Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Air Kelapa Hijau Dan Kompres Hangat Dalam Mengatasi Dismenore Primer Pada Remaja Putri: Studi Di PMB S Tahun 2023 Sukemi Susilawati; Ratna Wulandari; Ageng Septa Rini
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v2i2.382

Abstract

Based on adolescent report from Pandeglang Regency Health Office, there are 1178 cases of menstrual disorders in adolescents. Based on adolescent program report at UPTD Puskesmas Cikeusik until November 2022, 43.5% of adolescents experience dysmenorrhea or menstrual disorders. The impact of dysmenorrhea causes discomfort, difficulty concentrating in learning and decreased motivation to learn because of the pain felt, can limit women to carry out daily activities so that the need for handling dysmenorrhea in adolescents. The aim is to determine the effectiveness of green coconut water on reducing primary dysmenorrhea pain in adolescent girls in 2023. The sample population in this study were 2 respondents, namely adolescents who experienced primary dysmenorrhea by comparing directly to the response of green coconut water and warm water compresses. The research time was carried out on February 6, 2024 to February 10, 2024 and February 9 to February 11, 2024. Methods Data collection methods by means of assessment, namely interviews to explore the data needed related to the research to be carried out on adolescent girls with primary dysmenorrhea. The results showed a reduction in the pain scale after being given green coconut water. Conclusion In the results of the study, significant results were obtained in reducing primary dysmenorrhea, namely drinking green coconut water 1-3 days of menstruation, because the results obtained reduced pain from scale 4 to scale 2. Suggestions It is expected to apply the green coconut water method and warm water compresses on reducing dysmenorrhea pain.
PENANGANAN NYERI DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DENGAN JUS ALPUKAT DAN JUS WORTEL RINI, AGENG SEPTA; KARUBUY, MILKA ANGGRENI; HIDAYANI, HIDAYANI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disminore adalah nyeri sewaktu haid, masalah yang sering dialami oleh wanita. Menurut WHO Angka kejadian dismenore rata-rata lebih dari 50% perempuan mengalami dismenore primer. Tujuan asuhan ini untuk mengetahui Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Klinik Rizky Anugerah Tahun 2023 dengan diberikan Jus Alpukat dan Jus Wortel. Metode dalam studi kasus ini menggunakan manajemen SOAP dan lembar observasi, dengan instrumen NRS. 2 Remaja Putri yang mengalami Disminore Sedang. Remaja 1 diberikan Jus Alpukat dan Remaja 2 diberikan Jus Wortel. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat skor penurunan nyeri disminore sebelum dan sesudah diberikan Jus Alpukat dan Jus Wortel, dengan Skor Pemberian Jus Alpukat dari Nyeri Sedang skor 6 menjadi Nyeri Ringan dengan skor 3, sedangkan Pemberian Jus Wortel dari Nyeri Sedang skor 6 menjadi tidak nyeri dengan skor 0. Dapat disimpulkan bahwa remaja yang mengalami nyeri disminore yang diberikan Jus Alpukat dan Jus Wortel sama-sama mengalami penurunan nyeri, namun, penurunan nyeri yang lebih cepat yaitu remaja yang diberikan Jus Wortel. Saran diharapkan remaja putri dapat menambah pengetahuannya sehingga remaja putri dapat secara mandiri untuk mengatasi nyeri menstruasinya tanpa meminum obat-obatan.
ASUHAN KEBIDANAN PENANGANAN NYERI IBU BERSALIN DENGAN NAFAS DALAM DAN PIJAT OKSITOSIN VIDAYAWATI, VIDAYAWATI; RINI, AGENG SEPTA; PUTRI, RIZKIANA
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan proses pergerakan keluarnya janin, plasenta, dan membran dari dalam rahim melalui jalan lahir. Dilaporkan dari 2.700 ibu bersalin 15 % persalinan yang berlangsung dengan nyeri ringan, 35% dengan nyeri sedang, 30% dengan nyeri hebat dan 20% nyeri sangat hebat. Nyeri persalinan mulai timbul pada kala I fase laten pembukaan serviks sampai 3 cm dan fase aktif pembukaan serviks dari 4 cm sampai 10 cm. Tujuan dalam asuhan ini adalah untuk melihat penurunan nyeri persalinan Kala I dengan relaksasi nafas dalam dan pijat oksitosin. Metode dalam studi kasus ini menggunakan manajemen SOAP dan lembar observasi, dengan instrumen NRS. Asuhan diberikan kepada 2 ibu bersalin pada saat Kala I Fase Aktif. Responden 1 melakukan relaksasi nafas dalam dan responden 2 diberikan pijat oksitosin. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat skor penurunan nyeri persalinan pada Kala I Fase Aktif sebelum dan sesudah diberikan intervensi, dengan Skor metode relaksasi nafas dalam dari Nyeri Berat skor 7 menjadi Nyeri Sedang dengan skor 4, sedangkan yang diberikan pijat oksitosin dari Nyeri berat skor 7 menjadi nyeri ringan dengan skor 2. Dapat disimpulkan bahwa relaksasi nafas dalam dan pijat oksitosin sama-sama bisa menurunkan nyeri persalinan, dan yang lebih efektif adalah pemberian pijat oksitosin. Saran agar Bidan dapat memberikan asuhan kebidanan secara komplementer untuk mengurangi nyeri persalinan terutama dengan Pijat Oksitosin.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON DAN MINUMAN JAHE TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS SEKARWANGI TAHUN 2024 Fitri Nur Asniah; Ageng Septa Rini; Apriliya Nency
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.534

