Claim Missing Document
Check
Articles

KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM CERPEN MALAM-MALAM PUTIH KARYA FYODOR MIKHAILOVICH DOSTOYEVSKY: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Mulyanto, Heru
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.74406

Abstract

Karakter para tokoh dalam cerpen memungkinkan menjadi penyebab timbulnya konflik. Penelitian ini untuk mendeskripsikan  kepribadian tokoh utama pada cerpen Malam-Malam Putih karya Fyodor Mikhailovich Dostoyevsky. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi psikis dan kepribadian “aku” berdasarkan teori Carl G. Jung dan tipe kepribadian tokoh "aku" berdasarkan teori Hippocrates. Penelitian ini merupakan studi psikologi sastra dengan metode kualitatif deskriptif. Yang menjadi sumber data adalah kutipan-kutipan dialog antartokoh dari cerpen Malam-Malam Putih karya Fyodor Mikhailovich Dostoyevsky. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan metode catat. Pembahasan berfokus pada kondisi psikologis tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa utama cerita pendek Malam-Malam Putih memiliki karakter introvert  dan sedang mengalami depresi menurut teori Jung. Adapun menurut teori hippocrates, narator tanpa nama berkepribadian plegmatis
Visit Intention Model: Integrating Religiosity, Halal Friendly Attributes, Perceived Risk, Perceived Value, Destination Image in West Java Heru Mulyanto; Anna Wulandari; Samsuri Samsuri
Journal of Islamic Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jieb.v5i2.51203

Abstract

This study aims to examine the influence of religiosity on visit intention in halal tourism, with halal-friendly attributes, perceived risk, perceived value, and destination image as mediating variables. This study contributes to the existing literature by integrating perceived risk, perceived value, and destination image as mediating variables. This study offering a comprehensive understanding of the factors influencing visit intentions in halal tourism.The research employs a quantitative approach using Structural Equation Modeling (SEM) to analyze data collected from 203 tourists in the West Java. The study reveals that religiosity significantly enhances halal-friendly attributes, perceived risk, and perceived value, while halal-friendly attributes positively influence perceived value. Perceived value and destination image are critical determinants of visit intention, whereas perceived risk does not mediate the influence of religiosity and halal-friendly attributes on destination image and visit intention. Tourism stakeholders should focus on strengthening halal-friendly services, enhancing tourists’ perceived value, and building a positive destination image rather than overemphasizing risk mitigation strategies to effectively increase visit intention.
PENERAPAN SISTEM PENCATATAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA HANAILA FOODS DI KABUPATEN BEKASI Ela Fauziah; Adibah Yahya; Anna Wulandari; Heru Mulyanto; Eny Agustyn; Muhammad Wildan Al Kautsar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58876

Abstract

Industri rumah tangga (IRT) di Kabupaten Bekasi, khususnya Hanaila Foods, memegang peranan penting dalam ekonomi lokal, namun masih menghadapi kendala serius dalam manajemen keuangan dan pencatatan biaya produksi yang belum sistematis. Masalah utama yang diidentifikasi adalah pencampuran keuangan pribadi dengan usaha serta penentuan harga jual yang bersifat subjektif tanpa perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) yang akurat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku IRT melalui penerapan manajemen usaha berbasis data. Metode yang digunakan meliputi lima tahapan: sosialisasi, pelatihan intensif pencatatan biaya, penerapan teknologi melalui Google Sheets, pendampingan, evaluasi melalui pre-test dan post-test, dan strategi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra yang signifikan sebesar 53,3%, di mana skor evaluasi meningkat dari 26% saat pre-test menjadi 80% pada post-test. Melalui digitalisasi ini, mitra kini mampu menghitung HPP secara akurat, menentukan harga jual yang kompetitif dengan margin yang sehat, serta mengoptimalkan stok bahan baku. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa transformasi dari pengelolaan tradisional ke manajemen berbasis data digital sangat krusial untuk membangun fondasi profesionalisme dan menjamin keberlanjutan usaha UMKM di era digital.