Articles
Pemaknaan Profesionalisme Jurnalis Pada Serial Drama Korea HUSH dalam Perspektif Meanings And Media
Zahra, Aida Farida;
Hermansyah, Tantan;
Praptiningsih, Novi Andayani
Communication Vol 15, No 1 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36080/comm.v15i1.2718
Adanya drama Korea di Indonesia merupakan fenomena hallyu yang banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia, salah satu drama Korea yang tayang di Indonesia yaitu HUSH dengan latar belakang jurnalis. Penelitian ini mengkaji bagaimana pemaknaan profesionalisme jurnalis pada serial drama Korea HUSH yang ditinjau dari perspektif meanings and media karya Gill Branston dan Roy Stafford. Pada teori diuraikan menjadi tiga konsep yaitu semiotika, strukturalisme serta denotasi dan konotasi. Dalam konsep komunikasi Islam, penelitian ini menekankan kepada pendekatan studi Islam dengan konsentrasi dakwah dan komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis dan paradigma kritis. Data-data diperoleh dari potongan gambar dan tulisan yang menampilkan pemaknaan pentingnya profesionalisme bagi seorang jurnalis. Hasil analisis semiotika dalam serial drama Korea HUSH menampilkan banyak tanda mengenai nilai profesionalisme seorang jurnalis (sikap). Secara struktur bahasa menunjukkan kode berupa bahasa isyarat yang ditampilkan disetiap episode. Secara denotasi dan konotasi pemaknaan tentang profesionalisme menunjukkan bahwa pada episode 3 menunjukkan pentingnya profesionalisme dalam bekerja, episode 7 menunjukkan pentingnya kejujuran dan keadilan seorang jurnalis, dan episode 12 menunjukkan pentingnya niat baik dalam setiap tindakan. Islam mengedepankan nilai profesionalisme dalam segala profesi. Pemaknaan tentang profesionalisme menunjukkan bahwa profesionalitas seorang jurnalis dilihat dari cara ia memahami tanggungjawabnya untuk menyampaikan informasi berdasarkan fakta agar tidak merugikan siapapun.
PEMENUHAN ASUPAN GIZI SEIMBANG ANAK MELALUI WORKSHOP PEMBUATAN CAMILAN SEHAT PADA IBU-IBU PKK DI JAKARTA
Mil, Silvie;
Praptiningsih, Novi Andayani;
Ekawati, Anita Dewi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.53596
Lebih menyukai makanan jajanan dan pilih-pilih makanan merupakan salah satu fase pola makan yag dialami hampir seluruh anak usia dini. Jajanan yang sering dikonsumsi oleh anak-anak seringkali minim zat gizi dan banyak mengandung bahan tambahan dan berpengawet. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kaum ibu melalui Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tentang pemenuhan asupan gizi melalui camilan sehat. Sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu yang tergabung dalam PKK yang memiliki anak usia dini yang tinggal di wilayah Jakarta. Kegiatan dilakukan dengan memberikan paparan materi tentang konsep makanan bergizi seimbang dan pentingnya pemenuhan asupan gizi pada anak usia dini melalui makanan serta workshop membuat camilan sehat berupa drumstick nasi isi ayam dan nugget tempe. Pemilihan kedua menu camilan ini berdasarkan hasil analisis kebutuhan dimana anak-anak senang mengkonsumsi makanan siap saji dalam bentuk makanan beku (frozen food) dalam bentuk nugget dan juga drumstick. Untuk menjaga asupan gizi anak dapat terpenuhi, maka kedua menu ini dibuat agar anak mendapatkan asupan nilai gizi yang lebih baik walaupun makanan yang dikonsumsi dalam bentuk camilan. Diharapkan setelah melakukan workshop, ibu-ibu peserta kegiatan dapat mempraktekkan di rumah menu camilan sehat tersebut dan menjadi alternatif camilan baru bagi anak, sehingga anak lebih terpantau asupan makanannya dan wawasan ibu-ibu peserta kegiatan dapat bertambah tentang makanan bergizi seimbang.
