Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

AKTIVITAS PEMBELAJARAN BAGI SANTRI USIA DINI BERBASIS MODERASI DAN TAZKIYATUN NAFS Hasanah, Imroatul
ILJ: Islamic Learning Journal Vol. 1 No. 4 (2023): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/iljjislamiclearningjournal.v1i4.1336

Abstract

This article describes learning activities for early-age students based on moderation and tazkiyatun nafs at the Nurul Huda Mangunsari Islamic boarding school, Lumajang Regency. This research utilizes a qualitative approach to investigate aspects of the natural environment and attempts to interpret these phenomena. Data collection techniques utilized observation, interviews, and documentation studies. In this research, researchers used several stages of data analysis, namely the reduction stage, data presentation stage, making temporary conclusions, and verification activities. The results of the research concluded that learning activities for early-age students at the Nurul Huda Islamic Boarding School provide a basis for understanding wisdom in producing various experiences regarding the development of psychological maturity, which is formed collectively by the student community in processing their reasoning and heart life as well as cultivating wise knowledge, original values, and attitudes. Furthermore, the wira'i personality becomes a bulwark for the mental and emotional stability of the santri community.
PEDAMPINGAN HOLISTIK : UMKM DESA GALIS DALAM MENCIPTAKAN PRODUK-PRODUK INOVATIF DAN JANGKAUAN PASAR LUAS DI ERA 5.0” Dwiaryanti, Risca; Hasanah, Imroatul; Munawwarrah, Sitti Azizatul; Hasanah, Ummiyatul; Sholehah, Imroatus; Muhyatun, Muhyatun
Ngejha Vol. 5 No. 1 (2025): Ngejha
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/nja.v5i1.1245

