absensi Mobile Greatday untuk Mengukur Kepuasan Pengguna Mengunakan Metode Webqual 4.0: Penelitian Imam Budiawan; Fahrizal; Martua HamiSiregar; Mushliha; Hani Harafani; Ade Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1447

Abstract

The online attendance application has now become one of the systems that is starting to be widely used by companies to support ease of work in carrying out attendance activities. Starting from daily absences, permit applications, leave applications, employee overtime data to attendance recaps which can be accessed easily to present a management report. The problem that occurs is that the information service often has errors, namely the Greatday mobile application still does not receive good service or is still less responsive to users who need good attendance information services. To measure user satisfaction of the Greatday mobile attendance application, accurate and appropriate methods and measuring tools are needed, such as Webqual 4.0. Based on the test results for the coefficient of determination (R Square), the figure 0.666, the coefficient of determination is equal to 66.6%. This figure means that usability (X1), information quality (X2) and interaction quality (X3) influence consumer satisfaction (Y). Meanwhile, the remaining 100% − 66.6% = 33.4% is influenced by other variables outside the variables that were not examined.
STRENGTHENING THE CORE VALUES OF BERAKHLAK IN IMPROVING THE ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR OF STATE CIVIL APPARATUS Fahrizal; Juhari; Wargianto; Aklil, Maulan; Tuha, Panca Tuah
Inspirasi Ekonomi : Jurnal Ekonomi Manajemen Vol. 7 No. 2 (2025): Inspirasi Ekonomi : Jurnal Ekonomi Manajemen
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ie.v7i2.9925

Abstract

Employees of the State Civil Apparatus (ASN) must have an extra role in carrying out their functions in serving the community. The relationship between leaders and subordinates in the ASN organization must be able to create a Leader-Member Exchange (LMX) relationship to build a special relationship with enthusiastic employee engagement to achieve the organization's vision and mission based on the Core Values of ASN BerAKHLAK. The research was used a quantitative method to identify the level and nature of the cause-and-effect relationship of the independent Leader-Member Exchange (LMX) and Employee Engagement variables with the dependent variable Organizational Citizenship Behaviour (OCB) and the connecting variable being the core value of AKHLAK. The research population of ASN employees working in the Pangkalpinang City Government is 3505 people, probability sampling while the sampling technique uses simple random sampling, 359 respondents were obtained. Data processing with SmartPLS software version 4.  The Core Values of Morality and employee engagement are key to improving prosocial behaviour (OCB). The important role of Core Value BerAKHLAK as a mediator in the relationship between employee involvement and OCB. Emphasizing the importance of the organization's core values in creating positive performance and behaviour in the workplace. However, the effectiveness of this mediation depends on the extent to which core values are embodied in the organization's culture and supported by an inclusive leadership style. LMX can reinforce an organization's core values. Still, the mediating effect on OCB Insignificance points to the need for a more holistic approach to understanding how leader-subordinate relationships and core values together influence extra-role behaviour.