Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

KESEHATAN OTAK MODAL DASAR HASILKAN SDM HANDAL Untari, Ida
PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Vol 8: Februari - September 2012
Publisher : PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia diciptakan oleh Allah SWT tidak hanya sebagai makhluk penghuni bumi ini akan tetapi diciptakan oleh Allah SWT dengan mengemban tugas yang sangat penting. Selain diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah, manusia juga mendapat mendapat tugas menjadi Khalifah di bumi. Oleh karena itu manusia berbeda dengan makhluk yang lain dalam hal penciptaannya. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna, yang diciptakan dengan memiliki akal dan nafsu. Sehingga Allah SWT menunjuk manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Tidak hanya sekedar dipilih saja oleh Allah sebagai khalifah di bumi ini akan tetapi tentu saja Allah memberikan berbagai macam yang ada di alam semesta ini sebagai penunjang tugas yang diemban oleh manusia. Kelebihan manusia terletak pada jasmani dan rohani. Perbedaan terbesarnya adalah pada akal pikiran manusia. Dengan akal pikiran itu manusia dapat membedakan yang baik dan buruk, halal dan haram. Dengan akal pikiran itu juga manusia dapat berbicara berbagai macam bahasa, mempelajari ilmu, serta bisa melaksanakan kewajiban menyembah kepada Allah, menjalin hubungan kemasyarakatan dan yang terpenting adalah manusia harus dapat bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang di berikan-Nya. Dengan akal pula, manusia dapat berbuat menguasai bumi, dapat mengenal makhluk lain selain dirinya. Dan dengan akal yang sehat, manusia dapat membedakan kegiatan yang bermanfaat untuk dirinya dan lingkungannya. Itulah manusia sebagai Sumber Daya Manusia yang handal. Kata Kunci : Kesehatan Otak, Sumber Daya Manusia
HUBUNGAN ANTARA JUMLAH KONSUMSI BATANG ROKOK DENGAN TINGKAT HIPERTENSI Untari, Ida
PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Vol 9: September 2012 - Februari 2013
Publisher : PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dari segi kesehatan, tidak ada satu titik yang menyetujui atau melihat manfaat yang dikandungnya. Namun tidak mudah untuk menurunkan terlebih menghilangkannya. Karena itu gaya hidup ini menarik sebagai suatu masalah kesehatan, minimal dianggap sebagai faktor risiko dari berbagai macam penyakit, misalnya hipertensi. Di semua tempat banyak yang merokok. Daerah pedesaan, kebanyakan rokok yang dikonsumsi adalah jenis sigaret kretek Penduduk Desa Gunung Simo Boyolali mempunyai kebasaan merokok dengan jumlah rata-rata 8-12 batang per hari dan didukung data Puskesmas Simo tahun 2010 penderita hipertensi sebanyak 253. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah konsumsi batang rokok dengan tingkat hipertensi di Dukuh Candi Desa Gunung Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali. Metode penelitian berupa kuantitatif dengan korelasi analitik. Sampel menggunakan quota sampling sejumlah 30 pada masyarakat yang menderita hipertensi dengan merokok. Instrumen penelitian menggunakan check list. Analisa menggunakan uji Spearman Rank, dibantu program komputer SPSS versi 16. Hasil: Ada hubungan antara jumlah konsumsi batang rokok dengan tingkat hipertensi dengan rhitung>rtabel (0,463>0,361) atau nilai p : 0,010 < 0,05 pada signifikansi 95%. Kesimpulan: terdapat hubungan antara jumlah konsumsi batang rokok dengan tingkat hipertensi di Dukuh Candi Desa Gunung Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali. Kata Kunci: Jumlah Konsumsi Batang Rokok, Tingkat Hipertensi
AIR KELAPA MUDA SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DAN ALAMIAH Untari, Ida
PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Vol 6: Februari - Agustus 2010
Publisher : PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kelapa, diduga berasal dari dua tempat yaitu: Amerika Selatan untuk spesies Elaeis melanococca atau Elaeis oleivera dan Afrika (Guinea) untuk spesies Elaeis guineensis Pohon kelapa memang dapat dimanfaatkan dari ujung sampai dengan pangkalnya. Buah kelapa dapat dijadikan santan yang dapat pula dijadikan minyak goreng, Air kelapa hijau yang masih berada di dalam tempurung yang keras dan sabut kelapa yang tebal, menyebabkan air kelapa merupakan minuman yang steril. Air kelapa secara umum kaya gizi, air kelapa mengandung 4,7 persen total padatan, 2,6 persen gula, 0,55 persen protein, 0,74 persen lemak, Serta 0,46 persen mineral. Air kelapa juga mengandung vitamin dan Air Kelapa muda selain enak diminum dalam kondisi segar dapat juga menjadi ramuan tradisional untuk pengobatan berbagai jenis penyakit serta kecantikan. Kata Kunci: Air Kelapa muda, Obat
OVERVIEW OF THE SIGNS AND SIMPTOMS OF PRE MENSTRUAL SYNDROME IN YOUNG WOMEN IN SMK N 9 SURAKARTA Pawestri, Deni Riya; Untari, Ida
JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN Vol 12 (2014): Media Publikasi Penelitian " SEPTEMBER "
