Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Pencegahan Infeksi Nosokomial Melalui Sosialisasi 5 M Syapitri, Henny; Adventy Riang Bevy Gulo; Siska Dwi Ningsih
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjadinya penularan infeksi bisa melalui media apa saja, seperti bersentuhan dengan pasien, melalui airbone (udara), terpapar cairan pasien dan masih banyak lagi. Apabila kita suda terpapar, kita tidak menyadari hal tersebut dan bisa diketahui ketika sudah dalam kondisi buruk, oleh karena itu infeksi ini sudah mempengaruhi kesehatan ratusan juta pasien di seluruh dunia setiap tahun. Sehingga penyebaran infeksi nosokomial ini harus dicegah sedini mungkin untuk mengurangi risiko persebaran penyakit. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan "Pencegahan Risiko Infeksi Nosokomial Melalui Sosialisasi Penerapan 5M” di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan sosialisasi penerapan “5M”. Materi disampaikan dalam bentuk ceramah dan diskusi. Pelaksanaan sosialisasi diawali dengan pembukaan meliputi penyampaian salam, perkenalan diri, menjelaskan topik sosialisasi, menjelaskan tujuan, kontrak waktu, dilanjutkan penyampaian materi, evaluasi dan terminasi. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 30 orang peserta. Antusias peserta dalam kegiatan ini sangat tinggi dibuktikan selama acara berlangsung, pasien dan keluarga terlihat sangat antusias. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah 76,7% peserta telah mampu memahami dan menjelaskan tentang pencegahan infeksi nosokomial secara mandiri dan 80% peserta sudah menerapkan protokol 5M.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Keperawatan Melalui Penerapan Manajemen Konflik Bevy Gulo, Adventy Riang; Masri Saragih; Henny Syapitri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit ialah suatu instansi untuk setiap orang yang membutuhkan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan keperawatan. Namun tidak dapat dipungkiri didalam dunia pekerjaan pastinya sebagian besar perawat antar perawat maupun perawat antar tim kolaboratif lainnya di pelayanan rumah sakit mengalami konflik atau hal – hal yang tidak diinginkan terjadi. Oleh sebab itu konflik harus ditangani dan dikelola dengan sebaik – baiknya untuk perkembangan suatu organisasi atau individu untuk mendapatkan pelayanan keperawatan yang berkualitas. Pelayanan keperawatan menjadi sangat penting terlebih lagi pelayanan keperawatan sering dijadikan tolok ukur sebuah citra rumah sakit dimata masyarakat, sehingga menuntut adanya profesionalisme perawat pelaksana maupun perawat pengelola dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Peningkatan kualitas pelayanan keperawatan melalui penerapan manajemen konflik di Rumah Sakit Umum Advent Medan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan sosialisasi penerapan manajemen konflik. Materi disampaikan dalam bentuk ceramah dan diskusi. Pelaksanaan sosialisasi diawali dengan pembukaan meliputi penyampaian salam, perkenalan diri, menjelaskan topik sosialisasi, menjelaskan tujuan, kontrak waktu, dilanjutkan penyampaian materi, evaluasi dan terminasi. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 30 orang peserta. Antusias peserta dalam kegiatan ini sangat tinggi dibuktikan selama acara berlangsung, para perawat terlihat sangat antusias. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah 76,7% peserta telah mampu memahami dan menjelaskan tentang penerapan manajemen konflik secara mandiri dan 80% peserta sudah menerapkan manajemen konflik.
Pertolongan Pertama Pada Remaja Tersedak (choking) Di SMA Muhammadiyah 3 Medan Marbun, Agnes Silvina; Lasma Rina Efrina Sinurat; Henny Syapitri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tersedak merupakan kondisi gawat darurat yang harus cepat ditangani. Tersedak bisa dialami oleh semua golongan usia. Tersedak adalah penyebab utama keempat kematian yang tidak disengaja. Akibat kondisi tersedak seseorang akan mengalami gangguan atau penyumbatan pada saluran pernafasan dan bila dibiarkan terlalu lama dan tidak segera ditangani tubuh bisa mengalami kekurangan oksigen (hipoksia) dan dapat mengakibatkan kecacatan maupun kematian. Untuk melakukan pertolongan terhadap kejadian ini diperlukan teknik Bantuan Hidup Dasar (BHD) penanganan tersedak. Teknik ini, selain harus dikuasai oleh petugas medis, juga penting diketahui oleh orangtua sebagai pertolongan pertama jika menemukan anak tersedak sebelum mendapatkan penanganan medis selanjutnya. Oleh karena itu orangtua perlu memiliki wawasan yang didapatkan dari penyuluhan yang diberikan oleh tim tentang pencegahan dan penatalaksanaan tersedak pada anak di rumah untuk mengurangi angka kejadian dan kemungkinan perburukan kondisi pada anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada remaja untuk mengetahui dan mengaplikasikan prosedur pertolongan pertama pada tersedak. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pemberian edukasi kesehatan bagi siswa/i SMA Muhammadiyah 3 Medan, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Hasil pre test sebelum edukasi kesehatan didapatkan bahwa tingkat pengetahuan tentang pertolongan pertama tersedak mayoritas kurang yaitu sebanyak 90%, dan setelah diberikan edukasi kesehatan tentang pertolongan pertama tersedak didapatkan bahwa tingkat pengetahuan mayoritas baik yaitu sebanyak 80%.
