Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Perkembangan Kebijakan Fiskal dalam Ekonomi Islam Kontemporer Novianty, Devi; Muchtar, Nur Aulia Husnihita; Muin, Rahmawati
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2024): September 2024 -Februari 2025
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v8i1.8797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan perkembangan kebijakan fiskal dalam ekonomi islam kontemporer dalam lembaga keuangan syariah dari perspektif islam. Menggunakan metode kajian pustaka (library research), penelitian ini menganalisis berbagai literatur yang relevan dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen kebijakan fiskal dalam Islam negara berhak menarik pajak dan disalurkan kembali berupa fasilitas dari pajak secara berlebihan dan hanya dalam rangka tugas pemerintahan. Demikian pula negara dapat mengelola dan menyalurkan zakat, sehingga dengan demikian negara dapat berperan sebagai agen yang efektif yang mampu menerapkan aturan-aturan dalam Al-Quran dan Al-Hadis serta pendapat ulama yang berhubungan dengan prisnsip-prinsip distribusi pendapatan. ,  dalam Islam, kebijakan fiskal merupakan suatu kewajiban negara dan menjadi hak rakyat sehingga kebijakan fiskal bukanlah semata-mata sebagai suatu kebutuhan untuk perbaikan ekonomi maupun untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, tetapi lebih pada penciptaan mekanisme distribusi ekonomi yang adil.
Distribusi dalam Ekonomi Islam: Prinsip, Tujuan, dan Konsep Khilafah dan Amanah dalam Pra-Produksi Rostiani, Helda; Aditya, Aditya; Muin, Rahmawati
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2024): September 2024 -Februari 2025
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v8i1.8798

Abstract

Dewasa ini semakin jelas terlihat gap yang terjadi di antara Masyarakat, Salah satu penyebabnya adalah distribusi yang belum merata. Visi yang mendasari kegiatan distribusi komponen utama dalam prosesnya. Maka perlu telaah lebih dalam kaitannya dengan konsep distribusi yang sesuai dengan prinsip khalifah dan Amanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menafsirkan dan memberikan penjelasan tentang data yang berkaitan dengan keadaan saat ini; perspektif dan sikap masyarakat; konflik antara dua situasi atau lebih; pengaruh terhadap kondisi tertentu; dan faktor lain. Untuk membuat landasan teori untuk penelitian deskriptif kualitatif ini, peneliti menggunakan studi pustaka untuk mengumpulkan informasi dari buku, majalah, koran, dan literatur lainnya.
Faktor-Faktor Produksi dan Langkah-Langkah Re-Distribusi Dalam Ekonomi Islam Hafid, Eka Arlinda; Nabila, Sri Nurul; Muin, Rahmawati
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2024): September 2024 -Februari 2025
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v8i1.8799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi dan Langkah-langkah redistribusi dalam ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka, dengan analisis deskriptif terhadap konsep produksi dan distribusi dalam ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa produksi dalam Islam menekankan nilai guna (utility) yang halal dan baik, serta mendorong kemandirian ekonomi dan pengelolaan sumber daya yang optimal. Sistem distribusi dalam Islam menggunakan mekanisme ekonomi dan non-ekonomi, seperti pengelolaan zakat dan pengelolaan sumber daya alam oleh negara, untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat secara luas. Ekonomi Islam menawarkan solusi alternatif atas ketimpangan yang sering terjadi dalam sistem kapitalis dan sosialis, dengan mengintegrasikan prinsip keadilan sosial, efisiensi ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini mencerminkan pendekatan yang holistik, berorientasi pada keseimbangan antara kepentingan duniawi dan ukhrawi, sebagaimana tertuang dalam ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.
Value Theory in Islamic Economics: Implications for Market Structures and Pricing Mechanisms Albar, Kholid; Misbach, Irwan; Muin, Rahmawati
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v8i2.570

Abstract

This article discusses the analysis of value theory in the context of markets and prices in Islamic economics. Using a qualitative approach, this study examines how the moral and ethical values contained in Islamic teachings affect market dynamics and pricing. Referring to Surah Al-Baqarah (2:188) which emphasizes the importance of fairness in transactions, as well as Surah Al-Anfal (8:28) which reminds of the need for transparency, this study shows that pricing in the Islamic economy should not only be based on economic factors, but also on the underlying sharia principles. Recent data shows that the halal product market is experiencing significant growth, with the market value estimated to reach USD 2.3 trillion by 2023. Growing consumer awareness of Shariah-compliant products, as reflected in Surah Al-Maidah (5:88), is creating greater demand for ethical goods and services. The research also identified challenges faced in the application of value theory, including fraudulent practices and unfairness in pricing. Therefore, the need for regulations that support the development of halal markets and Islamic economic education is crucial. The conclusion of this study shows that the application of value theory in the context of markets and prices is expected to create a more just and sustainable economic environment, as well as contribute to the development of economic practices based on sharia principles.
RELIGIOSITY AND ISLAMIC BRANDING ON THE PURCHASE OF MUSLIM FASHION IN SHOPEE THROUGH TRUST Rabiana, Riska; Sudirman, Sudirman; Muin, Rahmawati
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 9 No. 01 (2025): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v9i01.8231