Publisher : JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pre Menstrual Syndrome (PMS) is collection of physical symptoms, psychological, and emotion associated with the menstrual cycle. Approximately 80 to 90 percent of women at child-bearing age experience pre menstrual symptoms that can interfere aspects of her life. The symptoms are usually predictable and occur regularly on a two-week period before menstruation. Based on a preliminary survey conducted by the researchers by interviewing five SMKN 9 Surakarta students, the results showed that the most important symptoms of pre-menstrual was breast pain. In addition, they also experienced abdominal pain, body fatigue, dizziness, and decreased concentration. The purpose of this study is to know overview of the signs and symptoms of pre-menstrual syndrome in young women in SMKN 9 Surakarta. This research used descriptive survey research method. The sample was taken by random sampling technique for 132 people. The instrument was  a questionnaire with univariat analysis. The results showed that the signs and symptoms of pre menstrual syndrome experienced by in young women in the form physical symptoms the most were changes in appetite 72,7 % (96 people), form of psychological symptoms experienced the most were irritabilitas (easily offended) 87,1 % (115 people), form of behavioral symptoms the most experienced were loss of concentration 39,4 % (52 people), as well as additional symptoms not listed in questionnaire appeared the most were abdominal pain 20,5 % (27 people). The conclusions in this study is overview of the signs and symptoms of pre-menstrual syndrome in young women in SMKN 9 Surakarta is the young women experienced physical symptoms (38,50%) , psychological symptoms (58,30%), behavioral symptoms (27,4%), additional symptoms not listed in questionnaire appears (4,2%).   Keywords: Signs and Symptoms, Pre Menstrual Syndrome, Young Women
STUDY OF THE ELDERLY DEMENTIA IN PANTI WREDHA DARMA BAKTI SURAKARTA Untari, Ida
JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN Vol 12 (2014): Media Publikasi Penelitian " SEPTEMBER "
Publisher : JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing life expectancy of the population in Indonesia, causing the number of elderly people is increasing from year to year. The prediction results showed that the percentage of the elderly population will reach 9.77 percent of the total population in 2010 and to 11.34 percent in 2020. The problems that often arise in the elderly one of them a form of intellectual cognitive disorder or senile dementia. Dementia is a clinical syndrome that includes loss of intellectual function and memory so serious that it causes dysfunction of everyday life. The purpose of this study to know the changes in memory elderly in Panti Wreda Darma Bakti Surakarta. This study used a descriptive method with cross sectional approach. The population in this study a total of 90 elderly. Sampling based on inclusion and exclusion criteria, the number of respondents 60 elderly. The sampling technique used purposive sampling. The research instrument using the Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ) to measure dementia. Analysis of the data using univariate analysis. The results showed most respondents in the older group (54-65 years) is10 persons (16.7%), and 50 elderly people at risk (83.35). Elderly with mild dementia 11 persons (18.3%), dementia was 21 persons (35%) and severe dementia 28 persons (46.7%). The conclusions in this study, elderly in nursing homes Darma Bakti Surakarta majority including the elderly at risk and most experienced dementia (memory loss) in severe.   Keywords: Dementia, Elderly
EFEKTIFITAS SENAM CEGAH PIKUN UP BRAIN’S GAME TERHADAP PENINGKATAN DAYA INGAT PADA LANSIA SitiSarifah, Ida Untari
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Salah satu indicator keberhasilan pembangunan nasioanal adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat dari tahun ketahun. Hasil prediksi menunjukkanbahwa persentase penduduk lanjut usia akan mencapai 9,77 persen dari total penduduk pada tahun 2010 dan menjadi 11,34 persen pada tahun 2020. Permasalahan yang timbul pada lansia salah satunya berupa gangguan kognitif atau dementia atau pikun. Dimentia/pikun merupakan sindromklinik yang meliputi hilangnya fungsi intelektual dan ingatan sedemikian berat sehingga menyebabkan disfungsi hidup sehari-hari. Usaha untuk mencegah penurunan fungsi intelektual dapat dilatih dengan senam cegah pikun. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas senam cegah pikun terhadap peningkatan daya ingat lansia. Metode penelitianberupaeksperimental dengan membandingkan kepikunan pada kelompok control dengankelompok yang diberikan latihan senam. Populasinya seluruhlansia yang berada diPantiWredha Dharma Bhakti Surakarta dengan mengambil sampel secara acak sejumlah 30 pada masing-masing kelompok. Instrumen penelitian menggunakan Short Portable Mental Status Questionaire (SPMSQ) untuk mengukur kepikunan dan media audiovisual senamUp Brain’s Game. Latihan senam dilakukan 3 kali seminggu selama satu bulan. Analisa data diuji dengan t test. Hasil penelitian ini, ada pengaruh positif latihan senam terhadap penurunan daya ingat lansiamenjadi lebih baik dengan nilai p = 0,000. Kata kunci :Senam cegah pikun,Up Brain’s Game, Kepikunan, Lansia
THE FACTORS THAT AFFECTING THE SATISFACTION OF LIFE OF AGING IN THE VILLAGE JAMBAKAN BAYAT SUB DISTRICT KLATEN REGENCY Tyas Wulandari; Yeni Rusyani; Ida Untari
STIKES DUTAGAMA KLATEN Vol 6 No 1 (2014): JURNAL ILMU KESEHATAN STIKES DUTA GAMA KLATEN
Publisher : STIKES DUTAGAMA KLATEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5737/v6i1.22

