Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penguatan Nilai-Nilai Toleransi Beragama Melalui Kegiatan Peace Camp Maulani, Rayfan Ade; Maula, Ismatul; Sari, Meutya Vianda; Anbiya, Bakti Fatwa
Jurnal Riset Agama Vol. 4 No. 2 (2024): August
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jra.v4i2.34718

Abstract

This research aims to examine the strengthening of tolerance values through peace camp activities. The method used in this research is qualitative with an analytic descriptive approach. Data collection techniques were conducted through literature study and interviews with participants of the peace camp held in Salatiga city in March 2024. This study found that there are five values of religious tolerance contained in this activity, including respect for differences, the existence of open interfaith dialog, the emergence of cooperation in diversity, the existence of empathy and concern between religious communities, and peace education. These values can create an inclusive environment where religious people can practice their beliefs freely, but social harmony is maintained.
ANALISIS FILM "SIAPA DIATAS PRESIDEN": REALITAS PRAKTIK OLIGARKI DALAM SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA Syafirna, Farah; Rohmah, Rizqi Auliaur; Anbiya, Bakti Fatwa
DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Citra Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69875/djosse.v1i3.124

Abstract

The film "Who is Above the President" is a study that aims to explore the reality of oligarchic practices in the democratic system in Indonesia. The film became an object of research because it was able to visualize the dynamics of political power and interactions between political elites in the context of Indonesian democracy. By using a film analysis approach and oligarchy theory, this research highlights various narrative and visual elements in films that reveal patterns of political domination by a number of oligarchic groups. The results of the analysis show that the film shows how oligarchs manipulate the political process and control power, often by exploiting democratic institutions for personal or group interests. The implications of these findings imply the importance of increasing public awareness of the dynamics of politics and oligarchy in democratic systems, as well as the need for reforms to strengthen the principles of accountability, transparency and true political participation.
Implementasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pengelolaan Taman Tematik Sebagai Media Edukasi Karakter dan Kesadaran Lingkungan Arifah, Tsaniyatul Nur; Kholisoh, Siti Nur; Anbiya, Bakti Fatwa
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Juli | COMMUNITY - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/3fk48z42

Abstract

Service learning merupakan metode pembelajaran yang memadukan aktivitas akademik dengan pengabdian nyata kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan menjawab tantangan dalam pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan pada siswa sekolah dasar. Program ini dilaksanakan di SDN Pendrikan Kidul yang berfokus pada pengelolaan taman tematik bernilai Islami sebagai sarana pembelajaran karakter dan lingkungan. Kegiatan dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, melibatkan mahasiswa dan siswa dalam menanam, merawat, serta menghias tanaman obat. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang tanaman obat, tumbuhnya kepedulian lingkungan, dan penguatan nilai Islami seperti amanah, syukur, ukhuwah, serta tanggung jawab. Evaluasi angket menunjukkan respon sangat baik dengan skor 92,39%. Hasil wawancara dari pihak sekolah sangat mendukung temuan ini, menegaskan manfaat program bagi karakter siswa dan taman sekolah. Program service learning berbasis Islami ini terbukti efektif sebagai strategi untuk membentuk generasi religius, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab. Kegiatan serupa perlu dikembangkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan pihak luar.
Analysis of Differentiated Learning Using Learning Technology Based on Discovery Learning Model in Elementary School Fathimatuz Zahra, Ihtasya Aulia; Suja', Muhammad Aunur Rahman; Dinata, Varicha Candra; Naufal, Izza Mantasya; Anbiya, Bakti Fatwa
Research Journal on Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2023): Vol. 01 No. 02 (2023)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze differentiated learning approaches through the use of learning technology based on the Discovery Learning model at the elementary school level. This research uses the literature review method, in which various literature sources related to the use of learning technology and the Discovery Learning model in differentiated learning are explored, analyzed, and synthesized to get a comprehensive picture of this topic. The results of the literature review show that the use of learning technology based on the Discovery Learning model has great potential in enhancing the learning potential of differentiation in elementary schools. This approach can stimulate students' interest and engagement in learning, as well as encourage the development of critical, collaborative and creative thinking skills. Learning technologies such as interactive software, educational applications and multimedia aids can facilitate a more engaging and personalized learning experience for each student.
Workshop Ramah Lingkungan bersama Wali Murid: Pembuatan Eco-Enzyme, Rendaman Bawang Merah-Putih, dan Pot Galon sebagai Dukungan Program Prima Kultur Aisah, Nispahul; Intan, Risma; Kamil, M Hikam; Aleida, Shafira; Pragnia, Dinda; Anbiya, Bakti Fatwa
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v11i3.21625

