Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Senadika

Pengaruh Pembinaan Terhadap Keaktifan Menggunakan Platform Merdeka Mengajar (PMM) Pada Guru SD Negeri Di Kecamatan Ciomas Bogor Zahrah, Syarifah; Matin, Matin; Santosa, Heru
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PMM (Platform Merdeka Mengajar) merupakan pemanfaatan platform digital yang dirancang untuk mendukung guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, meningkatkan kompetensi profesional, serta memperluas akses terhadap sumber daya pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain fre eksperimen teknik analisis data menggunakan studi dokumen. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SD Negeri di Kecamatan Ciomas. Berdasarkan hasil uji normalitas didapatkan hasil 0,206 dan uji homogenitas didapatkan hasil sebesar 0,725 yang berarti data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh anatara variabel (X) dengan (Y) dilihat dari nilai koefisien korelasi sebesar 0,412 mengandung arti 41,2% kekatifan guru SD Negeri di Kecamatan Ciomas dalam menggunakan (PMM) dipengaruhi oleh pembinaan. Peran pengawas dan guru penggerak sangat penting dalam mendukung implementasi PMM, dan kolaborasi antara semua elemen pendidikan diperlukan untuk mencapai keberhasilan Kurikulum Merdeka, dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.
Upaya Pemerintah Dalam Melakukan Pemenuhan Kebutuhan Guru Pendidikan Khusus Solihin, Riza Ramadhani; Matin, Matin; Rahmawati, Desi
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan inklusif dipandang sebagai sebuah tantangan. Sebab sekolah perlu mempersiapkan banyak hal untuk melayani semua kebutuhan peserta didik dan melakukan perubahan yang signifikan terhadap program pendidikan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan GPK melalui program Bimbingan Teknis yang diselenggarakan melalui Kemendikdasmen. Hal ini perlu disajikan dengan tujuan memberikan gambaran umum, bagaimana pemerintah berupaya untuk menaikkan kualitas Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik analisis deskriptif. Untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, penulis menggunakan pengambilan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa program “Bimtek Pemenuhan Guru Pembimbing Khusus” yang terdiri dari dua tahapan, yaitu tahap pemahaman konsep dan tahap penguasaan keterampilan telah meluluskan 12.114 GPK di seluruh Indonesia. Peserta yang mengikuti Bimtek tersebut merupakan guru yang bukan berlatar belakang dari Pendidikan Khusus. Melalui program ini, ketersediaan GPK di Indonesia saat ini bertambah menjadi 23.611 GPK, dengan kekurangannya mencapai 18.654 GPK. Dengan kata lain, ketersediaan GPK saat ini mencapai 55,90% atau sekitar 56%. Upaya yang dilakukan ini secara nyata mampu memenuhi sebagian kebutuhan GPK. Meskipun begitu, masih terdapat permasalahan lain mengenai regulasi dan sekolah inklusi yang kurang mendukung eksistensi GPK.