Abstract

Desa Galis merupakan salah satu desa di Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani dan buruh tani. Ada pula sebagian masyarakat yang memiliki usaha rumahan yang belum begitu berkembang karena proses produksi, pengemasan, dan pemasaran yang masih terbilang kurang mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, mahasiswi Program Kuliah Kerja Nyata dari Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan melakukan kegiatan sosialisasi dan pendampingan holistik untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM di Desa Galis dalam menciptakan produk inovatif dan memperluas akses pasar di era 5.0. Dalam kegiatan ini, pendampingan difokuskan pada produk rengginang, abon ikan tuna, kerupuk, tanaman toga, dan pupuk cair organik dengan memberikan pemahaman mengenai pemasaran digital, pengembangan produk, dan strategi bisnis yang adaptif. Kegiatan ini melibatkan perangkat desa dan komunitas ibu PKK untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melakukan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan ini memberi pemahaman kepada pelaku UMKM bagaimana cara mengembangkan usaha dengan cara yang lebih modern di era 5.0.   Dengan pendekatan kolaboratif ini, diharapkan pelaku UMKM dapat mengatasi tantangan pasar, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Kegiatan ini berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan keberlanjutan UMKM di Desa Galis.
FUNGSI JIWA KEHENDAK DALAM PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Hasanah, Imroatul; Ulin Nuha, Daris Salama; Nurhidayati, Titin
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The will (al-irādah) is a fundamental element in Islamic educational psychology that functions as a driving force for behavior, learning motivation, and self-control among students. In the Islamic perspective, will is not merely understood as a psychological impulse, but as a spiritual potential integrated with reason and the heart in shaping human choices and moral responsibility. This study aims to analyze the function of the will in Islamic educational psychology and its relevance to students’ character formation. This research employs a qualitative descriptive method through library research by examining the Qur’an, Hadith, and relevant literature on psychology and Islamic education. The findings indicate that the will plays a strategic role in directing learning behavior, strengthening self-discipline, and fostering students’ moral and spiritual commitment. The development of the will in Islamic education can be implemented through the internalization of monotheistic values, habituation of worship practices, role modeling, and continuous moral education. Therefore, strengthening the will becomes a crucial foundation in realizing holistic Islamic education oriented toward the formation of faithful, ethical, and responsible individuals.
MODEL RELASI SAINS-AGAMA JOHN HAUGHT: RELEVANSINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Hasanah, Imroatul; Salama Ulin Nuha, Daris; Sa’diyah, Halimatus; Asnawan
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores John Haught’s model of the science–religion relationship, comprising four main approaches: conflict, contrast, contact, and confirmation. Using library research and descriptive–comparative analysis, the study examines how Haught’s framework offers a dialogical paradigm that enables constructive integration between modern science and religious teachings. The findings reveal that Haught’s “contact” and “confirmation” models hold significant relevance for the development of Islamic education, particularly in designing curricula that respond to scientific progress while maintaining theological integrity. Haught’s thought helps bridge the dichotomy between science and religion, fosters a religiously grounded scientific attitude, and promotes learning that is more critical, open, and holistic. Thus, Haught’s model of the science–religion relationship provides an epistemological foundation for strengthening the integration of knowledge within contemporary Islamic education.
KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIS Salama Ulin Nuha, Daris; Hasanah, Imroatul; Sa'diyah, Halimatus; Hori, Muhammad
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the concept of the Islamic education curriculum from the perspective of the Qur’an and Hadith as fundamental guidelines for shaping the religious character of learners. The curriculum in Islamic education functions not only as a tool for organizing learning activities but also as an instrument for instilling the values of faith, worship, and morality in a balanced manner between worldly and spiritual needs. Using a qualitative research method with a library research approach, this study analyzes primary and secondary literature through processes of identification, classification, interpretation, and synthesis. The findings indicate that the Islamic education curriculum is built upon three fundamental concepts—ta’lim, tarbiyah, and ta’dib—each encompassing cognitive, affective, and psychomotor dimensions. In addition, the characteristics of the Islamic curriculum must reflect a balance between intellectuality, spirituality, morality, and the social needs of learners. The Qur’an and Hadith provide a strong foundation for curriculum components such as the teaching of monotheism (tauhid), the integration of Islam–Faith–Excellence (Islam–Iman–Ihsan), morality, as well as the inclusion of social sciences and natural sciences. This study affirms that a curriculum grounded in revealed values is capable of shaping individuals who possess Islamic character, noble morality, and comprehensive intellectual abilities. Therefore, the Islamic education curriculum must be designed systematically to remain responsive to contemporary developments without departing from the principles of the Sharia.
Peningkatan Pola Pikir Siswa Melalui Media Pembelajaran Trigonometri Abdul Wahab; Aini, Kurratul; Qamariyah, Siti; Hasanah, Imroatul; Suhaema, Suhaema
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v7i4.13704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pola pikir dan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan media pembelajaran trigonometri pada materi nilai trigonometri sudut-sudut istimewa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas XI IIS MA Raudhatut Thalibin Kolor, Sumenep, pada semester genap tahun pelajaran 2024/2025 dengan subjek penelitian sebanyak 17 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar dan perkembangan pola pikir peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar setelah penerapan media pembelajaran trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik, ditandai dengan rata-rata nilai pretest sebesar 67% yang meningkat menjadi 82-86% pada posttest. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran trigonometri mampu membantu peserta didik memahami konsep secara lebih sistematis, meningkatkan keaktifan, serta mendorong berkembangnya pola pikir matematis yang logis dan kritis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran trigonometri efektif dalam meningkatkan pola pikir dan hasil belajar peserta didik. Media pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran matematika yang inovatif dan menyenangkan.
ANALISIS LINGUISTIK KESALAHAN MEKANIK BAHASA DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS V Hasanah, Imroatul; Hikmawati, Nisrina
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2025): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol3iss2Y20251000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V di SD Ma’arif Nurul Mannan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan penggunaan tanda baca titik, koma, dan huruf kapital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, tes tertulis, dokumentasi, dan analisis isi. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis narasi siswa masih tergolong kurang, ditandai dengan tingginya kesalahan pada penggunaan tanda baca dan huruf kapital. Rata-rata kesalahan terbesar terdapat pada penggunaan titik dan koma, sedangkan kesalahan huruf kapital berada pada kategori sedang. Nilai akhir menunjukkan sebagian besar siswa berada pada kategori “kurang” dan “buruk,” mengindikasikan rendahnya penguasaan kaidah mekanik bahasa. Faktor penyebab kesalahan meliputi perbedaan kemampuan individu, kurangnya latihan menulis, rendahnya motivasi belajar, serta minimnya pendampingan di rumah. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan pembelajaran berbasis PUEBI, pendampingan menulis secara berkelanjutan, pembelajaran berdiferensiasi, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam mendukung literasi tulis siswa.