Abstract

TK Proklamasi 2 Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan program unggulan prima kultur, terutama pada tahap penanaman dan perawatan tanaman. Permasalahan yang ditemukan antara lain kurangnya pemahaman wali murid dan guru terhadap cara perawatan tanaman yang berkelanjutan, minimnya media tanam yang tersedia, serta rendahnya konsistensi dalam menjaga tanaman yang telah ditanam. Akibatnya, misi program prima kultur TK Proklamasi 2 yang menekankan pembelajaran berbasis lingkungan belum berjalan secara optimal. Tim KKN MIT-20 Posko 27 UIN Walisongo Semarang menghadirkan solusi berupa workshop ramah lingkungan bersama wali murid. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali program yang sudah ada dengan cara yang lebih baru, sederhana, dan ramah lingkungan. Workshop ini berfokus pada pelatihan pembuatan 3 produk ramah lingkungan: pembuatan dan pemanfaatan air Eco-Enzyme, Pembuatan pestisida dari rendaman kulit bawang merah-putih, dan pembuatan pot dari gallon bekas. Metode yang digunakan adalah workshop interaktif yang melibatkan demonstrasi secara langsung, sesi tanya jawab, dan praktik bersama. Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan, sosialisasi manfaat dan cara pembuatan air eco-enzyme serta pembuatan pestisida. Selanjutnya, pemberian penjelasan dan demonstrasi pembuatan media tanam dan galon bekas. Setelah itu, peserta melakukan praktek langsung yang dibimbing langsung oleh tim KKN.  Pelaksanaan workshop berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola limbah rumah tangga. Berdasarkan hasil survey responden memiliki minat tinggi untuk menerapkan hasil kegiatan workshop ini serta menilai bahwa kegiatan workshop ramah lingkungan bersama wali murid bermanfaat dan mudah dipahami. Kegiatan ini berhasil menjadi jembatan antara teori dan praktik dalam mewujudkan program prima kultur dan harapannya dapat diterapkan di sekolah lainnya.
Blended Learning Penggunaan Teknologi Sebagai Media Interaksi Sosial dalam Pembelajaran Aini, Aida Nur; Khotdriyah, Laelatul; Anbiya, Bakti Fatwa
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran campuran itu penggabungan antara pembelajaran virtual dengan pembelajaran secara langsung. Dalam model ini, teknologi digunakan untuk membantu interaksi sosial dan mempercepat proses belajar. Dengan majunya era teknologi sekarang ini guru dan murid harus bisa mengikuti perkembangan teknolologi pembelajaran tersebut. Pembelajaran campuran ada tiga tahapan di antaranya ada Tahapan persiapan di mana guru tersebut harus menyiapkan perangkat pembelajaran dari pembelajaran secara online maupun offline yang ke dua ada Tahapan pelaksanaan di mana pelaksanaan pembelajaran yang secara online harus menggunakan media teknologi seperti E-learning, Google meet, classroom, dan zoom meeting. Dan yang terakhir ada Tahapan evaluasi dalam tahapan ini untuk menganalisis perkembangan tentang kemampuan peserta didik dalam penggunaan Blended learning tersebut. Kelemahan pembelajaran secara online ini banyak siswa yang tidak terlibat sepenuhnya dari awal hingga akhir dalam pembelajaran tersebut karena kendala jaringan, dan masih banyak juga siswa yang tidak berpartisipasi dalam pembelajaran Blended learning ini. Implementasi teknologi dalam pembelajaran campuran ini membutuhkan banyak kesiapan dari pengguna, karena sikap pengguna juga mempengaruhi keberhasilan implementasi sistem informasi dan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan teknologi dan interaksi sosial pembelajaran. Dalam proses penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yaitu dengan cara mengumpulkan berbagai data yang telah di riview dari artikel ilmiah dan dokumen lainya yang masih berkaitan dengan tema penelitian ini.
MEMBANGUN KEBHINEKAAN DI ERA DIGITAL: PERAN PLATFORM MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MULTIKULTURAL Allathief, Auliyasyahda; Arifah, Alfina Rohmanina; Anbiya, Bakti Fatwa
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.113