Abstract

Background: Aging is said to be success in its life if it reached life satisfaction of life. The satisfaction of life are not only someone’s ability in enjoying their experiences but also person’s the level of excitement that arise frome needing everyday and the expectations to enjoy something. Objectives: The objectives of this researcd is to know the factors that affecting of the satisfaction of life of aging in the village Jambakan Bayat Klaten. Research Methodology: The method of this research is the Quantitative Descriptive, The research is held on November 2012 until Augustus 2013, the population of this research are all of aging between 45-59 years old the totally 450 persons, the sample that use 82 respondents, sample was take by purposive sampling. The instruments are used Check list and Kuesioner, the analize of data are used analize univariate with Mean and Modus. Results: The incoming factor that dominates the respondents 67 respondents (81.7%), the healting that dominates the respondents, the respondents that unill for 3 month as 70 respondents (85.4%), the social factors that dominates respondents are well as 60 respondents (73.2%). Conclusions: The incoming factor, health factors, social factors are affection the life satisfation of life.
THE FACTORS THAT AFFECTING THE SATISFACTION OF LIFE OF AGING IN THE VILLAGE JAMBAKAN BAYAT SUB DISTRICT KLATEN REGENCY Tyas Wulandari; Yeni Rusyani; Ida Untari
STIKES DUTAGAMA KLATEN Vol 7 No 1 (2015): JURNAL ILMU KESEHATAN STIKES DUTA GAMA KLATEN
Publisher : STIKES DUTAGAMA KLATEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5737/v7i1.367

