Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Study on the Effectiveness of Multimodal Interventions (TEKEN program) to Improve Cognitive Function of the Elderly Untari, Ida; Subijanto, Achmad Arman; Mirawati, Diah Kurnia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multimodal dan single modal menunjukkan efek sederhana dalam memperlambat perkembangan demensia. Tujuan kami adalah menilai dampak intervensi multimodal pada fungsi kognitif lansia dibandingkan dengan modal tunggal. Metode: Multistage random sampling di Surakarta, Indonesia. Intervensi multimodal terdiri dari kombinasi pelatihan kognitif dan senam yang dikemas dengan istilah program TEKEN (Telaten, Eling, Kekancan, Etung, seNeng) dan modal tunggal meliputi pelatihan kogitif, senam dan pendidikan kesehatan. Pelaksanaan 2 kali seminggu selama 24 kali pertemuan. Pengukuran fungsi kognitif menggunakan The Mini Mental State Exam (MMSE) dan The Montreal of Cognitive Assasement (MoCA) versi Indonesia dilakukan di awal dan akhir (3 bulan). Analisis menggunakan effect size/ES (d), regresi logistik, korelasi Kendall Tau Test. Hasil: 188 yang masuk dalam analisis akhir, terbagi 61 kelompok dengan program TEKEN, pelatihan kognitif: 40, senam: 49 dan pendidikan kesehatan: 38. Program TEKEN mempunyai ES (d) cukup besar (0,46) lebih kecil dari program pelatihan kognitif dan lebih kecil dari program senam pada pengukuran MMSE, sedangkan pada MoCA-Ina, program TEKEN mempunyai ES (d) kecil (0,19) namun lebih besar dari program kognitif dan lebih pula dari program senam. Nilai ES pada MoCA-Ina dapat menjadi nilai standar awal pada penelitian berikutnya. Kesimpulan: Multi modal dan single modal dapat meningkatkan fungsi kognitif pada lansia namun multi modal tidak mempunyai efek lebih bermakna secara keseluruhan dari modal tunggal (pelatihan kognitif, senam dan pendidikan kesehatan).
THE EFFECT OF INFRA RED THERAPY ON REDUCING HYPERTENSION Untari, Ida; Prasojo, Ipin; Sarifah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is a silent killer disease that is still high internationally and nationally. One way to treat hypertension is providing infrared therapy. The aim of this study was to analyze the effect of infrared therapy on reducing hypertension. The research method is pre-experimental in one group. The population is elderly people who experience hypertension using purposive sampling technique. The intervention consisted of providing infra-red therapy 3 times a week for 2 weeks with a duration of 15 minutes. The blood pressure measurement instrument uses a digital blood pressure monitor and recording sheet. Blood pressure was recorded before and after each therapy and the average decrease in both systole and diastole was calculated. Next, an analysis of the effect of infrared therapy on reducing hypertension was carried out at a significant 5% with the result that infrared therapy was able to reduce hypertension (p: 0.025).
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI ELEKTIF DI RS PKU MUHAMMADIYAH KARANGANYAR Handayani, Sri; Hafiddudin, Muhammad; Untari, Ida; Septiyaningsih, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"Perasaan cemas sebelum dilaksanakan operasi dapat memiliki dampak buruk terhadap pasien, sehingga perlu dilakukan penanganan yang serius. Keluarga sebagai orang terdekat dengan pasien dapat membantu pasien untuk mengatasi kecemasan pasien. Tujuan penelitian adalah menentukan korelasi antara dukungan keluarga dengan kecemasan yang dirasakan paien pre operasi elektif di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan menerapkan cross sectional approach. Sampel penelitian adalah 33 pasien pre operasi elektif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menerapkan analisis univariat dan biariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Karakteristik pasien pre operasi elektif di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar adalah berjenis kelamin laki-laki (51,5%), berusia 30-40 tahun (39,4%), berpendidikan SMA (69,7%), dan bekerja sebagai pegawai swasta (48,5%). 2) Tingkat dukungan keluarga terhadap pasien pre operasi elektif di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar adalah kategori sedang (69,7%). 3) Tingkat kecemasan pasien pre operasi elektif di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar mayoritas merasakan kecemasan sedang (51,5%). 4) Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pre operasi elektif di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar (p value 0,000 < 0,05). Kata kunci: Dukungan keluarga, kecemasan, pre operasi elektif "
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Hipertensi Dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Penderita Hipertensi Handayani, Sri; Untari, Ida; Susilowati, Wahyu Retno
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3757

