Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Impact of Investment Experience, Financial Literacy And Perception of Ease of Use On The Risk Tolerance of Gen Z Investors In Denpasar City I Gede Fery Surya Tapa; Komang Irvan; I Nyoman Gede Arya Diatmika; Made Mulyadi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3055

Abstract

The significant increase in the number of retail investors in Indonesia, particularly among Generation Z, has reshaped the dynamics of the capital market; however, this escalation is not always accompanied by adequate financial literacy, which may increase vulnerability to risk and poor investment decisions. This study aims to analyze the influence of investment experience, financial literacy, and perceived ease of use of digital investment applications on the risk tolerance of Gen Z investors in Denpasar City. This research adopts a quantitative approach by distributing questionnaires to respondents selected through purposive sampling and analyzing the data using multiple linear regression supported by validity, reliability, and classical assumption tests. The findings reveal that investment experience, financial literacy, and perceived ease of use each significantly and positively influence risk tolerance, while collectively demonstrating a strong explanatory power for variations in investors’ risk tolerance levels. These results imply the importance of strengthening financial education and responsible digital investment practices to enhance the quality of investment decision-making among young investors in the digital era
THE INFLUENCE OF BRAND IMAGE, PRICE, AND PRODUCT QUALITY ON PURCHASE DECISIONS OF SKINTIFIC PRODUCTS IN DENPASAR Ni Komang Sri Juniastrini; Made Mulyadi
International Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepreneurship Vol. 6 No. 2 (2026): International Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepre
Publisher : Sekolah tinggi ilmu ekonomi pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48024/ijgame2.v6i2.239

Abstract

The skincare industry in Indonesia has shown rapid growth along with increasing awareness of skin healthand the influence of digital marketing. Skintific, a science-based skincare brand, has gained significantpopularity among young consumers in Denpasar. This study aims to examine the influence of brand image,price, and product quality on consumer purchase decisions. Using a quantitative associative method, 160 respondents were selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through multiple linear regression. The results show that brand image, price,and product quality significantly influence purchase decisions both partially and simultaneously. Product quality is the most dominant factor affecting consumer decisions. The coefficient of determination (R²) indicates that 68.4% of purchase decisions are influenced by these variables. This study highlights the importance of strengthening brand image, maintaining competitive pricing, and improving product quality to enhance consumer purchasing decisions. Keywords: Brand Image, Price, Product Quality, Purchase Decision, Skincare, Skintific.
Purchase Decision Produk HLOUTFIT.ID: Peran Brand Awareness dalam Memediasi Content Marketing Ni Kadek Nolla Hari Saputri; I Gusti Ayu Tirtayani; Desak Made Febri Purnama Sari; Made Mulyadi
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3166

Abstract

The development of e-commerce on the TikTok Shop platform requires a deeper understanding of the relationship between content marketing strategy and consumer purchase decisions. This research aims to analyze the effect of Content Marketing on Purchase Decision with Brand Awareness as a mediating variable on HLOUTFIT.ID products in Bali Province. The research method uses a quantitative associative approach with a sample of 130 respondents selected through purposive sampling. Primary data were collected through online questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS version 4. The research results show Content Marketing has a significant effect on Brand Awareness (t=19.945; p=0.000), Brand Awareness has a significant effect on Purchase Decision (t=1.998; p=0.046), and Content Marketing has a significant effect on Purchase Decision (t=13.846; p=0.000). Brand Awareness partially mediates the effect of Content Marketing on Purchase Decision with VAF value of 20.5 percent. The research model explains 74 percent of Brand Awareness variation and 66.3 percent of Purchase Decision variation. In conclusion, Content Marketing through the formation of strong Brand Awareness can increase Purchase Decision of consumers on HLOUTFIT.ID products, with recommendations for optimizing consistent and creative content to enhance the effectiveness of digital marketing.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Twister Dog Kribo Swastika, I Kadek Fajar Dwi; Made Mulyadi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5000

Abstract

Industri kuliner di Bali mengalami persaingan yang semakin ketat seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya konsumsi makanan di luar rumah. Fluktuasi penjualan pada Twister Dog Kribo selama periode 2024–2025 menunjukkan adanya dinamika keputusan pembelian konsumen yang perlu dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran digital, standar kualitas makanan, dan strategi diskon harga terhadap keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 128 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital, standar kualitas makanan, dan strategi diskon harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi sebesar 59,5%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi promosi digital, konsistensi kualitas produk, dan kebijakan diskon yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen pada usaha kuliner.
Menakar Kinerja Karyawan Ack Fried Chicken di Kabupaten Badung Dengan Disiplin, Keseimbangan Kerja, dan Kepuasan I Komang Rama Surya Narendra Sanggrani; Made Mulyadi
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.10988

Abstract

Studi kuantitatif ini bertujuan menganalisis kontribusi Disiplin Kerja, Work-life Balance (WLB), dan Kepuasan Kerja sebagai Penggerak Efektivitas Kinerja para pekerja di ACK Fried Chicken Kabupaten Badung, dengan menggunakan teknik SEM-PLS. Pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (kuesioner, wawancara, observasi) terhadap 160 responden karyawan tetap. Temuan empiris mengungkap pola hubungan yang menarik: Disiplin Kerja secara signifikan memengaruhi Kepuasan Kerja, namun Capaian Kinerja yang dihasilkan ternyata tidak secara instan terdampak oleh hal tersebut. Di lain pihak, WLB menunjukkan dampak ganda, yakni signifikan terhadap Kepuasan Kerja sekaligus berpengaruh langsung dan kuat terhadap Kinerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa dalam konteks penelitian, peningkatan kinerja justru lebih didorong oleh pencapaian keseimbangan hidup–kerja secara langsung, dibandingkan melalui mekanisme kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Implikasi strategisnya, manajemen disarankan untuk lebih memprioritaskan pengembangan kebijakan dan program yang mendukung harmonisasi antara beban kerja dan kehidupan di luar kantor bagi para pekerja, terutama mengingat karakteristik industri makanan cepat saji yang menuntut kesiapan dan pelayanan prima dari sumber daya manusianya.