Edukasi Kualitas Tidur Pada Penderita Hipertensi Marbun, Agnes Silvina; Lasma Rina Efrina Sinurat; Henny Syapitri; Putri Lestari; Rifki Amtenar; Satidasar Halawa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur adalah salah satu kebutuhan fisiologi yang memiliki dampak terhadap kualitas serta keseimbangan hidup. Kualitas tidur yang jelek artinya faktor resiko terjadinya masalah fisik serta psikologis. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang penting untuk segera diatasi karena jumlah penderitanya semakin tinggi. Yang menjadi salah satu faktor terjadinya peningkatan tekanan darah adalah kualitas tidur yang buruk. Selain kualitas tidur yang buruk ada beberapa pencetus terjadinya peningkatan tekanan darah yaitu tingkat stres yang berat. Proses degeneratif pada lansia menyebabkan waktu tidur efektif semakin berkurang, sehingga tidak mencapai kualitas tidur yang adekuat dan akan menimbulkan berbagai macam keluhan tidur. Makin bertambah usia, makin besar kemungkinan seseorang mengalami permasalahan fisik, jiwa, spiritual, ekonomi dan sosial. Proses degeneratif pada lansia menyebabkan waktu tidur efektif semakin berkurang, kualitas tidur yang buruk atau kurang jam tidur akan mengakibatkan peningkatan tekanan darah atau hipertensi.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi tentang kualitas tidur pada penderita hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pemberian edukasi kesehatan kepada penderita hipertensi di UPT. Puskesmas Sumbul, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 20 orang. Hasil pre test sebelum edukasi kesehatan didapatkan bahwa tingkat pengetahuan tentang kualitas tidur kurang yaitu sebanyak 90%, dan setelah diberikan edukasi kesehatan tentang kualitas tidur didapatkan bahwa tingkat pengetahuan mayoritas baik yaitu sebanyak 80%.
EDUKASI KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA PASIEN YANG MENGALAMI TERSEDAK Sinurat, Lasma Rina Efrina; Henny Syapitri; Agnes Silvina Marbun; Lastri; Listi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6269

Abstract

Tersedak merupakan suatu kondisi terjadinya sumbatan atau hambatan respirasi oleh benda asing yang menyempit pada saluran napas internal, termasuk faring, hipofaring, dan trakea. Penyempitan jalan napas bisa berakibat fatal jika itu mengarah pada gangguan serius oksigenasi dan ventilasi. Kondisi tersedak pada anak dapat menimbulkan situasi kegawatdaruratan respirasi yang jika tidak ditangani dengan segera dapat mengancam jiwa ataupun kecacatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dengan sasaran pelatihan yang ditujukan kepada masyarakat awam. Permasalahan mitra kegiatan ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama pada orang yang mengalami tersedak. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 20 orang. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Mei 2025 dengan metode ceramah dan praktik pertolongan pada orang yang mengalami tersedak. Evaluasi dengan memberikan kuesioner pada saat pretest dan post test.
PEMBERIAN BISKUIT BIT SEBAGAI PRODUK PANGAN ALTERNATIF PASIEN TUBERKULOSIS PARU ANEMIA Amila, Amila; Sembiring, Evarina; Maimunah, Siti; Syapitri, Henny; Girsang, Vierto Irennius
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Tuberculosis (Tb) paru sangat berisiko mengalami anemia oleh karena proses infeksi dan kebutuhan metabolismenya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan pemeriksaan haemoglobin dan memberikan makanan tambahan pada pasien Tb Paru yang anemia di Puskesmas Helvetia Medan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 30 hari dan diikuti oleh dosen sebanyak 5 orang, 2 orang petugas puskesmas dan 3 orang mahasiswa prodi ners. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pemeriksaan hemoglobin pada pasien Tb paru dan pemberian biscuit bit pada pasien Tb Paru yang anemia. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan dari 75 orang pasien TB Paru, 60 orang mengalami anemia. Pemberian makanan tambahan berupa biscuit buah bit dapat meningkatkan haemoglobin pada pasien Tb paru yang anemia. Kesimpulan pemberian PMT Modifikasi berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif program pencegahan anemia. Diharapkan kepada keluarga agar terus memperhatikan dan memberikan asupan makanan bergizi tinggi kepada pasien Tb paru yang anemia dengan memanfaatkan sumberdaya lokal.
