Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Transformasi Sosial Melalui Literasi: Peran Taman Baca di Desa Ronggojalu Masanganwetan Sukodono Sidoarjo Mala, Asnal; Mawardi, Imam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.662

Abstract

Pendidikan literasi memiliki peran dalam membentuk masyarakat yang kritis, kreatif, dan berdaya saing. Di tengah tantangan rendahnya minat baca dan keterbatasan akses informasi, pendirian taman baca di Desa Ronggojalu, Kelurahan Masanganwetan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi sosial dari tingkat akar rumput. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang bertujuan untuk mengkaji peran taman baca sebagai pusat literasi komunitas yang mampu memperkuat karakter, membuka wawasan, dan membangun partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembelajaran sepanjang hayat. Melalui pendekatan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, mencakup pemetaan kebutuhan, pengadaan buku bacaan, penyelenggaraan kelas literasi, serta diskusi nilai-nilai moral dari cerita buku. Hasil penelitian ini  bahwa taman baca tidak hanya menjadi sarana edukasi informal, tetapi juga ruang sosial yang inklusif, membina nilai-nilai kebersamaan, serta menggerakkan potensi lokal dalam pengembangan budaya literasi. Kesimpulannya, taman baca memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong perubahan sosial di desa, menjadikannya pilar penting dalam pembangunan berbasis masyarakat.
Pembatasan Penggunaan Gadget Pada Anak di Bawah Umur Dalam Menumbuhkan Kecerdasan Digital : Studi Kasus Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri Mubayinah, Silvia; Mala, Asnal; Yusuf, Muhammad; Mukharomah, Novi Nur
Aktualisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/akdimas.v3i1.7119

Abstract

The use of gagdet among underage children has significantly increase in recent years with the advancement of the era. However, without a proper guidance and limits, the use of gadget can may lead to negative impacts that affect to the children’s cognitive and social development. This article aims to implement and educate children about the importance of limiting gadget in order to support the healthy and optimal development of digital intelegent. Through training programs, socialization, and direct assistance, this activity succesfully increased children’s awareness and digital skills, enabling them to use technology wisely and productively. The result of this program show that limiting screen time and monitoring appropriate content can help children develop beneficial digital skills while reducing excessive dependence on digital devices. With a participatory approach, the community can actively contribute to shaping digitally intelegent, responsible, and ethical young generation.
Mahasiswa Universitas Sunan Giri & Pemerintah Sebagai Penggerak Kepedulian Lingkungan: Penelitian Mufaizah, Mufaizah; Ihsan, Muhammad Ilham; Mardikaningsih, Rahayu; Darmawan, Didi; Mala, Asnal
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4954

Abstract

The environmental cleaning activity on Jln. Brigjend Katamso shows that collaboration between students of Sunan Giri University Surabaya, the government, and the community is able to create significant positive changes in efforts to maintain the cleanliness and quality of the environment. Through the Asset Based Community Development (ABCD) approach, local potential is successfully optimized so that people are not only involved in physical activities to clean the environment, but also experience increased social awareness, solidarity, and a sense of belonging to public spaces. The results of this activity can be seen from the formation of new behaviors that are more concerned about the environment. Strengthening the culture of mutual cooperation, as well as the emergence of citizens' initiatives to continue the cleanliness program independently. These findings confirm that multistakeholder synergy is the key to success in realizing sustainable social change. So that it will always be a community that cares about the surrounding environment.