Abstract

Emesis gravidarum yang terjadi pada kehamilan bisa menurunnya cairan elektrolit didalam tubuh ibu, sehingga terjadi hemokonsentrasi yang dapat memperlambat peredaran darah, nafsu makan menurun yang mempengaruhi tumbuh kembang janin, gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, dan penurunan berat badan. Untuk itu perlu adanya terapi yang dapat membantu untuk menurunkan mual muntah pada ibu hamil untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lemon dengan minuman jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil di Puskesmas Sekarwangi 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilaksanakan pada ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Pada penelitian ini sampel sebanyak 2 orang dimana 1 sampel menggunakan intervensi pemberian aromaterapi lemon dan 1 sampel dengan air rebusan jahe. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sekarwangi dan dilakukan pada bulan Juni Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara non farmakologi bisa menyembuhkan emesis gravidarum ringan dengan memberikan aromaterapi diffuser lemon dan air rebusan jahe sangat efektif untuk ibu hamil yang sedang hamil pada trimester pertama.
PENGARUH PEMBERIAN PISANG AMBON DAN TABLET FE TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PMB A KOTA SUKABUMI TAHUN 2024 Ana Yulia Safitri; Agus Santi Br. Ginting; Ageng Septa Rini
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.570

Abstract

Kadar hemoglobin adalah ukuran pigmen respiratorik dalam butiran-butiran darah merah. Kekurangan hemoglobin atau nemia pada kehamilan secara umum disebabkan oleh kekurangan zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Upaya yang dilakukan dalam pencegahan anemia ada dua yaitu non-farmakologi dengan pemberian pisang ambon dan farmakologi dengan pemberian tablet FE pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pemberian pisang ambon dan tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil Trimester III dengan anemia ringan di PMB A Kota Sukabumi Tahun 2024. Metode penelitian ini yaitu Study Case Literatur Review (SCLR). Asuhan kebidanan bahwa pada responden 1 yang di berikan intervensi pisang ambon Hb awal 10,6 gr% (anemia ringan), pada hari ke-7 setelah intervensi kadar Hb mmeningkat jadi 11 gr% (tidak anemia) dan pada hari ke-14 kadar Hb menjadi 11,4gr% (tidak anemia). Responden ke 2 yang diberikan intervensi Fe, Hb awal 10,3 gr% (anemia ringan), hari ke-7 Hb meningkat jadi 10,6 gr% (anemia ringan) dan hari ke-14 mengalami peningkatan lagi menjadi 11,1 gr% (tidak anemia). Ada perbedaan waktu kenaikan kadar Hb antara yang dilakukan intervensi pisang ambon dengan yang diberikan Fe. Dengan demikian ibu hamil yang mengalami anemia ringan memiliki wawasan tentang pentingnya pemberian pisang ambon sebagai terapi tambahan pada ibu hamil dengan anemia dan dapat mengimplementasikannya di rumah. Manfaat bagi bidan dapat mengembangkan variasi menu pemberian pisang ambon dalam pencegahan anemia pada ibu hamil.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN AIR DAUN SIRIH DAN AGAR – AGAR LIDAH BUAYA TERHADAP KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI Susilawati, Arti; Rini, Ageng Septa; Hanifa, Fanni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36589

