Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Perceived Ease Of Use, Perceived Usefulness dan Satisfaction terhadap Continuance Intention Pengguna Aplikasi Food Delivery Saat Pandemi Fahrizal; Suherman; Ika Febrilia
Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Keuangan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jbmk.0402.08

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui deskripsi atau gambaran dari Pengaruh Perceived Ease Of Use, Perceived Usefulness dan Satisfaction Terhadap Continuance Intention Pengguna Aplikasi Food Delivery Saat Pandemi. 2) Untuk mengetahui pengaruh secara positif variabel perceived ease of use terhadap variabel perceived usefulness pada aplikasi food delivery. 3) Untuk mengetahui pengaruh secara positif variabel perceived ease of use terhadap variabel satisfaction pada aplikasi food delivery. 4) Untuk mengetahui pengaruh secara positif variabel perceived usefulness terhadap variabel satisfaction pada aplikasi food delivery. 5) Untuk mengetahui pengaruh secara positif variabel satisfaction terhadap variabel continuance intention pada aplikasi food delivery. 6) Untuk mengetahui pengaruh secara positif variabel perceived ease of use terhadap variabel continuance intention pada aplikasi food delivery. 7) Untuk mengetahui pengaruh secara positif variabel perceived usefulness terhadap variabel continuance intention pada aplikasi food delivery. Objek penelitian ini adalah pengguna aplikasi food delivery yang berusia minimal 17 tahun dan telah bertransaksi setidaknya 3 kali dalam kurun waktu Juli 2022 sampai Agustus 2022 yang bertempat tinggal di Jakarta.
SEBUAH STUDI : SEORANG LAKI-LAKI 25 TAHUN DENGAN CLOSE FRAKTUR NASAL DI RSU CUT MEUTIA ACEH UTARA Desi Afriani; Fahrizal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i8.2687

Abstract

Fraktur nasal merupakan jenis fraktur wajah yang paling sering terjadi, menempati urutan ketiga dari seluruh fraktur tubuh manusia. Meskipun tidak mengancam jiwa, penanganan yang tidak adekuat dapat menimbulkan komplikasi fungsional dan kosmetik yang signifikan. Fraktur nasal umumnya terjadi akibat trauma tumpul langsung pada wajah, seperti pada kasus kecelakaan kerja, olahraga, atau kekerasan fisik. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis yang cermat dan pemeriksaan fisik, karena radiologi konvensional seringkali tidak menunjukkan gambaran fraktur yang jelas. Manifestasi klinis meliputi deformitas hidung, epistaksis, edema, ekimosis, dan deviasi septum. Penatalaksanaan awal meliputi kontrol perdarahan, stabilisasi pasien, dan pemberian analgesik serta antibiotik bila diperlukan. Reduksi tertutup menjadi pilihan utama dalam penanganan fraktur nasal akut, khususnya bila dilakukan dalam 14 hari pertama pasca trauma. Studi kasus ini melaporkan pasien laki-laki usia 25 tahun dengan keluhan epistaksis dan deformitas hidung setelah tertimpa kayu. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, dan dilakukan tindakan reduksi tertutup di bawah anestesi umum. Hasilnya menunjukkan perbaikan fungsi dan estetika secara optimal. Penanganan fraktur nasal yang tepat waktu dan tepat prosedur sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang, termasuk obstruksi jalan napas dan kelainan bentuk wajah. Evaluasi lanjutan pasca tindakan penting untuk mendeteksi dini tanda-tanda infeksi, perdarahan berulang, dan gangguan fungsi nasal.
Pelatihan Sepak Bola Berbasis Permainan untuk Meningkatkan Kerjasama Tim di Kalangan Siswa SD Negeri 156 Buntu Arga; Arba, Muhammad Arkanul; Rerung, Charmila Tandi; Hasanuddin, M. Imran; Hasyim, Muhammad Qasash; Fahrizal
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat: JPPM Vol. 1 No. 1 (2025): 31 Januari 2025
Publisher : Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity in the form of game-based football training aims to improve teamwork skills in elementary school students through a fun and inclusive approach. The activity was carried out at SD Negeri 156 Buntu, Gandangbatu Sillanan District, Tana Toraja Regency, South Sulawesi with the involvement of 30 students as participants. The methods used in this training are demonstrations, hands-on practice, and evaluation through modified soccer games that emphasize the cooperation aspect. The training was carried out for 8 weeks with the intensity of meetings 2 times a week. The results showed a significant improvement in teamwork skills, communication between players, and basic football skills in participants measured through structured observation and feedback questionnaires. The biggest improvement was seen in the aspect of verbal communication when playing and the willingness to share the ball with teammates. This activity has a positive impact on the development of social and physical skills of students in rural areas who have limited access to quality sports training.
Sector Classification and Economic Inequality in Cilacap Regency Fahrizal
INQUISITIVE : International Journal of Economic Vol. 5 No. 1 (2024): December
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/inquisitive.v5i1.7804