Abstract

This study aims to examine the influence of religiosity and Islamic branding on Muslim fashion purchasing decisions at Shopee marketplace in Makassar City, wherein trust serves as an intervening variable. The research type is quantitative with confirmatory research design. Data collection method employed in this study is through primary data collection obtained from 225 samples, using a purposive sampling technique. Data analysis technique used in this study is Structural Equation Model (SEM) with Partial Least Square (PLS) version 4.0 approach. This research uncovers that religiosity has a positive and significant effect on purchasing decisions. Correspondingly, Islamic branding also has a positive and significant effect on purchasing decisions. The mediating effect of trust strengthens the relationship between religiosity and purchasing decisions and has a positive and significant effect. In the same way, the mediating effect of trust strengthens the relationship between Islamic branding and purchasing decisions and has a positive and significant effect. The implications of this study suggest that people of Makassar City, especially Muslim women who use the Shopee application, are expected to consider the aspects of religiosity and trust in choosing Muslim fashion products so that they are in accordance with sharia values. Likewise, marketplaces and manufacturers are also advised to strengthen Islamic branding in order to increase consumer trust. Further research can consider other variables that influence Muslim fashion purchasing decisions in Shopee marketplace to provide more comprehensive insights.
Penerapan Akad dan Produk Perbankan Syariah di Lembaga Bank Syariah Indonesia (BSI) Wahidah R, Wardatul; Muin, Rahmawati; Abdullah, Wahyuddin; Ningsih, Wahyuni Yusria
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1302

Abstract

Bank Syariah telah menjadi bagian integral dari sistem keuangan global, memberikan alternatif bagi nasabah yang mencari solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pemahaman dan preferensi nasabah terhadap layanan bank syariah secara umum melalui analisis literatur. Metode ini menggali literatur terkait dari berbagai sumber, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan publikasi resmi. Temuan utama menyoroti bahwa pemahaman dan preferensi nasabah terhadap bank syariah dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti keyakinan agama, kepercayaan terhadap kepatuhan syariah, kualitas layanan, dan ketersediaan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, faktor-faktor demografis seperti usia, pendidikan, dan penghasilan juga memengaruhi preferensi nasabah terhadap bank syariah. Implikasi praktis penelitian ini menunjukkan perlunya bank syariah untuk terus meningkatkan pemahaman dan kesadaran nasabah tentang produk dan layanan mereka, serta mengakomodasi kebutuhan dan preferensi nasabah yang beragam. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan bank syariah oleh nasabah.
PERAN PENGHEMATAN DALAM DIMENSI TERSEMBUNYI MEREK HALAL PADA ADOPSI PRODUK HALAL BERKELANJUTAN Mardianto, Dedi; Siradjuddin, Siradjuddin; Muin, Rahmawati
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 2 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v2i4.2379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penghematan sebagai bagian dari dimensi tersembunyi merek halal dalam mendorong adopsi produk halal berkelanjutan. Dalam situasi meningkatnya kesadaran terhadap kehalalan dan keberlanjutan, konsumen sering mengalami dilema antara nilai religius dan pertimbangan harga. Meskipun niat untuk memilih produk halal berkelanjutan tinggi, realisasinya sering terhambat oleh persepsi bahwa produk tersebut mahal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), dengan tahapan klasifikasi, identifikasi, pengumpulan, dan analisis artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penghematan berperan penting dalam dimensi tersembunyi merek halal karena mampu menghubungkan nilai ekonomi dan spiritual dalam keputusan konsumen. Dalam konteks adopsi produk halal berkelanjutan, penghematan tidak hanya dimaknai sebagai harga murah, tetapi sebagai efisiensi dan manfaat jangka Panjang seperti daya tahan produk, kesehatan, dan pengurangan pemborosan. Penghematan ini memiliki makna religius, sejalan dengan ajaran Islam seperti qana’ah (merasa cukup), i‘tidāl (kesederhanaan), dan larangan israf (pemborosan). Karena itu, ketika konsumen Muslim melihat produk halal sebagai pilihan yang hemat sekaligus bernilai ibadah, mereka cenderung lebih terdorong untuk mengadopsinya secara konsisten. Sehingga produsen perlu menekankan narasi penghematan dan kebermanfaatan jangka panjang dalam strategi merek halal, agar produk dipersepsikan tidak hanya religius, tapi juga rasional dan ekonomis.   Kata Kunci: Penghematan, Merek halal, Keberlanjutan, Spiritualitas
Implementation of Mortgage Guarantee in Housing Financing through Musyārakah Mutanāqiṣah Contract Amir, A. M. Nur Atma; Parmitasari, Rika Dwi Ayu; Muin, Rahmawati; Awaluddin, Murtiadi; Arsyad, Kamaruddin; Wahyudi, Iqmal
Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam Vol. 4 No. 2 (2025): March
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/aljadwa.v4i2.1957

