Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN DENGAN PRESTASI UJI OSCA I PADA MAHASISWA AKPER PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA Ida Untari STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
Jurnal Kebidanan VOLUME 6 NO.1 JUNI 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v6i1.126

Abstract

HUBUNGAN  ANTARA  KECEMASAN DENGAN PRESTASI  UJI OSCA I PADA MAHASISWA AKPER PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA  Ida Untari STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta   ABSTRAK Peningkatan mutu pendidikan merupakan tuntunan masyarakat bagi institusi pendidikan. Salah satu tuntutan mahasiswa DIII Keperawatan adalah kemampuan dalam hal pemberian tindakan keperawatan. Untuk menguji kemampuan mahasiswa dilakukan uji ketrampilan di laboratorium yang menggunakan metode OSCA (Objective Structured Clinical Assesment) yang dilaksanakan tiap akhir semester. Data prestasi uji OSCA mahasiswa masih rendah yang disebabkan oleh banyak factor, salah satunya adalah kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara kecemasan dengan prestasi uji OSCA I pada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa kuantitaif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa AKPER PKU Muhammadiyah Surakarta tingkat I tahun ajaran 2006/ 2007 dengan sample sejumlah 30 menggunakan teknik random sampling. Instrumen menggunakan Hamilton Rating Scale Anxiety (HRS-A) dan lembar observasi ketrampilan laboratorium. Analisa data menggunakan uji korelasi person product moment test. Hasil penelitian didapat nilai korelasi hubungan kecemasan dengan prestasi uji OSCA I sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai kritis 0,05 pada signifikasi 5%. Terdapat hubungan negative antara kecemasan dengan prestasi uji OSCA I Pada mahasiswa tingkat I. Semakin tinggi kecemasan semakin rendah nilai prestasi uji OSCA I dan semakin rendah tingkat kecemasan semakin tinggi nilai prestasi uji OSCA I.   Kata kuncui : Kecemasan, Prestasi, Uji OSCA I
Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan dan Agama untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Lansia Ida Untari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1857.669 KB)

Abstract

Pendidikan kesehatan adalah proses trasnformasi informasi kepadaorang lain yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, merubah sikappositif sehingga dapat merubah perilaku sesuai dengan yangdiharaokan. Materi tentang kesehatan dengan agama dalam hal iniadalah agama Islam tidak lepas begitu saja dan bahkan banyak materiyang menjadi pedoman dalambidang kesehatan. Pentingnya pengetahunkesehatan yang dihubungkan dengan agama menjadi bagianpenting dalam pengabdian kepada masyarakat sehingga digunakansebagai penguatan. Kegiatan dilakukan di Kelompok Aisyiyah rantingJoyosuran Surakarta yang dilakukan ada hari Minggu 24 Desember2017 yang dirangkai dalam kegiatan Bazar dan bakti sosial. Kegiatandiikuti kurang lebih 150 orang dengan metode ceramah, diskusi dandemonstrasi. Hasil pengabdian berupa peningkatan pengetahuan dansikap tentang kesehatan dan agama dengan nilai p: 0,03. KegiatanPendidikan pada lansia dapat meningkatkan pengetahuan dan sikappositif serta berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Upaya Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Lansia Tentang Gizi Cegah Demensia Melalui Pendidikan dan Buku Menu Gizi Retno Dewi Noviyanti; Ida Untari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.69 KB)

Abstract

Lanjut usia di Indonesia telah mengalami peningkatan darisebelumnya yaitu sekitar 24 juta dan tahun 2020 diperkirakan akanmeningkat sekitar 30-40 juta jiwa. Seiring dengan meningkatnyapopulasi lansia, hal ini menyebabkan permasalahan tersendiri danbiasa disebut dengan syndrome geriatrie. Salah satunya yang terjadipada lansia adalah penurunan fungsi kognitif atau daya ingat.Semakin bertambahnya umur lansia cenderung akan mengalamipenurunan fungsi kognitif yang berakibat menggangu aktifitassehari-hari yang serta menurunkan kualitas hidup sehingga perlumenjadi perhatian bersama baik keluarga maupun masyarakatsekitarnya sehingga diperlukan kegiatan peduli demensia padalansia dengan memberdayakan keluarga, masyarakat untuk ikutdalam pemeliharaan dan perawatan kesehatan lansia salah satunyaadalah melalui kegiatan posyandu lansia. Masalah yang seringterjadi di posyandu lansia adalah kurangnya pengetahuan kadertentang gizi untuk mencegah demensia lansia dan masih sedikitnyakader yang mampu mengkreasikan menu pemberian makanantambahan (PMT) bagi lansia untuk mencegah demensia. Tujuanpengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkanpengetahuan kader tentang demensia melalui pendidikan dan bukugizi. Jumlah responden sebanyak 30 responden yang terdiri dari 16dari kader posyandu Amarta Kadipiro dan 14 orang dari kaderposyandu Sari Waluyo Kadipiro Surakarta. Hasil uji diketahuibahwa ada perbedaan nilai pengetahuan responden sebelum dansesudah pemberian pendidikan dan buku menu gizi (p= 0,031). Nilairerata pengetahuan sebelum pemberian pendidikan dan buku menugizi sebesar 62,67 ± 26,12 dan nilai sesudah sebesar77,33 ± 22,12.Kesimpulannya pendidikan dan buku menu gizi dapat meningkatkanpengetahuan kader tentang gizi untuk mencegah demensia lansia.
Study on the Effectiveness of Multimodal Interventions (TEKEN program) to Improve Cognitive Function of the Elderly Ida Untari; Achmad Arman Subijanto; Diah Kurnia Mirawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.73 KB)

