Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Determinants of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of ​​the Sapta Taruna Health Center in Pekanbaru City: Determinan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sapta Taruna Kota Pekanbaru Sindi Novia Safitri; Yuyun Priwahyuni; M. Kamali Zaman; Chirstine Vita G.P; Leon Chandra
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss3.55

Abstract

Diarrhea is a disease that causes sufferers to have frequent bowel movements with watery stools. Diarrhea can occur due to food and drink exposed to viruses, bacteria or parasites. Some of the common causes are infections by viruses, bacteria, and parasites, food poisoning, and side effects of drugs. This study aims to determine the determinants of the incidence of diarrhea in children under five in the working area of the Sapta Taruna Health Center. This type of research uses a quantitative analytic study with a cross sectional research design. The population is 1,737 respondents with a sample of 152 respondents using accidental sampling technique. The location of the research was carried out in the working area of the Sapta Taruna Health Center. The results of this study indicate the proportion of diarrhea in children under five is 22.4%. The determinants that have a relationship with the incidence of diarrhea in children under five are the provision of clean water (p value = 0.0001) with a POR value of 5.527, drinking water sources (p value = 0.012) with a POR value of 2.898, the availability of latrines (p value = 0.0001) with a POR value of 10.298, and hand washing habits (p value = 0.0001) with a POR value of 4.900. In conclusion, there is a significant relationship between the provision of clean water, drinking water sources, availability of latrines and hand washing habits with the incidence of diarrhea in the working area of the Sapta Taruna Health Center. It is recommended that the Puskesmas routinely provide counseling about nutrition, PHBS and diarrhea.
Factors Associated with Student Achievement at Pgri Junior High School Pekanbaru City During the Covid-19 Pandemic in 2022: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Prestasi Belajar Siswa Di Sekolah Menengah Pertama Pgri Kota Pekanbaru Pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2022 Tiara Alisa Putri; Alhidayati Alhidayati; Yuyun Priwahyuni; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin; Winda Septiani
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss3.63

Abstract

Learning achievement is the result of learning. Achievement is obtained from evaluation or assessment. Each child will have different learning outcomes or achievements from one another. The purpose of this study was to determine the factors related to student achievement at the PGRI Junior High School in Pekanbaru City during the COVID- 19 pandemic in 2022. This research method uses quantitative with a cross sectional.This research will be conducted at SMP PGRI Pekanbaru City with a total sample of 98 respondents using a total sampling technique. Data analysis used univariate and bivariate with chi-square (α=0.05). This research was carried out in July 2022. Based on the results of the research, the conclusion shows that the proportion of students who have poor academic achievement during the COVID- 19 pandemic in 2022 is 56.1%. The determinant that has a relationship between learning achievement and attitude (Pvalue = 0.010) with 95% POR = 3.680 (1.442-9.390), the effect of using gadgets(Pvalue = 0.005) with 95% POR = 3.818(1.566-9.308),peer influence (Pvalue = 0.002) with 95% por = 4.081% (1.717-9.698), the role of parents (Pvalue = 0.000) with 95% POR = 8.800(3.495-22.157) and the role of the teacher (P-value = 0.009) with 95% POR = 3.368 (1,436-7,901). It is recommended to the school, especially for Guidance Counseling (BK) teachers, are expected to always provide a strong attitude of learning motivation to students in order to improve their achievement in learning.
Sosialisasi Penerapan 3M (Menggunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) dalam Pencegahan Covid-19 di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah Pekanbaru Yeyen Gumayesty; Yuyun Priwahyuni; Ahmad Hanafi; Dwi Sapta Aryantiningsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1419

Abstract

Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernafasan akut yang parah. Virus ini terutama menyebar di antara orang-orang selama kontak dekat sering melalui tetesan kecil yang dihasilkan oleh batuk, bersin, atau berbicara. Virus ini dapat bertahan di permukaan hingga 72 jam Penyakit ini paling menular selama tiga hari pertama setelah timbulnya gejala, meskipun penyebaran mungkin terjadi sebelum gejala muncul dan pada tahap selanjutnya penyakit. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini yaitu dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang Penerapan 3M (Menggunakan Masker, Mencuci Tangan Dan Menjaga Jarak) Dalam Pencegahan Penularan Covid-19. Metode Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dalam bentuk penyuluhan di Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah Pekanbaru”. Luaran Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal pengabdian Peduli Masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan berjalan dengan lancar dan terjadi peningkatan pengetahuan dengan rata-rata pengetahuan setelah diberikan penyuluhan sebesar 34%, dimana termasuk pada kategori cukup baik (≥75%). Diharapkan dengan adanya kegiatan ini adanya perubahan perilaku masyarakat secara kesadaran sendiri mau dan mampu menerapkan protokol kesehatan 3M dalam kegiatannya dimanapun dan kapanpun sehingga rantai penularan Covid-19 dapat dicegah.
Bimbingan Teknis Pada Kader Jumantik Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di RW 06 Kelurahan Tangkerang Labuai Yeyen Gumayestya; Ahmad Hanafi; Yuyun Priwahyuni
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2762

Abstract

Upaya pengendalian DBD masih perlu ditingkatkan mengingat penyebaran DBD masih bertambah luas dan Kejadian Luar Biasa (KLB) masih sering terjadi dan juga obat untuk mencegah virus Dengue hingga saat ini belum tersedia, maka cara utama yang dapat dilakukan sampai saat ini adalah dengan pengendalian vektor penular (Aedes aegypti). Pengendalian vektor ini dapat dilakukan dengan pelaksanaan kegiatan PSN 3M Plus maka perlu adanya Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dalam melakukan pengawasan dan penyuluhan kepada masyarakat agar kegiatan PSN 3M plus dapat terlaksana dengan baik. Tujuan Pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan kader jumantik dalam penanggulangan DBD dan meningkatkan peran serta keluarga dan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis berupa ceramah melalui daring (online) dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Peserta diberikan pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan peserta terhadap penanggulangan DBD. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan 60% pengetahuan responden sebelum diberikan bimbingan teknis dan mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 80 % setelah diberikan materi bimbingan teknis tentang DBD dan penanggulangannya. Kesimpulan diharapkan kegiatan ini dilakukan secara rutin sehingga peran kader jumantik semakin meningkat sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya
Pengorganisasian Program Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Tahun 2019 Nefi Asmareni; Kiswanto; Ahmad Hanafi; Yuyun Priwahyuni; Novita Rany; Trisna Jayati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengorganisasian adalah suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Salah satu program Dinas kesehatan adalah program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Puskesmas Tambang adalah salah satu dari 31 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar yang sudah memiliki pengorganisasian program penyakit tidak menular (PTM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengorganisasian program penyakit tidak menular (PTM) di Puskesmas Tambang. Penelitian ini dilaksanakan dibulan mei - Juni. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam ,observasi dan telaah dokumen. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 8 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa pembagian kerja sudah dilakukan. Pengelompokan pekerjaan sudah dilakukan berdasarkan jenis wilayah, jenis pelanggan dan jenis kegiata. Hubungan relasi sudah berjalan baik antara tim. Koordinasi belum berjalan secara optimal. Kepala puskesmas dapat melakukan pembagian kerja secara rinci berupa pedoman kerja, melakukan analisis beban petugas dan menetapkan kebutuhan SDM serta meningkatkan rapat antar lintas sektor agar masing-masing program bisa mencapai tujuannya.