Abstract

Dalam era digital yang semakin terkoneksi, tantangan dalam membangun kebhinekaan dan kesadaran multikultural menjadi semakin mendesak. Artikel ini mengkaji peran yang dimainkan oleh platform media sosial dalam memfasilitasi proses ini. Dengan menganalisis berbagai studi dan tinjauan literatur, peneliti menjelajahi bagaimana platform-platform media sosial dapat menjadi alat efektif untuk memperkuat kesadaran multikultural di antara pengguna mereka. Peneliti membahas strategi-strategi yang telah digunakan, termasuk kampanye kesadaran, pemberdayaan kelompok minoritas, dan promosi dialog antarbudaya. Melalui analisis ini, peneliti menyampaikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana penggunaan yang cerdas dan strategis dari platform media sosial dapat berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat kebhinekaan dalam masyarakat digital saat ini.Abstrak ini menyajikan sebuah tinjauan tentang peran yang dimainkan oleh platform media sosial dalam memfasilitasi proses pembangunan kebhinekaan dan kesadaran multikultural di era digital yang semakin terkoneksi. Strategi-strategi yang dibahas termasuk kampanye kesadaran, pemberdayaan kelompok minoritas, dan promosi dialog antarbudaya. Hasil pembahasan menyoroti pentingnya penggunaan yang cerdas dan strategis dari platform media sosial dalam memperkuat kebhinekaan dalam masyarakat digital saat ini. Dengan demikian, artikel ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana platform media sosial dapat berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat kebhinekaan dan kesadaran multikultural di era digital.
Islamic Boarding Schools’ Educational Response to Roblox Addiction Among Qur’an-Memorizing Students Halwani, Muhammad Ilham; Fihris, Fihris; Luthfiyah, Luthfiyah; Anbiya, Bakti Fatwa; Nasikhin, Nasikhin
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 14 No. 3 (2025): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) STIT Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v14i3.2437

Abstract

This study aims to analyze the negative impact of Roblox games on students who memorize the Qur'an and the preventive measures implemented at Al Masthuriyah Islamic Boarding School. Using a qualitative case study design and data analysis based on the Miles and Huberman model, this study identifies three levels of Roblox playing intensity: low, moderate, and high. Students with low intensity play for 30 minutes to 1 hour, 1–2 times a week, as entertainment after memorization, with Islamic content options. The moderate group plays for 1–2 hours, 3–4 times a week, for online relaxation and socialization, while maintaining a balance between worship and academics. Meanwhile, the high group plays 2–4 hours or more almost every day, disrupting memorization time, congregational prayers, and sleep. Negative impacts include decreased memorization recall due to excessive stimulation, time management issues, and exposure to content contrary to Islamic values, such as inappropriate avatars, magic, or immoral interactions. The boarding school responded with a comprehensive strategy: gadget regulations based on age and memorization performance, access restrictions limited to Saturdays and Sundays from 3:00 PM to 5:00 PM, support for teachers, and digital literacy based on Islamic values. Students are taught the dangers of addiction from a Sharia perspective, such as wastefulness and negligence. These findings provide a technology management model that can be replicated by Islamic boarding schools.
E-Learning: Inovasi Media Pembelajaran di Era Digital Wati, Erlina Eka; Husnia, Masna Binta Aida; Anbiya, Bakti Fatwa
Jurnal Al Burhan Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58988/jab.v4i1.289