Abstract

Keputihan adalah kondisi yang sangat umum dialami oleh wanita, dengan Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa hingga 75% wanita mengalami setidaknya satu episode keputihan dalam hidup mereka, sementara 45% mengalami lebih dari dua kali. Di Indonesia, keputihan sering menjadi masalah kesehatan reproduksi, khususnya pada remaja putri. Hal ini dipengaruhi oleh iklim tropis yang mendukung pertumbuhan jamur seperti Candida albicans, serta perubahan hormonal selama masa pubertas yang meningkatkan risiko keputihan patologis. Penelitian terbaru mengevaluasi efektivitas terapi nonfarmakologis, yaitu rebusan daun sirih (Piper betle) dan agar-agar lidah buaya (Aloe vera), dalam mengatasi keputihan pada remaja. Studi kasus ini melibatkan dua remaja putri dengan keputihan patologis, menggunakan data primer melalui observasi. Kedua metode terapi menunjukkan keberhasilan, di mana gejala keputihan berkurang hingga hilang sepenuhnya setelah intervensi. Efektivitas daun sirih diduga berasal dari kandungan senyawa antibakteri dan antijamur seperti eugenol, flavonoid, dan tanin, yang secara aktif melawan mikroorganisme penyebab infeksi. Lidah buaya, dengan efek antiinflamasi dan regeneratifnya, membantu memperbaiki jaringan yang rusak. Kombinasi ini memberikan efek sinergis dalam meningkatkan kesehatan reproduksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi herbal dapat menjadi solusi aman dan alami untuk keputihan, khususnya di komunitas yang memiliki keterbatasan akses ke perawatan medis konvensional. Namun, studi lebih lanjut dengan sampel lebih besar diperlukan untuk memvalidasi hasil ini dan mengeksplorasi penggunaan jangka panjang. Edukasi tentang kebersihan organ intim juga penting untuk mencegah keputihan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA TERHADAP KUNJUNGAN POSYANDU DI POSYANDU MAWAR DESA TAJURHALANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2024 azzahra, Azzahra Salsabilla; innana31, Innana Mardhatillah; ageng septa, Ageng Septa Rini; yulianti, Yeni Yulianti; antika, Yuni Antika; Yurhernawati, Yurhernawati
Jurnal Ilmiah Bidan Vol. 8 No. 2 (2024): JIDAN Jurnal Ilmiah Bidan Edisi Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pelita Ilmu Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu merupakan bentuk upaya kesehatan bersumber daya Masyarakat yang dikelola, diselenggarakan dari, oleh, dan bersama Masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam penimbangan di posyandu dilakukan 1 kali setiap bulan digambarkan dengan jumlah balita yang ditimbang (D) dibagi jumlah balita seluruhnya (S) dikali 100%. Target cakupan penimbangan nasional balita diposyandu sebesar 80% (D/S). Data D/S Kemenkes RI 2022 (74,1%), Data D/S Dinkes Jawa Barat tahun 2023 (76,84%), Data D/S kabupaten bogor (76,54%), Data D/S puskesmas tajurhalang tahun 2019 (68,24%). Total balita di desa Tajurhalang dari 22 posyandu 1.438 balita, Hasil D/S di posyandu Mawar Desa Tajurhalang Kabupaten Bogor (28%) perbulan dari total 185 balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu balita terhadap kunjungan posyandu di posyandu mawar desa tajurhalang kabupaten Bogor tahun 2024. Jenis Penelitian analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian seluruh ibu yang memiliki balita di posyandu mawar desa tajurhalang kabupaten bogor dengan jumlah 185 balita. Dengan sample 65 orang. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square untuk melihat apakah ada hubungan antar variabel. Hasil Uji Statistik pada hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita ke posyandu didapatkan hasil p Value = 0,004 < 0,05. Dan hasil hubungan sikap dengan kunjungan ibu balita didapatkan hasil p Value = 0,001 < 0,05 disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya adanya hubungan pengetahuan dan sikap ibu balita terhadap kunjungan posyandu di posyandu mawar desa Tajurhalang Kabupaten Bogor Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah ibu balita mampu meningkatkan pengetahuan serta sikap dalam manfaat membawa balita berkunjung keposyandu.
PENYULUHAN FLOUR ALBUS DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PADA REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI Apriyani, Magdalena Tri Putri; Rini, Ageng Septa
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Desember 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/jupkes.v3i1.51

