Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Persaingan Usaha bagi Muslim yang Berprofesi Penjual Kopi (Studi Kasus di Desa Sumberwudi Kec. Karanggeneng Kab. Lamongan dengan Perspektif Ekonomi Syariah dan Perspektif Sosiologis) Mutafarida, Binti; Fahmi, Moh. Farih; Mahardini, Hilmiyah
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 3 No 1 (2019): AnCoMS 2019
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.943 KB) | DOI: 10.36835/ancoms.v3i1.230

Abstract

This article discusses Muslims who work as coffee shop sellers and how to conduct business competition. So in this article I will try to discuss the first about the reasons behind the coffee shop that apply different business competition methods as in general. Second, we want to examine the problem of different business competition methods based on the sharia economic approach, and the third is a different business competition method based on a sociological approach. The methodology used is to use a case study approach and a social-economics approach. The results of this study are that there are three reasons why this can occur: the first is religiosity, the second is reading market share, and the third is habit. From these three reasons when viewed from the perspective of Islamic economics is in accordance with the teachings of the Qur'an and Hadith. Also in the sociological point of view with his social theory pieree breau breuu. So that in general the coffee shop in Sumberwudi village can be concluded to have its own style in business competition, although there is a homogeneous and zero competition impression
Implementasi Prinsip Kehati-Hatian Dan Sistem Tanggung Renteng Dalam Meminimalisir Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Wakaf Mikro Tebuireng Mitra Sejahtera Jombang Annis, Syafrin Aulia; Mutafarida, Binti; Sugiarto, Suprihantosa; Yuliani, Yuliani
WADIAH Vol. 8 No. 1 (2024): Wadiah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v8i1.1271

Abstract

This article aims to determine the implementation of the prudential principle and joint responsibility system in minimising problematic financing at BWM Tebuireng Mitra Sejahtera. This research uses a qualitative approach with descriptive research. The data collection techniques used were observation, interview, and documentation. The results of this study explain that 1) The implementation of the prudential principle at BWM Tebuireng Mitra Sejahtera has been implemented properly and effectively according to the stages and procedures that have been determined through the application of the 5C principle assessment (Character, Capacity, Capital, Collateral, and Condition of Economy). Of the five principles, the most prioritised assessment by BWM Tebuireng Mitra Sejahtera is the Character of prospective customers in analysing the feasibility of prospective customers. 2) The implementation of the joint responsibility system is carried out through several stages, among others: Identification, Socialisation, Customer Eligibility Test, Pre PWK (Pre Mandatory Group Training), PWK (Mandatory Group Training), and Halmi (Weekly Halaqah). 3) The implementation of the prudential principle and joint responsibility system can minimise the number of non-performing financing at BWM Tebuireng Mitra Sejahtera marked by the percentage of NPF (Non Performing Financing) which has decreased every year.
Analisa Persepsi Masyarakat Tentang Biaya Administrasi Di Bank Konvensional Dengan Pendekatan Al-Urf Dan Relevansinya Pada Ekonomi Islam Fahmi, Moh Farih; Ainun, Mohammad Thoha; Fajrin, Ahmad Hanif; Mutafarida, Binti; Isnaini, Ulya Nur
Journal of Economics and Policy Studies (JEPS) Vol 4 No 01 (2023): JEPS Vol 4 No 1 2023
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jeps.v4i01.8273

Abstract

Artikel ini memabahas tentang persepsi masyarakat terhadap biaya administrasi di bank konvensional yang masih pro dan kontra bagi masyarakat Indonesia. Perbedaan tersebut bisa disebabkan karena adanya banyak faktor salah satunya adalah pemahaman yang kurang terkait perbankan dan ekonomi Islam. Maka dari itu dalam artikel ini akan mencoba membahas tentang perbedaan persepsi dimasyarakat terkait biaya administrasi, kemudian mencoba mengkaji relevansi al-urf pada biaya administrasi dan kajian ketiga adalah tentang bagaimana posisi maqashid syariah pada biaya administarsi di bank konvensional. Metode yang dipaikai pada artikel ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan maqashid syariah dan pendekatan fenomenologi. Penggalian data diperoleh dengan teknik wawancara dan observasi secara acak kepada muslim yang pernah menjadi nasabah di bank konvensioal. Hasil dari kajian ini adalah persepsi masyarakat yang berbeda telah dipengaruhi oleh banyak faktor fundamental seperti faktor kemapuan ekonomi dan pemahaman. Kedua adalah urf masih sangat relevan jika digunakan sebagai dasar biaya administarsi di bank konvensional, ketiga dari aspek maqashid syariah biaya administrasi sudah sesuai dengan kulliyat al khams. Berdasarkan kajian yang dipaparkan dalam artikel ini ada satu kesimpulan utama bahwa biaya administrasi tetap sah namun tetap harus ada batasan bahwa biaya administrasi hanya bisa dibenarkan ketika diimplementasikan diluar keperluan hutang piutang antara pihak bank dan nasabah
Sinkretisme Nilai Ekonomi Tradisional Jawa dan Prinsip Syariah dalam Mendorong Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Fahmi, Moh Farih; Mutafarida, Binti; Syakur, Abd
Journal Creative Economics and Trading Halal Ecosystem Vol. 2 No. 01 (2024): Jurnal CETHE: Maret 2024
Publisher : GERASI INSAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji sinkretisme nilai ekonomi tradisional Jawa yang diimplementasikan oleh masyarakat Desa Ngadi dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Praktik ekonomi masyarakat setempat tidak hanya menekankan aspek material, tetapi juga integrasi nilai moral, etika, dan solidaritas sosial, sehingga mencerminkan keseimbangan antara kepentingan individu dan kemaslahatan kolektif. Fokus penelitian ini adalah bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Jawa, seperti kehati-hatian, kerja keras, kesederhanaan, dan rasa gotong royong, dapat selaras dengan prinsip etika ekonomi universal, termasuk keadilan, integritas, dan keberlanjutan. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan maqashid syariah dan etnografi. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola integrasi nilai luhur Jawa ke dalam praktik ekonomi sehari-hari dan keterkaitannya dengan teori etika ekonomi modern, termasuk konsep ekonomi berkelanjutan seperti doughnut economics Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Jawa mampu menciptakan sistem ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan sosial dan spiritual sekaligus mengedepankan prinsip rasionalitas ekonomi. Praktik ekonomi berbasis kearifan lokal, seperti Paron, Bawon, dan tradisi menabung, mendorong solidaritas sosial, distribusi adil, serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Nilai-nilai lokal ini tidak hanya memperkuat kohesi sosial, tetapi juga menunjukkan kompatibilitas dengan prinsip etika ekonomi global. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara tradisi lokal dan prinsip moral universal dapat menjadi alternatif model pembangunan ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berbasis masyarakat