Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Emergency Nursing Management Model for Patients with Critical Illness: A Theoretical Study Yusriani Saleh Baso; Basyarul Haqiqi; Ady Irawan. AM; Sri Yulian Hunowu
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i1.533

Abstract

This study aims to analyze and describe theoretical models used in emergency nursing management for critically ill patients. Employing a qualitative design with a descriptive approach through systematic literature review, data were collected from academic journals, official documents, and relevant theoretical frameworks, selected based on credibility and recency. The analysis applied inductive methods involving theme identification, data reduction, conceptual categorization, and synthesis. Findings reveal that structured nursing models such as HIRAID, the AACN Synergy Model, Levine’s Conservation Model, and specialized roles like the T2 Nurse and Advanced Practice Nurses (APNs) significantly improve clinical decision-making, documentation accuracy, patient safety, and care efficiency. These models also enhance cultural responsiveness, ethical reasoning, and interprofessional collaboration. Despite these benefits, challenges such as workload pressures, ethical dilemmas, and omission of care remain barriers to optimal implementation. The study concludes that the integration of flexible, theory-based, and evidence-driven nursing models contributes meaningfully to emergency nursing practice and scientific development, while also calling for further cross-setting validation and longitudinal research to strengthen model applicability in diverse healthcare environments.
KUAT KARENA DI DUKUNG: KONTRIBUSI KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS Hunowu, Sri Yulian; Indra, Indra; Yasin, Nurnianingsih A.; Azis, Moh. Nisyar Sy. Abd.; Dumar, Bergita
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6555

Abstract

Latar belakang: Indonesia menduduki peringkat ke dua di dunia sebagai negara dengan kasus terbanyak tuberkulosis setelah India.  Kepatuhan  pengobatan menjadi masalah utama dalam menjalani proses pengobatan. Oleh karenanya, dukungan keluarga menjadi krusial dalam meningkatkan kepatuhan minum obat bagi penderita tuberkulosis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan pada penderita tuberkulosis. Metode: Jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian observasional (analitik) dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien penderita tuberkulosis berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampel, dimana sampel yang digunakan berupa seluruh pasien yang menjalani pengobatan di Puskesmas Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari total 31 responden, sebanyak 22 responden memiliki dukungan keluarga positif, sedangkan 9 responden mendapatkan dukungan keluarga negatif. Seluruh responden dengan dukungan keluarga positif (100%) menunjukkan kepatuhan terhadap pengobatan tuberkulosis. Pada kelompok dengan dukungan keluarga negatif, terdapat 6 responden (66,7%) yang patuh dan 3 responden (33,3%) yang tidak patuh dalam menjalani pengobatan. Hasil uji statistik menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,019 (p < 0,05), yang menandakan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis. Kesimpulan: Dukungan keluarga dapat memberikan kontribusi positif kepada kepatuhan penderita TB dalam mengkonsumsi obat, sedangkan kurangnya dukungan keluarga dapat meningkatkan risiko ketidakpatuhan mengkonsumsi obat kepada penderita TB.