Abstract

Multimodal dan single modal menunjukkan efek sederhana dalam memperlambat perkembangan demensia. Tujuan kami adalah menilai dampak intervensi multimodal pada fungsi kognitif lansia dibandingkan dengan modal tunggal. Metode: Multistage random sampling di Surakarta, Indonesia. Intervensi multimodal terdiri dari kombinasi pelatihan kognitif dan senam yang dikemas dengan istilah program TEKEN (Telaten, Eling, Kekancan, Etung, seNeng) dan modal tunggal meliputi pelatihan kogitif, senam dan pendidikan kesehatan. Pelaksanaan 2 kali seminggu selama 24 kali pertemuan. Pengukuran fungsi kognitif menggunakan The Mini Mental State Exam (MMSE) dan The Montreal of Cognitive Assasement (MoCA) versi Indonesia dilakukan di awal dan akhir (3 bulan). Analisis menggunakan effect size/ES (d), regresi logistik, korelasi Kendall Tau Test. Hasil: 188 yang masuk dalam analisis akhir, terbagi 61 kelompok dengan program TEKEN, pelatihan kognitif: 40, senam: 49 dan pendidikan kesehatan: 38. Program TEKEN mempunyai ES (d) cukup besar (0,46) lebih kecil dari program pelatihan kognitif dan lebih kecil dari program senam pada pengukuran MMSE, sedangkan pada MoCA-Ina, program TEKEN mempunyai ES (d) kecil (0,19) namun lebih besar dari program kognitif dan lebih pula dari program senam. Nilai ES pada MoCA-Ina dapat menjadi nilai standar awal pada penelitian berikutnya. Kesimpulan: Multi modal dan single modal dapat meningkatkan fungsi kognitif pada lansia namun multi modal tidak mempunyai efek lebih bermakna secara keseluruhan dari modal tunggal (pelatihan kognitif, senam dan pendidikan kesehatan).
ANALISIS PERILAKU KESEHATAN DALAM KETAATAN BERIBADAH WARGA MUHAMMADIYAH DITENGAH PANDEMI COVID-19 Ida Untari; Suyanto Suyanto; Wijayanti Wijayanti
Jurnal Surya Muda Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Surya Muda
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38102/jsm.v4i1.117

Abstract

The Covid-19 outbreak has made major changes in all orders of human life, including changes in the order of human life, from relationships to fellow humans and human relationships to God. This study aims to analyze health behavior in the worship of Muhammadiyah residents in the midst of the Covid-19 pandemic. The research method is in the form of a descriptive survey through a questionnaire in the form of a google form that is distributed via whatsapp during November - December 2020 evenly at seven Muhammadiyah branches in Surakarta City by getting 84 active residents. The analysis used univariate, crosstab and binary logistic regression at 5% significance. Knowledge and obstacles are the most influential factors in worshiping in the midst of the Covid-19 Pandemic. The biggest obstacle is the belief that going to the mosque in congregation is the fulfillment of Muslim obligations (p: 0.014).
BAWANG PUTIH SEBAGAI OBAT PALING MUJARAB BAGI KESEHATAN Ida Untari
Gaster Vol 7 No 1 (2010): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.46 KB)

Abstract

Intisari : Upaya kesehatan untuk menanggulangi berbagai macam penyakit yang harus didahulukan adalah upaya promotif (meningkatkan kesehatan), preventif (mencegah datangnya penyakit) baru kemudian disusul dengan tindakan kuratif (pengobatan) maupun rehabilitataif (pemulihan). Bawang putih atau Allium sativum di kenal sebagai bumbu dapur di semua masakan dapat sebagai pilihan alternatif untuk suatu penyakit. Setiap masakan pasti menggunakan bawang putih sebagai penyedap rasa. Masyarakat Indonesia belum mengetahui banyak tentang khasiat bawang putih. Dunia kesehatan luar negeri, bawang putih merupakan obat alternatif yang sangat mujarab dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Penyakit yang dapat disembuhkan maupun dicegah oleh bawang putih adalah penyakit menular, sedangkan beberapa penyakit tidak enular atau penyakit degeneratif diantaranya adalah hipertensi, hiperkolesterol, aterosklerosis dan banyak yang lainnya. Bawang putih yang dikenal tidak hanya sebagai bumbu dapur memasak, namun dapat bermanfaat bagi kesehatan dimana dapat digunakan sebagai obat penyembuh berbagai penyakit manusia.Kata kunci : Bawang putih, penyakit
Sinar Infra Merah dengan Otomatis Kontrol Suhu (SIMOKS) untuk Meningkatkan Kenyamanan Terapi pada Lansia Ida Untari; Ipin Prasojo; Siti Sarifah; Eko Nugroho
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 7 No. 1 Maret 2023: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.109 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v7i1.15443