Abstract

In the banking system, collateral serves as a crucial tool for protecting creditors and ensuring debtors fulfill their obligations, particularly in transactions involving valuable assets like property. This study aims to analyze the implementation of collateral in the Musyārakah Mutanāqiṣah Contract on the Hijrah Home Ownership product at Bank Muamalat Indonesia (BMI) Makassar Branch and to evaluate the suitability of the application of collateral in housing financing through the Musyārakah Mutanāqiṣah Contract with Islamic economic principles. This study is included in the category of field research by implementing descriptive qualitative research procedures and using phenomenological and juridical-normative approaches. This study was conducted using four data collection techniques, namely participant observation, structured interviews, documentation, and literature review. This study’s data analysis involved the collection, reduction, presentation, and drawing of conclusions. Data validity testing was carried out by triangulating data sources and triangulating theories. The results of the study indicate that the implementation of collateral in the Musyārakah mutanāqiṣah contract at the Bank Muamalat Indonesia Makassar branch effectively provides legal protection for the bank against the risk of default while maintaining the balance of customer rights through a transparent and fair process. The use of collateral in the Musyārakah mutanāqiṣah (MMQ) contract at Bank Muamalat Makassar is also in line with Islamic economics’ five principles, which are fairness, trustworthiness, security, prosperity, and brotherhood. This study is expected to provide new contributions in the field of Islamic economics, especially in the context of the implementation of the MMQ contract in Islamic banking at the local and national levels.
INDUSTRI HALAL: PARADIGMA TAUHID MEWUJUDKAN RANTAI NILAI HALAL DI INDONESIA Bawafie, Aniq Akhmad Ali; Tompson, Muhammad Danial; Muin, Rahmawati
Kinerja Vol 7 No 01 (2024): KINERJA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/kinerja.v7i01.3972

Abstract

Menurut paradigma Tauhid, bisnis dan individu yang mengandalkan harga halal bertujuan untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, dan transparansi dalam transaksi mereka. Filosofi ini mendorong pendekatan holistik terhadap etika bisnis, memungkinkan pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan adab-adab agama serta akhlak. Penelitian ini memakai desain kualitatif dengan jenis studi dokumentasi yang bersifat deskriptif analitis. Tujuan utamanya adalah untuk menggambarkan dan mendeskripsikan bagaimana paradigma Tauhid berkontribusi dalam pembentukan rantai nilai halal di Indonesia. Rantai nilai halal merupakan kepingan dari rencana dalam sektor perusahaan halal di Indonesia, bertujuan melindungi dan membentengi kehalalan produk yang sampai ke konsumen, terutama dalam kategori makanan dan minuman. Kegiatan ekonomi seperti distribusi, produksi, konsumsi, ekspor, serta impor didasarkan pada prinsip tauhid dan batas-batas Syariah, dengan tujuan menciptakan falah (kesejahteraan) untuk menyenangkan Allah. Tauhid yang kuat akan menghasilkan moralitas yang baik dalam semua aspek, termasuk ekonomi. Tauhid adalah inti dari pandangan dunia Islam, yang mendeklarasikan bahwa alam raya diciptakan oleh Allah dengan tujuan yang jelas. Manusia diciptakan sebagai khalifah Allah di bumi, serta sumber daya alam harus digunakan untuk kemakmuran umat manusia. Pandangan ini menolak konsep kepentingan pribadi dalam kapitalisme dan mendorong persaudaraan universal serta kesetaraan sosial. Kata kunci: Tauhid, Rantai Nilai Halal, Industri Halal
The Role Of Zakat In Poverty Reduction In Indonesia Jaya, Asri; Muin, Rahmawati; Haanurat, A Ifayani; Khaliq, Abdul
Jurnal Ar-Ribh Vol 6, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jei.v6i2.12813

Abstract

Indonesia is a developing country and is the fourth most populous country in the world and has a Muslim majority population. For developing countries, poverty is a problem that becomes homework for which a solution must be found. Several government programs that have been launched in the context of poverty alleviation need to be relied on more to be the solution to this problem, instead of being successful, the poverty rate in Indonesia is getting higher. In Islamic economics, zakat is a concentrated discourse as an alternative solution to the problem of poverty. The majority of Indonesia's Muslim population provides a great opportunity to achieve the mission of alleviating poverty. It is believed that the more Muslims are aware of the obligation to pay zakat, the greater the potential for zakat collected. Wise zakat management and fair and equitable distribution are certainly one of the conditions that must be met so that all levels of society can feel the function of zakat. This paper uses a literature approach and draws the conclusion that the potential for zakat in Indonesia reaches fantastic figures. Zakat can be used as an alternative solution to the problem of poverty in Indonesia. With professional management, the people of Indonesia must be optimistic that the poverty rate will soon be reduced.