Abstract

The economic growth of Cilcap Regency as seen from the total GDP in the 2015-2022 period shows fluctuations, so an analysis is needed that aims to find out the 17 sectors that contribute the most in the formation of total GDP and equitable distribution of regional development to reduce regional economic inequality. Therefore, this study aims to classify 17 sectors into 4 clusters, namely superior, potential, developing and underdeveloped and income inequality in Cilacap Regency. The research method used 2 analyses, namely, Location Quotient (LQ) analysis and Williamson Index (IW) analysis. The data source comes from the Central Statistics Agency of Cilacap Regency and Central Java Province, vulnerable in the 2015-2022 period. The results of the study show that the sector classification is the leading category: development and excavation, potential: processing industry, developing: 15 other sectors and lagging: no sectors are categorized as underdeveloped. The level of economic inequality in the Cilacap Regency area in 2015-2022 has decreased from 0.31 to 0.17, this indicates that the economic development of Cilacap Regency is getting closer to evenness, this is because the IW value < 0 which is close to the value of 0. Although there is still a regional economic deficit, it is still categorized as low because the IW value < 0.3.
Quality of Thorax CT Scan Images among Covid-19 Cases using Variations of Filter Afiifah, Elok Nur; Gunawati, Shinta; Winarno , Guntur; Irsal , Muhammad; Fahrizal; Akbar, Rizal
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 20 No 2 (2022): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol20.Iss2.821

Abstract

A typical image of the Thorax CT Scan as a sign of the early stages and development of Covid-19 is the finding of Ground Glass Opacities (GGO). GGO is an insignificant increase in the density of the lungs without occlusion of blood vessels and bronchi. In mild cases, GGO tends to be difficult to identify and requires high-resolution CT scanning. In this study, we intend to improve the resolution of the Thorax CT Scan image through filter settings, to analyze the difference in the variations of filters B50s, B70s, and B90s towards the quality of the CT Scan image and obtain the optimal use of filter in the Thorax CT Scan examination among Covid-19 cases. This was a quantitative analytical study conducted at one of the Regional General Hospital in Jakarta on March-April 2022. The samples were secondary data derived from 10 patients by using MSCT Siemens Somatom Perspective 128 slices. Data were collected through observation and experiment. The images collected were further analyzed using Image j software to find values of Signal to Noise Ratio (SNR) and Contrast to Noise Ratio (CNR). Furthermore, the values were compared by assessing the anatomical image information through various filters. The results of this study indicated that there were differences in the SNR and CNR values of the three filters. The higher resolution of the filter used, the more capable it was to sharper and more detailed the image but the noise level was also higher. Thorax CT Scan examination should be carried out using the B70s very sharp filter that was able to produce images with the optimal information and fairly low noise level. A very thin GGO image in the early stage of the manifestation of Covid-19 could be identified in the Thorax CT Scan examinations for diagnosis of Covid-19 case.
Analisa Potensi Bahaya Pabrik Kelapa Sawit di Desa Jambuk, Kecamatan Bongan, Kalimantan Timur Obeth, Ernita; Fahrizal; Hidayahtullah, Fathur Fiqri
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1822

Abstract

Perkebunan kelapa sawit memiliki peran penting dalam perkembangan perekonomian di Indonesia. Hal ini mendorong pertumbuhan perkebunan kelapa sawit termasuk pabrik kelapa sawit. Lingkungan kerja pabrik memiliki potensi bahaya dan risiko bagi karyawan pabrik namun masih banyak perusahaan kelapa sawit yang belum menerapkan sistem kesehatan dan keselamatan kerja yang baik sehingga masih banyak kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik. Penerapan sistem kesehatan dan keselamatan kerja adalah bagian dari manajemen risiko. Dalam rangka mengurangi potensi risiko yang terjadi di pabrik kelapa sawit, perlu dilakukan analisa HIRARC (hazard identification, risk analysis, and risk control). Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan 20 responden yang dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama (hazard identification) adalah wawancara terhadap mandor dan karyawan pabrik. Tahap kedua (risk analysis) adalah wawancara terhadap karyawan di stasiun pengamatan dan tahap ketiga (risk control) adalah wawancara terhadap pihak manajemen dan Ahli K3. Hasil pengamatan menunjukkan penyebab terjadinya bahaya adalah tidak adanya pembangunan infrastruktur secara berkala, adanya kelalaian dalam inspeksi dan pemeliharaan mesin, dan kelalaian karyawan dalam penggunaan APD. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan adanya potensi bahaya cedera dan luka di stasiun loading ramp dan indexter sedangkan bahaya cedera, luka hingga kehilangan nyawa di stasiun grading, oil control, dan boiler. Level risiko paling rendah adalah 4 (level rendah) sedangkan level risiko tertinggi adalah 20 (level ekstrim). Tindakan pengendalian yang dilakukan adalah engineering control, administrative control, dan penggunaan alat pelindung diri.
PELATIHAN TEKNIK RENANG GAYA DADA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MAHASISWA FIKK UNM Ricardo Valentino Latuheru; M. Imran Hasanuddin; Ikadarny; Suriah Hanafi; Fahrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5887

