Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Onde-Onde Ubi Ungu Isi Hati Ayam dengan Penambahan Tepung Kacang Hijau pada Siswi Anemia SMAN 1 Liwa, Lampung Barat 2025 Ryan Agusta; Siregar, Afriyana; Sartono; Eliza
Journal of Dietetics Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Dietetics Science
Publisher : Nutrition Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jds.v1i2.5291

Abstract

Anemia is a pressing health problem worldwide, especially in developing countries like Indonesia. This condition occurs when the hemoglobin (Hb) level in the blood is below normal, disrupting the oxygen transport process to body tissues. The aim was to determine the effect of giving purple sweet potato onde-onde on increasing hemoglobin in students of SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who suffer from anemia. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The subjects were 60 female adolescents suffering from anemia at SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who were divided into treatment and comparison groups. The treatment group was given purple sweet potato onde-onde twice a day, each time giving 60 grams for 10 consecutive days. The data collected included hemoglobin levels, macronutrient intake, and iron, and were analyzed using appropriate statistical tests. Results The average hemoglobin level before treatment was 10.85 g/dl and after treatment was 11.94 g/dl with an average decrease of 1.090 g/dl. The results of the paired t-test showed a p-value of 0.001 (<0.05) which indicates that there is an effect of giving purple sweet potato onde-onde filled with chicken liver with the addition of green bean flour on increasing hemoglobin levels in students of SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who suffer from anemia. There is an effect of giving purple sweet potato onde-onde on increasing hemoglobin in students of SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who suffer from anemia.
Daya Terima Nugget Panggang Berbasis Ikan Salem, Tepung Jagung, Daun Kelor Dan Jamur Kuping Hartati, Yuli; Vino Pratiwi, Dinda; Siregar, Afriyana; Telisa, Imelda; Nazarena, Yunita
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kelebihan berat badan pada remaja terus meningkat dan berhubungan erat dengan pola makan tinggi energi dan rendah serat. Diperlukan inovasi makanan selingan yang sehat, tinggi serat, dan rendah kalori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi (analisis proksimat dan serat pangan) dari nugget panggang berbasis ikan salem, tepung jagung, daun kelor, dan jamur kuping. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat formulasi. Uji daya terima dilakukan oleh 30 panelis menggunakan skala hedonik 5 poin terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney, sedangkan analisis proksimat dilakukan di laboratorium terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa formulasi F1 (ikan salem 60g, tepung jagung 20g, daun kelor 25g, jamur kuping 30g) merupakan formula yang paling disukai panelis dari segi aroma, rasa, dan tekstur. Kandungan gizi F1 per 100 gram adalah energi 190,1 kkal, protein 12,55 g, lemak 3,72 g, karbohidrat 26,6 g, dan serat pangan 16,47 g.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, Aktivitas Fisik, Asupan Zat Gizi Makro dan Serat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Sosial Palembang Putri, Nadila Mega; Susyani, Susyani; Sadiq, Ahmad; Muzakar, Muzakar; Siregar, Afriyana
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v5i2.3278

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolik ketika tubuh tidak dapat memproses karbohidrat yang disebabkan mekanisme insulin, sehingga muncul gejala hiperglikemia, poliuria, polifagia, polidipsia, yang dapat menyebabkan dispnea, lipemia, ketonuria, dan bisa berakhir koma. Tujuan umum peneliti adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, aktivitas fisik, asupan zat gizi makro, serat pada pasien diabetes melitus tipe2 di Puskesmas Sosial Palembang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan metode crossectional. Populasi penelitian ini adalah pasien DM tipe2 di wilayah kerja Puskesmas Sosial Palembang, sampel sebanyak 41 sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Temuan penelitian mengungkapkan tingkat pengetahuan kurang yaitu (48,8%), sikap cukup baik yaitu (75,6%), aktivitas fisik sedang (63,4%), asupan energi lebih (63,4%), asupan protein lebih (34,1%), asupan lemak lebih (87,8%), asupan karbohidrat baik (48,8%), asupan serat kurang yaitu (97,6%), kadar gula darah hiperglikemia yaitu (63,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan responden kurang, sikap responden cukup, aktivitas fisik sedang, asupan energi dan lemak lebih, asupan protein lebih, karbohidrat baik, asupan serat kurang, dan kadar gula darah hiperglikemia. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk melakukan edukasi berkala untuk meningkatkan pengetahuan pasien seperti melakukan penyuluhan khususnya pada pasien DM.