Abstract

Terapi infra merah merupakan salah satu terapi panas yang dapat digunakan oleh lansia. Manfaat terapi infra merah bagi lansia, salah satunya untuk menurunkan rasa nyeri akibat peradangan pada sistem muskuloskeletal. Efek yang masih sering ditemukan adalah terbakar ringan pada kulit. Tujuan dari penelitian untuk memberikan keamanan terapi pada lansia yang mengalami penurunan fungsi sensitivitas kulit dengan menambahkan sistem otomatis kontrol suhu dengan dikenalkan nama SIMOKS. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan dan menghasilkan alat terapi infra merah baru dengan menambahkan sensor panas dan sensor jarak. Sensor panas sebagai pengendali panas maksimum yang aman bagi lansia antara suhu 39,50 - 410 C. Sensor jarak sebagai pengaman terapi panas ke kulit. Hasil pengembangan alat terapi sinar infra merah dengan otomatis kontrol suhu (SIMOKS)  ini aman bagi lansia.
Implementation of Behavioral Health Protocol in the Election of Regional Head of Surakarta City during the Covid-19 Pandemic Ida Untari; Purwanti Purwanti
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jppmi.v2i3.73

Abstract

The Covid-19 pandemic that is taking place around the world has changed the order of social life. Not only the health sector, but the field of government order is also affected due to the Covid-19 pandemic. Amid concerns over the transmission of Covid-19 through crowds, the government's agenda for holding regional head elections (Pilkada) is still being held with strict requirements, one of which is the mandatory behavior of health protocols for voters, voting groups (KPPS) and witnesses from various parties involved. The government cooperates with several health professional organizations, one of which is the Indonesian Public Health Association (IPHA) as health protocol monitoring officers at several polling stations (TPS). The results of monitoring the Health protocol in the Surakarta City Election were carried out smoothly and orderly, but there were still violations of health protocols at several polling stations where KPPS officers wore masks incorrectly. This shows that there is still a need to increase awareness and assistance in implementing health protocols for several KPPS officers, as well as being an evaluation note for both the City Government and the Surakarta City Health Officeand the professional organizations on duty.
Pengaruh Latihan Fisik Terhadap Kebugaran Lansia Di Masa Pandemi Covid 19 Dwi Yuningsih; Setyaningrum Wulandari; Ida Untari; Sri Handayani; Agus Hidayat
Journal Pharma Saintika Vol. 4 No. 1 (2020): Oktober : Jurnal Pharma Saintika
Publisher : Program Studi DIII Farmasi Akademi Farmasi Dwi Farma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51225/jps.v4i1.32

Abstract

Background: Physical exercise for the elderly is a planned, structured, and repetitive physical activity to improve or maintain body fitness. The purpose of the study: to determine the effect of physical exercise on elderly fitness during the COVID-19 pandemic at the posyandu for the elderly, Malangjiwan village. Research method: correlation research with quantitative approach, pre-experimental design with one group pretest-posttest design model, sampling using purposive sampling technique, data analysis used is Wilcoxson test. The results of the study: the non-parametric test got a p-value of 0.000, because the p-value (0.000) (0.050) then Ha was accepted. Conclusion: there is an effect of physical exercise on the fitness of the elderly at posyandu Malangjiwan during the Covid 19 pandemic, before physical exercise as many as 17 respondents got less (bad) results and before being given physical exercise as many as 12 respondents got good (good) results.
Hubungan Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Paru Manguharjo Madiun Tahun 2023 yakob, Asmirati; Kusumawati, Yuli; Alfiyani, Lina; Muliyono, Didik; Rahayu, Umi Budi; Untari, Ida; Hamranani, Sri Sat Titi; Umam, Devid Noor
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i1.49

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu dapat mengacu pada level prima yang dilaksanakan dengan berlandaskan pada dasar pelayanan dan kode etik yang telah ditetapkan. Hal ini akan memunculkan kepuasan bagi setiap pasien. Untuk mengukur mutu pelayanan, ada beberapa acuan antara lain ; tangibles (nyata), reliability (mampu dipercaya), empathy (empati), assurance (penjaminan), and responsiveness (kecepatan bersikap). Studi ini menginvestigasi hubungan antara mutu pelayanan dan kepuasan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Paru Manguharjo (RS Paru Mangunharjo), Madiun, Jawa Timur. Populasi pada penelitian ini mejuruk pada seluruh pasien rawat jalan. Sampel penelitian ditentukan dari populasi menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian : Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan sampel sebanyak 80 responden dan pembahasan mengenai Hubungan Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di rumah Sakit Manguharjo Madiun, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu Ada hubungan antara Reliability, Assurance Tangibles, Empathy, dan Responsiveness dengan Kepuasan pasien rawat jalan di RS  Paru Manguharjo Madiun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis berupa pengembangan mutu pelayanan, khususnya pada lembaga publik yakni rumah sakit. Secara praktis dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan terkait pelayanan rumah sakit, khususnya untuk kasus jasa rawat jalan.