PENERAPAN SENAM KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG Syapitri, Henny; Yonlafado, Edriyani; Hutajulu, Johansen; Siregar, Laura; AIPNI, Pengurus
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami masalah kaki karena gangguan pembuluh darah menyebabkan sirkulasi darah kaki dari tungkai menurun, gangguan saraf menyebabkan kemampuan kedua kaki untuk merasakan berkurang, serta berkurangnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Lebih dari 50% amputasi yang dialami oleh penderita DM dianggap dapat dicegah dengan mengajarkan perawatan kaki dan melakukan latihan fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penderita diabetes mellitus untuk melaksanakan senam kaki diabetes yang sasarannya adalah penderita diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas Siburu- Biru kabupaten Deli Serdang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 60 orang dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan senam kaki diabetes ini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Biru-Biru berdasarkan karakteristik responden menemukan sebagian besar responden berusia 58-71 tahun sebanyak 63.5% sedangkan pada jenis kelamin sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan yaitu 62.8% dan pada karakteristik lama menderita DM adalah 3 -5 tahun sebanyak 56.5%. Senam kaki yang dilakukan oleh pasien DM di Puskesmas Biru-Biru secara sistematis mengakibatkan aliran darah di ektremitas bawah akan lancar dan manifestasi komplikasi kaki berupa kesemutan tidak terjadi. Disarankan kepada lansia sebaiknya Senam Kaki Diabetic dilaksanakan oleh pasien DM di rumah sebagai upaya memperbaiki sirkulasi darah dan mencegah terjadinya neuropati diabetik.
PEMBERDAYAAN PASIEN DIABETES MELALUI EDUKASI SELF CARE MANAGEMENT SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN GULA DARAH DAN PENCEGAHAN ULKUS DIABETIKUM Syapitri, Henny; Lasma Rina Efrina Sinurat; Agnes Silvina Marbun; Grace Tayesha Panjaitan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6889

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti ulkus diabetikum. Rendahnya kepatuhan self care management menjadi salah satu faktor utama tidak terkontrolnya kadar gula darah dan meningkatnya kejadian luka kaki diabetik. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien diabetes melitus dalam menerapkan self care management guna mengendalikan kadar gula darah serta mencegah ulkus diabetikum di Klinik Asri Wound Care Center Medan. Metode: Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi perawatan kaki, monitoring gula darah sewaktu, serta pendampingan self care selama periode tertentu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi praktik perawatan diri. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien tentang pengelolaan diabetes, peningkatan kepatuhan dalam monitoring gula darah, serta peningkatan kesadaran terhadap perawatan kaki. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap upaya pencegahan komplikasi ulkus diabetikum dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan luka berbasis edukasi preventif di klinik.
Co-Authors Adventy Riang Bevy Gulo Adventy Riang Bevy Gulo Adventy Riang Bevy Gulo Agnes Silvina Marbun AIPNI, Pengurus Amila Amila Aryani, Novita Aryani, Novita Asrizal Aulia Arman Berampu, Rani Mukherzi Bevy Gulo, Adventy Riang Bunga Theresia Purba Christina Roos Etty Daniel Ginting Darwita Barus Darwita Juniwati Barus Edriyani Simanjuntak Efrina Sinurat, Lasma Rina Evarina Sembiring Flora Sijabat Frida Liharis Saragih Fridalina Tarigan Grace Tayesha Panjaitan Gultom, Rumondang Hasibuan, Eva Kartika Hikmah Sikutiro Hulu, Juli Jernih Hutajulu, Johansen Janno Sinaga Janno Sinaga Jon Kenedy Marpaung Julia Mahdalena Kusuma, Sri Lasma Rina Efrina Sinurat Lasma Rina Efrina Sinurat Lastri Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Listi Marbun, Agnes Silvina Marthalena Simamora Nadia Aramita Ningsih, Siska Dwi Normi Parida Sipayung Normi Parida Sipayung Normi Parida Sipayung Normi Parida Sipayung Normi Sipayung Novita Aryani Ordekoria Saragih Purba, Agnes Purba, Bunga Theresia Putri Lestari Rani Damanik Rani Kawati Damanik Rifki Amtenar Saragih, Frida Liharris Saragih, Masri Satidasar Halawa Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sikutiro, Hikmah Simamora, Marthalena Simanjuntak, Edriyani simanjuntak, edriyani yonlafado Simanjuntak, Edriyani Yonlafado Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Caca Rohali Sinurat, Lasma Rina Efrina Sipayung, Normi Sipayung, Normi Parida Sipayung, Rosetty Siregar, Laura Siregar, Laura Mariati Siska Dwi Ningsih Siti Maimunah Siti Maimunah Situmeang, Regita Pratiwi Sri Agustina Toni Wandra Vierto Yonlafado, Edriyani Yulisma, Raudha Zega, Metalitas