Abstract

This study aims to explain the concept of E-Learning in general as a learning medium in the digital era which includes: 1) definition; 2) characteristics and benefits; 3) advantages, disadvantages, constraints and effectiveness of application; 4) analysis and development design; 5) the function of the e-learning system; 6) development of "Search Engines"; and 7) learning sites or e-learning websites. The method used in this study is a descriptive qualitative method through a literature study approach. Data is collected through various relevant literacy sources such as books, articles, journals, and others. This study shows the importance of appropriate learning media to help achieve learning objectives. This study is expected to add insight for readers related to one of the learning media innovations in the digital era, namely e-learning. This study has implications in the field of education, especially in improving the efficiency and effectiveness of learning. Through e-learning one can access a wider range of knowledge that can help in the learning process.
PENGUTAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN AFEKTIF DI SEKOLAH DASAR Anbiya, Bakti Fatwa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 4 (2023): Vol. 3 No. 4 Edisi November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i4.1693

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan paktik pengutan karater religius di Sekolah Dasar Negeri 2 karanggintung. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif analisis. Lokasi penelitan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kanggintung 2, teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara dengan mewawancarai pihak – pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan pengutan karakter religius di Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung, selain wawancara pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap kegiatan penguatan karakter religius serta dilengkapi studi dokumentasi sebagi bahan pendukung hasil wawancara dan observasi. Adapaun hasil penelitian menyatakan bahwa pengutan karakter religius yang dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung melaui strategi pembelajaran afektif yakni pertama model konsiderasi dalam muatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. kedua pola pelakonan/keteladan dalam budaya sekolah yang teraktulisasi dalam kegiatan dalam bentuk kegitan terserbut berimplikasi pada upaya perubahan prilaku dengan pengutan karater religius pada peserta didik.
Co-Authors Adawiyyah, Vina Robi'atul Aeni, Anissa Alvi Aini, Aida Nur Ainuttaqiyyah, Ghisna Aisah, Nispahul Aleida, Shafira Allathief, Auliyasyahda Amaruna, Nofyan Fajry Anbiya, Mazidah Naimatil Annaafi’atsaani, Irbasabila Arifah, Alfina Rohmanina Arifah, Tsaniyatul Nur Aullia, Maulida Zahra Azzahra, Namira Dianur, Khilwa Addina Dinata, Varicha Candra Eka, Syayyidah Alifah Farah Hafidzah Hanun Fathia, Azzahra Nurul Fathimatuz Zahra, Ihtasya Aulia Fatkhur Rohman Fihris Sa’adah Fitria, Siti Nizarotul Ghufron, David Maulana Halwani, Muhammad Ilham Haris, Jihan Faeruzia Husnia, Masna Binta Aida Ihsanuddin, Ahmad Noor Ikramina, Mahreshaibati Bilqis Intan, Risma Ismatul Maula Kamil, M Hikam Khamimi, , Muhammad Faqih Khasanah, Milatul Kholisoh, Siti Nur Khotdriyah, Laelatul Kurniawan, Fajar Fahrozi Labib, Muhammad Helmi Luthfiyah Luthfiyah Maulana, M. Fajar Maulani, Rayfan Ade Muhammad Zubair Muna, Na'imatussa'adatul Munarun, Ahmad Nafakhati, Arfada Nasikhin, Nasikhin Naufal, Izza Mantasya Nazila, Roudlotul Ni’am, Muhammad Fathun Nurussyifa, Nabilla Pragnia, Dinda Qonita, Delvia Ulya Rahmah, Amelia Habibatur Reffiansyah, Nadya Afrida Robiatul Adawiyah Rohmah, Rizqi Auliaur Sa'adah, Nila Lafifatus Sakinah, Ummi Kultsum Samsudin, Arif Sari, Anggun Puspita Sari, Febriani Nurwanda Sari, Meutya Vianda Sholihah, Khofifatus Sofa, Nurul Aeni Suja', Muhammad Aunur Rahman Syafirna, Farah Syahputra, Muhammad Akbar Al-Hafiz Sya’diah, Badria Nikmatus Taufiq Hidayatullah Wati, Erlina Eka Wiwik Handayani Yonri, Fatih Ilham Yunita, Intan Zahra, Rokhima Fatimah Zahrani, Aula Dwi