PENGARUH WORD OF MOUTH TERHADAP MINAT PELAJAR STUDI KE JERMAN MELALUI EURO MANAGEMENT
Patricia, Bella;
Praptiningsih, Novi Andayani
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 3, No 1 (2019): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.467 KB)
|
DOI: 10.24853/pk.3.1.23-29
Euro Management adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan konsultasi pendidikan untuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi di negara-negara Eropa, khususnya Jerman. Salah satu alternatif promosi Euro Management antara lain melalui word of mouth yang dilakukan oleh konsumen. Word of mouth merupakan salah satu promosi dengan memberitahukan tentang informasi dari satu orang ke orang yang lain, dimana biasa dilakukan dengan cara oral communication atau bahasa verbal berupa bahasa lisanPenelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) adakah pengaruh word of mouth terhadap minat pelajar studi ke Jerman melalui Euro Management, dan 2) seberapa besar pengaruh pengaruh word of mouth terhadap minat pelajar studi ke Jerman melalui Euro Management. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan paradigma klasik/positivis. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang pelajar sebagai konsumen Euro Management. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dengan dilakukan uji instrument, yakni uji validitas dan uji reliabilitas. Sedangkan data sekunder bersumber pada studi literatur. Analisis data menggunakan analisis korelasi sederhana dan analisis regresi linear sederhana. Penelitian menunjukkan bahwa Word of mouth berpengaruh positif terhadap minat pelajar studi ke Jerman melalui Euro Management. Berdasarkan hasil analisis uji korelasi, nilai koefisien korelasi antara word of mouth Euro Management terhadap minat pelajar studi ke Jerman adalah sebesar 0,663. Berdasarkan kriteria interpretasi koefisien korelasi, nilai tersebut terletak 0,60 sampai dengan 0,799 dengan kriteria kuat. Maka dapat disimpulkan bahwa korelasi variabel word of mouth terhadap minat pelajar melanjutkan studi ke Jerman melalui Euro Management kuat. Kata kunci: Minat, Pelajar, Studi, Word of Mouth
Representation of Women Leadership in Nussa and Rara Animation from the Question of Representation Perspective
Lisnawati, Lisnawati;
Praptiningsih, Novi Andayani;
Heryanto, Gun Gun;
Bakti, Andi Faisal;
Hayat, Heni
Communicare : Journal of Communication Studies Vol. 11 No. 2 (2024): Communicare: Journal of Communication Studies
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37535/101011220241
This research examines gender representation in the animated series Nussa and Rara. It applies Gill Branston and Roy Stafford's "Questions of Representation" theory, which is elaborated into three concepts: stereotypes, gender representation, and positive and negative debates. The study adopts a descriptive qualitative approach, focusing on the character Umma (the mother) as the research subject, while the representation of female leadership in the show serves as the research object. The data analysis employs Roland Barthes' semiotic analysis technique, with the unit of analysis including visual elements such as angles, settings, and gestures. The findings reveal that female leadership in Nussa and Rara is portrayed through the character of Umma. The stereotypes associated with female leadership are reflected in her capabilities. Gender representation highlights Umma's feminine traits while also emphasizing her leadership qualities. On the positive side, Umma is depicted as a competent leader, free from harmful gender stereotypes. However, the representation remains limited. It is crucial to recognize that stereotypes, generalizations, and leadership abilities should be evaluated based on individual experiences and competence rather than preconceived notions.
