Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBERIAN NUGGET TINGGI PROTEIN TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA WASTING USIA 12-59 BULAN DI PUSKESMAS TAMAN BACAAN Veronica, Winda; Siregar, Afriyana; Podojoyo, Podojoyo; Susyani, Susyani; Hartati, Yuli
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.449

Abstract

Status gizi merupakan salah satu indikator kesehatan anak dan unsur penting dalam membentuk status kesehatan. Masa lima tahun adalah periode penting dimana anak membutuhkan kecukupan gizi dalam tumbuh kembang anak. Status gizi kurang pada anak yaitu Wasting yang disebabkan oleh inadekuat nutrisi dan penyakit infeksi. Jenis produk pangan yang dapat menjadi makanan lauk hewani tinggi protein sebagai penambah nilai gizi untuk anak wasting adalah Nugget Tinggi Protein yang berbahan utama ikan patin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nugget tinggi protein terhadap peningkatan berat badan pada balita wasting usia 12-59 bulan di Puskesmas Taman Bacaan Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian pretest posttest control group design. Sampel berjumah 52 balita wasting yang dibagi dua kelompok yaitu intervensi dan kontrol dengan menggunakan metode simple random sampling.Analisis data menggunakan paired sample t-test dengan selisih rata-rata kenaikan berat badan kelompok intervensi 0,533 kg (p-value =0,000) dan kelompok kontrol 0,253 kg (p-value =0,000. Sedangkan hasil independent sample t-test adalah p-value =0,000 bahwa ada pengaruh pemberian nugget tinggi protein terhadap peningkatan berat badan pada balita wasting di Puskesmas Taman Bacaan Kota Palembang. Hasil uji multivariat <0,005 pada asupan protein, artinya asupan protein mempengaruhi peningkatan berat badan setelah diberi nugget tinggi protein. Kata Kunci: Berat Badan Kurus , Nugget Tinggi Protein
EDUKASI GIZI ONLINE MELALUI MEDIA VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN DIET PENDERITA DM Rianti, Nur Awalia; Siregar, Afriyana; Podojoyo, Podojoyo
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.452

Abstract

Edukasi gizi merupakan pilar utama penatalaksanaan DM yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan mengubah perilaku kepatuhan diet menjadi lebih baik. Media edukasi yang dipilih adalah video dan leaflet yang penyebarannya secara online menyesuaikan kondisi pandemi dan perkembangan teknologi informasi yang membuat semakin banyak cara dan jenis alat bantu untuk melakukan edukasi. Penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Non-Randomized Control Group Pretest Posttest Design bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi gizi online melalui media video dan leaflet terhadap pengetahuan dan kepatuhan diet penderita DM di Puskesmas Padang Selasa Palembang. Sampel berjumlah 60 orang yang dibagi dua kelompok yaitu intervensi dan kontrol dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur dan food recall 3 x 24 jam. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariat. Penelitian ini menunjukkan pada uji t-dependent didapatkan p-value pengetahuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebesar 0,000 (p-value <0,05) dan kepatuhan diet kelompok intervensi sebesar 0,048 dan kelompok kontrol sebesar 0,039 (p-value <0,05). Pada uji t-independent didapatkan p-value pengetahuan sebesar 0,000 (p-value <0,05), sedangkan p-value kepatuhan diet sebesar 0,902 (p-value >0,05). Edukasi gizi online melalui media video dan leaflet ada pengaruh terhadap pengetahuan namun tidak ada pengaruh terhadap kepatuhan diet penderita DM di Puskesmas Padang Selasa Palembang. Kata kunci : Edukasi, Kepatuhan Diet, Online, Pengetahuan Diet
Pengaruh Pemberian Formula Kue Semprit Terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia di SMAN 19 Palembang Rain, Srirekha Mutiasyah; Yulianto, Yulianto; Siregar, Afriyana
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.16562