Abstract

Hipertensi ialah salah satu jenis penyakit yang tidak menular, sering kali dijuluki sebagai "silent killer" atau pembunuh diam, karena dapat berkembang tanpa menunjukkan tanda-tanda yang jelas. Banyak individu yang menderita hipertensi tidak menyadari kondisi mereka karena minimnya gejala. Oleh karena itu, pemahaman pasien mengenai hipertensi sangat krusial untuk meningkatkan efektivitas pengobatan. Semakin baik pengetahuan pasien tentang penyakit ini, semakin tinggi kesadaran mereka, yang pada gilirannya akan mendorong mereka untuk lebih disiplin dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pendidikan kesehatan mengenai hipertensi yang disampaikan melalui media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan individu yang menderita hipertensi. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan pendekatan yang melibatkan pengujian sebelum dan sesudah intervensi tanpa adanya kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah total sampling, yang melibatkan 33 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwasannya sebagian besar responden berusia antara 46 hingga 55 tahun, dengan persentase mencapai 57,6%. Dalam hal jenis kelamin, mayoritas ialah perempuan, yang mencapai 60,6%. Sebelum menerima pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori cukup, yaitu 60,6%. Namun, setelah intervensi pendidikan, terdapat peningkatan signifikan dengan 78,8% responden menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik. Uji Wilcoxon mengindikasikan nilai p < 0,001. Terdapat bukti yang menunjukkan bahwasannya pendidikan kesehatan mengenai hipertensi yang disampaikan melalui media audiovisual memiliki dampak positif terhadap pemahaman penderita hipertensi. Oleh karena itu, diharapkan para perawat dapat memanfaatkan media dan metode yang menarik dalam menyampaikan pendidikan kesehatan, guna meningkatkan pengetahuan pasien secara efektif.
PELATIHAN KADER KESEHATAN PIMPINAN DAERAH ‘ASYIYAH SURAKARTA: “MENINGKATKAN KEMAMPUAN SUPPORT SYSTEM KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL Sri Wahyuni, Endang; Uswatun Khasanah, Aulia; Untari, Ida; Maryatun, Maryatun; Dewi Noorratri, Erika; Rahmawati, Ai; Anggraini, Raia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4500-4506

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental ibu hamil merupakan salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil. Selama masa kehamilan, perempuan mengalami berbagai perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang signifikan, yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Gangguan kesehatan mental pada ibu hamil tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ibu, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan janin, proses persalinan, dan kualitas pengasuhan anak di masa depan. Selain itu, gangguan psikologis ini juga dikaitkan dengan munculnya hipertensi saat kehamilan, preeklamsia, serta diabetes gestasional. Tujuan: PkM ini untuk 1) Meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai konsep kesehatan mental ibu hamil. 2) Memberikan keterampilan praktis kepada kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini gangguan kesehatan mental pada ibu hamil. 3) Meningkatkan kemampuan kader kesehatan dalam memberikan edukasi dan dukungan psikososial kepada ibu hamil. 4) Mendorong sinergi antara Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif kesehatan mental ibu hamil. Metode: Pelatihan kader kesehatan. Kegiatan PkM akan dilaksanakan di kelas kader kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah Surakarta. Hasil: Terdapat 65 kader kesehatan dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta telah mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman kader tentang deteksi dini gangguan kesehatan mental, serta keterampilan mereka dalam memberikan dukungan psikososial. Terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kategori sangat baik sebesar 22 %. Simpulan: PkM berhasil memberikan pemahaman yang lebih dalam pada peserta pelatihan mengenai konsep kesehatan mental ibu hamil, deteksi dini gangguan kesehatan mental, dan pemberian dukungan psikososial.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG EFEK MEROKOK DENGAN SIKAP SISWA SMP PGRI 1 SURAKARTA Ida Untari; Galuh Ayu Pramesti
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.264

Abstract

Rokok dianggap bisa menjadi penghilang rasa penat dan stress untuk sebagian orang. Dan yang mengkhawatirkan, benda kecil yang satu ini bisa membuat para pelajar ketagihan layaknya narkoba. Dari wawancara tidak terstruktur tentang efek merokok bagi kesehatan. didapat data dari 5 siswa laki-laki SMP PGRI 1 Surakarta secara acak 3 siswa mengatakan sering merokok, 1 siswa mengatakan kadang-kadang merokok dan 1 orang mengatakan tidak merokok. Setelah peneliti menanyakan kembali tentang efek merokok 3 siswa mengatakan tahu dan 2 siswa mengatakan tidak tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang efek merokok bagi kesehatan dengan sikap siswa di SMP PGRI 1 Surakarta. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi prediktif, melalui pendekatan cross-sectional dengan total sampling 30 siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian didapatkan 16 siswa berpengetahuan baik (53,3 %), 9 siswa (30%) berpengetahuan cukup, 5 siswa (16,67%) berpengetahuan kurang. Sebanyak 20 siswa (66,67%) mempunyai sikap yang cukup baik. Uji korelasi diperoleh nilai rhitung - 0,098 dengan p= 0,606 pada signifikan 5%. Kesimpulan dalam penelitian ini berupa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang efek merokok bagi kesehatan dengan sikap siswa.
Relationship Between Medication Adherence and Blood Sugar Levels Among Diabetes Mellitus Outpatients Ida Untari; Sri Utami; Muhammad Hafiduddin; Asmirati Yakob; Yuli Kusumawati; Lina Alfiyani; Umi Budi Rahayu; Sri Sat Titi Hamranani; Devid Noor Umam
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 20 No. 1: MARCH 2024
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/mkmi.v20i1.28016