Abstract

Fluor albus (leukorrhea) or commonly referred to as vaginal discharge is excessive fluid discharge from the feminine area. Fluor albus is the most common gynecological symptom that occurs in pre-pubertal girls and teenagers. Vaginal discharge can be normal or abnormal vaginal discharge. Physiological vaginal discharge (normal ) is the discharge of excessive fluid/mucus from the vagina which is white or clear, odorless, painless/itchy, and smooth. Meanwhile, pathological (abnormal) vaginal discharge is the discharge of fluid/mucus from the vagina with an abnormal color change (yellow-green or white -grey), cloudy, and accompanied by pain, odor or itching (Kurniadi, 2017). The aim of this service is to increase knowledge among young women in recognizing flour albus. This counseling was carried out to 45 participants and they received the information well as proven by the correct answers after being given the counseling, namely 97%.
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise dan Senam Dismenorea Terhadap Intensitas Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Sindangbarang Tahun 2025 Saniawati, Saniawati; Rini, Ageng Septa; Hidayani, Hidayani; Nurhayati, Tuti; Meliawati, Resti; Nuraeni, Lia; Saparina, Santi
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 6 Nomor 2
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i2.3679

Abstract

Dysmenorrhea can be described as pain that occurs during menstruation due to excessive release of prostaglandins, causing hyperactivity of uterine contractions and resulting in pain during menstruation. Non-pharmacological measures to treat dysmenorrhea can be done by Abdominal Stretching Exercise and Dysmenorrhea Exercises. The aim of this case study is to identify the effect of Abdominal Stretching Exercise and Dysmenorrhea Gymnastics on reducing the intensity of menstrual pain (primary dysmenorrhea) in adolescents. Research Method This case study uses a quasi-experimental method with a pre-posttest control group design approach. Based on the results of the case study, it was found that there was a difference in reducing the intensity of pain in adolescent girls who were given the Abdominal Streching Exercise and Dysmenorrhea Exercise intervention. The results can be concluded that the Abdominal Streching Exercise and Dysmenorrhea Exercise had an effect on reducing the pain intensity of primary dysmenorrhea in adolescent girls. However, what is very significant in reducing the pain of dysmenorrhea is Abdominal Streching Exercise. Suggestions. It is hoped that the results of this case study can be used as non-pharmacological therapy in dealing with clients who experience menstrual pain (primary dysmenorrhea), increase the knowledge and insight of young women regarding how to deal with menstrual pain (primary dysmenorrhea), can be used as consideration and additional material for future reviewers, and can be used as a guide for future reviewers in continuing case studies about young women who experience menstrual pain (primary dysmenorrhea).
EFEKTIVITAS KONSUMSI JUS JAMBU BIJI DAN SAYUR BAYAM TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA RINGAN DI PUSKESMAS CIBALIUNG KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2025 ASNI, ASNI; RINI, AGENG SEPTA; NENCY, APRILIA; M, IIN; S, ATI; A, SOFA; N, YANTI; H, AYIE; AH, DEWI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menurut WHO Angka prevalensi anemia di dunia pada tahun 2019 adalah sebesar 41,8%. Pada tahun 2019 kejadian anemia di Indonesia sebesar 48,9%. Sebanyak 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada umur 15-24 tahun. Daun bayam memiliki manfaat baik pada tubuh karena merupakan sumber kalsiulm, vitamin A, vitamin E, vitamin C, selrat dan juga betakaroten. Kandungan mineral pada bayam cukup tinggi, terutama Fe yang dapat digunakan untuk mencegah kelelahan akibat anemia. Kandungan