Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Sharing Knowledge of Occupational Issue in Indonesia and Thailand Pramitasari, Ratih; Sifai, Izzatul Alifah; Aprianti, Aprianti; Treesak, Chalobon
International Journal of Research in Community Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v6i1.812

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) remain critical issues in Southeast Asia, particularly in Indonesia and Thailand, where industrial growth has led to an increase in workplace accidents and occupational diseases. This study focuses on an international community service collaboration between Thammasat University in Thailand and Indonesian institutions. The program aims to enhance students' understanding of OSH challenges, share knowledge on workplace accident prevention, and introduce ergonomics-based health promotion media. The activities included presentations, discussions, and evaluations to measure knowledge improvement. Results indicated that students significantly increased their understanding of OSH principles, as evidenced by high scores on post-activity quizzes. Additionally, the introduction of ergonomics-based health promotion media highlighted its potential as a preventive tool in addressing workplace hazards. This program underscores the importance of cross-border collaborations in advancing workplace safety and offers insights for scaling similar initiatives across ASEAN countries.
The relationship of stress and locis of control to academic procrastination in Ormawa student faculty of health Universitas Dian Nuswantoro Muthoharoh, Nor Amalia; Mubarokah, Kismi; Aprianti, Aprianti; Amalia, Rika Juniar; Faddhlurrohman, Naufal Rizky
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1412

Abstract

Academic procrastination is an activity of procrastinating work that students do when they get their main assignment, namely studying. This research was conducted with the aim of finding out whether there is an influence and relationship related to stress and local control on students who take part in student organization activities at the Faculty of Health, Dian Nuswantoro University through academic achievement index scores and questionnaires, especially students who are in the core organizational structure. This research will be carried out at 6 student organizations at the Faculty of Health, Dian Nuswantoro University in October 2023 – January 2024 (Suhandianto and Pratitis Nindia, 2020). Using survey methods with a quantitative correlational approach.(Siska Martiana et al., 2022)The results of the multiple regression analysis together show that there is an influence between the independent variables stress (X1) and Locus of Control (X2) on the dependent variable academic procrastination (Y) of 0.093, which means that there is an influence between the two independent variables on the dependent variable of 09.3 % and the remaining 90.7% is influenced by other variables not studied at this time. The results of the second hypothesis research test, namely the independent variables Stress (X1) and Locus of control (X2), which were tested simultaneously, have an influence on the Academic Procrastination variable (Y) which can be seen from the T and F tests. Where are the results of the T and F tests? The comparison value is obtained as Fcount equal to 2.971 < Ftable 3.156, then together with the stress variable (X1) we get a value of tcount 2,345 > Ttable 1.672 and the variable locus of control (X2) obtained a value of tcount 0,171 < ttable 1,672. In conclusion, there is a very significant influence between stress and student academic procrastination and there is an insignificant influence between locus of control and academic procrastination. This means that if the locus of control results are low, students are classified as having an internal locus of control which has little influence on the occurrence of academic procrastination.
Edukasi Perawatan Nifas Menggunakan Booklet pada Ibu Hamil dan Kader di Kelurahan Bojongsalaman Kota Semarang Wulandari, Respati; Aprianti, Aprianti; Anggaini, Fitria; Waluyo, Dwi Eko
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i1.1672

Abstract

Masa nifas merupakan masa kritis yang dapat mengancam kesehatan ibu dan bayi. Masa nifas berlangsung selama 42 hari setelah persalinan. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah memberikan edukasi tentang perawatan nifas pada ibu hamil dan kader. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi perawatan nifas dalam pada kelompok kecil. Metode edukasi adalah diskusi, tanya jawab dan sharingpengalaman. Alat yang digunakan adalah booklet perawatan nifas yang mengacu pada buku kesehatan ibu dan anak. Evaluasi melalui pretest dan posttest pada variabel pengetahuan dan sikap pada ibu hamil dan kader. Mitra pada kegiatan ini adalah ibu hamil (5 orang) dan kader (13 orang) di Kelurahan Bojongsalam, Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap pada ibu hamil dan kader setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: edukasi perawatan nifas menggunakan booklet efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap pada ibu hamil dan kader. Edukasi pada ibu hamil dan kader diperlukan demi keberlanjutan program ini. Hal tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Gambaran Pola Konsumsi Serat, Natrium, Aktivitas Fisik, dan Status Gizi pada Wanita Penderita Hipertensi (Studi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Martapura 2 Kabupaten Banjar): Description of Fiber Consumption Patterns, Sodium, Physical Activity, and Nutritional Status in Women with Hypertension (Study in the Working Area of UPT Puskesmas Martapura 2, Najar Regency) Fajrianti, Rizka Cahaya; Aprianti, Aprianti
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6465