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a disease with progressively increasing prevalence every year and often leads to complications when not properly managed. Control or success of treatment is influenced by adherence of patients to the treatment process. This study aimed to analyze relationship between medication adherence and fasting glucose levels among DM outpatients. A correlation study was conducted using a cross-sectional approach on a sample of 300 respondents selected by probability sampling technique from the entire population. The instrument used was the MMAS-8 Test (Morisky Scale Medication Adherence Scales-8) and examination of fasting sugar levels. Meanwhile, data analysis was conducted with the Spearman Rho test. The results showed that the highest treatment adherence was in the moderate category by 130 (43.3%) and a decrease in fasting sugar levels was observed among 230 (76.7%) respondents. A significant relationship was found between medication adherence and fasting glucose levels with a p-value = <0.001 and r: -0.597. Based on the results, there was a negative relationship between medication adherence and fasting blood sugar. The higher medication adherence, the better the fasting sugar levels in DM outpatients.
Literasi Digital untuk Peningkatan Kapasitas 'Aisyiyah melalui Canva, Media Sosial, Google Forms, dan Artificial Intelligence Ida Untari; Mar’atul Azizah Zahro; Arif Nugroho Hernanjaya; Anisa Eka Wulandari; Ketrin Anas Tasya
ServeInnovate: Journal of Applied Community Engagement (SJACE) Vol. 1 No. 2 (2026): ServeInnovate: Journal of Applied Community Engagement (SJACE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67219/kwpnpb05

Abstract

The rapid development of digital technology requires community organizations to adapt, including 'Aisyiyah, which plays a strategic role in Islamic da’wah and community empowerment. This community service program aimed to enhance the digital literacy capacity of 'Aisyiyah leaders and administrators in Surakarta to support more professional, effective, and modern organizational management. The program was implemented through five structured phases: needs assessment, hard-skills training, soft-skills and strategic capacity building, mentoring, and evaluation. The training was conducted on May 2, 2026, at the CBT Laboratory of Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta and was attended by 47 participants representing the regional board, councils, institutions, and branch offices of 'Aisyiyah across Surakarta. The evaluation results demonstrated an improvement in participants’ knowledge, as reflected in the increase in the mean score from 87.80 in the pre-test to 96.11 in the post-test, representing a 7.64% increase. In addition, 67.5% of participants rated the program as excellent. The outputs of the program included digital posters, online forms, AI-assisted content, media publications, activity videos, and a Digital Literacy Training Module that obtained copyright registration (Registration No. EC002026065425). Overall, the program successfully strengthened participants’ digital literacy competencies and supported the acceleration of organizational digital transformation to enhance 'Aisyiyah’s da’wah and community empowerment activities in the digital era.
Rancang Bangun Alat Blanket Warmer Berbasis Arduino Uno dengan Menggunakan Sensor DS18B20 M. Qi Bagus Maulana; Septi Aprilia; Eko Nugroho; Ida Untari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Juli: Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v4i2.6024

Abstract

Blanket warmer is a tool to maintain the stability of the patient's body temperature when experiencing hypothermia, the blanket warmer will warm the patient until it reaches a normal body temperature of 36 - 37 °C. Some of the temperature setting options on the blanket warmer are 32°C, 38°C, and 43°C. To be able to design an Arduino-Based Warmer Blanket tool by using DS18B20 sensors.This study uses the research and development (RnD) method, which is a method used to make a product and test its effectiveness from the results of the product. The results of this study had a measurement difference of the instrument that could be used for patients with the highest temperature difference, namely 32°C = 0.11°C, 38°C = 0.20°C, 43°C = 0.11°C, the lowest measurement difference was 32°C = 0°C, 38°C = 0.01°C, 43°C = 0.02°C by comparing with a temperature measuring instrument. The average of all measurements in patients was 32°C = 32.64°C, 38°C = 38.70°C, 43°C = 43.72°C. The highest average error value from the 3 experiments was 1.45% and the lowest average error value from the 3 experiments was 0.26%. The Blanket Warmer tool using sensors DS18B20 safe for patients to use.