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar dalam teknik renang gaya dada (breaststroke). Gaya dada dipilih karena merupakan gaya yang paling populer dan sering dijadikan dasar dalam pembelajaran renang pemula. Observasi awal menunjukkan bahwa sekitar dua pertiga mahasiswa FIKK UNM belum mampu berenang gaya dada sejauh 25 meter dengan teknik yang sesuai standar. Penelitian ini menggunakan metode pelatihan yang dilaksanakan selama enam kali pertemuan, meliputi penyampaian teori, latihan dasar di darat (dry land training), praktik di air, serta bimbingan dan koreksi langsung oleh instruktur. Alat bantu seperti papan pelampung dan media pembelajaran berbasis video/poster juga digunakan. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik dasar. Pada awal kegiatan, hanya sekitar 25% peserta yang mampu melakukan gaya dada dengan benar, dan setelah pelatihan, jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 75%. Lebih dari 80% mahasiswa menunjukkan peningkatan dalam aspek posisi tubuh, koordinasi gerakan, dan kestabilan pernapasan. Selain keterampilan teknis, terjadi juga perubahan sikap positif, di mana rasa takut dan cemas di awal kegiatan berkurang, digantikan oleh rasa senang dan percaya diri saat berada di air. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik langsung dan bimbingan individual efektif untuk meningkatkan penguasaan teknik dasar gaya dada , serta membangun kepercayaan diri dan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya keselamatan dan kebugaran melalui olahraga air.
Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya Rahmi, Hayatun; Iqbal; Saputri, Yuni; Wardani, Vera; Murliana; Fahrizal; Syafriadi; Meutia, Cut Dara; Maizan, Rafdia; Almira, Jihan; Salsabila, Nadia; Ismayani, Susi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.799

Abstract

Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.
Efektivitas Core Stability Exercise terhadap Risiko Jatuh pada Lansia Rahmat, Hera Amalyah; Rusli; Fahrizal
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20344/x3c2s567

Abstract

Latar belakang: Lansia mengalami berbagai perubahan fisiologis yang berdampak pada penurunan kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko jatuh yang menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada usia lanjut. Salah satu intervensi fisioterapi yang dapat diberikan untuk meningkatkan kekuatan otot inti dan keseimbangan tubuh adalah core stability exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas core stability exercise terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia di Yayasan Batara Hati Mulia Kabupaten Gowa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 18 orang lansia berusia 60–86 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi berupa latihan core stability yang terdiri dari single leg raise dan seated Russian twist with medicine ball dilakukan dua kali seminggu selama enam minggu. Risiko jatuh diukur menggunakan Timed Up and Go Test (TUGT). Hasil: penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor TUGT sebelum (median = 15,93 detik) dan sesudah intervensi (median = 10,67 detik) dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Core stability exercise efektif dalam meningkatkan kekuatan otot inti, memperbaiki kontrol postural, dan menurunkan risiko jatuh pada lansia. Latihan ini direkomendasikan sebagai intervensi fisioterapi preventif dalam program peningkatan kualitas hidup lansia.
Analisis Tingkat Pemahaman Atlet E-sport Sulawesi Selatan Mengenai Neck Pain Setelah Pemberian Edukasi Ergonomi Nadhila, Hani Fati; Rusli; Fahrizal
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20344/3745dt10

Abstract

Latar belakang: Aktivitas bermain game dalam durasi yang lama dengan posisi statis yangt idak ergonomis beresiko menyebabkan keluhan musculoskeletal, khususnya neck pain . Atlet e-s port merupakan kelompok yang rentan terhadap kondisi ini. Upaya edukasi ergonomi menjadi penting dalam meningkatkan pemahaman dan mencegah keluhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman atlet e-sport di Sulawesi Selatan setelah diberikan edukasi mengenai ergonomi dan neck pain . Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post -test . Sampel yang diambil sejumlah 20 orang atlet e-sport Sulawesi Selatan yang di ambil dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan setelah edukasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat pemahaman atlet setelah diberikan edukasi, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 69,45 dan post -test mencapai 106,40. Hasil analisa uji statistik menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p<0.05). Dalam pemberian edukasi ergonomi memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman atlet e-sport mengenai ergonomi dan neck pain. Kesimpulan: Edukasi ini dapat dijadikan intervensi preventif dalam upaya menjaga kesehatan musculoskeletal pada atlet e-sport .