Abstract

This research to determine the effect of giving semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour on Hb levels in anemic adolescent girls at SMA Negeri 19 Palembang. This research is a quasi-experimental research. Providing food in the form of semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour to adolescent girls for 30 consecutive days, as many as 8 pieces of semprit cake per day. Samples in this study were taken using simple random sampling technique. It was found that most respondents were 15 years old (56.7%) out of 30 respondents in the treatment group and 15 years old (46.7%) out of 30 respondents in the comparison group.  The average increase in hemoglobin was 3.503 g/dl in the treatment group and 0.004 g/dl in the comparison group. The results of the t-dependent statistical test in the treatment group obtained a p-value <0.05 (0.000) and in the comparison group obtained a p-value >0.005 (0.000). The t-independent test obtained a p-value <0.05 (0.000). It is concluded that there is an effect of semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour on increasing hemoglobin levels of anemic adolescent girls at SMA Negeri 19 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai terhadap kadar Hb pada remaja putri anemia di SMA Negeri 19 Palembang. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Pemberian makanan dalam bentuk snack kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai kepada remaja putri selama 30 hari berturut-turut sebanyak 8 keping kue semprit per hari. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling. Responden sebagian besar berusia 15 tahun (56,7%) dari 30 responden pada kelompok perlakuan dan berusia 15 tahun (46,7%) dari 30 responden pada kelompok pembanding. Rata-rata peningkatan hemoglobin adalah 3,503 g/dl pada kelompok perlakuan dan 0,004 g/dl pada kelompok pembanding. Hasil uji statistik t-dependent pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value <0,05 (p<0,001) dan pada kelompok pembanding didapatkan nilai p-value>0,005 (p=0,967). Uji t-independent didapatkan nilai p-value <0,05 (p<0,001). Disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri anemia di SMA Negeri 19 Palembang.
Pengaruh Pemberian Onde-Onde Ubi Ungu Isi Hati Ayam dengan Penambahan Tepung Kacang Hijau pada Siswi Anemia SMAN 1 Liwa, Lampung Barat 2025 Ryan Agusta; Siregar, Afriyana; Sartono; Eliza
Journal of Dietetics Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Dietetics Science
Publisher : Nutrition Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jds.v1i2.5291