Abstract

Background : Aging is said to be success in its life if it reached life satisfaction of life. The satisfaction of life are not only someone’s ability in enjoying their experiences but also person’s the level of excitement that arise frome needing everyday and the expectations to enjoy something. Objectives : The objectives of this researcd is to know the factors that affecting of the satisfaction of life of aging in the vilage Jambakan Bayat Klaten. Research Methodology : The method of this research is the Quantitative Descriptive, The researcd is held on November 2012 until Augustus 2013, the population of this researcd are all of aging between 45-59 years old the totally 450 persons, the sample that use 82 respondents, sample was take by purposive sampling. The instruments are used Check list and Kuesioner, the analize of data are used analize univariate with Mean and Modus. Results : The incoming factor that dominates the respondents 67 respondents (81.7%), the healting that dominates the respondents, the respondents that unill for 3 month as 70 respondents (85.4%), the social factors that dominates respondents are well as 60 respondents (73.2%). Conclusions : The incoming factor, health factors, social factors are affection the life satisfation of life.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS VI Yudha Indra Permana; Ida Untari Akper PKU Muhamdiyah Surakarta
Jurnal Kebidanan Vol 4 No.2 Desember 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v4i2.99

Abstract

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS VI Yudha Indra Permana & Ida Untari Akper PKU Muhammadiyah Surakarta ABSTRAK Masa reproduksi adalah masa yang penting bagi seluruh organisme di muka bumi ini untuk meneruskan keturunannya. Sebelum seorang wanita siap menjalani masa reproduksi, terdapat masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa kedewasaan yang lebih dikenal dengan masa pubertas. Pria mengalami masa pubertas sekitar usia 13-16 tahun, dan wanita mengalaminya pada usia 12-15 tahun. Selanjutnya masa ini akan berakhir pada saat tercapainya kematangan seksual. Dari hasil observasi dan wawancara bahwa sekarang ini mulai banyak siswi SD Negeri 3 Tekaran Selogiri Wonogiri yang berusia 10 – 12 tahun yang mulai mengalami menstruasi. Beberapa orang siswi memperlihatkan dan mengutarakan mereka merasa cemas, bingung, dan gelisah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas VI SD Negeri 3 Tekaran, Selogiri Wonogiri. Penelitian ini menggunakan studi penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode studi korelasi, serta rancangan penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan jumlah 15 siswi kelas VI yang belum mengalami menstruasi / haid pertama. Data diolah dengan program komputer SPSS for windows version 16.0 dengan analisa data Pearson Product Moment pada tingkat kesalahan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan menghadapi menarche pada siswi kelas VI SDN 3 Tekaran Selogiri Wonogiri dengan nilai r hitung < r tabel (0,289 < 0,525) dan nilai p hitung > p tabel (0,296 > 0,05) pada tingkat kesalahan 5 %. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan menghadapi menarche pada siswi kelas VI SDN 3 Tekaran Selogiri Wonogiri. Kata Kunci : pengetahuan, menarche, kecemasan.
MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN DISIPLIN BELAJAR PADA MAHASISWA Ida Untari; Endang Maningsih STIKES PKU Muhamdiyah Surakarta
Jurnal Kebidanan VOLUME 5 NO.2 DESEMBER 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v5i2.118

Abstract

ABSTRAK Belajar merupakan suatu cara untuk menjaga kelangsungan spesies manusia. Meskipun setiap bayi yang baru dilahirkan telah membawa beberapa naluri/instink dan potensi-potensi untuk kelangsungan hidupnya, tetapi jumlahnya terbatas sekali. Prestasi belajar merupakan indikator yang penting untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Tinggi rendahnya prestasi mahasiswa banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain motivasi, disiplin dan cara belajar. Mahasiswa. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi terhadap disiplin belajar mahasiswa. Metode penelitian ini berupa korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, sejumlah 50 responden. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa bivariate menggunakan uji Kendal Tau, Hasil penelitian membuktikan ada hubungan antara motivasi berprestasi terhadap disiplin belajar mahasiswa dengan hasilrhitung > rtabel (0,668>0,05). Hal tersebut juga dibuktikan dengan nilai p : 0,000 < 0,05 pada signifikansi 95%. Kesimpulan terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dengan disiplin belajar. Derajat hubungan termasuk kuat atau tinggi dan arah hubungannya sebanding, artinya semakin baik motivasi berprestasi maka akan semakin baik pula disiplin belajar pada mahasiswa. Kata Kunci: Motivasi berprestasi, disiplin belajar.