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dan tertinggi berada di Kalimantan Selatan 44,13% (Riskesdas,2018). Salah satunya yaitu Kabupaten Banjar di UPT Puskesmas Maratpura 2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran asupan serat, natrium, aktivitas fisik dan status gizi pada wanita penderita hipertensi. Jenis penelitian bersifat observasional. Rancangan penelitian dengan survei deskriptif. Populasi yaitu wanita dengan hipertensi diusia 20-60 tahun yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas Martapura 2. Sampel yaitu responden wanita yang menderita Hipertensi pada bulan Januari-Maret 2022 dengan cara proportionet stratified random sampling. Variabel yang diteliti asupan serat, natrium, aktivitas fisik dan status gizi . Cara pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukan penderita hipertensi (84,7%) berusia 41-60 tahun, (76,2%) sebagai IRT, rata-rata tinggi badan responden 140-150 cm (62,7%), rata-rata berat badan responden 41-59 kg (59,3%), sebanyak (40,7%) tekanan darah responden tahap 1, asupan serat kurang (69,49%), asupan natrium lebih (52,5%), aktivitas fisik ringan (59,3%) dan status gizi obesitas (32,2%). Diharapkan responden menerapkan gaya hidup yang baik, meningkatkan asupan serat, aktivitas fisik, mengurangi asupan tinggi natrium, dan makan yang berlemak tinggi.
Hubungan Penggunaan Media Sosial, Kualitas Tidur, dan Pola Makan degan Status Gizi Remaja: Correlation Between Intensity of Sosial Media Use, Sleep Quality and Diet with Nutritional Status of Adolesecents Dewi, Hesty Yuliana; Aprianti, Aprianti
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.9074

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan gizi yang kerap dialami remaja adalah permasalahan gizi ganda, yaitu gizi kurang dan lebih. Hasil studi pendahuluan di SMAN 2 Martapura ditemukan remaja 16-18 tahun dengan status gizi kategori gemuk sebanyak 50% dan kurus sebanyak 20%. Faktor yang mempengaruhi dikaitkan oleh gaya hidup remaja seperti intensitas penggunaan media sosial tinggi, kualitas tidur buruk dan pola makan kurang yang akan berpengaruh terhadap keseimbangan energi sehingga berdampak terhadap status gizi. Tujuan: Mengetahui hubungan antar variabel pada status gizi remaja di SMAN 2 Martapura. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 91 remaja yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan dengan korelasi Rank Spearman. Hasil: Remaja yang mengakses media sosial dengan intensitas tinggi (53,8%), kualitas tidur buruk (67%), pola makan kurang (53,8%) dan status gizi normal (39,6%). Kesimpulan: Ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan status gizi remaja (r = 0,010), tidak ada hubungan antara kualitas tidur dengan status gizi remaja (r = 0,086), ada hubungan antara pola makan dengan status gizi remaja (r = 0,007). Disarankan remaja menerapkan gaya hidup seperti mengurangi durasi dan frekuensi penggunaan media sosial, memperbaiki kebiasaan tidur serta menjaga pola makan dengan makanan bergizi seimbang.
Konseling Kelompok Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) Untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Pada Pelaku Bullying Aprianti, Aprianti; Hasan, Hasan; Ridwan Syahran; Munifah, Munifah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan layanan konseling kelompok Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) dalam meningkatkan regulasi emosi pada siswa. Subjek penelitian ini berjumlah 12 orang siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen yang terdiri dari 6 orang sampel dan kelompok kontrol terdiri dari 6 orang sampel. Jenis analisis data menggunakan analisis kuantitatif menggunakan uji Mann Whiney hasil analisis data sebelum diberikan konseling kelompok Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) menunjukkan 5 orang siswa berada pada klasifikasi rendah sedangkan 1 orang siswa berada pada klasifikasi sangat rendah dan Sesudah diberikan konseling kelompok Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) menunjukkan 6 orang siswa berada pada klasifikasi tinggi. Hasil analisis menggunakan uji Mann Whiney menunjukkan bahwa nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 yang berarti bahwa nilai signifikansi < 0,005. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat dibuktikan bahwa konseling kelompok Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) efektif untuk meningkatkan regulasi emosi siswa.