Vitamin C pada jambu biji setara dengan 6 kali kandungan vitamin C pada jeruk, 10 kali kandungan vitamin C pada pepaya, 17 kali kandungan vitamin C pada jambu air, dan 30 kali kandungan Vitamin C pada pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi jus jambu biji dan sayur bayam terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia ringan di Puskesmas Cibaliung Tahun 2025. Metode: Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan Study Case literature review (SCLR). Sampel pada penelitian ini 14 orang ibu hamil yang mengalami anemia ringan. Kriteria responden yaitu 7 orang ibu hamil mengkonsumsi jus jambu biji dan 7 orang lainnya mengkonsumsi sayur bayam tanpa pemberian tablet tambah darah (fe) selama 14 hari setiap pagi dan sore hari sebanyak 250 ml. Hasil dan Pembahasan: Kadar Hb Pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan Sebelum dan Sesudah Pemberian Jus Jambu Biji terdapat peningkatan kadar Hb 0,68 gr/dL. Kadar Hb pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan Sebelum dan Sesudah Pemberian Sayur Bayam terjadi peningkatan kadar Hb 0,44 gr/dL. Efektivitas Pemberian Jus Jambu Biji dan Sayur Bayam terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia yaitu jus jambu biji lebih besar mengalami peningkatan yaitu sebesar 0,68 gr/dl dibandingkan dengan sayur bayam mengalami peningkatan hanya 0,44 gr/dl. Kesimpulan: Terdapat Efektivitas konsumsi jus jambu biji dan sayur bayam terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia ringan di Puskesmas Cibaliung Kabupaten Pandeglang Tahun 2025.
Co-Authors A, SOFA Afina Askasaffanah Agus Santi Br Ginting Agus Santi Br Ginting Agus Santi Br. Ginting Agustina . AH, DEWI Aida Diana Alam, Adinda Dhawiyatul Ambar Kuswati Ana Yulia Safitri Anggraini, Swita Anggreani, Milka Anis Khoerunisa, Anis Annisa Tania Dewi antika, Yuni Antika Apriliya Nency Apriyani, Magdalena Tri Putri Arthaloka, Arthi Meilani Asni Asni Astrid Novita Astrid Novita, Astrid azzahra, Azzahra Salsabilla Cica Anggraini Daeni, Linda darmi, salfia Dayana, Gina Margina Dewi Murni Dewi, Ayyu Thriesna Dewi, Lismaya Puspita Dewi, Meinasari Kurnia Diah may Sari Dionysia Artinigsih Dwi Rahmawati Eka Meilani Ernawati, Eti Ernita Prima Nopiyani Ernita Prima Noviyani Esti Tiawati Eva Sunasty Fatimah, Jesy Fauziah, Siska Febrina Febby Yanti Risakotta Feby Pebryanti Suhendi Fitra Yelda Fitri Nur Asniah Gaidha Khusnul Pangestu Gina Febriani Sugih Harti Ginting, Agus Santi Br. H, AYIE H, Madinah Munawaroh Hanifa, Fanni Hayatullah, Madinah Munawaroh Hedy Hardiana Hidayani, Hidayani Iis Mudawamah Zahra innana31, Innana Mardhatillah Intan Friasta Ita Novita Sari Jayatmi, Irma Jubaedah, Dedah Karubuy, Milka Anggreni Kurniawati, Lise Kusumastuti, Istiana Kuswati Kuswati Lestari, Faradhita Dwi Lisca, Shinta Mona M, IIN Magdalena Tri Putri Apriyani Magdalena Tri Putri Apriyani Maharani, Wulan Mariyatun Mariyatun Maryam Syarah Mardiyah Meliawati, Resti Mely Mely Miftakhul Janah, Arin Monalisca, Shinta Munawaroh, Emun Mustikasari, Mulya N, YANTI Nabila, Salma Dissha Nariyah Nency, Aprilia Nency, Aprilya noviyani, ernita prima nuraeni, lia Nurhayati, Tuti Nurjannah, Ika Siti Pipit Pitriani Pramita Kencana Mahareny Pujiwati, Wahyu Putri, Rizkiana Ramadhan, Fenni Valianda Amelia Ratna Ratna Ratna Wulandari Ratna Wulandari Resti Damanik Rindu, Rindu Ristiawati, Aminah Rizkiana Putri Rizkiana Putri S, ATI Saniawati, Saniawati Saparina, Santi Shinta Mona Lisca Silvia Silvia Siska Febrina Fauziah Siska Febrina Fauziah Siti Mulyanah Siti Nurul Hidayah Stefanus Eke Ola Sugesti, Retno Suhaemi Suhaemi, Suhaemi Suhelianah Suhelianah Sukemi Susilawati Sumiati, Iis Susilawati, Arti Susilawati, Sukemi Tresyana, Sisca Dwi Umi Habibah Vicha Vioricha Pamellla Tomasoa VIDAYAWATI, VIDAYAWATI Wahyu Pujiwati Windi Kusuma, Fadila Yeli Yuliani yulianti, Yeni Yulianti Yuningsih, Endang Yurhernawati, Yurhernawati