Abstract

ABSTRACT Anemia is a pressing health problem worldwide, especially in developing countries like Indonesia. This condition occurs when the hemoglobin (Hb) level in the blood is below normal, disrupting the oxygen transport process to body tissues. The aim was to determine the effect of giving purple sweet potato onde-onde on increasing hemoglobin in students of SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who suffer from anemia. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The subjects were 60 female adolescents suffering from anemia at SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who were divided into treatment and comparison groups. The treatment group was given purple sweet potato onde-onde twice a day, each time giving 60 grams for 10 consecutive days. The data collected included hemoglobin levels, macronutrient intake, and iron, and were analyzed using appropriate statistical tests. Results The average hemoglobin level before treatment was 10.85 g/dl and after treatment was 11.94 g/dl with an average decrease of 1.090 g/dl. The results of the paired t-test showed a p-value of 0.001 (<0.05) which indicates that there is an effect of giving purple sweet potato onde-onde filled with chicken liver with the addition of green bean flour on increasing hemoglobin levels in students of SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who suffer from anemia. There is an effect of giving purple sweet potato onde-onde on increasing hemoglobin in students of SMA 1 Liwa, West Lampung 2025 who suffer from anemia. ABSTRAK Anemia merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang bersifat mendesak di seluruh dunia, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini terjadi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah nilai normal, sehingga proses transportasi oksigen ke jaringan tubuh menjadi terganggu. Tujuan mengetahui pengaruh pemberian onde-onde ubi ungu terhadap peningkatan hemoglobin pada siswa SMA 1 Liwa Lampung Barat 2025 yang menderita anemia. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah 60 remaja putri yang menderita anemia di SMA SMA 1 Liwa Lampung Barat 2025 yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan pembanding. Kelompok perlakuan diberikan onde-onde ubi ungu 2 kali sehari, setiap kali pemberian sebanyak 60 gr diberikan selama 10 hari secara berturut-turut. Data yang dikumpulkan meliputi hasil kadar hemoglobin, asupan zat gizi makro, dan fe, serta dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil Rata-rata kadar hemoglobin sebelum perlakuan sebesar 10,85 g/dl dan sesudah perlakuan sebesar 11,94 g/dl dengan rata-rata penurunan sebesar 1,090 g/dl. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p-value 0.001 (<0.05) yang menunjukkan ada pengaruh pemberian onde-onde onde-onde ubi ungu isi hati ayam dengam penambahan tepung kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswa SMA 1 Liwa Lampung Barat 2025 yang menderita anemia. Ada pengaruh pemberian onde-onde ubi ungu terhadap peningkatan hemoglobin pada siswa SMA 1 Liwa Lampung Barat 2025 yang menderita anemia.
Daya Terima Nugget Panggang Berbasis Ikan Salem, Tepung Jagung, Daun Kelor Dan Jamur Kuping Hartati, Yuli; Vino Pratiwi, Dinda; Siregar, Afriyana; Telisa, Imelda; Nazarena, Yunita
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kelebihan berat badan pada remaja terus meningkat dan berhubungan erat dengan pola makan tinggi energi dan rendah serat. Diperlukan inovasi makanan selingan yang sehat, tinggi serat, dan rendah kalori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi (analisis proksimat dan serat pangan) dari nugget panggang berbasis ikan salem, tepung jagung, daun kelor, dan jamur kuping. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat formulasi. Uji daya terima dilakukan oleh 30 panelis menggunakan skala hedonik 5 poin terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney, sedangkan analisis proksimat dilakukan di laboratorium terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa formulasi F1 (ikan salem 60g, tepung jagung 20g, daun kelor 25g, jamur kuping 30g) merupakan formula yang paling disukai panelis dari segi aroma, rasa, dan tekstur. Kandungan gizi F1 per 100 gram adalah energi 190,1 kkal, protein 12,55 g, lemak 3,72 g, karbohidrat 26,6 g, dan serat pangan 16,47 g.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, Aktivitas Fisik, Asupan Zat Gizi Makro dan Serat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Sosial Palembang Putri, Nadila Mega; Susyani, Susyani; Sadiq, Ahmad; Muzakar, Muzakar; Siregar, Afriyana
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v5i2.3278

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolik ketika tubuh tidak dapat memproses karbohidrat yang disebabkan mekanisme insulin, sehingga muncul gejala hiperglikemia, poliuria, polifagia, polidipsia, yang dapat menyebabkan dispnea, lipemia, ketonuria, dan bisa berakhir koma. Tujuan umum peneliti adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, aktivitas fisik, asupan zat gizi makro, serat pada pasien diabetes melitus tipe2 di Puskesmas Sosial Palembang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan metode crossectional. Populasi penelitian ini adalah pasien DM tipe2 di wilayah kerja Puskesmas Sosial Palembang, sampel sebanyak 41 sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Temuan penelitian mengungkapkan tingkat pengetahuan kurang yaitu (48,8%), sikap cukup baik yaitu (75,6%), aktivitas fisik sedang (63,4%), asupan energi lebih (63,4%), asupan protein lebih (34,1%), asupan lemak lebih (87,8%), asupan karbohidrat baik (48,8%), asupan serat kurang yaitu (97,6%), kadar gula darah hiperglikemia yaitu (63,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan responden kurang, sikap responden cukup, aktivitas fisik sedang, asupan energi dan lemak lebih, asupan protein lebih, karbohidrat baik, asupan serat kurang, dan kadar gula darah hiperglikemia. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk melakukan edukasi berkala untuk meningkatkan pengetahuan pasien seperti melakukan penyuluhan khususnya pada pasien DM.