Angka kematian ibu (AKI) adalah indikator krusial keberhasilan program kesehatan ibu. Penurunan AKI dicapai dengan memastikan akses ibu hamil terhadap layanan kesehatan berkualitas, seperti standar perawatan antenatal (ANC) dan pertolongan oleh tenaga ahli. Pelayanan ANC yang berkualitas, seperti diuraikan oleh Irawan (2021), ANC sebagai usaha esensial untuk mendeteksi dini risiko dan mencegah komplikasi kehamilan. Untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak, dilakukan pengasuhan kebidanan secara komprehensif. Layanan terpadu dan berkesinambungan ini mencakup seluruh siklus yaitu kehamilan, persalinan, nifas, dan perawatan bayi baru lahir. Menkes RI (2020) menyatakan bahwa pendekatan ini diharapkan mampu menurunkan AKI dan angka kematian anak. Metodologi penelitian ini adalah observasi deskriptif berbasis studi kasus, menggunakan pendekatan pendokumentasian SOAP. Studi kasus ini mengkaji asuhan kebidanan pada Ny. S usia 29 tahun, G3P2A0, hamil 42 minggu) di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Lismarini. Setelah persalinan, responden dianjurkan menggunakan alat kontrasepsi, dan responden memilih kondom dengan pertimbangan karena kondom mudah didapat dan mudah dipakai. Secara keseluruhan, komprehensif yang diberikan pada Ny. S menunjukkan hasil pemeriksaan yang normal di semua fase