Establishment of Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) in the perspective of communication for development through education modernization
Amallah, Nurlaillah Sari;
Bakti, Andi Faisal;
Praptiningsih, Novi Andayani;
Sanjaya, Makroen;
Hermansah, Tantan
Informasi Vol. 53 No. 2 (2023): Informasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/informasi.v53i2.64705
Muhammadiyah is considered a radical conservative movement among the Malaysian Muslim community. The education system in Malaysia is generally exclusive. The majority of Malaysian society is resistant to the Muhammadiyah sect except in certain states. This research used the theory from Servaes and Malikhao, the modernization paradigm that influenced academia from 1945 to 1965 was supported by the transition of socio-political technology and culture from advanced societies to traditional societies. Development is explained as economic growth. The main idea in the modernization perspective shows that development is interpreted as first, planned, and overlapping. The results showed ideologically, the principle of progressive Muhammadiyah in establishing Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) cannot be separated from the role of the 47th Muktamar Muhammadiyah in Makassar. The congress was aimed at strengthening Muhammadiyah's Islamic vision, namely progressive Islam. Muhammadiyah launched an internationalization program, especially in the field of education, one of its implementations was by developing excellent educational centers abroad. Furthermore, Malaysia is considered the first step as a representative city center that excels in education and internationalization. Muhammadiyah is a movement that cares about Muslims so that they are not degraded by the progress of other nations, so public schools were founded and eventually became universities. This research concluded that the establishment of UMAM was a place to prove that Muhammadiyah is a progressive da'wah movement and builds society towards enlightenment. UMAM presents a superior lecture system with international standards through the use of technology. However, life is still based on Islamic values.
Pengaruh Musik Video Girl Group Korea Selatan ‘Illit’ Terhadap Cara Berpakaian Remaja Komunitas Friday Noraebang di Instagram
Agasta, Gentar Vyandra;
Praptiningsih, Novi Andayani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.17534
Sebagai salah satu girl group yang berpengaruh, ‘ILLIT’ memiliki cukup banyak penggemar yang sering menghadiri berbagai acara yang berkaitan dengan idolanya. Salah satunya adalah pada saat acara Friday Noraebang yang melaksanakan acara sejenis ‘karaoke night’ dengan membawakan berbagai video musik salah satunya girl group ‘ILLIT’ ini. Girl group ‘ILLIT’ disertai dengan musik videonya dalam hal ini memiliki peran yang besar dalam membentuk tren berpakaian remaja penggemarnya yang dalam Karya ini lebih dikerucutkan lagi menjadi remaja penggemarnya yang mendatangi acara Friday Noraebang. Tujuan dari karya ini adalah untuk memahami bagaimana dan seberapa besar girl group ‘ILLIT’ disertai dengan musik videonya dapat mempengaruhi tren berpakaian remaja penggemarnya khususnya yang hadir dalam Friday Noraebang. Untuk mencari jawaban tersebut, dibutuhkan beberapa data yang perlu diuji signifikansi dan kevaliditasannya. Oleh karena itu, Karya ini menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Untuk menganalisis hipotesis, penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana Anova, Coefficients, serta Uji T (Signifikansi Parameter Parsial) dan Uji Koefisien Korelasi. Karya ini juga menggunakan platform Instagram untuk menjadi dasar pemikiran yang menjadi hipotesis dalam Karya ini.
Marketing Communication of PT PLN (Persero) in Improving Electricity Bill Services through Tariff Discount Program
Selviyani, Linda;
Wahdiyati, Dini;
Praptiningsih, Novi Andayani
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47679/jrssh.v5i2.355
This research aims to analyze the marketing communication strategy used by PT PLN (Persero) in socializing the discount program to the public. This program is part of an effort to improve services and relief bill payments. This research is based on the marketing communication theory approach which views the message delivery process as key in shaping consumer perceptions and responses to a program or product. The research method uses a descriptive qualitative approach with data collection through interviews, observation, and documentation. The results showed that PLN applies communication channels, such as social media (Instagram, Facebook, and Twitter) as a marketing communication strategy to convey information about the discount program effectively.
Strategi Komunikasi Humas BAKTI Komdigi dalam Menanggulangi Pemberitaan Negatif: Pendekatan Media Monitoring Digital
Yusuf, Azahra Yustia;
Rahmawati, Yulia;
Praptiningsih, Novi Andayani
JOM Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, June
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33367/ijhass.v6i2.7231
This study analyzes the media monitoring strategy implemented by the Public Relations Division of BAKTI Komdigi in handling negative news related to internet service. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observation, and documentation. The findings reveal that media monitoring is not only a tool for tracking information but also a crucial component of issue management, as outlined by Chase and Jones (1977). It enables PR practitioners to identify issues, analyze media coverage, and develop appropriate communication strategies. BAKTI Komdigi’s PR team applies a selective approach in responding to news, based on media reach and impact on public opinion. These findings affirm that media monitoring is a strategic instrument for fostering institutional communication that is both responsive and adaptive to public information dynamics.
