Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peranan HMJ PAI UIN Walisongo Semarang sebagai Upaya Penguatan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Haris, Jihan Faeruzia; Zahrani, Aula Dwi; Khamimi, , Muhammad Faqih; Anbiya, Bakti Fatwa
Sublim: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2024): Sublim: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap peran yang dimainkan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) di UIN Walisongo Semarang dalam upaya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait aktivitas HMJ PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HMJ PAI berperan sebagai agen sosialisasi nilai-nilai kebangsaan dan religiusitas, serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat identitas keislaman mereka sambil tetap menghargai keragaman budaya di lingkungan kampus. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam membangun kesadaran persatuan dan kesatuan antar mahasiswa, serta perlu adanya dukungan dan pembinaan dari pihak kampus untuk memperkuat peran HMJ PAI dalam mencapai tujuan ini.
Contextualizing Muhammad Abduh’s Thought on Religious Tolerance in Indonesia Nafakhati, Arfada; Fitria, Siti Nizarotul; Maulana, M. Fajar; Anbiya, Bakti Fatwa
Jurnal Pemikiran Islam Vol. 4 No. 1 (2024): January-June
Publisher : Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jpi.v4i1.23457

Abstract

Indonesia, characterized by its rich religious diversity, inevitably experiences variations in religious principles. Engaging in religious practices can sometimes lead to excessive fanaticism, resulting in conflicts and divisions within religious communities. To mitigate such challenges, fostering religious tolerance becomes crucial for promoting harmony. This qualitative research employs a library research method, analyzing secondary data sources to explore the concept of tolerance as interpreted by Muhammad Abduh, an Islamic theologian and reformist, in his work “Tafsir al-Manar.” Abduh’s interpretation aligns with Surah Al-Baqarah verse 256 from the Qur’an, emphasizing the importance of mutual respect and the freedom of belief without coercion. Given Indonesia’s context, where Islam is known for its openness, inclusivity, and problem-solving capabilities, studying and embracing the concept of tolerance from “Tafsir al-Manar” is highly relevant. The study concludes that Abduh’s perspectives on religious tolerance can significantly contribute to national harmony and the advancement of humanitarian values in Indonesia.
Co-Authors Adawiyyah, Vina Robi'atul Aeni, Anissa Alvi Aini, Aida Nur Ainuttaqiyyah, Ghisna Aisah, Nispahul Aleida, Shafira Allathief, Auliyasyahda Amaruna, Nofyan Fajry Anbiya, Mazidah Naimatil Annaafi’atsaani, Irbasabila Arifah, Alfina Rohmanina Arifah, Tsaniyatul Nur Aullia, Maulida Zahra Azzahra, Namira Dianur, Khilwa Addina Dinata, Varicha Candra Eka, Syayyidah Alifah Farah Hafidzah Hanun Fathia, Azzahra Nurul Fathimatuz Zahra, Ihtasya Aulia Fatkhur Rohman Fihris Sa’adah Fitria, Siti Nizarotul Ghufron, David Maulana Halwani, Muhammad Ilham Haris, Jihan Faeruzia Husnia, Masna Binta Aida Ihsanuddin, Ahmad Noor Ikramina, Mahreshaibati Bilqis Intan, Risma Ismatul Maula Kamil, M Hikam Khamimi, , Muhammad Faqih Khasanah, Milatul Kholisoh, Siti Nur Khotdriyah, Laelatul Kurniawan, Fajar Fahrozi Labib, Muhammad Helmi Luthfiyah Luthfiyah Maulana, M. Fajar Maulani, Rayfan Ade Muhammad Zubair Muna, Na'imatussa'adatul Munarun, Ahmad Nafakhati, Arfada Nasikhin, Nasikhin Naufal, Izza Mantasya Nazila, Roudlotul Ni’am, Muhammad Fathun Nurussyifa, Nabilla Pragnia, Dinda Qonita, Delvia Ulya Rahmah, Amelia Habibatur Reffiansyah, Nadya Afrida Robiatul Adawiyah Rohmah, Rizqi Auliaur Sa'adah, Nila Lafifatus Sakinah, Ummi Kultsum Samsudin, Arif Sari, Anggun Puspita Sari, Febriani Nurwanda Sari, Meutya Vianda Sholihah, Khofifatus Sofa, Nurul Aeni Suja', Muhammad Aunur Rahman Syafirna, Farah Syahputra, Muhammad Akbar Al-Hafiz Sya’diah, Badria Nikmatus Taufiq Hidayatullah Wati, Erlina Eka Wiwik Handayani Yonri, Fatih Ilham Yunita, Intan Zahra, Rokhima Fatimah Zahrani, Aula Dwi