COMMUNITY EMPOWERING UNTUK PENINGKATAN PEREKONOMIAN DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI UMKM PT PLN (PERSERO) UIT JBB DI KOTA DEPOK
Dewi, Meylinda Kumala;
Yuliani, Magvira;
Praptiningsih, Novi Andayani
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 6, No 1 (2025): Jurnal Hudan Linnaas Vol 6 No. 1, 2025
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v6i1.2101
This article describes the formation of organizational communication of PT PLN UIT JBB to make a Srikandi program that is the result of the alignment of Community Empowering and Social and Environmental Responsibility (TJSL). This shows the participation of women in achieving the performance of a company. Of course this encourages the involvement of women in the issues to be studied because it illustrates the role and gender equality in a company and organization. This study aims to identify how Community Empowering PT PLN (Persero) UIT JBB empowers women through the UMKM program in Depok City and the impacts arising from the UMKM program on the economy of women in Depok City. This study uses the ACTORS theory by Cook & Macaulay as a concept for the implementation of Community Empowering and Corporate Social Responsibility (CSR). The approach used in this study is a qualitative descriptive approach with a case study method and thematic data analysis. In collecting data, this study uses in-depth interview techniques, observation, and documentation. The subjects in this study were Mrs. Dhini as the TJSL Division of PT PLN (Persero) UIT JBB and Single Parents. The results of the study illustrate that MSMEs run through PT PLN's Community Empowering are able to become an effort for women to improve the economy and end marginalization of women, especially in the realm of work.
Peran Komunikasi Keluarga dalam Membangun Resiliensi Remaja Madya Fatherless di Jakarta Barat
Afriliani, Aulia;
Rahman, Nurlina;
Praptiningsih, Novi Andayani
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 1 (2025): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 13 No. 1 Juli 2025
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/COMM.034.08
This article aims to explain how family communication resilience is formed in middle adolescents experiencing fatherless conditions. The problem is focused on the patterns of family communication that contribute to building adolescents' psychological resilience and the role of father-substitute figures within the family. To approach this issue, the study refers to the theoretical framework of family resilience by Froma Walsh and interpersonal communication theory. Data were collected through a qualitative method using a phenomenological approach, involving in-depth interviews with five middle adolescents living in West Jakarta who have experienced fatherlessness. The data were analyzed thematically based on the participants' subjective experiences. This study concludes that open communication, emotional support from mothers or substitute figures, and involvement in positive activities are key factors in developing adolescent resilience. In addition, adolescents show the ability to manage emotions and construct positive meaning from their life situations. These findings emphasize the importance of strengthening family roles and social environments in supporting adolescents to cope with the absence of a father figure. Keywords: Adolescent Resilience; Emotional Support; Fatherless: Family Communication; Phenomenology ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana resiliensi komunikasi keluarga terbentuk pada remaja madya yang mengalami kondisi fatherless. Masalah difokuskan pada bentuk komunikasi keluarga yang berperan dalam membentuk ketahanan psikologis remaja serta dukungan dari figur pengganti ayah dalam keluarga. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari resiliensi keluarga Froma Walsh dan teori komunikasi interpersonal. Data-data dikumpulkan melalui metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, menggunakan wawancara mendalam terhadap lima remaja madya yang tinggal di Jakarta Barat dan mengalami kondisi fatherless. Data dianalisis secara tematik berdasarkan pengalaman subjektif para informan. Kajian ini menyimpulkan bahwa komunikasi terbuka, dukungan emosional dari ibu atau figur pengganti, serta keterlibatan dalam kegiatan positif merupakan faktor utama yang membentuk resiliensi remaja. Selain itu, remaja juga menunjukkan kemampuan mengelola emosi dan membangun makna positif terhadap situasi yang mereka alami. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penguatan peran keluarga dan lingkungan sosial dalam mendampingi remaja menghadapi kondisi kehilangan figur ayah. Kata Kunci: Dukungan Emosional; Fatherless; Fenomenologi; Komunikasi Keluarga; Resiliensi Remaja